Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

Gambaran Karakteristik Ibu Bersalin Dengan Letak Sungsang di RS Kesdam Jaya Tahun 2018 Nurdiyana, Siti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.742 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v5i1.862

Abstract

Tujuan dari peneitian ini yaitu untuk mengetahui gambaran karakteristik Ibu Bersalin dengan Letak Sungsang di RS Kesdam Jaya tahun 2018. Deskriptif retrospektif yang dijadikan desain dalam penelitian ini. Pada penelitian ini menggambarkan tentang karakteristik Persalinan Sungsang di RS Kesdam Jaya Cijantung Jakarta Timur tahun 2018. Hasil penelitian pada 35 responden tentang karakteristik persalinan sungsang berdasarkan berat badan lahir yang paling tinggi adalah berat badan lahir normal (2500-4000 gram) sebanyak 32 responden (91%) dan yang paling rendah adalah berat badan lahir rendah (< 2500) sejumlah 1 responden (3%). Diketahui bahwa dari 35 responden mayoritas terjadinya persalinan letak sungsang adalah pada ibu bersalin dengan usia reproduksi sehat sebanyak 28 responden (80%), sedangkan terendah pada usia reproduksi tisak sehat. Ibu bersalin dengan letak sungsang di RS Kesdam Jaya, mayoritas usia reproduksi sehat. Hal ini tidak sesuai dengan penelitian sumiati (2015) bahwa Usia > 35 tahun dapat menjadi faktor risiko persalinan sungsang. Hal ini kemungkinan berhubungan dengan mulai terjadinya regenerasi sel-sel tubuh terutama endometrium akibat usia biologis jaringan dan adanya penyakit yang dapat menimbulkan kelainan letak. Sedangkan Persalinan sungsang yang terjadi pada usia < 20 tahun dipengaruhi oleh bentuk anatomi panggul ibu yang sempit dan kematangan organ reproduksinya. Kata kunci: Karakteristik, Ibu Hamil, Ibu Bersalin
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 1-24 Bulan Puspasari, Heny; Nurdiyana, Siti
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.437 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i10.4363

Abstract

Masalah gizi pada anak terutama stunting perlu ditangani dengan tepat karena berpotensi terhadap tingginya angka kematian. Kejadian balita stunting di UPTD Puskesmas Talaga tahun 2017-2018 tidak mengalami penurunan yang signifikan yaitu dari 1,85% pada tahun 2017 menjadi 1,06% pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 1 – 24 bulan di UPTD Puskesmas Talaga Kabupaten Majalengka tahun 2018. Jenis penelitiannya yaitu penelitian analitik dengan desain case control. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 90 responden dengan perbandingan 45 kasus (balita pendek) : 45 kontrol (balita normal). Penelitiannya dilakukan tanggal 3 Mei - 19 Juni 2019. Analisis datanya menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan analisis bivariat dengan uji chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi balita yang mengalami kejadian stunting lebih tinggi terdapat pada ibu berpengetahuan kurang (31,1%), pendapatan keluarga rendah sebanyak (71,1%), dan pemberian ASI tidak eksklusif sebanyak (62,2%). Terdapat hubungan antara pengetahuan ibu (r value = 0,049 dan OR = 2,548), pendapatan keluarga (r value = 0,006 dan OR = 3,368) dan riwayat pemberian ASI eksklusif (r value = 0,020 dan OR = 2,713) dengan kejadian stunting pada anak usia 1 – 24 bulan di UPTD Puskesmas Talaga Kabupaten Majalengka Tahun 2018. Petugas kesehatan bekerja sama dengan kader untuk melaksanakan kegiatan posyandu secara rutin setiap bulan, memotivasi ibu untuk membawa anaknya ditimbang ke posyandu, memberikan informasi kepada ibu menyusui untuk memberikan ASI secara eksklusif. Bagi ibu dan keluarga agar berkonsultasi kepada petugas kesehatan untuk mendapatkan informasi yang tepat tentang stunting dan cara pencegahannya.