Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

SINTESIS DAN KARAKTERISTIK SIFAT OPTIK SEMIKONDUKTOR ZnO DAN ZnO DOPPING Cu Sinta Marito Siagian; Suci Khairani; Samaria Chrisna HS; Ferdinan Rinaldo Tampubolon
ORBITA: Jurnal Kajian, Inovasi dan Aplikasi Pendidikan Fisika Vol 8, No 1 (2022): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (177.43 KB) | DOI: 10.31764/orbita.v8i1.8406

Abstract

ABSTRAKTelah dilaksanakan penelitian ZnO dan ZnO doping tembaga yang bertujuan untuk mengetahui sifat optik material tersebut meliputi nilai absorbansi dan celah pita energi. Penelitian ini diselesaikan dengan menggunakan metode liquid phase deposition atau kimia basah yang dilakukan dengan konsentrasi tembaga 0 dan 11%, selanjutnya dilakukan pemanasan pada microwave kemudian dikarakterisasi nilai absorbansi dan energi gap dengan spektrofotometri UV-VIS. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah ZnO:Cu 0% dan 11% memiliki serapan paling tinggi berada disekitar panjang gelombang 344 nm dan 358 nm, Setelah menentukan nilai absorbansinya kemudian menganalisis nilai celah pita energi dengan konsentrasi 0% dan 11% diperoleh nilai celah pita energi secara berurutan yaitu 3.37 eV dan 3.31 eV. Penambahan doping Tembaga mengakibatkan puncak absorbansi bergeser kearah panjang gelombang yang lebih besar. Sehingga dapat dikatakan bahwa bahwa ZnO:Cu baik 0% maupun 11% merupakan karakterisaasi bahan yang dapat mengabsorbsi cahaya UV. Kata kunci: semikonduktor; sifat optik; absorbansi; celah pita energi. ABSTRACTResearch has been carried out on copper doped ZnO and ZnO which aims to determine the optical properties of these materials including absorbance values and energy band gaps. This research was completed using the liquid phase deposition method or wet chemistry which was carried out with copper concentrations of 0 and 11%, then heating in the microwave and then characterizing the absorbance value and energy gap by spectrophotometry UV-VIS. The results obtained in this study are ZnO:Cu 0% and 11% have the highest absorption around the wavelengths of 344 and 358 nm. After determining the absorbance value, then analyzing the energy band gap value with a concentration of 0% and 11%, the energy band gap values obtained respectively are 3.37 eV and 3.31 Ev. The addition of copper doping causes the absorbance peak to shift towards a larger wavelength, So it can be said that ZnO:Cu both 0% and 11% is a characterization of materials that can absorb UV light. Keywords: semiconductors; optical properties; absorbance; energy gap.
Penerapan Sistem Informasi Dan Digital Marketing Pada UMKM Jihan Cakery Kota Matsum I Kota Medan, Sumatera Utara Ajulio Padly Sembiring; Wiwin Sry Adinda Banjarnahor; Suci Khairani; Winda Syafitri; Marliana Sari; Vicky Rolanda
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2827

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi memiliki peran yang sangat penting dalam mendukung transformasi digital di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui penerapan teknologi digital, pelaku UMKM dapat meningkatkan efisiensi operasional, memperluas jangkauan pasar, serta memperkuat daya saing di tengah perkembangan ekonomi berbasis teknologi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen Politeknik Negeri Medan pada UMKM Jihan Cakery yang berlokasi di Kota Medan, Sumatera Utara. Sebelum kegiatan dilaksanakan, pengelolaan usaha masih dilakukan secara konvensional, termasuk pencatatan keuangan dan promosi produk yang belum memanfaatkan media digital secara optimal. Melalui kegiatan ini, tim dosen telah berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan website katalog digital sebagai media promosi daring yang menampilkan seluruh produk UMKM Jihan Cakery secara interaktif dan mudah diakses. Selain itu, diterapkan pula sistem pembukuan digital untuk membantu pemilik usaha dalam mencatat transaksi, menyusun laporan keuangan, dan memantau kondisi finansial secara lebih akurat. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pelatihan pemasaran digital (digital marketing) bagi pemilik dan karyawan UMKM guna meningkatkan kemampuan promosi melalui media sosial dan platform digital lainnya. Sebagai dukungan tambahan, tim turut memberikan perangkat keras berupa modem dan printer untuk menunjang kelancaran kegiatan digitalisasi usaha. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi dalam pengelolaan usaha, kemudahan dalam proses administrasi keuangan, serta peningkatan jangkauan promosi produk secara signifikan. Implementasi teknologi informasi melalui kegiatan ini terbukti memberikan dampak positif terhadap peningkatan profesionalisme, kinerja, dan potensi omzet penjualan pada UMKM Jihan Cakery.
Digital Marketing Dan Penerapan Sistem Informasi Keuangan Pada UMKM Kue Kering Salju Medan Helvetia, Kota Medan, Sumatera Utara Zakaria Sembiring; Ajulio Padly Sembiring; Suci Khairani; Lamtiur Sinambela; Kadri Yusuf
Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51510/komposit.v4i1.2832

Abstract

Kegiatan ini dilaksanakan pada UMKM Kue Kering Salju dengan tujuan untuk membantu proses digitalisasi usaha melalui penerapan teknologi informasi. Sebelum pelaksanaan, sistem manajemen operasional, pembukuan keuangan, dan tata kelola masih dilakukan secara konvensional sehingga membutuhkan banyak tenaga kerja dan waktu. Melalui kegiatan ini, tim telah berhasil mengembangkan dan menyerahkan sebuah website mandiri yang dapat dikelola langsung oleh mitra. Website tersebut berfungsi sebagai media promosi digital, katalog produk, serta sarana pengelolaan pelanggan. Selain pembuatan website, kegiatan ini juga meliputi pelatihan penggunaan sistem, pembukuan digital, serta pelatihan digital marketing agar mitra mampu memanfaatkan teknologi secara mandiri dan berkelanjutan. Tim pengabdian juga memberikan perangkat pendukung (hardware) untuk menunjang aktivitas digitalisasi usaha. Hasil dari kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam penggunaan teknologi informasi, peningkatan efisiensi dalam pengelolaan usaha, serta perluasan jangkauan pemasaran produk. Dengan demikian, penerapan teknologi digital pada UMKM Kue Kering Salju terbukti mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan omset dan kesejahteraan mitra serta karyawan yang terlibat.
Innovation in Language and Culture Preservation Through the Development of a Trilingual Digital Dictionary: Batak Toba – Indonesian – English Orli Binta Tumanggor; Winda Syafitri; Suci Khairani; Lamtiur Sinambela
FOSTER: Journal of English Language Teaching Vol. 6 No. 2 (2025): FOSTER JELT
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/foster-jelt.v6i2.241

Abstract

Language is a vital part of human culture and reflects the identity of a community. Over time, many regional languages face extinction due to a decline in native speakers. One such language is Batak Toba. Its use is decreasing among younger generations because of factors like migration, inter-ethnic marriages, and the growing dominance of Indonesian and foreign languages. If this trend continues, Batak Toba may disappear in the coming generations. This study aims to preserve the Batak Toba language and culture by developing a Trilingual Digital Dictionary (Batak Toba – Indonesian – English). The development follows the 4-D model, which includes defining, designing, developing, and disseminating. The dictionary is evaluated based on its validity, practicality, and effectiveness. The research starts with several analyses: front-end, student, language, task, concept, and goal setting. Then, research instruments are created, media and formats are selected, and an initial prototype is developed. This first version is validated by experts, revised, and tested in classroom settings. Data from these evaluations are analyzed to determine whether the product meets quality standards. The result is a final version of the digital dictionary that is proven to be valid, practical, and effective for language preservation.