Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Hubungan Antara Religiusitas Dengan Psychological Well-Being Pada Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammad Dimyathy; Hazim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5070

Abstract

Penelitian yang dilakukan bertujuan mencari tahu korelasi antara religiusitas dengan psychological well-being pada siswa SMP Unggulan Al-Falah Siwalanpanji. Metode penelitian ini adalah kuantitatif korelasional dengan random sampling sebagai teknik pemilihan sampel. Populasi penelitian adalah 218 siswa dan sampel yang diambil berjumlah 135 responden. Teknik pengumpulan data menggunakan skala psikologi dengan model skala likert. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik korelasi product moment yang dibantu dengan SPSS 21.0. Hasil analisis data dan pengolahan data yang diperoleh menunjukkan hasil nilai rxy=0,454** dengan sig. 0,000, maka hipotesis yang diajukan oleh peneliti diterima. Artinya, terdapat hubungan positif antara religiusitas dengan psychological well-being pada siswa SMP Unggulan Al-Falah Siwalanpanji. Kesimpulan dari penelitian ini yakni siswa dengan religiusitas tinggi cenderung mempunyai psychological well-being tinggi dan siswa dengan religiusitas rendah maka memiliki psychological well-being yang rendah. Kata kunci: religiusitas, kesejahteraan psikologis, siswa
Psychological Well-Being Dan Prososialitas Pada Relawan Muhammadiyah Dalam Merespon Gempa Bumi Cianjur Laras Dinda Rosdiana; Hazim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 3 (2024): Agustus 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i3.5088

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kesejahteraan psikologis dengan perilaku prososial pada relawan Muhammadiyah dalam merespon gempa bumi Cianjur. Secara definitif, perilaku prososial adalah jenis perilaku yang dilakukan oleh individu dengan niat penuh untuk membantu orang lain. Psychological well-being adalah sikap positif pribadi yang terdiri dari penerimaan diri, menjaga sikap, interaksi sosial yang baik, mudah beradaptasi, memiliki tujuan hidup, dan berupaya mengembangkan diri. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional dengan jumlah sampel 162 relawan Muhammadiyah. Pengumpulan data menggunakan skala psychological well-being dengan reliabiltas sebesar 0.741 dan skala perilaku prososial dengan reliabilitas sebesar 0.953. Teknik analisis data menggunakan korelasi product moment pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara psychological well-being dengan perilaku prososial dengan nilai (r = 0.411). Kesimpulan dari temuan penelitian ini yaitu, diharapkan lembaga yang mengelola relawan, terutama Muhammadiyah perlu meningkatkan kondisi psychological well-being para relawan agar mereka memiliki tingkat prososial yang lebih tinggi. Kata kunci: psychological well-being, perilaku prososial, MDMC, relawan muhammadiyah
Gambaran Dukungan Sosial Terhadap Atlet Karate Juara Nasional Yang Ada Di Jawa Timur Rangga Punjabi; Hazim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5224

Abstract

Dukungan sosial juga diperlukan Ketika akan menghadapi pertandingan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengatahui gambaran dukungan social terhadap atlet karate juara nasional yang ada di jawa timur. Hal ini dibuktikan dengan proses wawancara pada atlet karate di jawa timur tentang dukungan sosial Ketika bertanding. Subjek yang dijadikan penelitian adalah atlet juara nasional di jawa timur. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dokumentasi. Keabsahan data menggunakan Triangulasi Metode dan Triangulasi Teori. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Peniliti menggunakan teknik analisis data menurut Miles dan Huberman dalam  ada 3 tahapan yaitu: (1) Reduksi Data; (2) Penyajian Data; (3) Penarikan Kesimpulan atau Verifikasi.  Kesimpulan dari penelitian ini menunjukan adanya pengaruh signifikan antara dukungan social dan motivasi berprestasi terhadap atlet karate Ketika bertanding. Adapun factor pendukung adalah positif mood, perilaku aserrtif, negative mood dan optimis. Semakin banyak yang mendukung kedua subjek penelitian ini akan menunjukan performance yang maksimal dan optimal Ketika bertanding. Kata kunci: dukungan sosial, atlet, prestasi
Apakah Kebahahagiaan dapat Mendorong Seseorang Membantu Sesama? Peranan Mediasi Psychological Well-being antara Religiusitas dan Filantropi pada Anggota Aisyiyah Sidoarjo lely Ika Mariyati; Hazim
G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol. 8 No. 2 (2024): April 2024. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas PGRI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31316/gcouns.v8i2.5741

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara religiusitas, psychological well-being, dan filantropi dan menguji apakah psychological well-being dapat menjadi variabel mediator Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional untuk mengkaji fenomena dilapangan. Populasi penelitian ini adalah anggota Aisyiyah dengan jumlah sampel sebanyak 1241 anggota. Penentuan Sampel menggunakan tabel Isacc dan Michael denga taraf 10% sehingga ditentukan sampel sebanyak 221 orang dan subjek yang berhasil dikumpulkan 239 anggota. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini adalah skala religiusitas, psychological well-being dan filantropi yang dikembangkan oleh peneliti dan telah diuji dan dapat dikatakan valid dan reliabel. Analisa data menggunakan mediation analysis dengan software JASP. Hasil analisa data menunjukkan adanya korelasi positif antara religiusitas, psychological well-being, dan filantropi, selanjutnya juga ditemukan bahwa psychological well-being dapat memberikan efek mediasi parsial pada hubungan antara religiusitas dengan filantropi (z-value=2,825, p-value<.001). Hasil tersebut menandakan bahwa psychological well-being dapat menjadi mediator antara religiusitas dengan filantropi. Kata kunci: aisyiyah, filantropi, psychological well-being, religiusitas
UPGRADING RELIGIUSITAS PADA KOMUNITAS MUSLIM MIGRAN DI HONGARIA MELALUI HAFALAN, STORRYTELLING, DAN SARASEHAN Hazim Hazim; Achmad Hidayatullah; Nurul Musdholifah
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 5 (2024): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i5.23435

Abstract

Abstrak: Iklim spiritualitas yang gersang di Hongaria menuntut aktifis dakwah untuk mengambil peran dalam membangun suasana yang religius. Untuk itu, pengadian pada Masyarakat di negara ini diwujudkan dalam bentuk “Upgrading religiusitas bagi Warga Negara Indonesia yang Muslim”. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan religiusitas bagi warga Muslim Indonesia. Pelaksanaannya dilakukan secara serempak baik peserta kategori anak-anak maupun dewasa dengan total sebanyak 68 orang. Rangkaian kegiatan kategori anak mencakup pendampingan hafalan surat-surat pendek dan storytelling kisah-kisah Islami. Sedangkan format kegiatan untuk kategori dewasa dalam bentuk Sarasehan. Hasil kegiatan tersebut menunjukkan bahwa religiusitas anak pada dimensi knowledge meningkat sebanyak 22.5%. Dimensi yang sama untuk kategori dewasa mengalami peningkatan sebesar 12,28%. Rekomendasinya adalah perlu diadakan kegiatan pembalajaran baca tulis dan hafalan alquan untuk kategori anak secara intensif, serta kegiatan upgrading religiustas secara periodik untuk memberikan treatment pada dimensi religiusitas yang lebih komprehensif.Abstract: The arid spirituality in Hungary requires dakwah activists to take actions in building a positive religious atmosphere. For this reason, it is necessary to conduct an "Upgrading religiosity for Muslim Indonesian Citizens". This event aims to increase religiosity among Indonesian Muslims. The implementation was carried out simultaneously including children and adult categories with a total of 68 participants. The series of activities for the children's category consisted of memorizing short chapters of the Holly Quran, and Islamic storrytelling. Meanwhile, the adult category is formatted in the form of a workshop. The results of this activity show that children's religiosity in the knowledge dimension increased by 22.5%. The same dimension for the adult category experienced a rise to 12.28 %. The recommendation of this event is to provide a holy Quran learning service for the children intensively, as well as to carry out similar programs like the “upgrading religiosity” periodically to provide more comprehensive treatment of the religiosity dimensions.
Can the intensity of playing online games affect interest in learning? Siti Nur Faizatul Iqlimah; Hazim Hazim
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 12, No 3 (2023): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v12i3.11515

Abstract

The different levels of student interest in learning and also the influencing factors, including of playing online games. How often the students spend their time playing online games and whether or not they have high interest in learning. This research aims to determine the relationship between the intensity of playing online games and students interest in learning at MI Darul Fikri Wonoayu. The hypothesis of this research is that there is a relationship between the intensity of playing online games and students interest in learning at MI Darul Fikri Wonoayu. This research uses a quantitative approach with product moment correlation approach. The sample in this research was 31 students and the data was taken by using purposive sampling technique. This research consists of 35 scale items uses an intensity scale for playing online games and a scale for the students learning interest. The results of the research show that there is a significant relationship between the intensity of playing online games and students learning interest in MI DArul Fikri Wonoayu, with a coefficient value of 0,3044. Thus, the hhigher the intensity of the students plaing online games, the lower the students interest in learning. In contrast, the lowerthe intensity of playing online games, the higher the students interest in learning. Tingkatan minat belajar siswa yang berbeda-beda dan juga factor-faktor yang mempengaruhiinya, sebagai contoh intensitas bermain game online. Seberapa sering siswa ini menghabiskan waktunya untuk bermain game online dan seberapa tinggi minat belajar yang dimiliki siswa. Penelitian ini emiliki tujua untuk mengetahui adanya hubungan antara intensitas bermain game online terhadap minat belajar siswa di MI Darul Fikri Wonoayu. Hipotesis penelitian yaitu adanya hubungan antara intensitas bermain game online dengan minat belajar siswa di MI Darul Fikri Wonoayu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan korelasi product moment. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 31 orang siswa, dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Skala yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model skala likert, dengan jumlah 35 butir soal yang menggunakan skala intensitas bermain game online dan skala minat belajar siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubngan signifikan antara intensitas bermain game online dengan minat belajar siswa di MI Darul Fikri Wonoayu, dengan nilai koefisien 0,3044. Maka semakin tinggi intensitas bermain game online maka semakin rendah minat belajar siswa, begitupun sebaliknya semakin rendah intensitas bermain game online maka semakin tinggi minat belajar siswa di MI Darul Fikri Wonoayu.