Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Sistem Informasi STUNEDUCATE sebagai Upaya Meningkatkan Indeks Literasi Stunting Masyarakat Kabupaten Enrekang Sulawesi Selatan Ismaya Ismaya; Apriyanto Apriyanto; Ushwa Dwi Masrurah Arifin Bando; Andi Ahmad Chabir Galib; Nurmila Ramadani; Suherdiansyah Suherdiansyah
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 4 No. 4 (2023): November
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v4i4.8894

Abstract

This community service program aims to provide innovation to the Enrekang Regency Stunting Reduction Acceleration Team (TPPS) in conducting stunting counselling to the Enrekang Community. This service method uses STUNEDUCATE information system training with target partners, namely the Team for the Acceleration of Stunting Reduction (TPPS) of Enrekang Regency, South Sulawesi Province. The evaluation instrument of this activity is a questionnaire and analyzed descriptively. The result of this service activity is the creation of new innovations for TPPS Enrekang Regency in terms of conducting online-based stunting counselling. TPPS can provide stunting education online so that TPPS is no longer constrained by distance and time. With the massive online counselling by TPPS through the STUNEDUCATE information system, the stunting literacy index of the Enrekang Regency Community can be further increased, and the stunting rate can be achieved in accordance with Presidential Regulation Number 72 of 2021 concerning the acceleration of stunting reduction.
Analisis Kebijakan Inklusi Sosial Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang dalam Mendukung Pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Nurmila Ramadani; Andi Ahmad Chabir Galib; Muhammad Nasrul; Karmila Pare Allo; Wulandari
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1188

Abstract

Pembangunan berkelanjutan melalui Sustainable Development Goals (SDGs) menuntut peran aktif seluruh institusi, termasuk perpustakaan sebagai penyedia akses informasi dan pemberdayaan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan inklusi sosial di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Enrekang serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam penerapannya untuk mendukung pencapaian SDGs, khususnya Tujuan 4 (Pendidikan Berkualitas) dan Tujuan 10 (Pengurangan Kesenjangan). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi yang dianalisis secara triangulatif guna menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan inklusi sosial telah diimplementasikan secara terencana melalui transformasi peran perpustakaan menjadi pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat, penguatan kompetensi pustakawan, penyediaan layanan berbasis kebutuhan, serta pelaksanaan berbagai program literasi dan pelibatan masyarakat. Implementasi ini memberikan dampak positif terhadap peningkatan akses informasi, perubahan persepsi masyarakat terhadap perpustakaan, serta penguatan kapasitas sosial dan ekonomi masyarakat. Namun demikian, penelitian ini juga menemukan sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan anggaran, ketimpangan kompetensi dan jumlah sumber daya manusia, fasilitas ramah disabilitas yang belum memadai, keterbatasan teknologi pendukung, serta rendahnya partisipasi dan pemahaman masyarakat. Kesimpulannya, kebijakan inklusi sosial perpustakaan berkontribusi signifikan terhadap pencapaian SDGs, namun memerlukan penguatan dukungan struktural, anggaran, dan kolaborasi lintas sektor agar implementasinya lebih optimal dan berkelanjutan.