Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Penerapan Perangkat Lunak Accurate dalam Penyusunan Laporan Keuangan Klien di PT Vicktori Era Administrasi Mona Risnauli Silitonga; Angga Sanita Putra; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma; Kholida Atiyatul Maula
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7098

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan alur penyusunan laporan keuangan klien serta menganalisis penerapan dan peran Accurate Accounting Software pada PT Vicktori Era Administrasi (VEA). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Accurate Accounting Software mampu mendukung pengolahan data keuangan secara lebih sistematis, terintegrasi, dan efisien. Software ini mempermudah pencatatan transaksi, pengelolaan data, serta penyusunan laporan keuangan sehingga meningkatkan ketepatan dan efisiensi kerja. Namun, pengguna tetap memerlukan ketelitian dalam proses input data dan penyesuaian akun agar laporan keuangan yang dihasilkan tetap akurat.
Penentuan Harga Pokok Produksi pada Usaha Amorfati Veksindo dengan Menerapkan Metode Full Costing dan Variable Costing Canda Marshya Lyana; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7125

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan metode full costing dan variable costing dalam menghitung harga pokok produksi kaos oblong di Amorfati Veksindo serta menilai manfaatnya bagi pengambilan keputusan manajerial. Penelitian dilakukan pada produksi bulan April 2026 dengan data biaya bahan baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya overhead pabrik tetap dan variabel. Hasil menunjukkan bahwa metode full costing memberikan HPP yang lebih tinggi dibandingkan variable costing. Kedua metode menghasilkan selisih rata-rata Rp 14.000 per unit. Selisih ini dapat dijadikan bahan evaluasi untuk penetapan harga jual dan margin keuntungan. Dengan demikian, kedua metode diharapkan menjadi alternatif yang lebih informatif bagi UMKM dalam penentuan HPP serta mendukung pengendalian biaya dan strategi penetapan harga.
Analisis Break Even Point Multi Produk sebagai Alat Bantu Perencanaan Laba pada UMKM Tape Uli Mak Can Gita Lestari; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7132

Abstract

Traditional food micro, small, and medium enterprises (MSMEs) play an important role in Indonesia’s economy; however, many business owners have not yet implemented data-driven profit planning or Break Even Point (BEP) analysis. Tape Uli Mak Can, a traditional Betawi food business located in North Cikarang, Bekasi Regency, has never systematically applied BEP analysis. This study aims to analyze the cost structure, calculate the multi-product BEP based on the sales mix, determine the sales target required to achieve the planned profit, and measure the Margin of Safety (MoS). A quantitative descriptive approach was employed using primary data collected through interviews, observations, and financial documentation over one month. The analysis included cost classification, Contribution Margin Ratio (CMR), Weighted Average Contribution Margin Ratio (WACMR), multi-product BEP, profit planning, and MoS. The results indicate that the total monthly cost was IDR 1,416,111, consisting of 2.83% fixed costs and 97.17% variable costs. The CMR was 14% for Tape and 26% for Uli, resulting in a WACMR of 22%. The overall BEP was achieved at monthly sales of IDR 182,323. To increase profit by 10%, sales need to increase by approximately 9%. An MoS of 90% indicates a very high level of business safety. The multi-product BEP analysis proved to be an effective tool for profit planning and financial decision-making for MSMEs.
Peningkatan efisiensi produksi kelompok wanita tani melalui pendekatan Material Flow Cost Accounting (MFCA) di Desa Telukjambe, Karawang Novi Permata Indah; Yudi Helfi; I Putu Eka Wijaya; Asep Maulana; Kholida Atiyatul Maula; Elvi Khairunnisa; Madjidainun Rahma; Arif Fadilla
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.39716

Abstract

Abstrak Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan efisiensi produksi Kelompok Wanita Tani (KWT) Ar Rama di Desa Telukjambe, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang melalui pendekatan Material Flow Cost Accounting (MFCA). MFCA digunakan sebagai kerangka analitis untuk mengidentifikasi pemborosan material, menghitung biaya produk positif dan negatif, serta mendasari tiga intervensi produksi utama: penerapan Good Manufacturing Practices (GMP), adopsi teknologi mesin, dan diversifikasi produk berbasis sumber daya lokal. Metode pelaksanaan mencakup sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan langsung selama 14 minggu. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kebersihan produksi sebesar 75%; pengurangan limbah bonggol singkong sebesar 90%; dan diversifikasi produk baru berupa tepung tapioka, peyek, dan cheese stick dari pati singkong yang sebelumnya menjadi produk negatif MFCA (peningkatan 100%). Secara keseluruhan, efisiensi produksi KWT Ar Rama meningkat sebesar 88%. Kata kunci: material flow cost accounting; kelompok wanita tani; efisiensi produksi; GMP; diversifikasi produk. Abstract This community service activity aimed to improve the production efficiency of the Ar Rama Women Farmer Group (KWT) in Telukjambe Village, Karawang Regency through a Material Flow Cost Accounting (MFCA) approach. MFCA was employed as an analytical framework to identify material waste, calculate positive and negative product costs, and guide three main production interventions: Good Manufacturing Practices (GMP) implementation, production machinery adoption, and product diversification based on local resources. Implementation comprised socialization, training, and direct mentoring over 14 weeks. Results showed a 75% improvement in production hygiene; a 90% reduction in cassava stub waste; and new product diversification—tapioca flour, peyek crackers, and cheese sticks—from cassava starch previously classified as a negative product in MFCA (100% improvement). Overall, KWT Ar Rama’s production efficiency improved by 88%. Keywords: material flow cost accounting; women farmer group; production efficiency; gmp; product diversification.
Analisis Perhitungan Pendapatan Bunga Kredit Pensiun Berdasarkan Variasi Tenor Pada PT Bank Mandiri Taspen KCP Karawang Firda Septiani Husnia; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7259

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perhitungan pendapatan bunga kredit pensiun berdasarkan variasi tenor pada PT Bank Mandiri Taspen. Kredit pensiun merupakan salah satu produk pembiayaan yang memiliki pertumbuhan stabil dan memiliki kontribusi penting terhadap pendapatan bunga bank. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode perhitungan bunga kredit pensiun yang di terapkan, sistem angsuran yang digunakan, serta perbedaan pendapatan bunga yang diperoleh bank berdasarkan variasi tenor kredit pensiun. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan teknik analisis data statistik deskriptif. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi pada PT Bank Mandiri Taspen KCP Karawang serta studi pustaka berdasarkan sumber-sumber terkait. Hasil penelitian menunjukan bahwa metode perhitungan bunga kredit pensiun menggunakan metode anuitas, yaitu metode dengan jumlah angsuran tetap setiap bulan yang mencakup angsuran pokok dan bunga. Hasil perhitungan menunjukan bahwa nilai angsuran yang diperoleh relatif mendekati simulasi perhitungan dari pihak bank dengan selisih kecil akibat pembulatan dan penyesuaian sistem internal perbankan. Selain itu, hasil penelitian ini juga menunujukan bahwa variasi tenor dapat mempengaruhi besarnya angsuran dan besarnya pendapatan bunga yang diperoleh bank, dimana semakin Panjang jangka waktu kredit maka semakin besar total pendapatan bunga yang diperoleh. kredit pensiun juga memiliki kestabilan pembayaran yang relatif baik karena pembayaran angsuran dilakukan melalui sistem auto-debit dari manfaat pensiun debitur sehingga risiko keterlambatan pembayaran relatif rendah.
Analisis Manajemen Risiko Gagal Bayar pada Pembiayaan KPR dengan Akad Murabahah di Bank Syariah Indonesia KCP Karawang Kertabumi (Tahun 2022-2025) Ayu Nuriswal; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Nesti Hapsari; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembiayaan KPR Griya dengan akad murabahah merupakan salah satu produk pembiayaan perumahan berbasis syariah yang memiliki risiko gagal bayar dari nasabah. Risiko tersebut dapat memengaruhi kualitas pembiayaan sehingga diperlukan penerapan manajemen risiko yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab gagal bayar, manajemen risiko yang diterapkan, serta upaya penanganan risiko gagal bayar pada pembiayaan KPR Griya di BSI KCP Karawang Kertabumi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagal bayar dipengaruhi oleh penurunan pendapatan, kehilangan pekerjaan, kondisi usaha yang tidak stabil, serta kurangnya kemampuan nasabah dalam mengelola keuangan. Untuk meminimalkan risiko tersebut, bank menerapkan analisis pembiayaan berdasarkan prinsip 5C+1S, monitoring dan pengawasan pembiayaan secara berkala, serta melakukan penanganan melalui pemberian surat peringatan, restrukturisasi pembiayaan, penjadwalan kembali pembayaran, hingga pelelangan jaminan sebagai langkah terakhir. Penerapan manajemen risiko tersebut membantu bank dalam mengendalikan risiko gagal bayar dan menjaga kualitas pembiayaan KPR Griya.
Analisis Penerapan Akuntansi Cicil Emas Berdasarkan PSAK 102 di PT Bank Syariah Indonesia KCP Karawang Kertabumi Nadira Ayuni Azahra; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Kholida Atiyatul Maula; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan akad yang digunakan dalam produk cicil emas di Bank Syariah Indonesia Kantor Cabang Pembantu Karawang Kertabumi, bagaimana penerapan akuntansi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi dan bagaimana kesesuain dengan PSAK 102 pada transaksi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif yang bersifat deskriptif analisis. Adapun analisis yang digunakan yaitu dengan mendeskripsikan apa yang diteliti melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa produk cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi menerapkan akad murabahah berdasarkan pesanan yang diterapkan sesuai prinsip syariah. Selama proses akad berlangsung, pihak bank menjelaskan secara rinci seperti margin, uang muka, biaya administrasi, serta konsekuensi keterlambatan pembayaran. Selain itu, penerapan akuntansi cicil emas di BSI KCP Karawang Kertabumi telah sesuai dengan ketentuan PSAK 102 tentang akuntansi murabahah. Kesesuaian tersebut terlihat pada pengakuan aset murabahah, pencatatan piutang murabahah, pengakuan margin keuntungan, serta perlakuan akuntansi terhadap uang muka yang dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku.
Analisis Penerapan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 Pada Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi Nasywa Aulia Khairunnisa; Angga Sanita Putra; Nesti Hapsari; Achmad Nawawi; Madjidainun Rahma
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pelaksanaan serta mengevaluasi tingkat kepatuhan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 pada Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi dalam transaksi pengadaan barang operasional. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung dan dokumentasi berupa data transaksi, bukti potong elektronik (E-Bupot), serta laporan perpajakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan PPh Pasal 22 telah dilaksanakan sesuai dengan ketentuan perpajakan yang berlaku, mulai dari proses pengadaan barang, identifikasi objek pajak, perhitungan Dasar Pengenaan Pajak (DPP), pemotongan tarif sebesar 1,5%, pembuatan E-Bupot, penyetoran pajak, hingga pelaporan SPT Masa melalui sistem Coretax. Penggunaan sistem digital seperti Coretax dan E-Bupot mampu meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi administrasi perpajakan. Namun, masih terdapat beberapa kendala, seperti gangguan sistem dan potensi kesalahan input data yang dapat memengaruhi ketepatan pelaksanaan pajak. Secara keseluruhan, penerapan PPh Pasal 22 di Balai/Pusat Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan Bekasi telah berjalan dengan baik dan sesuai peraturan perpajakan, meskipun masih diperlukan upaya optimalisasi untuk meningkatkan efektivitas administrasi dan kepatuhan perpajakan.
EVALUASI PENERAPAN PAJAK PERTAMBAHAN NILAI ATAS JASA LOGISTIK ALAT BERAT PADA PT. VINTAMA PERKASA NUSANTARA Maria Damayanti; Endang Mahpudin; Madjidainun Rahma
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 9 No. 3 (2026): Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/bgpwns63

Abstract

This study aims to evaluate, examine, and assess whether the Value Added Tax practices implemented by PT. Vintama Perkasa Nusantara as a heavy equipment logistics service provider have been implemented in accordance with applicable provisions and regulations. In this study, the researcher used a qualitative descriptive research type, using primary data sources and supporting data obtained through data collection methods through interviews and documentation activities. Based on the results of the research conducted, it was found that PT. Vintama Perkasa Nusantara can be said to have implemented Value Added Tax practices at a fairly good level, but there are several suggestions that can be considered for future implementation. Considering the importance of the contribution of Value Added Tax to state revenue, it is necessary to ensure that all companies that have been confirmed as Taxable Entrepreneurs have implemented Value Added Tax practices appropriately and appropriately. Through the evaluation process, it is hoped that companies can implement the suggestions given to implement corrective measures and increase company compliance with tax activities in Indonesia. Keywords : Heavy Equipment Logistics Industry, Tax, Value Added Tax
Analisis Inventory Turnover Terhadap Laba Bersih PT. Sumber Alfaria Trijaya Periode 2020 – 2024 Rachel Katrin Togatorop; Nesti Hapsari; Madjidainun Rahma; Angga Sanita Putra; Kholida Atiyatul Maula; Achmad Nawawi
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.7311

Abstract

Penelitian ini mengambil objek penelitian suatu perusahaan retail yaitu PT. Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart). Fokus penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perusahaan ritel tersebut mengelola Inventory Turnover, yang mencakup beban pokok pendapatan dan persediaan, serta laba bersihnya dari tahun ke tahun. Periode yang dipilih adalah 2020-2024, mengingat pada rentang waktu tersebut perekonomian mengalami tekanan berat akibat pandemi COVID-19. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Beban Pokok Pendapatan, Rata-rata Persediaan, Inventory Turnover, dan Laba Bersih PT. Sumber Alfaria Trijaya meningkat signifikan selama masa pandemi COVID-19, khususnya pada 2020, 2021, 2023, dan 2024. Namun, Inventory Turnover pada 2022 tercatat kurang baik akibat kenaikan drastis Beban Pokok Pendapatan yang tidak sebanding dengan Rata-rata Persediaan, sehingga turun 0,4% dari 2021. Di sisi lain, Laba Bersih tetap meningkat setiap tahun, menunjukkan bahwa penurunan Inventory Turnover tidak berdampak pada kinerja laba perusahaan. Hasil menunjukkan bahwa kinerja perusahaan mengalami fluktuasi selama masa pengamatan. Sebelum dan sesudah Covid-19, kinerja perusahaan mengalami peningkatan.