Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Tuturan Ritual Toit Ulan Pada Masyarakat Desa Pana Kecamatan Kolbano Kabupaten Timor Tengah Selatan Boimau, Sanhedri; Bete, Dixon E.M. Taek
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v2i2.36

Abstract

This study aims to determine the form, function, meaning and value contained in the speech RTU in the community of Pana Village, Kolbano District, South Timor Regency. The methods and techniques for taking data used in this research are observation (involved observer), interview, recording, note-taking, and documentation. The data will be analyzed qualitatively based on cultural linguistics approach. It’s because the cultural meanings and values that contained in the RTU speech can be applied as an effort to preserve culture. Thus, the efforts of preserving the language and culture of Pana Village community can be brought up. The result in these research and discussion showing that the form of the RTU speech consists of: introduction, contents and the closing section. The functions in this RTU speech for the Pana Village community at Kolbano District, the Region of Central South Timot, are as follows: (1) Magical functions; (2) Religious functions; and (3) expressive functions. Based on those functions, the meaning contained in the RTU speech is (1) religious meaning; (2) Economic meaning; and (3) Sociological meanings. The values stated in the RTU speech are (1) Religious values; (2) Economic value; (3) Social value.
Implementasi Permainan Tradisional Benteng Dalam Pembelajaran Penjas Terhadap Pembentukan Perilaku Sosial Siswa Sekolah Dasar Bete, Dixon Taek; Saidjuna, Marsen Kaleb
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v5i2.77

Abstract

Cara guru dalam membentuk karakter peserta bukan hanya semata dengan ceramah, namun bisa melewati permain yang mampu membuat seorang peserta didik kerja sama dalam mengatasi kesulitan pada timnya disitulah pembentukkan perilaku sosial siswa itu tumbuh dengan sendirinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana Implementasi Permainan Benteng dalam pembelejaran pendidikan jasmani terhadap pembentukan perilaku sosial siswa kelas VI pada SD GMIT Kolhua. Untuk memperoleh data, penulis menggunakan beberapa metode yakni observasi, dokumentasi dan wawancara, sedangkan menganalisa data penulis menggunakan teknik kualitatif dengan penelitian kualitatif penulis dapat menemukan data secara alamiah berdasarkan kenyataan yang ada di tempat penelitian. Hasil yang diperoleh berdasarkan kenyataan di tempat penilitian menunjukan bahwa implementasi permainan tradisional benteng dalam pembelajaran pendidikan jasmani terhadap pembentukan perilaku sosial siswa kelas VI DI SD GMIT Kolhua telah meningkatkan perilaku peserta didik dalam hidup bersosial serta kerja sama peserta dalam menyelesaikan permainan dan menumbuhkan rasa percaya diri pada peserta didik. Beberapa kendala yang peneliti dapatkan adalah ketidak teraturan peserta didik dalam permainan tradisional namun peserta didik telah menemukan kerja sama adanya kekompakan dalam permainan ini. Saran dari peneliti agar pihak sekolah sesering mungkin untuk mengadakan permainan yang memerlukan kerja sama antar peserta didik dalam menyelesaikan permainan tersebut.
Pengaruh Permainan Tradisional Lompat Tali Terhadap Hasil Lompat Jauh Pada Siswa Kelas V SD GMIT Tuapakas: Indonesia Bire, Yohana; Bete, Dixon Taek
Ciencias : Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Persatuan Guru 1945 NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70942/ciencias.v6i1.85

Abstract

Permainan merupakan salah satu kegiatan yang memberikan kesenangan pada seseorang, terutama yang memiliki jasmani dan rohani yang sehat. Bagi anak-anak, bermain merupakan kegiatan utama seperti halnya makan dan minum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas Permainan Tradisional Lompat Tali Terhadap Hasil Lompat Jauh Pada Siswa Kelas V SD GMIT Tuapakas. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, dengan desain yang digunakan adalah One Group Pretest-posttest design. Subyek dari penelitian ini adalah Siswi Kelas V SD GMIT Tuapakas sebanyak 12 siswa baik saat pre test maupun post tes. Teknik pengumpulan data menggunakan tes ketrampilan dan dokumentasi. Teknis analisis data menggunakan analisis kuantitatif yang diolah menggunakan rumus t-tes. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rerata tes awal = 64.58, rerata tes akhir = 75.83 dan t-hitung = 5.25. Hasil perhitungan selanjutnya dibandingkan df=N-1(12-1)=11 dalam tabel taraf signifikasi 2.201 (5%) maka didapat t- hitung 5.25 > 2.201 (5%). Dengan demikian, hipotesis alternatif (Ha) diterima sedangkan hipotesis nihil (Ho) ditolak, karena nilai t-hitung lebih besar dari t-tabel. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh maka dapat disimpulkan bahwa permainan tradisional lompat tali meningkatkan hasil lompat jauh gaya jongkok pada siswa kelas V SD GMIT Tuapakas yaitu sebesar 17,4 %.
Optimalisasi Sudut Pembelokan dan Waktu Pembalikan pada Renang Kompetitif Muhammad Syaleh; Sri Haryono; Dixon E.M. Taek Bete; Aristiyanto, Aristiyanto; Guntur Ratih Prestifa Herdinata; Fredy Eko Setiawan
Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia Vol 5 No 2 (2025): Jurnal Olahraga dan Kesehatan Indonesia (JOKI)
Publisher : Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55081/joki.v5i2.3965

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literatur terkini mengenai optimalisasi sudut pembelokan dan waktu pembalikan pada renang kompetitif menggunakan pendekatan biomekanika. Pertanyaan penelitian. (1) Berapa derajat sudut pembelokan optimal. (2) berapa waktu kontak saat pembalikan. Metode yang digunakan adalah scoping reviu dengan analisis terhadap 28 artikel penelitian yang diterbitkan dalam sepuluh tahun terakhir (2015-2025). Hasil reviu menunjukkan bahwa sudut pembelokan optimal berada pada rentang 135°-155° untuk efisiensi dorongan, dengan waktu kontak dinding sekitar 0.2-0.3 detik untuk performa optimal. Faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi pembalikan meliputi kecepatan masuk, sudut pembelokan, posisi tubuh, kekuatan tungkai, dan strategi pernapasan. Penelitian terkini mulai memanfaatkan teknologi sensor, analisis video 3D, dan machine learning untuk mengukur parameter biomekanika secara presisi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa optimalisasi sudut pembelokan dan waktu pembalikan perlu disesuaikan dengan karakteristik individual perenang dan gaya renang yang digunakan. Pelatihan teknik pembalikan dengan umpan balik biomekanika dapat meningkatkan performa secara signifikan pada perenang kompetitif.