Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PERAN DUKUNGAN SOSIAL TERHADAP REAKSI STRES AKADEMIK PADA MAHASISWI BARU PASCA PANDEMIK Ria Handita NST; Desvi Yanti Mukhtar; Ika Sari Dewi
PSIKOLOGI KONSELING Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v21i2.41108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dukungan sosial terhadap reaksi stres akademik pada mahasiswi baru pasca pandemik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan dengan teknik regresi sederhana. Subjek pada penelitian ini berjumlah 311 mahasiswi baru. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu incidental sampling, dan analisis data dengan bantuan SPSS 20.0 for windows. Pengukuran dalam penelitian ini menggunakan skala yang sudah di susun oleh peneliti sebelumnya. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peran negatif (-0.130) dengan signifikansi p = 0.000 (p<0.05). Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa terdapat peran negatif antara dukungan sosial dengan stres akademik pada mahasiswi baru pasca pandemik. 
PERBEDAAN KETIDAKJUJURAN AKADEMIK BERDASARKAN JENIS KELAMIN DAN EFIKASI DIRI PADA SISWA SMA KOTA MEDAN Desvi Yanti Mukhtar; Fasti Rola
PSIKOLOGI KONSELING Vol 13, No 2 (2022): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v21i2.41105

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji perbedaan ketidakjujuran akademik berdasarkan jenis kelamin dan efikasi diri pada siswa SMA Kota Medan. Ketidakjujuran akademik adalah suatu tindakan atau perbuatan melanggar aturan atau tidak sah yang dilakukan oleh siswa dalam bentuk menyontek, kolaborasi tidak sah, dan plagiarism di lingkungan pendidikan. Penelitian ini dilakukan dengan melibatklan 385 siswa pada salah satu SMA di Kota Medan. Pengumpulan data menggunakan Skala Ketidakjujuran Akademik yang disusun oleh Ampuni dkk (2019) dan Skala Efikasi Diri disusun oleh Sofia (2020). Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis komparatif dengan menggunakan uji anova dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) tidak terdapat perbedaan ketidakjujuran akademik pada siswa laki-laki maupun perempuan (F=0.002 dan p>.05), (2) terdapat perbedaan ketidakjujuran akademik berdasarkan efikasi diri yakni semakin tinggi efikasi diri yang dimiliki siswa maka semakin rendah ketidakjujuran akademik (F=8.079 dan p<.05).
Examining the Role of Fear of Missing Out in Shaping Online Impulsive Buying Behavior of Generation Z Students Aulia Oktri Syafila; Desvi Yanti Mukhtar; Fasti Rola
Journal of Health, Medical, and Psychological Studies Vol 1 No 2 (2025): December: Sanitas: Journal of Health, Medical, and Psychological Studies
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/crxz9y81

Abstract

This study examines the role of Fear of Missing Out in shaping online impulsive buying behavior among Generation Z students within digitally mediated consumption environments. Grounded in a qualitative conceptual approach, the research synthesizes findings from prior empirical studies, official reports, and theoretical literature to explore the psychological, social, and emotional mechanisms underlying impulsive purchasing behavior. The analysis reveals that Fear of Missing Out functions as a key psychological trigger that reduces self-control and heightens emotional urgency during online shopping. Social media dynamics, influencer presence, and algorithmic visibility further intensify this effect by normalizing rapid consumption and reinforcing social validation. Emotional regulation emerges as a critical factor, as impulsive buying frequently serves as a coping mechanism for social anxiety and perceived exclusion. Over time, these behaviors influence students’ financial patterns and increase vulnerability to compulsive consumption. The study contributes to a deeper understanding of Generation Z’s digital consumer behavior by highlighting how emotionally driven and socially reinforced processes shape impulsive buying decisions in contemporary online marketplaces..
EFEKTIVITAS PSIKOEDUKASI SISWA PEDULI ABK (SIPA) UNTUK MENINGKATKAN EMPATI Zukhrini Khalish Nasution; Desvi Yanti Mukhtar; RR Lita Hadiati Wulandari
Jurnal EMPATI Jurnal Empati: Volume 14, Nomor 3, Tahun 2025 (Juni 2025)
Publisher : Faculty of Psychology, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/empati.2025.49729

Abstract

Pendidikan inklusi mendukung anak berkebutuhan khusus melalui penyesuaian dari orang tua, guru, dan siswa reguler. Siswa tanpa disabilitas perlu dilatih untuk menerima dan memahami kondisi teman-teman mereka yang memiliki kebutuhan khusus. Pada siswa SD, kemampuan ini tidak muncul secara alami, sehingga perlu dorongan, pendidikan, dan arahan untuk mengembangkan empati mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas psikoedukasi Siswa Peduli ABK (SIPA) dalam meningkatkan empati siswa terhadap anak berkebutuhan khusus. Psikoedukasi SIPA dikembangkan berdasarkan teori empati dan taksonomi mekar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen, melibatkan 30 siswa kelas 5 dan 6 SD yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil uji RM Anova menunjukkan bahwa psikoedukasi SIPA efektif dalam meningkatkan empati siswa (F hitung = 13.9; p<.001; n2p =.516). Artinya psikoedukasi SIPA efektif dalam meningkatkan empati siswa.
Pengaruh Pemberian Token Economy terhadap Behavioral Engagement Siswa SMP Taman Siswa Tanjung Sari dalam Belajar Nasywa Kamilah Siregar; Haura Athaya Barqah; Nadya Ariqah; Mahdina Fachraini; Suci Rahmawati Siregar; Safa Athaya Intan Khaanu; Desvi Yanti Mukhtar
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 9 No. 2 (2026): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 9 No 2 Juli 2026
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v9i2.6697

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian token economy terhadap peningkatanbehavioral engagement siswa yang ditunjukkan dalam bentuk partisipasi aktif siswa dalam prosespembelajaran. Subjek penelitian terdiri atas 30 siswa kelas VIII SMP Taman Siswa Tanjung Sariyang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Penelitian ini menggunakanmetode eksperimen dengan rancangan randomized two-groups posttest only design. Databehavioral engagement dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan dianalisismenggunakan uji Mann-Whitney U. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yangsignifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol (W = 222.0, p < 0.001). Kelompokeksperimen yang memperoleh perlakuan token economy menunjukkan tingkat behavioralengagement yang lebih tinggi (M = 27.53) dibandingkan kelompok kontrol (M = 17.27). Nilaieffect size sebesar 0.973 menunjukkan bahwa token economy memberikan pengaruh yang sangatbesar terhadap peningkatan behavioral engagement siswa. Hasil penelitian ini menunjukkanbahwa penerapan token economy secara terstruktur dan konsisten dapat meningkatkan keterlibatanperilaku siswa dalam pembelajaran terutama dalam aspek partisipasi, ketekunan, dan kepatuhanselama kegiatan belajar berlangsung
Boosting Student Mental: The Impact of Siswa Tangguh Training on Student Mental Toughness Siti Indah Julianty; Desvi Yanti Mukhtar; Sri Supriyanti
Psikostudia : Jurnal Psikologi Vol 13, No 3 (2024): Psikostudia : Jurnal Psikologi
Publisher : Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psikostudia.v13i3.14913

Abstract

This study aims to evaluate the effectiveness of the Siswa Tangguh Training in improving students' mental toughness. The background of this research stems from the importance of mental toughness in supporting academic success and psychological well-being of students. This training uses the Siswa Tangguh Training Module (Mukhtar et al., 2022), developed based on the theory of Clough et al. (2002) on mental toughness. The module includes building aspirations, self-recognition, creating a positive learning atmosphere, coping with stress, and teamwork. The training was conducted in three sessions, each lasting 1.5-2 hours. Activities included material delivery, discussions, assignments, reviews, presentations, watching videos on bullying, and teamwork games. This study employed a quasi-experimental design with 36 students divided into two groups: experimental and control. Results showed that the Siswa Tangguh Training significantly improved students' mental toughness by 60.5%, with the remaining 39.5% influenced by other factors outside the research model. The implications of this study highlight the importance of programs like Siswa Tangguh in the school curriculum to support the development of students' mental toughness. The findings also suggest that schools and educational institutions consider implementing similar training modules to enhance students' mental capacity in facing academic and everyday challenges. Thus, this study contributes to the literature on psychological interventions in educational settings and provides practical guidance for curriculum developers and educational practitioners in enhancing students' mental toughness.Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi keefektifan Pelatihan Siswa Tangguh dalam meningkatkan ketangguhan mental siswa. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya ketangguhan mental dalam mendukung keberhasilan akademik dan kesejahteraan psikologis siswa. Pelatihan ini menggunakan Modul Pelatihan Siswa Tangguh (Mukhtar et al., 2022) yang dikembangkan berdasarkan teori Clough et al. (2002) tentang ketangguhan mental. Modul ini mencakup membangun cita-cita, mengenali diri, suasana belajar positif, coping stress, dan kerja sama. Pelatihan dilakukan dalam tiga sesi, masing-masing berlangsung 1,5-2 jam. Kegiatan meliputi penyampaian materi, diskusi, penugasan, review, presentasi, menonton video perundungan, dan permainan kerja sama. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan 36 siswa yang dibagi menjadi dua kelompok: eksperimen dan kontrol. Hasil menunjukkan bahwa Pelatihan Siswa Tangguh meningkatkan ketangguhan mental siswa sebesar 60,5%, dengan 39,5% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya program seperti Siswa Tangguh dalam kurikulum sekolah untuk mendukung pengembangan ketangguhan mental siswa. Hasil ini juga menyarankan agar sekolah dan lembaga pendidikan menerapkan modul pelatihan serupa untuk meningkatkan kapasitas mental siswa dalam menghadapi tantangan akademik dan kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penelitian ini berkontribusi pada literatur tentang intervensi psikologis di lingkungan pendidikan dan memberikan panduan praktis bagi pengembang kurikulum dan praktisi pendidikan dalam meningkatkan ketangguhan mental siswa.
Confirmatory Factor Analysis on the Measurement of Parental Guidance Scale in Reading Helena Magdalena; Desvi Yanti Mukhtar; Ika Sari Dewi
Continuous Education: Journal of Science and Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/ce.v7i1.3074

Abstract

This study aimed to develop and validate the Parent Tutoring in Reading scale as an instrument to measure parental involvement in supporting children’s reading at home. This study used a quantitative instrument development design. The scale was constructed based on four dimensions of parent tutoring: parental involvement; motivation and time provided; perception of competencies and resources; and quality of support and communication. Content validity was evaluated by a panel of six experts, followed by a readability test and field testing. The participants were 262 parents of lower-grade elementary school students, consisting of 213 females and 49 males, selected through purposive nonprobability sampling. Construct validity was examined using Confirmatory Factor Analysis (CFA) in JASP, while reliability was assessed using Cronbach’s alpha. The results showed that all items met the content validity criteria and demonstrated acceptable expert agreement. After empirical testing, 2 items were removed, leaving 33 items retained as valid. The CFA results indicated an acceptable overall model fit, with SRMR = 0.042, GFI = 0.998, CFI = 0.987, TLI = 0.986, and RMSEA = 0.086. In addition, the scale demonstrated excellent internal consistency, with a Cronbach’s alpha coefficient of 0.985. These findings indicate that the Parent Tutoring in Reading scale is a valid and reliable instrument for assessing parent tutoring practices in reading contexts in Indonesia.