Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Doppler

FAKTOR-FAKTOR YANG MENYEBABKAN RENDAHNYA PERAN IBU BALITA KE POSYANDU DESA SUMBER DATAR WILAYAH KERJA PUSKESMAS SUNGAI KERANJI TAHUN 2016 Erma Kasumayanti; Iria Ningsih Busri
Jurnal Doppler Vol. 1 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.24 KB)

Abstract

Posyandu merupakan entry point pelayanan kesehatan seperti imunisasi, pengobatan diare, kegiatan deteksi dan stimulasi tumbuh kembang anak yang memiliki tujuan mempercepat penurunan AKI, AKB dan AKBA. Penurunan kunjungan posyandu akan menimbulkan dampak tidak baik untuk pembangunan Sumber Daya Masyarakat. Di Desa Sumber Datar hanya 38,3% ibu balita yang membawa balitanya ke Posyandu. Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu membawa balita ke posyandu disebabkan banyak faktor, diantaranya pengetahuan ibu, sikap ibu, dan peran kader.Tujuan penelitian ini mengetahui Faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya peran ibu balita ke posyandu di Desa Sumber Datar tahun 2016. Desain penelitian ini cross sectional. Populasi seluruh ibu balita yang ada di desa Sumber Datar, dengan jumlah sampel 71 orang, teknik yang digunakan systematic random sampling. Hasil penelitian diketahui terdapat hubungan tingkat pengetahuan ibu, sikap ibu dan peran kader dengan keaktifan kunjungan ibu balita ke posyandu desa Sumber Datar, dengan nilai Pvalue 0,000 < 0,05 pada setiap variabel. Disarankan pihak puskesmas Sungai Keranji untuk mengadakan penyuluhan tentang posyandu dan melakukan sosialisasi bahwa posyandu adalah milik semua masyarakat, serta puskesmas dapat memberikan pelatihan kader misalnya pelatihan public speaking serta memberikan materi penyuluhan lainnya sebagai upaya untuk dapat memberdayakan kader setempat dan memperkaya bekal kader agar dapat melakukan penyuluhan yang baik
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI PADA BALITA DI DESA PULAU JAMBU WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUOK TAHUN 2020 Endang Mayasari; Erma Kasumayanti
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Angka balita gizi kurang di Propinsi Riau dari tahun ke tahun meningkat, tercatat dari 12,4% pada tahun 2015, meningkat menjadi 14,2% pada tahun 2016 dan pada tahun 2017 meningkat lagi menjadi 19,27%. Propinsi Riau sendiri menjadi propinsi yang memiliki jumlah balita sangat kurus terbanyak dari semua propinsi yang ada di Indonesia di tahun 2017 dengan persentase 12,2% dari semua jumlah balita yang ada dan pada tahun 2018 adaah sebesar 23,1%.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross sectional., ada hubungan yang signitifikan antara pengetahuan gizi ibu dengan status gizi balita nilai p = 0,002 (p