I Made Widhi Wirawan
Program Studi Teknik Informatika, Jurusan Ilmu Komputer Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Udayana

Published : 24 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Perancangan Ontologi Produk Fashion Lokal Sebagai Representasi Pengetahuan Pakaian Wanita Putu Athalia Reyna Sanjaya; I Made Widhi Wirawan
Jurnal Nasional Teknologi Informasi dan Aplikasinya Vol. 4 No. 3 (2026): JNATIA Vol. 4, No. 3, Mei 2026
Publisher : Informatics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JNATIA.2026.v04.i03.p07

Abstract

Local Fashion Industry in Indonesia has experienced a rapid growth, especially in the women’s clothing segment. Nonetheless, challenges related to data standardization and product information connectivity obstruct visibility and effective product search. To address these issues, this study aims to design an ontology for local women’s fashion products using the Methontology approach and Semantic Web technologies. The ontology represents key entities such as fashion products, brands, sizes, materials, and usage categories, along with the structured relationships among them. The development process utilizes Protégé and Web Ontology Language (OWL), and is validated using SPARQL queries to explore semantic knowledge. The results show that the developed ontology successfully organizes knowledge of local fashion products in a systematic and queryable structure. This ontology is expected to serve as a foundation for semantic search systems and product recommendation platforms to promote and strengthen the presence of Indonesian local fashion brands.
PENERAPAN USER-CENTERED DESIGN DALAM REDESAIN WEBSITE PPID KOTA DENPASAR: STUDI EVALUASI DENGAN SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) Ni Nyoman Sukma Prasetyadewi Gita; I Made Widhi Wirawan; I Dewa Made Bayu Atmaja Darmawan
Jurnal Pengabdian Informatika Vol. 4 No. 3 (2026): JUPITA Volume 4 Nomor 3, Mei 2026
Publisher : Jurusan Informatika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/

Abstract

The PPID Denpasar City website serves as an essential platform for public information transparency, but its previous design did not effectively meet user needs. This study applies the User-Centered Design (UCD) method through four stages: understanding the context of use, specifying user requirements, producing design solutions, and evaluating the design. Using this approach, a more modern and responsive redesign was developed to align with user expectations. The redesign resulted in significant improvements in visual appearance, functionality, navigation, and information accessibility. An evaluation using the System Usability Scale (SUS) produced an average score of 77.92, which falls into the “Good” category, indicating a high level of usability. This research demonstrates that the UCD approach is effective in enhancing user satisfaction and supports the principles of public information transparency.
Optimalisasi Devtools Untuk Meningkatkan Efisiensi Pemrograman Di PT. Taksu Teknologi Indonesia Ni Made Desni Dwi Arisaputri; Gst Ayu Vida Mastrika Giri; I Made Widhi Wirawan
Jurnal Pengabdian Informatika Vol. 4 No. 3 (2026): JUPITA Volume 4 Nomor 3, Mei 2026
Publisher : Jurusan Informatika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/

Abstract

Pengembangan Devtools di PT Taksu Teknologi Indonesia bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam pemrograman dengan memanfaatkan teknologi terbaru. Melalui penggunaan React, alat-alat baru dikembangkan untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih baik dan interaktif. Desain antarmuka yang responsif didukung oleh DaisyUI, yang memastikan navigasi yang intuitif dan visual yang menarik. Dengan fitur-fitur baru ini, pengguna dapat dengan mudah mengakses dan menggunakan berbagai alat yang tersedia.Proyek ini juga mencakup integrasi sistem yang memungkinkan manajemen alat secara efektif dan efisien. Tim pengembang memanfaatkan Gitea untuk manajemen kode, yang memungkinkan kolaborasi secara optimal. Dengan sistem ini, setiap perubahan kode dapat dilacak dengan baik, sehingga memfasilitasi pengembangan yang terstruktur dan terorganisir.Secara keseluruhan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pengembangan perangkat lunak di perusahaan dan mendukung kebutuhan pengguna dalam pengelolaan alat pengembangan. Diharapkan, implementasi dari Devtools ini tidak hanya meningkatkan produktivitas tim, tetapi juga memberikan dampak yang signifikan dalam kualitas produk akhir yang dihasilkan.
PENINGKATAN DAN OPTIMALISASI FITUR APLIKASI MITRAIS CLOTHING STORE POS INVENTORY I Kadek Agus Wijaya Kusuma; Gst. Ayu Vida Mastrika Giri; I Made Widhi Wirawan
Jurnal Pengabdian Informatika Vol. 4 No. 3 (2026): JUPITA Volume 4 Nomor 3, Mei 2026
Publisher : Jurusan Informatika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/

Abstract

Aplikasi Mitrais Clothing Store merupakan aplikasi yang mengkombinasikan konsep Point of Sales (POS) dan juga inventaris yang berbasis web dan mobile, namun pada saat kegiatan berlangsung, sisi web sedang difokuskan untuk dikerjakan dengan menerapkan metode kerja scrum. Aplikasi ini sedang digarap oleh tim 1 Competency Development Center (CDC) sehingga sedang berada pada fase pengembangan dan ditargetkan untuk mencapai fase perilisan Minimum Viable Product (MVP). Jira menjadi tool yang membantu tim dalam menyusun dokumentasi yang rapi terhadap tugas yang perlu dikerjakan selama proses pengembangan aplikasi. Pelaksanaan dari kegiatan yaitu penambahan fitur, menuntaskan bug, melakukan unit testing, mengecek aplikasi sesuai standar security level 1, hingga membuat bagian dari dokumen Business Continuity Plan (BCP). Kegiatan ini membantu tim dalam mengefisienkan waktu pengembangan aplikasi, sehingga mempercepat aplikasi untuk mencapai fase perilisan MVP.