Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Fraud risk assessment sebagai mekanisme pengendalian: Menelusuri peran tekanan dan kesempatan dalam mendorong kecurangan aset Zati Rizka Fadhila; Jaeni Jaeni; Eka Yuliyanti; Andi Kartika; Rahmania Mustahidda
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 5 No 6 (2025): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.919

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tekanan dan kesempatan terhadap penyalahgunaan aset dengan Fraud Risk Assessment (FRA) sebagai variabel moderasi. Kasus penyalahgunaan aset masih sering terjadi di berbagai organisasi, yang mengindikasikan lemahnya sistem pengendalian internal dan proses penilaian risiko kecurangan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner kepada 312 pegawai sektor publik dan swasta yang memiliki tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan dan aset organisasi. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) untuk menguji pengaruh langsung dan peran moderasi antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesempatan berpengaruh signifikan terhadap penyalahgunaan aset, sedangkan tekanan tidak berpengaruh secara langsung. Selain itu, Fraud Risk Assessment (FRA) terbukti berfungsi sebagai mekanisme pengendalian yang efektif dengan memperlemah pengaruh kesempatan terhadap penyalahgunaan aset serta memperkuat hubungan tekanan terhadap perilaku fraud, karena meningkatkan deteksi dan visibilitas risiko.
Pengaruh kepercayaan, kualitas produk dan kualitas layanan terhadap kepuasan nasabah pada PT BPR Bank Wonosobo (PERSERODA) Erfangatul Karimah; Zati Rizka Fadhila
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1092

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepercayaan, kualitas produk, dan kualitas layanan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kepuasan nasabah PT BPR Bank Wonosobo (Perseroda). Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner skala Likert 5 poin. Sampel terdiri dari 100 nasabah yang dipilih secara accidental sampling dari populasi 25.458 nasabah. Analisis data menggunakan regresi linier berganda dengan pengujian asumsi klasik dan uji hipotesis (uji t, uji F, dan koefisien determinasi). Temuan – Kepercayaan (t=2,019; sig=0,046), kualitas produk (t=2,127; sig=0,036), dan kualitas layanan (t=5,904; sig=0,000) masing-masing berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap kepuasan nasabah. Secara simultan ketiganya berpengaruh signifikan (F=20,140; sig=0,000) dengan kontribusi 36,7%. Keterbatasan penelitian – Penelitian dibatasi pada nasabah PT BPR Bank Wonosobo sehingga temuan tidak dapat digeneralisasi secara luas. Teknik accidental sampling berpotensi menimbulkan bias seleksi. Nilai Adjusted R² sebesar 36,7% mengindikasikan masih terdapat 63,3% variasi kepuasan yang dijelaskan oleh faktor lain di luar model. Implikasi – Manajemen PT BPR Bank Wonosobo perlu memprioritaskan peningkatan kualitas layanan karena memiliki pengaruh terbesar terhadap kepuasan nasabah, sekaligus memperkuat transparansi untuk membangun kepercayaan dan mempertahankan kualitas produk. Kebaruan – Penelitian ini memberikan kontribusi empiris dengan menguji secara simultan tiga prediktor kepuasan nasabah dalam konteks Bank Perkreditan Rakyat (BPR) daerah yang selama ini kurang diteliti dibandingkan dengan bank umum.
Peningkatan firm value melalui research and development dan intangible asset yang dimediasi oleh firm size Eka Yuliyanti; Zati Rizka Fadhila
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol. 16 No. 3 (2023): DESEMBER
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jreb.v16i3.8392

Abstract

Firm Size memiliki dampak yang signifikan untuk meningkatkan Firm Value pada perusahaan manufaktur. Penelitian ini memiliki kebaharuan dari variabel Firm Size sebagai variabel pemoderasi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat peningkatan Firm Value melalui Research and Development dan Intangible Asset yang dimediasi oleh Firm Size. Jenis penelitian ini adalah asosiatif kausal. Populasi penelitian ini meliputi semua perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2017-2022. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data populasi penelitian sebanyak 165 perusahaan dan diperoleh sampel sebanyak 10 perusahaan. Metode analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Research and Development berpengaruh positif dan signifikan terhadap Firm Size, (2) Intangible Asset tidak berpengaruh terhadap Firm Size. (3) Research and Development tidak berpengaruh terhadap Firm Value, (4) Intangible Asset berpengaruh positif dan signifikan terhadap Firm Value, (5) Firm Size berpengaruh positif dan signifikan terhadap Firm Value, (6) Firm Size memediasi pengaruh Research and Development terhadap Firm Value., (7) Firm Size tidak dapat memediasi pengaruh Intangible Asset terhadap Firm Value.Firm Size has a significant impact on increasing Firm Value in manufacturing companies. This research introduces novelty by incorporating Firm Size as a moderating variable. The objective of this study is to examine the enhancement of Firm Value through Research and Development (R&D) and Intangible Assets mediated by Firm Size. The research design is causal associative. The study population includes all manufacturing sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange from 2017 to 2022. The purposive sampling technique is employed to select a sample of 10 companies from a total population of 165. The data analysis method used is Partial Least Square. The research findings reveal that: (1) Research and Development have a positive and significant influence on Firm Size, (2) Intangible Asset has no significant impact on Firm Size. (3) Research and Development do not affect Firm Value, (4) Intangible Asset has a positive and significant impact on Firm Value, (5) Firm Size has a positive and significant impact on Firm Value, (6) Firm Size mediates the influence of Research and Development on Firm Value, (7) Firm Size does not mediate the influence of Intangible Asset on Firm Value.
Edukasi Perencanaan Usaha Sebagai Strategi Memulai Bisnis Berkelanjutan Zati Rizka Fadhila; Eka Yuliyanti; Rahmania Mustahidda; Andi Kartika; Anis Turmudhi; Mika Mika; Anita Sari; Mariyam Mariyam
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25956

Abstract

Kemampuan menyusun perencanaan usaha menjadi salah satu aspek penting dalam mempersiapkan masyarakat untuk memulai dan mengembangkan bisnis secara berkelanjutan. Namun, peserta PKBM Surya Alam Kabupaten Demak masih menghadapi keterbatasan dalam mengidentifikasi peluang usaha, menentukan target pasar, memperkirakan kebutuhan modal, dan menyusun strategi pemasaran. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan peserta dalam menyusun perencanaan usaha sebagai strategi memulai bisnis berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan secara luring di PKBM Surya Alam Kabupaten Demak dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas warga belajar dan masyarakat binaan yang memiliki minat berwirausaha. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif, diskusi, pelatihan penyusunan Simple Business Plan, dan pendampingan. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta pengamatan terhadap partisipasi dan hasil penyusunan rencana usaha peserta. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 64,20 pada pre-test menjadi 88,40 pada post-test. Peserta juga menunjukkan peningkatan pemahaman dalam mengidentifikasi peluang usaha, menentukan target pasar, menyusun strategi pemasaran, memperkirakan kebutuhan modal, dan memahami komponen dasar Simple Business Plan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif dapat meningkatkan pemahaman dan kesiapan peserta dalam merencanakan usaha. Pendampingan lanjutan diperlukan untuk mendukung implementasi rencana usaha dan pengembangan bisnis peserta secara berkelanjutan.