Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Assessing Span Between Feet of Squatting-Type Toilet for Childhood Based on Antropometric Data in Pos PAUD Aqila Kids Desa Rimbo Panjang Resy Kumala Sari; Sri Hardianti; Sumianto Sumianto; Nurul Dwi Pratiwi
Jurnal Pengabdian Masyarakat (abdira) Vol 2, No 1 (2022): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v2i1.111

Abstract

The use of toilets in Indonesia mostly uses the squat toilet type. The squat toilet is a type of toilet that is comfortable and stable in its use. The type of squat toilet in Indonesia, especially in Riau, has the most widely used toilet for adults, this is very difficult for young children in a smaller time span than adults so that children are not comfortable and stable when using a squat toilet. The service method was carried out at the Aqila Kids PAUD Post in Rimbo Panjang Village, and was attended by 15 students along with parental assistance. The result of this socialization is that it can increase knowledge about the distance between children's feet by measuring the distance between the legs when children squat, education on the importance of using squat toilets from an early age and knowledge in using squatting toilet training. The empowerment of teachers and parents in monitoring the use of squatting toilet training is expected to be realized properly by presenting several examples of squatting properly and correctly so as to create a comfortable and safe atmosphere.
Edukasi Lingkungan Tentang Pemisahan Sampah Organik dan Anorganik di Panti Asuhan Kasih Ibu Kabupaten Kampar Andi Irfan; Dessyka Febria; Sri Hardianti; Rizki Rahmawati Lestari; Zurrahmi Zurrahmi
Jurnal Medika: Medika Vol. 2 No. 2 (2023)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/wjq3qd03

Abstract

Permasalahan sampah masih belum teratasi dengan baik. Di Indonesia sampah berasal dari rumah tangga. Setiap aktifitas manusia pasti akan menghasilkan sampah. Jika sampah tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan kerusakan pada lingkungan dan gangguan kesehatan. Sampah bisa menjadi tempat pembiakan lalat yang dapat mendorong penularan infeksi penyakit mulai dari diare sampai pada gangguan pernafasan, menurunkan kualitas lingkungan dan mengganggu estetika lingkungan. Pengelolaan sampah menjadi tanggungjawab bersama mulai dari anak-anak sampai usia dewasa. Rendahnya pengetahuan anak-anak tentang jenis sampah dan cara pengelolaan sampah akan merusak lingkungan disekitarnya. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan kerjasama antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam memberikan edukasi lingkungan yang komprehensif sehingga meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat di masa depan. Kegiatan ini dilaksanakan di Panti Asuhan Kasih Ibu dan diikuti oleh 20 anak. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan anak panti tentang jenis sampah dan bagaimana pengelolaan sampah serta dampak negatif dari sampah. Diharapkan dengan kegiatan ini anak panti memiliki kesadaran dan rasa peduli terhadap lingkungan khususnya tentang sampah. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 04 November 2023 di Aula Panti Asuhan Kasih Ibu Kabupaten Kampar. Hasil kegiatan ini adalah anak panti asuhan sudah mengetahui jenis-jenis sampah, cara pengelolaan sampah serta dampak terhadap kesehatan dan lingkungan.
Upaya Peningkatan Sanitasi dan Kebersihan Lingkungan di Pondok Pesantren Darun Nahda Bangkinang Dessyka Febria; Andi Irfan; Syafriani Syafriani; Dela Nofri Angraini; Sri Hardianti
Jurnal Medika: Medika Vol. 3 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/medika3228

Abstract

Pondok pesantren merupakan tempat para santri bertempat tinggal selama menempuh Pendidikan. Fasilitasi pondok yang kurang memadai dan kurangnya pengetahuan dan kesadaran santru santri terhadap sanitasi lingkungan juga menjadi faktor utama. Kondisi Kesehatan lingkungan yang baik, risiko Kesehatan dan risiko lainnya akan bisa dihindari. Hampir 80% penyakit yang ada di pondok pesantren diakibatkan oleh kondisi Kesehatan lingkungan yang tidak baik. Oleh karena itu perlunya dilakukan edukasi yang bertujuan meningkatkan pengetahuan para santri dan mengubah pola pikir para santri dalam menjaga sanitasi dan kebersihan lingkungan di pondok. Kegiatan pengadian dilaksanakan di Pondok Peantren Darun Nahda Bangkinang yang diikuti 25 santri kelas XII. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri tentang sanitasi dan kebersihan lingkungan di pondok Diharapkan dengan kegiatan ini santri memiliki kesadaran dan rasa peduli terhadap sanitasi lingkungan dan kebersihan pondok. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 02 Maret 2024 di ruang kelas Pesantren Darun Nahda Bangkinang. Metode yang digunakan dalam pengabdian masyarakat ini adalah pemberian pre test post test sebagai tolak ukur pengetahuan dan edukasi dengan media powerpoint. Berdasarkan hasil pre test post test didapatkan hasil peningkatan signifikan pengetahuan santri terhadap hygiene sanitasi maka dapat dikatakan kegiatan ini berhasil dan bermanfaat bagi para santri dan pondok pesantren Darun Nahda Bangkinang.