Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Agri Wiralodra

STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA EMPING TIKE PADA INDUSTRI RUMAH TANGGA Kerin Alfebry; Juri Juswadi; Yudhi Mahmud
Agri Wiralodra Vol. 12 No. 1 (2020): Agri Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v12i1.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi dalam usaha emping tike di Desa Jumbleng Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu, 2) Menetapkan strategi pengembangan Usaha emping tike berdasarkan analisis SWOT.Penelitian ini dilakukan di Desa Jumbleng Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu. Pengambilan sampel dengan menggunakan cara Simple Random Sampling adalah metode dengan jumlah responden sebanyak 12 pengusaha. Metode penelitian yang digunakan dengan survei, desain penelitian survei deskriftif. Jenis data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari wawancara melalui kuesioner.Hasil penelitian yang diperoleh yaitu Kekuatan home industry emping tike di Desa Jumbleng. Dipilih 3 strategi yang tepat untuk pengembangan yaitu : Strategi I : Memanfaatkan teknologi dan informasi untuk meningkatkan peminat dan memperluas areal promosi usaha emping tike. ( Strategi Integrasi ke depan, integrasi kebelakang, penetrasi pasar).Usaha emping tike di Desa Jumbleng Kecamatan Losarang Kabupaten Indramayu berada pada kuadran II dengan jumlah skror IFE 3,040 dan total skor EFE 2,764 yang artinya tumbuh pertahankan atau pelihara. Memanfaatkan teknologi dan informasi untuk meningkatkan peminat dan memperluas areal promosi usaha emping tike. Dengan jumlah skor TAS 6,435.
Analisis Usaha Penggemukan Sapi Peranakan Ongole (PO) dengan Pemberian Ransum Dedak Padi dan Jerami Fermentasi Amoniasi di Kelompok Ternak Tunggal Rasa, Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu Siti Aan Anisa; Wiwik Ambarsari; Yudhi Mahmud; Asep Suherman
Agri Wiralodra Vol. 15 No. 1 (2023): preferensi dan analisis usaha
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v15i1.60

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata bobot akhir sapi, penerimaan peternak, keuntungan, efesiensi, dan rentabilitas pada usaha penggemukan Sapi “Peranakan Ongole” (PO) dengan pemberian ransum dedak padi dan jerami fermentasi amoniasi di Kelompok Ternak Tunggal Rasa. Penelitian ini dilakukan sejak Mei sampai Agustus 2017 di Kelompok Ternak Tunggal Rasa, Desa Majasari, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Metode penelitian ini menggunakan mix methods, kombinasi antara eksperimen dan survey. Desain penelitian dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Analisis data dengan menggunakan analisis usahatani. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata bobot akhir sapi adalah 255,67 kg sedangkan kebiasaan peternak 226,50 kg. Penerimaan yang diperoleh peternak dengan menggunakan ransum dedak padi dan jerami padi fermentasi amoniasi sebesar Rp 12.783.333,33/tiga bulan, sedangkan penerimaan dengan pemberian ransum kebiasaan peternak gunakan sebesar Rp 11.325.000,00/tiga bulan. Keuntungan yang diperoleh peternak dengan menggunakan ransum dedak padi dan jerami padi fermentasi amoniasi sebesar Rp 2.279.979,49 /tiga bulan, sedangkan ransum kebiasaan peternak gunakan sebesar Rp 876.169,01/tiga bulan. Rata–rata R/C pada peternak yang menggunakan ransum dedak padi dan jerami padi fermentasi amoniasi sebesar 1,22 /tiga bulan, sedangkan ransum yang biasa peternak gunakan sebesar 1,08/tiga bulan. Rata–rata Rentabilitas pada peternak yang menggunakan ransum dedak padi dan jerami padi fermentasi amoniasi sebesar 22,05% /tiga bulan sedangkan ransum kebiasaan peternak gunakan sebesar 8,29% /tiga bulan.
Perbandingan Analisa Usaha Penggemukan Sapi PO yang Diberi Ransum Komersil dan JPFA Dengan Ransum Dedak Padi, Indigofera, sp., dan JPFA pada Kelompok Ternak Tunggal Rasa Desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu Sri Anipah; Asep Suherman; Yudhi Mahmud
Agri Wiralodra Vol. 15 No. 1 (2023): preferensi dan analisis usaha
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/agriwiralodra.v15i1.62

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui rata-rata bobot akhir sapi, penerimaan, keuntungan, efisiensi dan rentabilitas pada usaha penggemukan Sapi Peranakan Ongole yang diberi ransum komersil dan JPFA dengan dedak padi, Indigofera, sp., dan JPFA pada Kelompok Ternak Tunggal Rasa Desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu. Metode penelitian yang digunakan adalah Mix Methode (metode campuran) yaitu metode survey dan metode eksperimen. Penelitian dilakukan selama tiga bulan yaitu mulai dari bulan Mei sampai Agustus 2017 di Desa Majasari Kecamatan Sliyeg Kabupaten Indramayu. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuntitatif. Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan menggunakan analisis usahatani. Hasil penelitian menunjukan rata-rata bobot akhir sapi pada ransum A (Komersil dan JPFA) adalah 290,83 kg, penerimaan yang diperoleh peternak sebesar Rp. 14.541.666,67., keuntungan yang diperoleh peternak sebesar Rp. 2.765.090,05., Rata-rata R/C pada peternak sebesar 1,24 dan rata-rata rentabilitas peternak sebesar 24%. Sedangkan rata-rata bobot akhir sapi pada ransum B (Dedak padi, Indigofera, sp., dan JPFA) adalah 286,00 kg, penerimaan yang diperoleh peternak sebesar Rp. 14.300.000,00., keuntungan yang diperoleh peternak sebesar Rp. 3.171.602,05., Rata-rata R/C pada peternak sebesar 1,29 dan Rata-rata rentabilitas peternak sebesar 29%.