Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

SENTRA PENGEMBANGAN KAKAO SECARA TERPADU DI TONUSU KECAMATAN PAMONA PUSELEMBA KABUPATEN POSO Syahraeni Kadir; Sakka Samudin; Ponirin; Abdul Rahim; Diky Gunawan Suwiryono; Victoryos Metoli
Jurnal Abditani Vol. 3 No. 2 (2020): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v3i2.48

Abstract

Penghasil kakao terbesar di Indonesia adalah Provinsi Sulawesi Tengah sehingga kakao ditetapkan sebagai komoditas unggulan. Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) dengan tema PPDM Sentra Pengembangan Kakao Secara Terpadu Di Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. PPDM bertujuan untuk peningkatkan pengembangan kelompok tani dan Usaha Mikro Kecil Menengah untuk peningkatan pemberdayaan masyarakat barbasis perkebunan kakao. Ada dua kelompok tani sebagai mitra PPDM yaitu Harapan Baru dan Koromboyo Lestari yang keduanya berada di Desa Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah. Pelaksanaan program direncanakan pada tahun 2020 melibatkan tiga dosen yang memiliki kepakaran multidisiplin meliputi ilmu perbenihan dan kultur jaringan, teknologi pengolahan hasil pertanian dan ilmu manajemen. Hasil pelaksanaan kegiatan program PPDM pada tahun 2020 melalui penyuluhan, pelatihan, praktek dan pendampingan yang telah disepakati dengan mitra diantaranya teknologi pembibitan tanaman kakao, teknologi budidaya, teknologi pembuatan pupuk organik dengan menggunakan limbah kakao (daun dan kulit kakao), teknologi pemangkasan dan kebersihan perkebunan tanaman kakao, teknologi pengendalian hama dan penyakit kakao dan teknologi fermentasi. Kegiatan ini memiliki dampak ekonomi terutama warga masyarakat Desa Tonusu khususnya kelompok tani mitra karena dapat langsung diaplikasikan pada perkebunan kakao mereka. Masyarakat dan mitra memiliki partisipasi yang tinggi dalam pelaksanaan program karena mereka membutuhkan pengetahuan dan keterampilan yang terkait dengan pengelolaan perkebunan kakao secara terpadu dan terintegrasi. Luaran yang telah diperoleh diantaranya penangkar bibit kakao, pupuk organik, produktvitas kebun meningkat dan terjadi peningkatan mutu biji kakao yang dihasilkan
FERMENTASI DAN PENGOLAHAN BIJI KAKAO DI TONUSU KECAMATAN PAMONA PUSELEMBA KABUPATEN POSO Syahraeni Kadir; Sakka Samudin; Ponirin; Abdul Rahim; Diky Gunawan Suwiryono; Irmayanti
Jurnal Abditani Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/abditani.v4i2.121

Abstract

Kakao merupakan komuditas unggulan di Provinsi Sulawesi Tengah. Program Pengembangan Desa Mitra( PPDM) dengan tema PPDM Sentra Pengembangan Kakao Secara Terpadu Di Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso yang bertujuan untuk peningkatkan pengembangan kelompok tani dan Usaha Mikro Kecil Menengah untuk peningkatan pemberdayaan warga masyarakat barbasis perkebunan kakao. Ada 2 kelompok tani selaku mitra PPDM ialah Harapan Baru dan Koromboyo Lestari yang keduanya terletak di Desa Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso Propinsi Sulawesi Tengah. Permasalahan mitra pada tahun 2021 antara lain kualitas biji kakao yang dihasilkan rendah dan teknologi pengolahan biji kakao menjadi bubuk cokelat, pasta cokelat, lemak kakao dan proses pembuatan aneka produk turunan dari cokelat dan pengemasannya masih terbatas. Pelaksanaan program dilaksanakan oleh 3(tiga) dosen yang mempunyai kepakaran multidisiplin meliputi ilmu benih, dan teknologi pengolahan hasil pertanian serta ilmu manajemen dan pemasaran. Pada tahun 2021, kegiatan dilaksanakan 10 bulan dengan rincian 1 bulan persiapan, 8 bulan pelaksanaan kegiatan dan 1 bulan pelaporan. Hasil PPDM pada tahun 2021 sudah dilakukan penyuluhan, pelatihan, praktek dan pendampingan kegiatan antara lain teknologi fermentasi biji kakao dan teknologi pengolahan biji kakao menjadi bubuk coklat, pasta cokelat dan lemak cokelat serta diversifikasi produk olahan sperti susu cokelat, minuman, silverquin, cokelat isi dengan bermacam varian rasa dan es krim. Warga masyarakat dan mitra mempunyai partisipasi yang besar dalam penerapan program sebab mereka memerlukan pengetahuan serta keahlian yang relevan dengan pengelolaan perkebunan kakao secara terintegrasi. Program aktivitas berefek langsung kepada penambahan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat khususnya kelompok mitra yang terlibat.
THE ROLE OF PERCEIVED RELEVANCE IN MEDIATING THE EFFECT OF AD PERSONALIZATION AND CONTENT SUITABILITY ON REPURCHASE INTENTION OF GLAD2GLOW PRODUCTS IN TIKTOKSHOP. Abdul Fahri Sakti Ali Tuasikal; Zakiyah Zahara; Ponirin; Mohammad Zeylo Auriza
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 6 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i6.4507

Abstract

This study aims to examine the extent to which ad personalization and content suitability influence repurchase intention, with perceived relevance acting as a mediating variable in consumers of Glad2Glow products on TikTok Shop. The research approach used a quantitative method with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) analysis of 100 respondents who actively use TikTok and have interacted with Glad2Glow products. The results showed that both ad personalization and content suitability have a positive and significant influence on perceived relevance and repurchase intention. In addition, perceived relevance was proven to act as a mediator that strengthens the relationship between the two variables on repurchase intention. These findings indicate that digital marketing communication efforts that focus on message suitability and relevant experiences can improve consumer perceptions, strengthen emotional connections with brands, and foster loyalty to Glad2Glow products on the TikTok Shop platform.
THE EFFECT OF MICRO INFLUENCERS AND CUSTOMER ENGAGEMENT ON PURCHASE INTENTION OF MILLENNIALS AND GEN Z WITH FOMO AS A MODERATING VARIABLE (A STUDY ON N'PURE PRODUCTS IN TIKTOK SHOP) Ni Kadek Mei Diana; Ponirin; Syamsul Bahri Dg. Paranai; Anisah
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 1 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v6i1.4724

Abstract

The development of social media especially TikTok, has change marketing strategy with present micro influencer as source more information​ credible and close with consumers , especially in the younger generation young . On the other hand , the phenomenon Fear of Missing Out (FOMO) is increasing push consumer For follow trend beauty and make decision more purchases​ fast . Based on condition said , research This aim For analyze influence Micro Influencers and Customer Engagement to Purchase Intention on product N'Pure on TikTok Shop, as well as test the role of FOMO as variables moderation . Research use approach quantitative with involving 125 respondents users active TikTok ever see content promotion N'Pure . Data analysis was performed use PLS-SEM technique through SmartPLS . Research results show that Micro Influencers, Customer Engagement , and FOMO are influential positive and significant to Purchase Intention . In addition , FOMO has an influence positive to Customer Engagement as well as strengthen connection between Micro Influencers and Customer Engagement . However , FOMO actually weaken connection Customer Engagement to Purchase Intention . In general overall , findings This show that behavior consumers on TikTok are influenced by a combination of factor social , digital engagement , and conditions psychological FOMO, so that give implications important for brand in designing marketing strategies based more influencers​ effective .
PERAN MEDIASI FEAR OF MISSING OUT (FOMO) PADA PENGARUH TWIN DATE DAN SHOPPING LIFESTYLE TERHADAP IMPULSIVE BUYING GENERASI Z PENGGUNA SHOPEE DI KOTA PALU Muh Fajar Muzakkir; Ponirin; Syamsul Bahri Dg. Parani; Asriadi
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 6 No. 2 (2026): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v6i2.4994

Abstract

Penelitian ini Menganalisis Pengaruh Twin Date Dan Shopping Lifestyle Terhadap Impulsive Buying dengan Fear of Missing Out (Fomo) berperan sebagai variabel mediasi pada generasi Z pengguna shopee di kota Palu Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) terhadap 100 responden yang memmenuhi kriteria Generasi Z (lahir 1997-2012) yang telah bertransaksi minimal dua kali di Shopee dan tinggal di Kota Palu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik Twin Date maupun Shopping Lifestyle mempunyai pengaruh positif dan signifikan terhadap Fear of Missing Out (Fomo) serta Impulsive Buying . Selain itu, dengan memediasi Fear of Missing Out (Fomo) secara parsial komplementer kedua jalur. Temuan ini menandakan strategi promosi Twin Date dan gaya hidup belanja memperkuat dorongan emosional konsumen, sehingga Platform e-commerce seperti Shopee dapat memanfaatkannya untuk meningkatkan penjualan spontan pada Generasi Z.