Made Vivi Oviantari
Jurusan Analis Kimia FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 17 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS KADAR N, P, K DALAM PUPUK KOMPOS PRODUKSI TPA JAGARAGA, BULELENG I Made Ogik Indrawan; Gede Agus Beni Widana; Made Vivi Oviantari
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 9 No. 2 (2015): OKTOBER 2015
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.786 KB) | DOI: 10.23887/wms.v9i2.12650

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif yang bertujuan untuk mengetahui kadar nitrogen, fosfor dan kalium dalam pupuk kompos produksi TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) Jagaraga, Buleleng dan dibandingkan dengan kadar N, P, K yang terdapat dalam SNI 19-7030-2004. Subjek dalam penelitian ini adalah pupuk kompos produksi TPA Jagaraga, Buleleng, sedangkan objek dalam penelitian ini adalah kadar nitrogen, fosfor dan kalium dalam pupuk kompos tersebut. Metode untuk penentuan nitrogen menggunakan metode Kjedahl, penentuan fosfor menggunakan instrumen UV-Vis dan penentuan kalium menggunakan instrumen ICP. Pada penelitian ini sampel diambil pada tanggal 2 Pebruari 2015. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar N, P, K dalam pupuk kompos produksi TPA Jagaraga, Buleleng adalah N 1,0%, P 0,23% dan K 0,52%, sedangkan untuk standar kualitas kompos padat sesuai dengan SNI 19-7030-2004 adalah N 0,40%, P 0,10% dan K 0,20%. Hasil yang diperoleh ini sudah memenuhi standar minimal yang telah ditetapkan.
PENENTUAN PERUBAHAN KARAKTERISTIK FISIKA KIMIA SEKAM PADI DAN TULANG SAPI MENGGUNAKAN DSC (DIFFERENTIAL SCANNING CALORIMETRY) I Made Griya Adi Parta; Made Vivi Oviantari; Gede Agus Beni Widana
Wahana Matematika dan Sains: Jurnal Matematika, Sains, dan Pembelajarannya Vol. 10 No. 1 (2016): APRIL 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.743 KB) | DOI: 10.23887/wms.v10i1.12658

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan karakteristik fisika kimia sekam padi dan serbuk tulang sapi karena pengaruh perubahan suhu. Hal ini dilakukan karena keberhasilan sintesis senyawa anorganik berbasis solid state ditentukan oleh pemilihan suhu yang tepat dan ini dapat diketahui dengan menggunakan scanning calorimetry. Subjek dalam penelitian ini adalah sekam padi dan tulang sapi, sedangkan objek penelitian ini yaitu karakteristik fisika kimia sekam padi dan dari serbuk tulang sapi. Metode yang digunakan untuk menentukan karakteristik fisika kimia adalah dengan menggunakan DSC. (Differential Scanning Calorimetry) yang ditunjukkan dengan timbulnya reaksi endotermik dan eksotermik. Hasil penelitian ini menunjukan karakteristik fisika kimia sekam padi dan tulang sapi yang teramati dari rentangan suhu 50-600°C. Karakteristik yang ditunjukkan oleh sekam padi yaitu, pada rentangan suhu 140-253°C terjadi proses endotermik yaitu penguapan H2O, rentangan suhu 253-415°C terjadi proses endotermik yaitu penghilangan senyawa organik  serta pembakaran karbon dan pada rentangan suhu 415-581°C terjadi proses eksotermik yaitu pembentukan kristal SiO2. Karakteristik yang ditunjukkan oleh tulang sapi yaitu pada rentangan suhu 135-157°C  terjadi proses endotermik yaitu penguapan H2O, pada rentangan suhu 157-195°C terjadi proses endotermik yaitu penghilangan senyawa organik hal ini juga terjadi pada rentangan suhu 195-231°C yang menunjukkan terjadi proses endotermik yaitu penghilangan senyawa organik.  
Landfill Leachate Degradation by TiO2-Immobilized White Cement Ni Wayan Yuningrat; I Putu Parwata; Putu Frisca Dora Jastrissia; Made Vivi Oviantari; I Wayan Mudianta
Molekul Vol 13, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.052 KB) | DOI: 10.20884/1.jm.2018.13.1.390

Abstract

This report presented the characterisation of white cement and TiO2-immobilised white cement prior and after photodegradation treatment. The study was also aimed at measuring the effectiveness of catalyst that was used during the photodegradation at various different reaction times. The characteristic of the white cement was evaluated by XRD, meanwhile the effectiveness of the catalyst was inferred from COD values. The results indicated that the white cement formed crystals with highest peak at 2ϴ 29.7990° and crystal size of 0.63140 nm. In addition, the highest peak of the TiO2-immobilized white cement before and after photodegradation was 2ϴ 29.4634° (crystal size 0.79209 nm) and 29.4735° (crystal size 0.64061 nm) respectively. Moreover, dissolved organic matter in landfill leachate reduced during the seven-hour photodegradation experiment as indicated by the decrease of 71.43% of the COD values.
POTENSI ECOENZYME DARI RUMPUT BEBEK (Lemna minor) DALAM MENURUNKAN KADAR BOD PADA AIR LIMBAH LAUNDRY Oviantari, Made Vivi; Gunamantha, I Made; Wibawa, Riyan
Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL Vol 7, No 1 (2023): Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL
Publisher : Mulawarman University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/jtlunmul.v7i1.9441

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kefektifan ecoenzyme Lemna minor dalam menurunkan kadar BOD pada air limbah laundry serta menganalisis parameter pendukung seperti perubahan warna, bau, pH dan TDS pada sampel tersebut. Dalam menentukan kadar BOD pada penelitian ini, diawali dengan menentukan kadar BOD pada air limbah laundry dan ecoenzyme, kemudian ditentukan kadar BOD pada air limbah yang ditambahkan ecoenzyme dengan variasi komposisi ecoenzyme:limbah (1:1; 1:2; 1:3; 2:1 dan 3:1) dan waktu kontak (1.5.10, 15, 20, 25 hari) dengan menggunakan instrumen DO meter, kadar TDS dianalisis dengan TDS meter serta nilai pH dianalisis dengan pH meter. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar BOD pada ecoenzyme berada di kisaran 5 – 0,4 mg/L, lalu untuk air limbah berada di kisaran 61 – 69 mg/L dan kadar BOD pada sampel aplikasi mengalami penurunan sekitar 87% yaitu sekitar 0,55 mg/L. Kadar TDS dan pH pada ecoenzyme dan sampel aplikasi mengalami penurunan, sedangkan kadar TDS pada air limbah mengalami peningkatan seiring waktu kontak. Ecoenzyme Lemna minor dan sampel aplikasi mengalami perubahan warna dan bau semakin lama semakin tidak menyengat, sedangkan untuk air limbah laundry tidak mengalami perubahan warna, tetapi bau yang dihasilkan semakin lama semakin membusuk.
IbM Calon Pengusaha Produk Makanan Berbasis Rumput Laut di Nusa Penida Oviantari, Made Vivi; Sukerti, Ni Wayan; Parwata, I Putu
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 4 No 2 (2015)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (298.431 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v4i2.9603

Abstract

Tujuan umum Program Ipteks bagi Masyarakat (IbM) ini adalah memberdayakan potensi yang dimiliki oleh kelompok tani rumput laut di Nusa Penida. Target program IbM ini adalah terbentuknya unit usaha yang mengembangkan produk makanan dari bahan baku rumput laut sebagai oleh-oleh khas dari Nusa Penida. Secara khusus, program ini bertujuan untuk melatih dua kelompok tani rumput laut dari Nusa Penida menjadi pengusaha produk makanan khas dari rumput laut. Produk makanan yang akan diproduksi adalah kerupuk rumput laut yang akan dikembangkan oleh mitra I dari kelompok tani Tunas Harapan di Desa Ped dan dodol rumput laut yang akan dikembangkan oleh mitra II dari kelompok tani Merta Sari di Desa Nyuh Kukuh. Pelatihan akan diberikan mulai dari teknik produksi, pengemasan, pemasaran, sampai pada teknik manajemen usaha. Metode yang akan diterapkan untuk mencapai tujuan/target program IbM ini adalah kombinasi dari beberapa pendekatan yaitu melalui penyuluhan, pelatihan, pendampingan, serta pemberian bantuan peralatan produksi. Luaran utama kegiatan ini adalah 1) kerupuk rumput laut yang renyah, gurih dan bercita rasa khas rumput laut yang dikembangkan oleh kelompok tani Tunas Harapan di Desa Ped dan 2) dodol rumput laut yang bertekstur kenyal, lembut dan beraroma khas rumput laut yang dikembangkan oleh kelompok tani Merta Sari di Desa Nyuh Kukuh. Kedua produk tersebut juga bisa dikemas dengan baik sehingga dapat dijadikan sebagai oleh-oleh khas Nusa Penida. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah 1) bantuan peralatan produksi yang diberikan sangat membantu dan cukup memadai bagi kedua kelompok tani tersebut dalam melakukan proses produksi. 2) Pelatihan yang diberikan telah memberikan kemampuan terampil bagi kedua kelompok tani tersebut untuk membuat produk yang berkualitas dari rumput laut. 3) Setelah diberikan pelatihan dalam mengemas hasil produksi secara menarik, pihak mitra mampu memberikan ciri khas yang dapat meyakinkan calon pembeli.
MENGUATKAN BRANDING TENUN ENDEK KHAS BULELENG MELALUI REVITALISASI PEWARNAAN DENGAN FIKSATOR NANOPASTA ANORGANIK BERBAHAN ABU VULKANIK GUNUNG AGUNG Karyasa, I Wayan; Astawa, I Gede Putu Banu; Pradnyana, I Gede Ardwi; Oviantari, Made Vivi
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.377 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.30053

Abstract

In the Covid-19 pandemic era, most of craft industries, including Buleleng endek ethnical woven crafts, had an impact on sales drastically. Woven craft industries did some preventive efforts, one of them was through enhancing ecofriendly industry branding, i.e. through intensifying yarn dying using natural colors from local raw materials. However, the main problems on color quality, color fastness, tensile strength and ductile ability of colored yarns resulted by natural dyeing should be handled. Our current finding on inorganic nanopaste fixator of natural colors could be as solution. The natural color dyeing technology was applied for cotton as well as silk yarn by using local color natural resources. It resulted that the yarns had better color quality, good grade color fastness and higher tensile strength and ductile ability. The industrial partner had good response on the natural dyeing technology, where it was also supported by good response from costumer candidates of the endek woven crafts. The revitalization of natural dyeing technology through applying inorganic fixator nanopaste affected the stronger branding of Buleleng endek woven crafts through enhancing the selling revenue.
OPTIMALISASI PEROKSIDASE DARI BUAH BELIMBING MANIS (Averrhoa carambola) UNTUK DEGRADASI SENYAWA FENOL Dwiyanthi, Ni Made Ratna; Oviantari, Made Vivi; Parwata, I Putu
JST (Jurnal Sains dan Teknologi) Vol. 9 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.976 KB) | DOI: 10.23887/jstundiksha.v9i2.29039

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pH dan suhu optimal yang diperlukan oleh ekstrak peroksidase dari buah belimbing manis dalam mengkatalisis reaksi degradasi senyawa fenol. Subjek penelitian ini adalah peroksidase yang diisolasi dari buah belimbing manis (Averrhoa carambola) yang sudah matang, sedangkan objek penelitian adalah pH dan suhu optimum yang diperlukan oleh peroksidase dari buah belimbing manis (Averrhoa carambola) untuk mendegradasi fenol. Peroksidase diekstraksi dari buah belimbing manis (Averrhoa carambola) yang sudah matang menggunakan blender dan disentrifugasi dengan kecepatan 5000 rpm selama 120 menit. Ekstrak enzim kemudian diuji aktivitasnya dalam mendegradasi fenol pada variasi pH dan suhu. Pengukuran konsentrasi fenol dilakukan dengan menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa degradasi senyawa fenol dengan biokatalisator peroksidase dari buah belimbing manis berlangsung optimum pada pH 5 dan suhu 65˚C dengan nilai efisiensi 72,71%.