Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PENGARUH DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DI BIDANG PERBENDAHARAAN: STUDI PADA BADAN PENGELOLA KEUANGAN DAN ASET DAERAH (BPKAD) KABUPATEN PESAWARAN Hardini Ariningrum; Miftah Riska Maulana Cahyani; Sudewi
JURNAL ILMIAH EDUNOMIKA Vol. 9 No. 3 (2025): EDUNOMIKA
Publisher : ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jie.v9i3.17841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan di divisi bidang Perbendaharaan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Pesawaran. Sampel pada penelitian adalah karyawan BPKAD kabupaten Pringsewu yang telah memenuhi kriteria purposive sampling.. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan di Bidang Perbendaharaan BPKAD Kabupaten Pesawaran. Pembuat kebijakan yaitu bagian bendaharaan BPKAD Kabupaten Pesawaran menjadikan hasil penelitian ini sebagai tolak ukur dalam memaksimalkan kinerja karyawan. disiplin kerja hendaknya di evaluasi dan terus ditingkatkan agar memperoleh hasil yang optimal. Kata kunci : Disiplin Kerja, Kinerja Karyawan, Bidang Pembendaharaan BPKAD
Digital Currency Adoption and Its Impact on Monetary Policy Effectiveness in Emerging Markets: A Comparative Analysis Jatiningrum, Citrawati; Ariningrum, Hardini; Abadi, Satria; Marantika, Abshor
Journal of Business Management and Economic Development Том 3 № 03 (2025): Journal of Business Management and Economic Development
Publisher : PT. Riset Press International

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59653/jbmed.v3i03.1940

Abstract

This study examines the relationship between digital currency adoption and monetary policy effectiveness across emerging markets through a comprehensive comparative analysis of twelve countries over the period 2018-2024. Using panel data regression analysis and a mixed-methods approach, we investigate how the proliferation of digital currencies—including cryptocurrencies and central bank digital currencies (CBDCs)—affects traditional monetary policy transmission mechanisms. Our findings reveal significant heterogeneity in the impact of digital currency adoption on monetary policy effectiveness, with countries exhibiting varying degrees of policy transmission disruption. The results indicate that higher levels of digital currency adoption are associated with reduced effectiveness of conventional interest rate policies, particularly in countries with weaker institutional frameworks. However, nations implementing CBDCs demonstrate improved monetary policy transmission compared to those with predominantly decentralized cryptocurrency adoption. The study contributes to the emerging literature on digital finance and monetary policy by providing empirical evidence of the trade-offs between financial innovation and monetary policy autonomy in developing economies. These findings have significant implications for central banks in emerging markets as they navigate the digital transformation of their financial systems while maintaining monetary stability.
Pengujian Efektifitas Mekanisme Corporate Governance terhadap Kualitas Pengungkapan: Studi pada Perusahaan Terkonsentrasi di Indonesia Ariningrum, Hardini; Gumanti, Miswan; Kasmi, Kasmi; Afif, Muhammad Faris
Jurnal Ilmiah Akuntansi Universitas Pamulang Vol. 13 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah Akuntansi Universitas Pamulang
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jiaup.v13i1.46861

Abstract

This study aims to examine the Corporate Governance (CG) mechanism or corporate governance on the quality of disclosure on the characteristics of companies with highly concentrated ownership, with low investor protection.CG is proxied by several Corporate Governance mechanisms and disclosure quality as measured by the Disclosure Index. The sample of this study is a concentrated manufacturing company that has a majority shareholder. The analysis method uses the Multiple Regression Analysis (MRA) statistical test, with the results of the study proving that the Corporate Governance mechanism, namely the size of the board of directors, the size of the board of commissioners, independent commissioners, and institutional ownership are significant and positive on the quality of disclosure. However, evidence shows that ownership concentration has a negative effect on the quality of disclosure under highly concentrated ownership. This evidence suggests that the effectiveness of CG mechanisms needs to be part of regulations to protect investor rights and for standard setters and regulators to improve the quality of disclosure as an important way to reduce agency conflicts and increase accountability and transparency.
TRANSFORMASI DIGITAL DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN: PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI PADA UMKM Ariningrum, Hardini; Lisa, Repa Anty Dwi; Kurniawati, Septi; Nadia, Silva
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8260

Abstract

ABSTRACT Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in supporting the national economy; however, many still encounter challenges related to inefficient and insufficiently transparent financial management practices. The acceleration of digital transformation has encouraged MSMEs to adopt information technology–based accounting systems as a means of improving the quality of financial reporting and ensuring business sustainability. Nevertheless, limitations in digital literacy, human resources, and access to technology have resulted in suboptimal utilization of digital accounting systems among MSMEs. This study aims to analyze the implementation of digital accounting information systems in MSMEs by examining the benefits gained as well as the challenges encountered during the adoption process. The research employs a systematic literature review of relevant scholarly journal articles, using a narrative synthesis approach to identify key patterns related to digital-based financial management in MSMEs. The findings indicate that the adoption of digital accounting systems contributes to greater efficiency in transaction recording, improved accuracy of financial statements, and enhanced financial transparency, which collectively support more effective business decision-making. However, implementation remains constrained by limited technological understanding, initial investment costs, and insufficient training. This study concludes that digital accounting systems hold significant potential for improving the quality of financial management in MSMEs, yet successful implementation requires continuous training, structured assistance, and more equitable access to technology. ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional, namun masih dihadapkan pada permasalahan pengelolaan keuangan yang belum efisien dan kurang transparan. Perkembangan transformasi digital mendorong UMKM untuk mengadopsi sistem akuntansi berbasis teknologi informasi sebagai upaya meningkatkan kualitas laporan keuangan dan keberlanjutan usaha. Kendati demikian, keterbatasan literasi digital, sumber daya manusia, serta akses teknologi menyebabkan pemanfaatan sistem akuntansi digital belum optimal di kalangan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi digital pada UMKM dengan menelaah manfaat yang dihasilkan serta hambatan yang dihadapi dalam proses implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap artikel jurnal ilmiah yang relevan, dengan pendekatan sintesis naratif untuk mengidentifikasi pola temuan utama terkait pengelolaan keuangan UMKM berbasis digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem akuntansi digital berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi pencatatan transaksi, akurasi laporan keuangan, serta transparansi informasi keuangan yang mendukung pengambilan keputusan usaha secara lebih tepat. Namun demikian, implementasi sistem tersebut masih menghadapi kendala berupa rendahnya pemahaman teknologi, biaya investasi awal, dan keterbatasan pelatihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem akuntansi digital memiliki potensi signifikan dalam memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan UMKM, tetapi keberhasilan penerapannya memerlukan dukungan pelatihan berkelanjutan, pendampingan, serta pemerataan akses teknologi.
Peningkatan Nilai Jual Melalui Kemasan Produk UMKM Olahan Kacang Bawang di Pekon Sudimoro Kecamatan Semaka Kusnadi Kusnadi; Eka Sariningsih; Hardini Ariningrum; Indah Lia Puspita; Satria Abadi
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v4i1.1790

Abstract

Produk kacang bawang sebagai salah satu cemilan yang djual, memiliki rasa yang khas juga memiliki kandungan gizi yang cukup baik untuk kesehatan tubuh, hal ini karena kacang tanah memiliki beberapa kandungan nutrisi. Namun, sebagian besar produk olahan kacang bawang masih dijual dalam bentuk sederhana, tanpa pengemasan yang menarik atau sesuai standar pasar, sehingga harganya pun relatif rendah. Oleh karena itu pengemasan produk adalah salah satu aspek penting dalam rantai pemasaran untuk meningkatkan nilai jual produk dalam era persaingan pasar saat ini. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan UMKM produk olehan kacang dalam pengemasan produk untuk meningkatkan daya saing produk olahan kacang bawang di pasar lokal maupun regional. Peningkatan dalam kemasan dan penjualan ini akan membantu mengenalkan produk kacang bawang ke pasar yang lebih luas dan memberikan peluang pemasaran yang lebih besar.
Pelatihan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana Sebagai Peningkatan Sustainbility Bagi UMKM Tahu Tempe Desa Purwodadi Gading Rejo Pringsewu Hardini Ariningrum; Mulyani Mulyani; Dea Okta Dwiyanti; Ika Dianisa; Sofiatun Aliya; Rismawati Shelia Putri
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v4i2.2495

Abstract

Pelaku UMKM masih memiliki pemahaman yang minim tentang pentingnya pencatatan keuangan yang baik, pencatatan yang tidak rutin dan tidak terstruktur, keterbatasan sumber daya manusia, serta kurangnya kesadaran akan pentingnya laporan keuangan, yang berdampak pada pengambilan keputusan bisnis. Hal ini menyebabkan UMKM kesulitan mengelola keuangan secara efektif dan menghambat pengembangan usaha mereka dan menyulitkan akses ke pendanaan yang mengancam keberlanjutan usaha mereka. Pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan penyusunan laporan keuangan sederhana bagi UMKM tahu-tempe di Desa Purwodadi, Gading Rejo, Pringsewu. Metode pelaksanaan meliputi diskusi, tanya jawab, dan pelatihan menyusun laporan. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pentingnya pelaporan keuangan serta keterampilan dalam menyusun laporan keuangan seperti arus kas, laba rugi, dan neraca. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta pelatihan mampu mengimplementasikan materi yang diberikan dengan baik, dengan peningkatan pemahaman signifikan terkait pengelolaan keuangan usaha. Sehingga pelatihan ini dapat berkontribusi terhadap keberlanjutan dan pertumbuhan usaha.
Edukasi Penerapan Digital Marketing Dalam Pembukuan Keuangan Akuntansi Sederhana Pada Umkm Produk Kue Semprong Di Desa Natar Kabupaten Lampung Selatan Hardini Ariningrum; Victoria Ari Palma Akadiati; Kusnadi Kusnadi; Afrilisis Safitri; Dian Eka Saputri
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3252

Abstract

Transformasi digital menuntut pelaku UMKM untuk mengadaptasi teknologi dalam operasional bisnis, termasuk dalam hal pencatatan keuangan dan strategi pemasaran. Namun, banyak pelaku UMKM yang masih terbatas dalam pemahaman akuntansi dasar dan belum memanfaatkan digital marketing secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait penerapan digital marketing serta pembukuan keuangan akuntansi sederhana kepada pelaku UMKM produk kue semprong di Desa Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pelatihan langsung, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup pemanfaatan media sosial untuk pemasaran, penyusunan laporan laba rugi berbasis Excel, dan literasi akuntansi sesuai SAK EMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam pencatatan keuangan secara digital serta pemahaman mengenai strategi pemasaran berbasis platform online. Kegiatan ini mendorong efisiensi operasional, akurasi laporan keuangan, serta potensi perluasan pasar secara signifikan. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa pelaku UMKM mulai mampu memisahkan keuangan pribadi dan usaha serta menyusun laporan keuangan yang lebih terstruktur. Program edukasi ini direkomendasikan untuk direplikasi pada sektor UMKM lainnya yang menghadapi tantangan serupa
TRANSFORMASI DIGITAL DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN: PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI PADA UMKM Hardini Ariningrum; Repa Anty Dwi Lisa; Septi Kurniawati; Silva Nadia
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i1.8260

Abstract

ABSTRACT Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a strategic role in supporting the national economy; however, many still encounter challenges related to inefficient and insufficiently transparent financial management practices. The acceleration of digital transformation has encouraged MSMEs to adopt information technology–based accounting systems as a means of improving the quality of financial reporting and ensuring business sustainability. Nevertheless, limitations in digital literacy, human resources, and access to technology have resulted in suboptimal utilization of digital accounting systems among MSMEs. This study aims to analyze the implementation of digital accounting information systems in MSMEs by examining the benefits gained as well as the challenges encountered during the adoption process. The research employs a systematic literature review of relevant scholarly journal articles, using a narrative synthesis approach to identify key patterns related to digital-based financial management in MSMEs. The findings indicate that the adoption of digital accounting systems contributes to greater efficiency in transaction recording, improved accuracy of financial statements, and enhanced financial transparency, which collectively support more effective business decision-making. However, implementation remains constrained by limited technological understanding, initial investment costs, and insufficient training. This study concludes that digital accounting systems hold significant potential for improving the quality of financial management in MSMEs, yet successful implementation requires continuous training, structured assistance, and more equitable access to technology. ABSTRAK Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional, namun masih dihadapkan pada permasalahan pengelolaan keuangan yang belum efisien dan kurang transparan. Perkembangan transformasi digital mendorong UMKM untuk mengadopsi sistem akuntansi berbasis teknologi informasi sebagai upaya meningkatkan kualitas laporan keuangan dan keberlanjutan usaha. Kendati demikian, keterbatasan literasi digital, sumber daya manusia, serta akses teknologi menyebabkan pemanfaatan sistem akuntansi digital belum optimal di kalangan UMKM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem informasi akuntansi digital pada UMKM dengan menelaah manfaat yang dihasilkan serta hambatan yang dihadapi dalam proses implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis terhadap artikel jurnal ilmiah yang relevan, dengan pendekatan sintesis naratif untuk mengidentifikasi pola temuan utama terkait pengelolaan keuangan UMKM berbasis digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan sistem akuntansi digital berkontribusi terhadap peningkatan efisiensi pencatatan transaksi, akurasi laporan keuangan, serta transparansi informasi keuangan yang mendukung pengambilan keputusan usaha secara lebih tepat. Namun demikian, implementasi sistem tersebut masih menghadapi kendala berupa rendahnya pemahaman teknologi, biaya investasi awal, dan keterbatasan pelatihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem akuntansi digital memiliki potensi signifikan dalam memperbaiki kualitas pengelolaan keuangan UMKM, tetapi keberhasilan penerapannya memerlukan dukungan pelatihan berkelanjutan, pendampingan, serta pemerataan akses teknologi.
PENGARUH UKURAN PERUSAHAAN, SALES GROWTH, DAN LEVERAGE TERHADAP TAX AVOIDANCE DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI KASUS PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA TAHUN 2020-2022) Hardini Ariningrum; Renia Mersanda; Eka Sariningsih; Ritali Evi Mudrikah
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Release
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15009

Abstract

This study analyzes the influence of sales growth, company size, and leverage on tax avoidance, with profitability as a moderating variable. The focus is on manufacturing companies listed on the IDX from 2020 to 2022, driven by rampant tax evasion practices that hamper state revenues. A quantitative approach was applied using secondary data obtained from annual financial reports. A total of 61 samples were obtained through purposive sampling. Data analysis included testing classical assumptions and multiple linear regression, using MRA through IBM SPSS Statistics. The findings show that company size has a significant negative impact on tax avoidance, due to stricter public scrutiny of larger companies. Conversely, sales growth and leverage have a positive and significant impact. Profitability moderates the effects of company size and leverage, but not sales growth. Simultaneously, the independent variables explain 46.8% of the variation in tax avoidance.
Evidence of Digital Marketing Effect on Brand Building: A Case Study of the Apple iPhone Zakiyah Rahma; Rahul Chauchan; Didi Susianto; Jatiningrum, Citrawati; Hardini Ariningrum
RUBINSTEIN Vol. 4 No. 2 (2026): RUBINSTEIN (juRnal mUltidisiplin BIsNis Sains TEknologI & humaNiora)
Publisher : LP3kM Buddhi Dharma University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31253/rubin.v4i2.4654

Abstract

The quality of financial statements remains a critical issue for micro, small, and medium enterprises (MSMEs), particularly because many business actors still face limitations in accounting knowledge, technology use, and practical application of Financial Accounting Standards for Micro, Small, and Medium Entities (SAK EMKM). This study examines the effects of SAK EMKM socialization, accounting comprehension, and information technology on the financial statement quality of micro-scale MSMEs, with SAK EMKM implementation as an intervening variable. A quantitative explanatory survey was conducted on 40 micro-scale MSMEs in Kemiling District, Bandar Lampung, using purposive sampling, and the data were analyzed through Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) with SmartPLS 3.0. The results show that accounting comprehension significantly affects SAK EMKM implementation (p < 0.001), whereas SAK EMKM socialization (p = 0.112) and information technology (p = 0.216) have positive but statistically insignificant effects. SAK EMKM implementation does not significantly affect financial statement quality (p = 0.581) and does not mediate the relationships between the independent variables and financial statement quality. However, SAK EMKM socialization (p = 0.029) and accounting comprehension (p = 0.040) directly improve financial statement quality. These findings imply that practical accounting training and continuous mentoring are more critical than formal standard exposure or technology provision alone.