Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL API TAUHID KARYA HABIBURRAHMAN EL SHIRAZY: KAJIAN PSIKOLOGI ERIK ERIKSON Yuliyani, Apri; Juidah, Imas; Logita, Embang
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v6i1.109

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur-unsur intrinsik dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy; (2) kepribadian tokoh utama dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy berdasarkan kajian psikologi Erik Erikson. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata, frasa, kalimat, dan kutipan yang terdapat dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy. Sedangkan, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy. Hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut. (1) Unsur intrinsik novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy meliputi: (a) tema novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy adalah perjuangan Badiuzzaman Said Nursi menghidupkan agama Islam di Turki Utsmani.; (b) alur yang digunakan dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy yaitu alur maju; (c) latar novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy meliputi latar tempat, waktu, dan sosial; (d) tokoh novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy yaitu terdapat satu tokoh utama dan empat puluh dua tokoh tambahan; (e) sudut pandang novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy yaitu menggunakan sudut pandang orang ketiga “Dia”. (2) Kepribadian tokoh utama dalam novel Api Tauhid karya Habiburrahman El Shirazy meliputi: (a) kepercayaan dasar versus ketidakpercayaan dasar yang terdapat pada kepribadian tokoh utama yaitu kepercayaan dasar yang ditandai dengan kemudahan makannya, yaitu mendapat asi atau menyusu pada ibunya; (b) otonomi versus rasa malu dan keraguan yang terdapat pada tokoh utama yaitu ditandai dengan tumbuhnya kemauan baik salah satunya perilaku mau bertanya; (c) inisiatif versus perasaan bersalah yang terdapat pada tokoh utama yaitu ditandai dengan adanya perkembangan rasa ingin tahu dan keterampilan bahasa; (d) Industri versus inferioritas yang terdapat pada tokoh utama yaitu ditandai dengan adanya kontak dan pengalaman baru di dunia sosial; (e) identitas versus kebingungan peran yang terdapat pada tokoh utama yaitu ditandai dengan perilaku tokoh yang sudah mulai sibuk dengan dirinya sendiri dan adanya identitas ego yang cukup baik; (f) intimasi versus pengasingan yang terdapat pada tokoh utama yaitu ditandai dengan adanya keakraban yang terbangun pada Badiuzzaman Said Nursi dan pengikutnya; (g) generativitas versus stagnasi yang terdapat pada tokoh utama yaitu ketika Badiuzzaman Said Nursi mulai menempatkan dirinya di masyarakat untuk memberikan pengajaran dan juga memberikan ide atau gagasan dalam menyumbang pembangunan dunia menjadi lebih baik; dan (h) integritas ego versus keputusasaan yang terdapat pada tokoh utama yaitu ditandai ketika Badiuzzaman Said Nursi berusaha mereflesikan kehidupannya di masa lalu. Namun, ia merasa putus asa karena telah ditinggal ibu dan keponakannya yang sangat ia sayangi.
PENGARUH MODEL SELF-REGULATED LEARNING BERBANTUAN BERITA ELEKTRONIK DAN SINIAR (BERSINAR) UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS TEKS EDITORIAL Winata, Nana Triana; Embang Logita
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v7i1.215

Abstract

Pembelajaran jarak jauh mengharuskan peserta didik belajar mandiri, dalam arti peserta didik harus dapat mengatur jadwal untuk dirinya sendiri. Model pembelajaran yang digunakan harus menyesuaikan dengan kondisi pada saat pembelajaran, baik pembelajaran daring ataupun pembelajaran tatap muka. Penerapan model pembelajaran yang cocok akan berpengaruh pada hasil belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengklasifikasi berita berdasarkan fakta-fakta yang bersumber dari media Berita Elektronik dan Siniar (Bersinar); (2) mengujicobakan kemampuan menulis teks editorial menggunakan model self-regulated learning berbantuan berita elektronik dan siniar (bersinar); dan (3) mengetahui pengaruh model self-regulated learning berbantuan berita elektronik dan siniar (Bersinar) dalam menulis teks editorial. Jenis penelitian one-group pretest posttest design, merupakan penelitian yang tidak menggunakan kelas pembanding. Pada desain one group pretest posttest design sudah menggunakan tes awal, sehingga besarnya pengaruh penggunaan self-regulated learning dapat diketahui secara pasti. Metode penelitian ini terdapat pretest sebelum diberikan perlakuan dan dilanjutkan dengan pemberian posttest sebagai bahan evaluasi. Hasil dari keduanya peneliti bandingkan guna mengetahui sejauh mana efektivitas atau pengaruh model self-regulated learning dalam pembelajaran menulis teks editorial. Dari hasil uji statistik menggunakan SPSS didapatkan nilai Sig. (2-tailed) 0.000 < 0.05 menunjukkan adanya pengaruh penggunaan model self-regulated learning terhadap pembelajaran menulis teks editorial.
VARIASI BAHASA PEDAGANG SEBAGAI SALAH SATU BENTUK KERAGAMAN BAHASA: (Kajian Deskriptif Analitis terhadap Penggunaan Bahasa Pedagang Pasar Baru Kabupaten Indramayu Jawa Barat) Logita, Embang; Juidah, Imas
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v7i1.218

Abstract

With the existence of Indonesia as the national language and accompanied by various regional languages, the Indonesia people have a very rich variaty of languages. So we need to take care of this form so that it is not eroded by the times. The trader of pasar baru Indramayu are part of the Indramayu community who speak Javanese-Sundanese language in communicating because geographically it is on the border of Sunda and Java, so that majority of the population is mixed between Sundanese and Javanese. Likewise, on of the language variations that exist in the Pasar Baru Indramayu merchants communtity which has diversity, where based on research it out that the Pasar Baru Indramayu merchants community that we know in general in their language use javanese but it turns out that communicating there are other regional languages, namely Sundanese and Indonesian according to the context they are spoken to. Based on the result of the study, that in the speech of traders, especially those of Pasar baru traders, there are language variations. Language variations that occur in the speech of these traders generally ocuur because of the language user factor itself and the factor of its use. In terms of language users, language variations occur due to geographical factor that cause regional variations (dialects). In additions, in terms of users, language variations also occur because of the influence of the interlocuter. In terms of language use, language variation in terms of the topic of the problem, generally trades always say quantiti (amount).
PERUBAHAN SOSIAL BUDAYA DALAM NOVEL SEGALA YANG DIISAP LANGIT KARYA PINTO ANUGRAH : KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA Melinda, Ike Jihan; Juidah, Imas; Bahri, Samsul; Logita, Embang
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i1.440

Abstract

Novel Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah memuat tema yang di dalamnya terdapat fenomena sosial budaya masyarakat Minangkabau. Fenomena tersebut berisikan persoalan pertentangan yang terjadi akibat adanya perubahan sosial budaya seperti; adat istiadat, ekonomi, agama, dan sistem matrilineal. Perubahan-perubahan yang dilakukan masyarakat Minangkabau dalam novel  Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah sangat melaju pesat dan dapat dilihat mulai dari kehidupan sehari-hari mereka mulai dari pola pikir, tingkah laku dan kebiasaan hidup. Menurut pandangan peneliti kisah sosial budaya yang disampaikan dalam novel ini sangat menarik karena memunculkan beberapa sudut pandang yang berbeda ketika membacanya. Oleh karena itu masalah dalam penelitian ini apa sajakah bentuk-bentuk perubahan sosial budaya dalam novel Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah berdasarkan kajian sosiologi sastra? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini berupa kata, frasa, kalimat, dan kutipan dalam novel. Sumber data dalam penelitian ini berupa novel Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara studi pustaka, analisis, baca dan catat. Teknik pengolahan data dilakukan dengan cara membaca novel. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan untuk mengetahui dan mendeskrisipkan bentuk-bentuk perubahan sosial budaya yang terjadi pada masyarakat Minangkabau dalam novel Segala yang Diisap Langit karya Pinto Anugrah yang disebabkan oleh beberapa faktor yaitu faktor (1) internal: ekonomi (2) eksternal: adat istiadat, pemberontakan atau revolusi yang dilakukan oleh tokoh Magek Takangkang yang melawan saudara perempuannya sendiri yaitu Bungo Rabiah sebagai penerus keturunan bangsawan Minangkabau pada generasi ketujuh.
SEMIOTIKA PEIRCE DALAM KUMPULAN CERPEN MENGHARDIK GERIMIS KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO Kaniroh, Kaniroh; Juidah, Imas; Logita, Embang
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v9i2.990

Abstract

Penelitian ini berjudul Semiotika Peirce dalam Kumpulan Cerpen Menghardik Gerimis Karya Sapardi Djoko Damono. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan dan mendeskripsikan ikon, indeks, dan simbol yang terdapat dalam kumpulan cerpen Menghardik Gerimis karya Sapardi Djoko Damono. Bagaimana relasi antara tanda-tanda dalam cerpen tersebut, yang berupa ikon, indeks dan simbol, karena itulah yang ingin penulis jelaskan dan deskripsikan pada penelitian ini. Pendekatan dalam penelitian ini menggunakan analisis semiotika Charles Sanders Peirce dengan metode deskriptif kualitatif dan data yang diperoleh menggunakan teknik pengumpulan data yaitu teknik baca dan catat agar mengetahui isi cerpen yang akan dianalisis, sehingga dapat disimpulkan hasil pada penelitian ini mengenai semiotika Peirce yang terdapat dalam Kumpulan cerpen Menghardik Gerimis karya Sapardi Djoko Damono.
MAKNA LEKSIKAL PADA LIRIK LAGU “CINTA LUAR BIASA” KARYA FAISAL RESI DAN DIPOPULERKAN OLEH ANDMESH KAMALENG Nurmaelinda Nurmaelinda; Imas Juidah; Embang Logita
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna leksikal yang terkandung dalam lirik sebuah lagu. Makna leksikal disebut sebagai arti dasar dari suatu kata yang memiliki makna utuh dan berdiri sendiri. Dalam penggunaan bahasa, makna leksikal memegang peran penting karena menghubungkan kata, bahasa, dan kalimat, baik dalam konteks internal maupun eksternal bahasa. Makna ini bersifat tetap dan tidak dapat diubah, karena telah tercantum secara baku dalam kamus. Dalam Penelitian ini, lirik lagu dijadikan sebagai dasar analisis untuk menggali makna leksikal yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang diawali dengan tahap pembacaan dan pemahaman terhadap lirik lagu yang dianalisis. Tujuannya untuk menarik kesimpulan menganai makna leksikal dalam lirik lagu “Cinta Luar Biasa” karya Faisal Resi.
GAYA BAHASA PADA LIRIK LAGU “BERTAUT” KARYA NADIN AMIZAH DALAM ALBUM SELAMAT ULANG TAHUN: KAJIAN STILISTIKA Alin Hanifah; Imas Juidah; Embang Logita
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.632

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk memaparkan dan menganalisis penggunaan majas dalam lirik lagu “Bertaut” karya Nadin Amizah sebagai bentuk kajian stilistika. Lagu ini dipilih karena mengandung kekuatan ekspresif yang tinggi serta nilai estetika yang mencerminkan relasi emosional antara penutur dan sosok yang dikasihi, terutama ibu, Metode yang diterapkan yaitu pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi. menggunakan teknik baca-catat. Analisis dilakukan dengan menelaah secara mendalam struktur kebahasaan dalam lirik, khususnya penggunaan gaya bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam lirik lagu tersebut ditemukan berbagai jenis majas, antara lain: majas metafora (7 data), simile (5 data), personifikasi (5 data), hiperbola (5 data), antitesis (1 data), repetisi (3 data), paralelisme (2 data), dan pleonasme (1 data). Terdapat 6 data diksi diantaranya, diksi emotif, diksi metaforis, diksi simbolis, diksi puitis, diksi lugas & naratif, diksi kasar/ekspresif. Penggunaan gaya bahasa ini tidak hanya memperkuat makna lirik tetapi juga menambah daya tarik artistik lagu. Kajian ini menyimpulkan bahwa penguasaan stilistika berperan penting dalam menciptakan karya sastra yang bernilai estetis tinggi dan mampu menyampaikan emosi secara mendalam.
PEMANFAATAN MEDIA MEDIUM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA PENDEK SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 INDRAMAYU Aisah Nurul Khotimah; Embang Logita; Imas Juidah; Rochman Rochman
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.671

Abstract

Keterampilan menulis cerita pendek merupakan bagian penting dari penguasaan literasi siswa. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran menulis sering kurang diminati karena metode yang digunakan cenderung monoton dan tidak relevan dengan kebiasaan digital siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan platform Sedang sebagai media digital dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek siswa kelas XI SMA Negeri 2 Indramayu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan partisipan sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Medium mampu meningkatkan motivasi, minat, dan kemampuan siswa dalam menulis. Siswa menjadi lebih terstruktur dalam menyusun alur cerita, mengembangkan tokoh, latar, dan menyampaikan amanat secara efektif. Medium juga mendorong keberanian siswa untuk mempublikasikan karya mereka secara terbuka, serta melatih literasi digital. Dengan demikian, Medium terbukti menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif untuk mendukung pengembangan keterampilan menulis dan membangun budaya literasi di kalangan siswa.