Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

NILAI SOSIAL DAN BUDAYA DALAM NOVEL LENGKING BURUNG KASUARI KARYA NUNUK Y. KUSMIANA Imas Juidah; Neni Isnaeni; Embang Logita
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2022): JURNAL LITERASI APRIL 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.027 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v6i1.6830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) nilai sosial dalam novel Lengking Burung Kasuari karya Nunuk Y. Kusmiana (2) nilai budaya dalam novel Lengking Burung Kasuari karya Nunuk Y. Kusmiana. Penelitian ini merupakan penelitian dekripstif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata, kalimat, dan kutipan yang terdapat pada novel Lengking Burung Kasuari karya Nunuk Y. Kusmiana. Sedangkan, sumber data dalam penelitian ini adalah novel Lengking Burung Kasuari karya Nunuk Y. Kusmiana yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama terdiri dari 224 halaman.. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat nilai sosial dan budaya pada novel Lengking Burung Kasuari karya Nunuk Y. Kusmiana. (1) Nilai sosial dilihat dari norma keagamaan, norma kesusilaan, dan norma kesopanan. (2) Sedangkan, nilai budayanya adalah kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DI PESANTREN TAHFIDZ QUR’AN DARUL FALAH: ANALISIS SOSIOLINGUISTIK Moh Fajrul Alfien; Sigit Fajar Ubaedulah; Yuliyah; Imas Juidah; Embang Logita
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v7i2.278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab alih kode dan campur kode yang terjadi di Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Falah (PTQDF). Data penelitian diperoleh dari percakapan para santri dalam berkomukasi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat, peneliti melakukan observasi secara langsung di PTQDF. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa telah terjadi peristiwa alih kode eksternal, alih kode internal dan campur kode di PTQDF yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti berubahnya situasi, bergantinya lawan tutur dan berubahnya topik.
PENGARUH MODEL KNOW WANT LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS BERITA ELEKTRONIK Nana Triana Winata; Embang Logita
Jurnal Semantik Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Number 1, February 2023
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v12i1.p37-48

Abstract

This research is motivated by students lack of interest in reading, this affects the level of reading comprehension of students who do not understand the content/information obtained in the reading text. This study aims to (1) determine students reading ability using convensional strategies; (2) test the ability to read and understand electronic news text using the KWL model; and (3) know the effect of the KWL model on students ability in reading comprehension of electronic news text. This study uses experimental research methods, this method requires a special treatment which aims to find the effect of one variable on another variable. The design used is in the form of Nonequivalent control group design. The results of this study, both in the pretest and posttest there was an increase in the average score obtained by students 85,33. Thus value has exceeded the standard passing grade in Indonesian subjects, which is 75. The results of data processing using SPSS obtained is an effect of using the KWL model on the ability to read comprehension of electronic news text in class XII-IPS 2 MAN Indramayu.
STRUKTUR KESADARAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL BARIDEEN: CINTA SEPOTONG AGAMA KARYA AFIF AWALAN: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA CARL GUSTAV JUNG Siti Maylinda; Imas Juidah; Embang Logita
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v8i2.624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik yang terkandung dalam novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan yang meliputi tema, alur, latar, dan penokohan; (2) struktur kesadaran dalam novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan yang meliputi (a) fungsi jiwa; (b) sikap jiwa. Data dalam penelitian ini berwujud kata, frase, kalimat, dan ungkapan yang terdapat dalam novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan. Sedangkan, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan. Hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut. (1) Unsur intrinsik novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan meliputi: (a) tema novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan yaitu knflik agama dan kisah percintaan yang tragis; (b) alur yang digunakan dalam novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan yaitu alur campuran; (c) latar novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan meliputi latar tempat, waktu, dan suasana; (d) tokoh novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan yaitu terdapat satu tokoh utama dan 40 tokoh tambahan; (2) Struktur kesadaran dalam novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan meliputi: (a) fungsi jiwa yang pada tokoh utama novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan yaitu cenderung bersifat pemikir yaitu pemikirannya didasarkan atas penilaian benar atau salah; (b) sikap jiwa yang pada tokoh utama novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan dikategorikan sebagai tipe ekstrovert, yaitu tipe terbuka, memiliki sikap positif terhadap masyarakat, hatinya terbuka, mudah bergaul.
FENOMENA KEHIDUPAN MASYARAKAT TEGALURUNG-INDRAMAYU DALAM NOVEL AIB DAN NASIB KARYA MINANTO (THE PHENOMENON OF TEGALURUNG-INDRAMAYU COMMUNITY LIFE IN THE NOVEL AIB DAN NASIB BY MINANTO) Alfien, Moh. Fajrul; Juidah, Imas; Logita, Embang
JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 1 (2024): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v14i1.18181

Abstract

AbstractThe Phenomenon of Tegalurung-Indramayu Community Life in The Novel Aib dan Nasib by Minanto. This research aims to describe the phenomenon of Tegalurung-Indramayu community life contained in the novel Aib and Nasib by Minanto. The formulation of the problem contained in this study is how the life of the villagers contained in the novel Aib and Nasib by Minanto and its implications for social life. The research method used in this research is descriptive qualitative method. The data source of this research is the novel Aib and Nasib by Minanto. Furthermore, the data contained in this novel is associated with Alan Swingewood's theory of literary sociology which states that literary works are born as social documents that record an era. The result of this study revealed that the novel Aib and Nasib by Minanto recorded the phenomena of family disorganisation, poverty, violence, young generation and early marriage in the life of Tegalurung community which implicated in a chaotic and problematic social life.Keywords: Aib dan Nasib, Alan Swingewood, Novel, Sociology of literatureAbstrakFenomena Kehidupan Masyarakat Tegalurung-Indramayu dalam Novel Aib dan Nasib karya Minanto. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena kehidupan masyarakat Tegalurung-Indramayu yang terdapat di dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto. Rumusan masalah yang terdapat pada penelitian ini ialah bagaimana kehidupan orang-orang desa yang terdapat dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto dan implikasinya pada kehidupan sosial. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini ialah novel Aib dan Nasib karya Minanto. Selanjutnya, data yang terdapat dalam novel ini dikaitkan dengan teori sosiologi sastra Alan Swingewood yang menyatakan bahwa karya sastra lahir sebagai dokumen sosial yang merekam suatu zaman. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa novel Aib dan Nasib karya Minanto merekam fenomena disorganisasi keluarga, kemiskinan, kekerasan, generasi muda dan pernikahan dini pada kehidupan masyarakat di Tegalurung yang berimplikasi pada kehidupan sosial yang kacau dan penuh dengan masalah.Kata-kata kunci: Aib dan Nasib, Alan Swingewood, Novel, Sosiologi sastra
Variasi Leksikal pada Bahasa Nelayan Pantai Timur Pangandaran Jawa Barat Logita, Embang
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1301

Abstract

Manusia adalah mahkluk sosial yang memerlukan bahasa untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Melalui bahasa manusia dapat mengekspresikan diri, mengungkapan keinginan, gagasan, dan mengungkapan segala perasaan hati dengan lingkungan. Bahasa yang dimiliki masyarakat tersimpan dalam arti individu masing-masing. Setiap individu dapat bertingkah laku dengan wujud bahasa dan tingkah laku bahasa individu itu dapat berpengaruh besar terhadap anggota masyarakat bahasa yang lain. Bahasa yang digunakan dalam suatu masyarakat sangat beragam dan bervariasi. Terjadinya keragaman atau kevariasian bahasa ini bukan disebabkan oleh penuturnya yang tidak homogen, tetapi karena kegiatan interaksi sosial yang mereka lakukan sangat beragam. Pengaruh budaya terhadap bahasa sangat besar pengaruhnya terutama dalam pembentukan kosa kata. Selain faktor budaya pembentukan kosa kata dapat juga dipengaruhi oleh lingkungan fisik tempat suatu masyarakat hidup dapat dicerminkan dalam bahasanya. Artinya, lingkungan dapat mempengaruhi bahasa masyarakat itu, biasanya dalam hal leksikal atau perbendaharaan katanya dan perkembangan masyarakat menyebabkan perubahan struktur kemasyarakatan dan lembaganya Misalnya orang Jawa mampu mengadakan berbagai leksikal terperinci mengenai padi sedangkan orang Belanda mampu mengadakan berbagai leksikal terperinci mengenai keju.
Campur Kode dan Alih Kode dalam Film Mungkin Esok, Lusa, atau Nanti Karya Iwan Kurniawan Cahyati, Ica; Juidah, Imas; Logita, Embang
Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa Vol. 3 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59686/jtwb.v3i2.174

Abstract

Background: There was code mixing and code changes in the movie. The main point of this piece might be tomorrow, the day after tomorrow, or later. Objectives: The main goal of this work is so find and study the different kinds of code mixing and code flipping that occur when characters talk. The goal of this study is to find the different kinds of code mixing and code swapping and the factors that affect how they are used. Methods: The qualitative method used in this study lets the researchers look at the data in great detail and figure how out social and cultural factors affect how people use words. The way used to collect data for this study is to listen and take notes. Results: Researchers watch the movie and pay close attention to the dialogue. They write down cases of code switching and code mixing. The results of the study show that code mixing can occur both inside and outside of a company. This is because of how different languages work together. Additionally, there are types of internal and external code swapping that demonstrate how characters adapt to various communication contexts. These results offer a more comprehensive understanding of the intrigue of language use in films and how it mirrors prevailing social reality. Conclusion: This study shows how several factors can influence code switching and code mixing in movies. Some of these are the presence of a third speaker, limited vocabulary, the background of the speakers, the conversation partners, and the topics being discussed. In this movie, we can see the use of various languages, such as Indonesian, Javanese, Turkish, and English, all of which play a role in creating code switching and code mixing. Keywords : Code mixing, code switching, movie, character, language
Konflik Batin pada Novel Kemelut Rondasih dan Dua Anaknya Karya Minanto Hakim, Frizy Azizul; Juidah, Imas; Logita, Embang
GERAM Vol. 13 No. 1 (2025): GERAM (Gerakan Aktif Menulis)
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Islam Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/geram.2025.22430

Abstract

This study aims to reveal the inner conflict of the main character in the novel Kemelut Rondasih dan Dua Anaknya by Minanto through a literary psychology approach, especially Abraham Maslow's humanistic theory. Rondasih is described as a woman who grew up in an incomplete family environment and faced psychological, social, and economic pressures. This study uses a qualitative descriptive method with listening and note-taking techniques, as well as content analysis to trace quotations that reflect the character's inner conflict. The results of the analysis show that the conflict is closely related to the unfulfilled physiological needs, sense of security, love and belonging, and self-esteem. Failure to meet these needs hinders Rondasih's psychological balance. This study concludes that Maslow's theory is effective in understanding the inner conflict of literary characters. Practically, these findings are useful in learning literature and can be applied in bibliotherapy to develop empathy and self-reflection in readers.
(DARI SEGI STRUKTUR, KONTEKS PENUTURAN, KO-TEKS DAN FUNGSI) DAN PELESTARIANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR BAHASA INDONESIA SERTA BAHAN AJAR PELATIHAN EKSTRAKULIKULER DI SMA Logita, Embang
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v4i2.55

Abstract

“A Song wedding as Saweran Sundanese tradition (From Side Sctructure, speech context, co-text,Fungtion) and Instructional Material Indonesian Language along with Instructional Material As a preservation From Extracurricular Training in School”. Background: young generations are not interested in existence of the saweran in wedding Sundanese performance art, they thought that it is old tradition. The research problem: how is form of Saweran art in Sundanese wedding performance, structure of the text, context,co- text, function and form of preservation in high school? The purpose of the study: to describe art saweran art in Sundanese wedding tradition performance, presenting definition guide book Indonesian language and guide book extracurricular training in high school. This research use qualitative descriptive method. Data collection techniques: Triangulasi. Data analysis result: saweran art Sundanese wedding tradition performance, shape, semantic and sound formula, co-text ,context, function of songs Saweran art performance and preservation in high school.Research in oral tradition is advetage about saweran wedding saweran in Sundanese tradition very use for having power Indonesian language from region language”. “Lagu Saweran dalam Pernikahan Adat Sunda (Dari Segi Struktur, Konteks Penuturan, Ko-teks dan Fungsi) dan Pelestariannya Sebagai Bahan Ajar Bahasa Indonesia Serta Bahan Ajar Pelatihan Ekstrakurikuler. Latar belakang: keberadaan pertunjukan saweran dalam pernikahan adat Sunda yang hampir tidak diminati oleh generasi muda yang beranggapan merupakan kesenian yang bertradisi lama. Masalah penelitian: Bagaimana bentuk pertunjukan saweran dalam pernikahan adat Sunda, struktur teks, ko-teks, konteks, fungsi dan bentuk pelestarian di SMA? Tujuan dari penelitian: mendeskripsikan pertunjukan saweran dalam pernikahan adat Sunda, menyajikan ancangan buku ajar Bahasa Indonesia dan buku panduan pelatihan ekstrakurikuler di SMA. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data: Triangulasi. Hasil analisis data: mengenai pertunjukan saweran dalam pernikahan adat Sunda, bentuk, semantik dan formula bunyi, ko-teks dan konteks, fungsi dari lagu-lagu pertunjukan pertunjukan saweran dalam pernikahan adat Sunda, dan pelestariannya di SMA Penelitian dalam tradisi lisan sangat bermanfaat untuk memperkaya bahasa Indonesia dari bahasa daerah”.
PENGARUH KETERLIBATAN GURU-SISWA DALAM MENULIS KARANGAN EKSPOSISI MENGGUNAKAN MODEL EXPERIENTIAL LEARNING DI SMA NEGERI 2 INDRAMAYU Logita, Embang; Triana Winata, Nana
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i2.96

Abstract

In learning expositional text, there is material to identify, compile, analyze, and produce. Producing as a final project of learning exposition text because in producing students are able to think critically and student are considered to have mastered the material about identifiying, compiling and analyzing. Producing in exposition text materian in the form of writing. The use of models, methods and techniques in learnin exposition text is very important to help students more easily understand the subject conveyed by the teacher. The use of experiential learning in the learning process is an effort to develop and build student’klowlegde through their experiences. Teacher-student involvement through an experiential learning models based on student intelligence to improve skills in producing exposition text is a models that involves the active role of student by writing down their own ideas based on the experiences of student who vary according to their reseptive intellegences so that each student in producing exposition text will be varied so that this learning models is expected to help student develop or improve wrting skill especially in producing text. Keyword: exposition text, experiential learning, teacher-student involvement