Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

NILAI SOSIAL DAN BUDAYA DALAM NOVEL LENGKING BURUNG KASUARI KARYA NUNUK Y. KUSMIANA Imas Juidah; Neni Isnaeni; Embang Logita
Literasi : Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia serta Pembelajarannya Vol 6, No 1 (2022): JURNAL LITERASI APRIL 2022
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.027 KB) | DOI: 10.25157/literasi.v6i1.6830

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) nilai sosial dalam novel Lengking Burung Kasuari karya Nunuk Y. Kusmiana (2) nilai budaya dalam novel Lengking Burung Kasuari karya Nunuk Y. Kusmiana. Penelitian ini merupakan penelitian dekripstif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata-kata, kalimat, dan kutipan yang terdapat pada novel Lengking Burung Kasuari karya Nunuk Y. Kusmiana. Sedangkan, sumber data dalam penelitian ini adalah novel Lengking Burung Kasuari karya Nunuk Y. Kusmiana yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama terdiri dari 224 halaman.. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik baca dan catat. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa terdapat nilai sosial dan budaya pada novel Lengking Burung Kasuari karya Nunuk Y. Kusmiana. (1) Nilai sosial dilihat dari norma keagamaan, norma kesusilaan, dan norma kesopanan. (2) Sedangkan, nilai budayanya adalah kebiasaan yang dilakukan oleh masyarakat sekitar.
ALIH KODE DAN CAMPUR KODE DI PESANTREN TAHFIDZ QUR’AN DARUL FALAH: ANALISIS SOSIOLINGUISTIK Moh Fajrul Alfien; Sigit Fajar Ubaedulah; Yuliyah; Imas Juidah; Embang Logita
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v7i2.278

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan faktor penyebab alih kode dan campur kode yang terjadi di Pesantren Tahfidzul Qur’an Darul Falah (PTQDF). Data penelitian diperoleh dari percakapan para santri dalam berkomukasi sehari-hari. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak dan catat, peneliti melakukan observasi secara langsung di PTQDF. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa telah terjadi peristiwa alih kode eksternal, alih kode internal dan campur kode di PTQDF yang disebabkan oleh berbagai faktor, seperti berubahnya situasi, bergantinya lawan tutur dan berubahnya topik.
PENGARUH MODEL KNOW WANT LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN TEKS BERITA ELEKTRONIK Nana Triana Winata; Embang Logita
Jurnal Semantik Vol 12, No 1 (2023): Volume 12 Number 1, February 2023
Publisher : STKIP Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/semantik.v12i1.p37-48

Abstract

This research is motivated by students lack of interest in reading, this affects the level of reading comprehension of students who do not understand the content/information obtained in the reading text. This study aims to (1) determine students reading ability using convensional strategies; (2) test the ability to read and understand electronic news text using the KWL model; and (3) know the effect of the KWL model on students ability in reading comprehension of electronic news text. This study uses experimental research methods, this method requires a special treatment which aims to find the effect of one variable on another variable. The design used is in the form of Nonequivalent control group design. The results of this study, both in the pretest and posttest there was an increase in the average score obtained by students 85,33. Thus value has exceeded the standard passing grade in Indonesian subjects, which is 75. The results of data processing using SPSS obtained is an effect of using the KWL model on the ability to read comprehension of electronic news text in class XII-IPS 2 MAN Indramayu.
STRUKTUR KESADARAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL BARIDEEN: CINTA SEPOTONG AGAMA KARYA AFIF AWALAN: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA CARL GUSTAV JUNG Siti Maylinda; Imas Juidah; Embang Logita
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v8i2.624

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik yang terkandung dalam novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan yang meliputi tema, alur, latar, dan penokohan; (2) struktur kesadaran dalam novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan yang meliputi (a) fungsi jiwa; (b) sikap jiwa. Data dalam penelitian ini berwujud kata, frase, kalimat, dan ungkapan yang terdapat dalam novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan. Sedangkan, sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan. Hasil penelitian ini yaitu sebagai berikut. (1) Unsur intrinsik novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan meliputi: (a) tema novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan yaitu knflik agama dan kisah percintaan yang tragis; (b) alur yang digunakan dalam novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan yaitu alur campuran; (c) latar novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan meliputi latar tempat, waktu, dan suasana; (d) tokoh novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan yaitu terdapat satu tokoh utama dan 40 tokoh tambahan; (2) Struktur kesadaran dalam novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan meliputi: (a) fungsi jiwa yang pada tokoh utama novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan yaitu cenderung bersifat pemikir yaitu pemikirannya didasarkan atas penilaian benar atau salah; (b) sikap jiwa yang pada tokoh utama novel Barideen: Cinta Sepotong Agama karya Afif Awalan dikategorikan sebagai tipe ekstrovert, yaitu tipe terbuka, memiliki sikap positif terhadap masyarakat, hatinya terbuka, mudah bergaul.
FENOMENA KEHIDUPAN MASYARAKAT TEGALURUNG-INDRAMAYU DALAM NOVEL AIB DAN NASIB KARYA MINANTO (THE PHENOMENON OF TEGALURUNG-INDRAMAYU COMMUNITY LIFE IN THE NOVEL AIB DAN NASIB BY MINANTO) Alfien, Moh. Fajrul; Juidah, Imas; Logita, Embang
JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA Vol 14, No 1 (2024): JURNAL BAHASA, SASTRA, DAN PEMBELAJARANNYA (JBSP)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jbsp.v14i1.18181

Abstract

AbstractThe Phenomenon of Tegalurung-Indramayu Community Life in The Novel Aib dan Nasib by Minanto. This research aims to describe the phenomenon of Tegalurung-Indramayu community life contained in the novel Aib and Nasib by Minanto. The formulation of the problem contained in this study is how the life of the villagers contained in the novel Aib and Nasib by Minanto and its implications for social life. The research method used in this research is descriptive qualitative method. The data source of this research is the novel Aib and Nasib by Minanto. Furthermore, the data contained in this novel is associated with Alan Swingewood's theory of literary sociology which states that literary works are born as social documents that record an era. The result of this study revealed that the novel Aib and Nasib by Minanto recorded the phenomena of family disorganisation, poverty, violence, young generation and early marriage in the life of Tegalurung community which implicated in a chaotic and problematic social life.Keywords: Aib dan Nasib, Alan Swingewood, Novel, Sociology of literatureAbstrakFenomena Kehidupan Masyarakat Tegalurung-Indramayu dalam Novel Aib dan Nasib karya Minanto. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan fenomena kehidupan masyarakat Tegalurung-Indramayu yang terdapat di dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto. Rumusan masalah yang terdapat pada penelitian ini ialah bagaimana kehidupan orang-orang desa yang terdapat dalam novel Aib dan Nasib karya Minanto dan implikasinya pada kehidupan sosial. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif. Sumber data penelitian ini ialah novel Aib dan Nasib karya Minanto. Selanjutnya, data yang terdapat dalam novel ini dikaitkan dengan teori sosiologi sastra Alan Swingewood yang menyatakan bahwa karya sastra lahir sebagai dokumen sosial yang merekam suatu zaman. Hasil dari penelitian ini mengungkapkan bahwa novel Aib dan Nasib karya Minanto merekam fenomena disorganisasi keluarga, kemiskinan, kekerasan, generasi muda dan pernikahan dini pada kehidupan masyarakat di Tegalurung yang berimplikasi pada kehidupan sosial yang kacau dan penuh dengan masalah.Kata-kata kunci: Aib dan Nasib, Alan Swingewood, Novel, Sosiologi sastra
Variasi Leksikal pada Bahasa Nelayan Pantai Timur Pangandaran Jawa Barat Logita, Embang
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v20i.1301

Abstract

Manusia adalah mahkluk sosial yang memerlukan bahasa untuk berkomunikasi dalam kehidupan sehari-hari. Melalui bahasa manusia dapat mengekspresikan diri, mengungkapan keinginan, gagasan, dan mengungkapan segala perasaan hati dengan lingkungan. Bahasa yang dimiliki masyarakat tersimpan dalam arti individu masing-masing. Setiap individu dapat bertingkah laku dengan wujud bahasa dan tingkah laku bahasa individu itu dapat berpengaruh besar terhadap anggota masyarakat bahasa yang lain. Bahasa yang digunakan dalam suatu masyarakat sangat beragam dan bervariasi. Terjadinya keragaman atau kevariasian bahasa ini bukan disebabkan oleh penuturnya yang tidak homogen, tetapi karena kegiatan interaksi sosial yang mereka lakukan sangat beragam. Pengaruh budaya terhadap bahasa sangat besar pengaruhnya terutama dalam pembentukan kosa kata. Selain faktor budaya pembentukan kosa kata dapat juga dipengaruhi oleh lingkungan fisik tempat suatu masyarakat hidup dapat dicerminkan dalam bahasanya. Artinya, lingkungan dapat mempengaruhi bahasa masyarakat itu, biasanya dalam hal leksikal atau perbendaharaan katanya dan perkembangan masyarakat menyebabkan perubahan struktur kemasyarakatan dan lembaganya Misalnya orang Jawa mampu mengadakan berbagai leksikal terperinci mengenai padi sedangkan orang Belanda mampu mengadakan berbagai leksikal terperinci mengenai keju.
Campur Kode dan Alih Kode dalam Film Mungkin Esok, Lusa, atau Nanti Karya Iwan Kurniawan Cahyati, Ica; Juidah, Imas; Logita, Embang
Jurnal Terapi Wicara dan Bahasa Vol. 3 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Politeknik Kesehatan Kemenkes Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59686/jtwb.v3i2.174

Abstract

Background: There was code mixing and code changes in the movie. The main point of this piece might be tomorrow, the day after tomorrow, or later. Objectives: The main goal of this work is so find and study the different kinds of code mixing and code flipping that occur when characters talk. The goal of this study is to find the different kinds of code mixing and code swapping and the factors that affect how they are used. Methods: The qualitative method used in this study lets the researchers look at the data in great detail and figure how out social and cultural factors affect how people use words. The way used to collect data for this study is to listen and take notes. Results: Researchers watch the movie and pay close attention to the dialogue. They write down cases of code switching and code mixing. The results of the study show that code mixing can occur both inside and outside of a company. This is because of how different languages work together. Additionally, there are types of internal and external code swapping that demonstrate how characters adapt to various communication contexts. These results offer a more comprehensive understanding of the intrigue of language use in films and how it mirrors prevailing social reality. Conclusion: This study shows how several factors can influence code switching and code mixing in movies. Some of these are the presence of a third speaker, limited vocabulary, the background of the speakers, the conversation partners, and the topics being discussed. In this movie, we can see the use of various languages, such as Indonesian, Javanese, Turkish, and English, all of which play a role in creating code switching and code mixing. Keywords : Code mixing, code switching, movie, character, language
MAKNA LEKSIKAL PADA LIRIK LAGU “CINTA LUAR BIASA” KARYA FAISAL RESI DAN DIPOPULERKAN OLEH ANDMESH KAMALENG Nurmaelinda, Nurmaelinda; Juidah, Imas; Logita, Embang
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.621

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna leksikal yang terkandung dalam lirik sebuah lagu. Makna leksikal disebut sebagai arti dasar dari suatu kata yang memiliki makna utuh dan berdiri sendiri. Dalam penggunaan bahasa, makna leksikal memegang peran penting karena menghubungkan kata, bahasa, dan kalimat, baik dalam konteks internal maupun eksternal bahasa. Makna ini bersifat tetap dan tidak dapat diubah, karena telah tercantum secara baku dalam kamus. Dalam Penelitian ini, lirik lagu dijadikan sebagai dasar analisis untuk menggali makna leksikal yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, yang diawali dengan tahap pembacaan dan pemahaman terhadap lirik lagu yang dianalisis. Tujuannya untuk menarik kesimpulan menganai makna leksikal dalam lirik lagu “Cinta Luar Biasa” karya Faisal Resi.
GAYA BAHASA PADA LIRIK LAGU “BERTAUT” KARYA NADIN AMIZAH DALAM ALBUM SELAMAT ULANG TAHUN: KAJIAN STILISTIKA Hanifah, Alin; Juidah, Imas; Logita, Embang
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.632

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk memaparkan dan menganalisis penggunaan majas dalam lirik lagu “Bertaut” karya Nadin Amizah sebagai bentuk kajian stilistika. Lagu ini dipilih karena mengandung kekuatan ekspresif yang tinggi serta nilai estetika yang mencerminkan relasi emosional antara penutur dan sosok yang dikasihi, terutama ibu, Metode yang diterapkan yaitu pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi. menggunakan teknik baca-catat. Analisis dilakukan dengan menelaah secara mendalam struktur kebahasaan dalam lirik, khususnya penggunaan gaya bahasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam lirik lagu tersebut ditemukan berbagai jenis majas, antara lain: majas metafora (7 data), simile (5 data), personifikasi (5 data), hiperbola (5 data), antitesis (1 data), repetisi (3 data), paralelisme (2 data), dan pleonasme (1 data). Terdapat 6 data diksi diantaranya, diksi emotif, diksi metaforis, diksi simbolis, diksi puitis, diksi lugas & naratif, diksi kasar/ekspresif. Penggunaan gaya bahasa ini tidak hanya memperkuat makna lirik tetapi juga menambah daya tarik artistik lagu. Kajian ini menyimpulkan bahwa penguasaan stilistika berperan penting dalam menciptakan karya sastra yang bernilai estetis tinggi dan mampu menyampaikan emosi secara mendalam.
PEMANFAATAN MEDIA MEDIUM UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS CERITA PENDEK SISWA KELAS XI SMA NEGERI 2 INDRAMAYU Khotimah, Aisah Nurul; Embang Logita; Imas Juidah; Rochman, Rochman
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.671

Abstract

Keterampilan menulis cerita pendek merupakan bagian penting dari penguasaan literasi siswa. Namun, dalam praktiknya, pembelajaran menulis sering kurang diminati karena metode yang digunakan cenderung monoton dan tidak relevan dengan kebiasaan digital siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan platform Sedang sebagai media digital dalam meningkatkan keterampilan menulis cerita pendek siswa kelas XI SMA Negeri 2 Indramayu. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan partisipan sebanyak 32 siswa. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, angket, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Medium mampu meningkatkan motivasi, minat, dan kemampuan siswa dalam menulis. Siswa menjadi lebih terstruktur dalam menyusun alur cerita, mengembangkan tokoh, latar, dan menyampaikan amanat secara efektif. Medium juga mendorong keberanian siswa untuk mempublikasikan karya mereka secara terbuka, serta melatih literasi digital. Dengan demikian, Medium terbukti menjadi alternatif media pembelajaran yang inovatif untuk mendukung pengembangan keterampilan menulis dan membangun budaya literasi di kalangan siswa.