Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Bahtera Indonesia

TRANSFORMASI TOKOH BISMA DALAM CERPEN “PEREMPUAN YANG INGIN MEMBUNUH BISMA” KARYA GANUG NUGROHO ADI Nasihin, Agus
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i1.64

Abstract

Transformasi dalam bentuk karya sastra modern merupakan salah satu upaya pelestarian, pemertahanan eksistensi, dan penafsiran kembali konsep, nilai, dan norma-norma lama secara kontekstual. Dengan demikian, perlu adanya contoh analisis terhadap karya sastra yang berlatar belakang transformasi. Penelitian ini merupakan salah satu contoh analisis terhadap cerpen “Perempuan yang Ingin Membunuh Bisma” karya Ganug Nugroho Adi. Penelitian terhadap cerpen ini dimaksudkan untuk mengetahui bentuk transformasinya. Berdasar pada kisah pewayangan Bisma, transformasi secara utuh terjadi pada alur cerpen “Perempuan yang Ingin Membunuh Bisma”. Tidak ada alur peristiwa yang menyimpang dari hipogramnya. Demikian pula dengan nama-nama tokoh yang muncul dalam cerpen ini sama persis dengan nama-nama dalam kisah pewayangan tentang kehidupan Bisma. Yang membedakan cerpen “Perempuan yang Ingin Membunuh Bisma” dengan hipogramnya adalah penguatan pada unsur tema dan pemuatan nilai-nilai ideologis feminisme. Kata kunci: transformasi, hipogram, cerita pendek
POTRET KEHIDUPAN SOSIAL-BUDAYA MASYARAKAT INDRAMAYU PADA KUMPULAN CERITA PENDEK RAB(B)I KARYA KEDUNG DARMA ROMANSHA Minatul Maula; Agus Nasihin; Samsul Bahri
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v7i2.285

Abstract

ABSTRAK Karya sastra selalu berhubungan dengan pengarang, pembaca, dan dunia sosial ataupun dunia yang nyata (Susanto 2016:8). Dengan demikian, dalam menganalisis sebuah karya sastra (dalam hal ini kumpulan cerita pendek) dapat dilakukan dengan menggunakan kajian teori sosiologi sastra. Penelitian ini merupakan penelitian kumpulan cerita pendek Rab(b)i karya Kedung Darma Romansha yang dilakukan dengan menggunakan kajian teori sosiologi sastra. Penggunaan kajian teori sosiologi sastra dalam penelitian ini dilakukan berdasarkan isi dalam kumpulan cerita pendek Rab(b)i karya Kedung Darma Romansha yang menggambarkan mengenai potret kehidupan sosioal-budaya masyarakat Indramayu. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kata, frase, kalimat, paragraf, dan wacana yang ada dalam cerita pendek “Nagarot” dan “Menjaring Bidadari”. Sedangkan Sumber data dalam penelitian ini adalah cerita pendek “Ngarot” dan “Menjaring Bidadari” yang ada dalam buku kumpulan cerita pendek “Rab(b)i” karya Kedung Darma Romansha yang diterbitkan oleh Buku Mojok pada tahun 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan fakta cerita mengenai realita sosial-budaya dalam kumpulan cerita pendek Rab(b)i karya Kedung Darma Romansha; dan (2) mendeskripsikan latar sosial-budaya masyarakat Indramayu yang terefleksi dalam kumpulan cerita pendek Rab(b)i karya Kedung Darma Romansha. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, hasil penelitian menunjukan bahwa (1) kumpulan cerita pendek Rab(b)i karya Kedung Darma Romansha dibuat dengan berdasarkan realita yang terjadi dalam kehidupan sosial-budaya masyarakat Indramayu; dan (2) latar sosial-budaya masyarakat Indramayu yang terefleksi dalam kumpulan cerita pendek Rab(b)i karya Kedung Darma Romansha yakni mengenai: : 1) ngarot; dan 2) pasar jodoh.
UNSUR KEKERASAN DALAM ADAPTASI CERITA RAKYAT “SANGKURIANG” Nasihin, Agus
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v10i1.992

Abstract

Sampai saat ini cerita rakyat terus diproduksi, diceritakan ulang, dan diadaptasi. Sebagai kisah yang tidak dikenal penulisnya, cerita rakyat menjadi lahan subur bagi penulisan ulang atau adaptasi. Dalam proses adaptasi terjadi pengurangan atau penguatan. Pengurangan dapat berupa penghilangan atau pereduksian, sedangkan penguatan dapat memperluas atau menambahkan anasir baru. Salah satu unsur yang sering melekat pada cerita rakyat adalah unsur kekerasan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji wujud unsur kekerasan yang terdapat pada produk adaptasi cerita rakyat “Sangkuriang” yang terdapat dalam media digital yang berbentuk teks naratif, komik, dan animasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa unsur-unsur kekerasan dalam bentuk fisik, psikologis, dan seksual masih melekat dalam produk adaptasinya. Unsur-unsur kekerasan tetap dipertahankan dalam produk adaptasinya karena merupakan peristiwa utama. Selain itu, unsur kekerasan merupakan bagian dari konflik yang menjadi daya tarik sebuah cerita.
RESPONS PESERTA DIDIK TERHADAP PEMBELAJARAN TEKS PROSEDUR MENGGUNAKAN PENDEKATAN CRT BERBANTUAN APLIKASI CANVA DI KELAS VII Ajijah, Nur; Juidah, Imas; Nasihin, Agus; Kurniyah, Yayah
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v10i2.1271

Abstract

PenelitianGiniGbertujuanGuntuk mengetahui implementasiGpendekatangGCulturally ResponsiveGTeaching (CRT) yang dipadukan dengan media Canva dalam pembelajaran teks prosedur di SMPN 2 Indramayu. PendekatanGCRT dianggap sesuai dengan latar belakang budaya lokal pesertaGdidik, sedangkan Canva digunakan untuk memperkuat visualisasi materi yang dikemas secara menarik. Metode yangGdigunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan responden 31 peserta didik kelas VII I. Hasil menunjukkan peningkatan motivasi, ketertarikan, dan pemahaman peserta didik, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 57,74 menjadi 91,94. Pendekatan ini terbukti efektif, inovatif, dan layak diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas secara menyeluruh dan berkesinambungan.
TRANSFORMASI TOKOH BISMA DALAM CERPEN “PEREMPUAN YANG INGIN MEMBUNUH BISMA” KARYA GANUG NUGROHO ADI Nasihin, Agus
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i1.64

Abstract

Transformasi dalam bentuk karya sastra modern merupakan salah satu upaya pelestarian, pemertahanan eksistensi, dan penafsiran kembali konsep, nilai, dan norma-norma lama secara kontekstual. Dengan demikian, perlu adanya contoh analisis terhadap karya sastra yang berlatar belakang transformasi. Penelitian ini merupakan salah satu contoh analisis terhadap cerpen “Perempuan yang Ingin Membunuh Bisma” karya Ganug Nugroho Adi. Penelitian terhadap cerpen ini dimaksudkan untuk mengetahui bentuk transformasinya. Berdasar pada kisah pewayangan Bisma, transformasi secara utuh terjadi pada alur cerpen “Perempuan yang Ingin Membunuh Bisma”. Tidak ada alur peristiwa yang menyimpang dari hipogramnya. Demikian pula dengan nama-nama tokoh yang muncul dalam cerpen ini sama persis dengan nama-nama dalam kisah pewayangan tentang kehidupan Bisma. Yang membedakan cerpen “Perempuan yang Ingin Membunuh Bisma” dengan hipogramnya adalah penguatan pada unsur tema dan pemuatan nilai-nilai ideologis feminisme. Kata kunci: transformasi, hipogram, cerita pendek