Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PELATIHAN E-LEADERSHIPS BAGI KARANG TARUNA P4DK Imam Maulana Yusuf; Agus Nurulsyam Suparman; Iwan Setiawan
Abdimas Galuh Vol 1, No 1 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (173.218 KB) | DOI: 10.25157/ag.v1i1.2884

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMS) dikemas dalam bentuk “Pelatihan E-Leadership Bagi Karang Taruna P4DK” berlokasi di Desa Kepel Kecamatan Cisaga Kabupaten Ciamis. Hal ini dilakukan dengan melihat hasil analisa situasi terhadap kondisi mitra, diperoleh gambaran permasalahan utama terkait dengan peran dan fungsi karang taruna desa yang kurang memberikan kontribusi signifikan dalam pelaksanaan pembangunan didesa. Disamping itu, pemanfaatan media teknologi informasi dan komunikasi melalui gadget/smartphone oleh para anggota karang taruna tidak diorientasikan pada peningkatan kapasitas diri dan peluang untuk mengembangkan potensi daerah. Oleh karena itu, diperlukan adanya perubahan pola pikir dan pembentukan jiwa kepemimpinan pemuda agar mampu menjadi penggerak pembangunan dan mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat. Tujuan dilakukanya kegiatan PKMS ini, adalah meningkatkan pemahaman melalui pelatihan e-leadership bagi Karang Taruna P4DK. Metode pelaksanaan kegiatan terdiri atas lima tahapan, yaitu: sosialisasi program, pemberian materi, pelatihan, evaluasi dan tindak lanjut. Dari hasil pelaksanaan kegiatan PKMS ini, terjadi peningkatan kapasitas dan pemahaman dari anggota Karang Taruna P4DK dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi terutama gadget baik dari segi aturan hukum dan maupun sebagai media yang bermanfaat untuk pembangunan di masyarakat. 
STRATEGIC LEADERSHIP LEE KUAN YEW DALAM PROSES MEMBANGUN NEGARA SINGAPURA Sutikno, Chamid; Yusuf, Imam Maulana; Kurniasih, Denok
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 3 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i3.17188

Abstract

Kepemimpinan Lee Kuan Yew dalam membangun Singapura menjadi titik balik kisah sukses, dimana sebuah negara kecil yang merupakan kota pelabuhan di Semenanjung Malaka berubah menjadi sebuah negara yang kuat bukan hanya di kawasan regional Asia, tetapi di tingkat global. Semenjak keluar dari federasi Malaysia pada tahunn 1965, Singapura menta visi pembangunan di bawah kepemimpinan perdana menteri Lee Kuan Yew dan bertransformasi menjadi negara yang kuat baik secara politik, ekonomi, pendidikan dan teknologi. Kemampuan Lee Kuan Yew dalam merubah Singapura dari negara miskin menjadi negara modern tentunya tidak lepas dari berbagai terobosan dan inovasi kebijakan yang telah dilakukan. Kepemimpinan yan tranformasional serta kemampuan yang visioner Lee Kuan Yew dalam membangun Singapura modern untuk masa yang akan datang dengan visi “Negara Singapura Bukan Hanya Akan Mampu Bertahan Hidup, Tetapi Singapura Akan Menjadi Pemenang”. Dibawah kepemimpinan Lee Kuan Yew Singapura mengambil berbagai kebijakan strategis di bidang politik, ekonomi, pendidikan dan pembangunan secara terencana. Pencapaian  yan diraih oleh Singapura karena penerapan disiplin politik dan ekonomi yang tinggi. Budaya anti korupsi sangat melekat pada pemerintahan Singapura yang menjadikan singapura menjadi salah satu negara dengan tingkat korupsi terendah di antara negara-negara di dunia. Singapura berhasil menduduki peringkat sebagai negara maju dengan standar penghasilan masyarakat yang tinggi, tingkat pendidikan yang, tingkat kesehatan dan kemajuan teknologi, menjadikan singapura sebagai negara rujukan di Kawasan Asia dalam kemajuan diberbagai bidang. Lee Kuan Yew mampu mengubah Singapura dari negara kecil dunia ke tiga, menjadi negara kota metropolitan yang berkembang pesat hanya kurun waktu tiga dekade. Kepemimpinan Lee Kuan Yew dengan visi dan kebijakan yang revolusioner mampu mengahantarkan Singapura menjadi negara yang maju dan kuat sampai dengan saat ini.