Articles
EFFECTIVENESS OF PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION AND AUTOGENIC ON REDUCING BLOOD GLUCOSE LEVELS IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS
Mira Astri Koniyo;
Rini Fahriani Zees;
Lisdiyanti Usman
Jambura Journal of Health Sciences and Research Vol 3, No 2 (2021): JULI: JAMBURA JOURNAL OF HEALTH SCIENCES AND RESEARCH
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35971/jjhsr.v3i2.10168
Diabetes Mellitus ( DM) is a group of metabolic diseases with hyperglycemia due to insulin abnormalities. The population in this study is Type 2 DM Sufferers who perform outpatients in puskesmas city north of Gorontalo city. This study aims to know the Effectiveness of the Muscle Relaxation Program ( PMR) and autogenic decrease blood glucose levels in DM Type 2 patients. Quasi-experimental research design with pre-experimental design two-group pre-post test design, namely researchers divided DM patients in group A. They gave progressive muscle relaxation interventions and group B autogenic therapy. Before the treatment has done, two groups measured blood glucose levels using the point care of testing method, then observed again by taking blood glucose measurements while after the two interventions. The sampling technique is purposive sampling. Based on Mann-Whitney's test analysis of the group of respondents given PMR (Progressive Muscle Relaxation) treatment and autogenic therapy to determine whether there was a significant difference between the post test scores in both groups, it is known that the probability value (sig) 0.05 (0.468 0.05), meaning that blood glucose when diabetic mellitus between the two groups there was no significant difference. It is concluded that effective progressive muscle relaxation and autogenic to decrease blood glucose levels in dm type 2 patients in the working area of the puskesmas city north of Gorontalo city.
FAKTOR DETERMINAN KEPATUHAN DIET PENDERITA HIPERTENSI
Kartin L. Buheli;
Lisdiyanti Usman
Jambura Health and Sport Journal Vol 1, No 1 (2019): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (267.126 KB)
|
DOI: 10.37311/jhsj.v1i1.2049
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor determinan yang berhubungan dengan kepatuhan diet penderita hipertensi di Puskesmas Kota Utara Kota Gorontalo. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan Cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh penderita hipertensi diwilayah kerja Puskesmas Kota Utara sebanyak 331 penderita. Teknik sampling yang digunakan yaitu Proportionate Stratified Random Sampling. Jumlah sampel yang diteliti sebanyak 158 responden. Variabel yang digunakan adalah variabel bebas yakni motivasi diri, lama menderita penyakit, dukungan sosial keluarga dan dukungan tenaga kesehatan dan variabel terikat yakni kepatuhan diet hipertensi. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 September 2018 sampai dengan 31 Oktober 2018. Hasil penelitian dan analisis dengan menggunakan uji statistik Chi Square dengan nilai signifikansi alpha 5% (? = 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah adanya hubungan antara motivasi diri (p=0,000), lama menderita penyakit (p=0,007), dukungan sosial keluarga (p=0,004), dukungan tenaga kesehatan (p=0,001) dengan kepatuhan diet hipertensi diwilayah kerja Puskesmas Kota Utara Kota Gorontalo.
PELAKSANAAN ATRAUMATIC CARE DI RUMAH SAKIT
Lisdiyanti Usman
Jambura Health and Sport Journal Vol 2, No 1 (2020): Februari
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (124.079 KB)
|
DOI: 10.37311/jhsj.v2i1.4559
Pemberian asuhan keperawatan kepada klien anak, seorang perawat harus memahami bahwa semua asuhan keperawatan anak harus berpusat pada keluarga (family center care) untuk mencegah terjadinya trauma (atraumatik care). Atraumatic care adalah penyediaan asuhan terapeutik melalui penggunaan intervensi yang memperkecil stres psikologis dan fisik yang diderita oleh anak dan keluarganya dalam sistem pelayanan kesehatan. Atraumatic care merupakan suatu tindakan terapeutik. Ketika anak sakit dan dianjurkan untuk dirawat di rumah sakit, anak tidak pernah terlepas dari dampak negatif hospitalisasi. Oleh karenanya perawat berusaha menerapkan prinsip atraumatic care dalam memberikan asuhan keperawatan kepada anak maupun keluarganya, seperti: melibatkan orang tua dalam setiap tindakan atau implementasi yang akan dilakukan untuk kesembuhan sang buah hati, membolehkan anak membawa boneka atau robot kesayangan selama perawatan. Keluarga menyerahkan segala keputusan untuk keselamatan anaknya kepada petugas kesehatan, oleh karena itu untuk menghindari terjadinya dampak negatif hospitalisasi pada anak, maka diharapkan komunikasi antara orang tua dan petugas kesehatan selalu berkesinambungan. Penerapan atraumatic care dapat meminimalisir terjadinya stres pada anak maupun keluarga.
SENAM DISMENOREA DAN AROMA TERAPI LAVENDER DALAM MENURUNKAN DISMENOREA
Lisdiyanti Usman
Jambura Health and Sport Journal Vol 2, No 2 (2020): Agustus
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37311/jhsj.v2i2.7057
Artikel penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan senam dismenorea dan aroma terapi dalam menurunkan nyeri haid pada siswi kelas XI di SMA Negeri 1 Telaga. Metode penelitian menggunakan Quasi Experimental dalam satu kelompok dengan rancangan “One-Group Pretest-Posttest Design”. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dengan populasi sebanyak 100 siswi yang mengalami dismenorea, dan sampel penelitian berjumlah 31 responden. Analisis hasil penelitian menggunakan uji korelasi wilcoxon dengan SPSS 20 for windows. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa rata-rata nyeri haid sebelum diberikan senam dan aroma terapi (pre-test) adalah 4,94 dan rata-rata sesudah diberikan senam dan aroma terapi (post-test) adalah 2,58. Hal ini menandakan bahwa p-value = 0,000 dan karena p-value 0,000 < 0,05. Temuan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa adanya pengaruh pelaksanaan senam dismenorea dan aroma terapi terhadap penurunan nyeri haid pada siswi kelas XI di SMA Negeri 1 Telaga. Hal ini membuktikan, bahwa kedua jenis perlakuan ini dapat direkomendasikan untuk mengurangi nyeri haid.
Application Of Breathing Exercises to Increase Lung Capacity and Oxygen Saturation in The Elderly at Putra Mandiri Foundation Gorontalo City
Suwarni Loleh;
Yusrin Aswad;
Lisdiyanti Usman
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (543.639 KB)
|
DOI: 10.35568/abdimas.v5i1.1692
With Increasing Age, There Is A Decrease In Physiological Functions In Organs, One Of Which Is The Respiratory Organ. According To (Pangestuti Et Al., 2015), That Breathing Exercises Using The Diaphragm Muscle Can Provide A Large Space For Lung Development So As To Increase The Strength Of The Respiratory Muscles. This Community Service Activity Aims To Implement Breathing Exercises As An Effort To Increase Oxygen Saturation (Sao2) And Lung Capacity In The Elderly. The Targets Of This Community Service Are The Elderly Who Are At The Putra Mandiri Foundation, Gorontalo City. This Activity Is Carried Out In 3 Stages, Namely Simulation Of Breathing Exercises In The First And Second Stages, Monitoring And Evaluation In The Third Stage. The Results Of This Community Service Analysis Show A P Value (0.000) For An Increase In Sao2 And A P Value (0.03) For An Increase In Lung Capacity. Based On The Results Of The Analysis, It Can Be Concluded That There Is An Effect Of The Application Of Breathing Exercises On The Sao2 And Lung Capacity Of The Elderly. The Recommendation From This Community Service Is That Breathing Exercises Can Be Carried Out At The Posyandu For The Elderly At The Puskesmas And Become One Part Of Efforts To Prevent Lung Disease In The Elderly.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Kenakalan Remaja Di SMU Negeri I Kota Gorontalo
LISDIYANTI USMAN
Journal Nursing Care Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Gorontalo Vol 1, No 1 (2015): JOURNAL NURSING CARE
Publisher : Poltekkes Kemenkes Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52365/jnc.v1i1.79
Perkembangan psychology terkait erat dengan kehidupan sehari-hari diantaranya tentang pola asuh orang tua terhadap anaknya. Pola Asuh terbagi atas tiga yaitu demokratis, otoriter, permisif. Demokratis adalah pola asuh yang memprioritaskan kepentingan anak, tetapi tidak ragu dalam mengendalikan mereka, otoriter adalah pola asuh yang menetapkan standar yang mutlak yang harus dituruti dengan ancaman-ancaman, sedangkan permisif adalah pola asuh dimana orang tua memberikan kesempatan pada anaknya untuk melakukan sesuatu tanpa pengawasan yang cukup darinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan kenakalan remaja. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan metode pendekatan cros sectional yaitu penelitian untuk mempelajari dinamika kolerasi antara variabel dependen dan independen yang diobservasikan sekaligus pada waktu yang sama. Sampel berjumlah 172 responden dengan menggunakan stratified random sampling yaitu pengambilan sampel acak stratifikasi. Analisis data secara univariat dan bivariat dengan menggunakan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan kenakalan remaja X2 hitung 17.72 > X2 tabel 9.488. diharapkan penelitian ini dapat memberi informasi kepada orang tua mengenai pola asuh dalam menghadapi sikap remaja yang sedang mengenyam pendidikan dibangku sekolah dan mengembangkan sistem pembelajaran yang lebih baik.
SAFETY CULTURE DALAM MELAKUKAN PENCEGAHAN PENULARAN COVID-19 PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TELAGA BIRU
Lisdiyanti Husain Usman
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat Vol 2, No 2 (2021): November: Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (534.582 KB)
|
DOI: 10.37905/jpkm.v2i1.10226
World Health Organization di awal tahun 2020 menyatakan bahwa penyakit novel corona virus (COVID-19) sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC)/ Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Yang Meresahkan Dunia (KKMMD). Gejala berat dan komplikasi serius akibat COVID-19 lebih sering dialami oleh lansia (Kemenkes RI). Permasalahan di Puskesmas Telaga Biru tahun 2020 menunjukkan bahwa dari 165 peserta prolanis terdapat 71 peserta yang merupakan kelompok lansia dengan disertai penyakit tertentu seperti Hipertensi dan Diabetes mellitus. Membiasakan diri mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir penting dilakukan. Ini yang akan jadi kunci untuk membunuh, merusak, dan mematikan virus yang mencemari tangan kita. Budaya safety di Gorontalo dalam melakukan cuci tangan pakai sabun masih sangat minim. Budaya safety harus benar-benar diterapkan untuk menghindari virus yang satu ini. Metode kegiatan ini dilaksanakan secara online dan offline dalam bentuk penyuluhan berupa ceramah, konsultasi, dan evaluasi perubahan pemahaman lansia terkait perilaku hidup bersih dan sehat melalui cuci tangan menggunakan sabun serta mengkonsumsi madu untuk meningkatkan daya tahan tubuh guna mencegah penyebaran COVID-19. Kegiatan ini dilaksanakan di Wilayah KerjaTelaga Biru melalui dua tahap yaitu tahap pertama hari Selasa, 21 April 2020 dan tahap kedua pada hari Selasa, 20 Oktober 2020 dengan jumlah peserta 100 orang. Hasil capaian melalui kuesioner dengan melihat jawaban dari para peserta, dari seluruh peserta yang hadir dengan jumlah 100 orang, ada 85 orang peserta menjawab kuesioner dengan benar dan tepat, sedangkan 15 orang lainnya jawabannya belum tepat. Kesimpulan Peserta pengabdian kepada masyarakat khususnya lansia yang beresiko, mendapatkan materi tentang COVID-19 telah mengetahui dan mau bekerja sama dengan pemerintah dalam hal mencegah penyebaran COVID-19 di Telaga Biru yang akan di mulai dari pencegahan keluarga.Kata kunci :Cuci Tangan; Covid-19; Lansia; Safety Culture.
Community Empowerment to Reduce Blood Glucose Levels of Diabetes Mellitus Clients Through The Provision of Guava Leaves (Psidium Guajava) Decoction in Tuladenggi Sub-District, Dungingi District
Lisdiyanti Usman;
Mansyur Tomayahu;
Suwarly Mobiliu;
Kartin L. Buheli
ABDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): ABDIMAS UMTAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35568/abdimas.v5i2.1700
Diabetes Mellitus is a chronic metabolic condition caused by insufficient insulin produced by the pancreas or the body's inability to effectively utilize insulin. Diabetes has become more common in low- and middle-income countries during the previous decade. In 2018, Gorontalo Province ranked eighth in Indonesia for the highest prevalence of Diabetes Mellitus. According to the findings of the 2018 Basic Health Research (Riskesdas), the prevalence of non-communicable diseases (NCDs) in Gorontalo Province has increased compared to Riskesdas 2013. Based on data from Gorontalo Province Department of Health, cancer prevalence increased from 1.4 percent in 2013 to 1.8 percent in 2018. The prevalence of stroke increased from 7 percent to 10.9 percent, and the prevalence of chronic kidney disease increased from 2 percent to 3.8 percent. Next, diabetes mellitus increased from 6.9% to 8.5 percent, whereas hypertension increased from 31% to 34.1 percent. Gorontalo are placed in the top 10 nationally in Indonesia due to of the increasing frequency of non-communicable diseases. Hence, the Government established an Integrated Development Post (Posbindu) for non-communicable diseases. The purpose of community service is to determine the effect of giving decoction from guava leaves (psidium guajava) on blood glucose levels in diabetes mellitus clients in Dungingi sub-district, Gorontalo City. The results of a community service project carried out from August 10 to September 1, 2021, with 100 participants, revealed that 62 people saw a significant decline after a one-week intervention. On the other hand, for those who do not experience any effect, may be due to irregular and non-routine consumption of guava leaves decoction.
GIVING HYLOCEREUS POLYRHIZUS AND HONEY IN IN-CREASING HEMOGLOBIN LEVELS IN YOUNG WOMEN IN SMPN 7 OF GORONTALO CITY
Lisdiyanti Usman
International Interdisciplinary Conference on Sustainable Development Goals Vol 2 No 1 (2019): Proceedings of International Interdisciplinary Conference on Sustainable Developm
Publisher : LP2M Universitas Bina Mandiri Gorontalo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (383.587 KB)
Iron is a mineral that is needed to form Red blood cells (haemoglobin) And also plays a role as a component to form mioglobin (protein that carries oxygen to the muscle), collagen (Protein found in bones, Cartilage and connective tissue) As well as enzymes. One alternative that can be done to increase iron levels in blood in the blood is to increase hylocereus polyrhizus. Hylocereus polyrhizus Contains iron which is useful for adding blood cells. The purpose of this study is Knowing the effectiveness of giving Hylocereus polyrhizus and honey Against increased levels haemoglobin in young women at SMPN 7 of Gorontalo city. This research method includes in praeksperimen design with two-group pra-post test design. Where researcher involved two groups of young women, which was observed before the intervention of administration of Hylocereus polyrhizus and Hylocereus polyrhizus with honey. Furthermore, observed again After the two interventions are carried out. This research was conducted on July 12 until October 12, 2019. Research results using t-test dependent. Show that result P - value is 0,000 Smaller than @=0,05, so it was concluded that Ho is rejected and Ha is accepted. So it is effective giving Hylocereus polyrhizusin increasing hemoglobin levels in young women in SMPN 7 of Gorotalocity. The conclusion from the study shows that there is a significant influence in Hylocereus polyrhizus and Hylocereus polyrhizus with honey against the increase in hemoglobin levels in young women in junior high school 7 of Gorontalocity.
Peningkatan Daya Tahan Tubuh Melalui Hidup Bersih Sehat, Konsumsi Vitamin C Serta Madu Dalam Pencegahan COVID-19 Di Desa Yosonegoro
Kartin L. Buheli;
Lisdiyanti Usman;
Wenny Ino Ischak;
Mansyur Tomayahu
Prosiding Seminar Nasional Unimus Vol 3 (2020): Optimalisasi Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Menuju Kemandirian di Tengah P
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
COVID-2019 adalah penyakit jenis baru yang belum pernah terindentifikasi sebelumnya dan muncul pada akhir tahun 2019. Sampai pada tahun 2020, COVID-19 dinyatakan sebagai pandemi oleh organisasi kesehatan dunia karena penyakit ini menyebar dengan begitu cepat, hingga 14 April 2020 jumlah kasus positif virus Corona 1.920.057 orang di dunia dengan 119.403 kematian (CFR 6,2%). Menurut gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 bahwa jumlah ODP sebanyak 139.137 dan PDP sebanyak 10.482. Di Indonesia penyebaran dan peningkatan kasus yang terinfeksi meningkat setiap harinya dengan kasus terkonfirmasi positif 4.839 dengan 459 kematian serta 426 sembuh di 34 provinsi. Gorontalo merupakan provinsi terakhir yang terdampak penyebaranCOVID-19. Terdapat pelaku perjalanan daerah terjangkit terbanyak 48 orang dan 2 orang belum tiba dari luar daerah yang berada di Desa Yosonegoro. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk penyuluhan berupa ceramah,tanya jawab dan evaluasi perubahan pemahaman masyarakat Yosonegoro. Pelaksanaan dilakukan melalui 2 tahap yaitu tahap pertama dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 15 Mei 2020 dan tahap keduadilaksanakan pada hari Rabu tanggal 21 Oktober 2020. Hasil capaian evaluasi melalui kuesioner didapatkan peserta dengan jumlah yang hadir 50 orang, 49 orang peserta menjawab kuesioner dengan benar dan tepat, sedangkan 1 orang lainnya jawabannya belum tepat. Seluruh peserta yang telah mendapatkan materi tentang COVID-19 telah mengetahui dan bekerja sama dengan pemerintah dalam hal mencegah penyebaran COVID-19 di lingkungan desa dimulai dari keluarga. Kata Kunci : COVID-19, Hand Sanitizer, Madu,Vitamin C