Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEK PEMBERIAN AIR KELAPA DAN AIR MINERAL TERHADAP KEBUGARAN JASMANI Naufal Yusuf Narindra; Sri Wahyu Basuki; Erika Diana Risanti; Budi Hernawan
Herb-Medicine Journal: Terbitan Berkala Ilmiah Herbal, Kedokteran dan Kesehatan Vol 3, No 2 (2020): Herb-Medicine Journal Juli 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/hmj.v3i2.6744

Abstract

Peningkatan kebugaran jasmani dapat membantu dalam pencegahan penyakit. Terdapat korelasi yang signifikan antara tingkat kebugaran fisik dan angka kesakitan serta kematian yang disebabkan oleh penyakit kronis. Aktivitas fisik yang menyebabkan denyut nadi maksimal tercapai dapat membahayakan. Denyut nadi meningkat dapat dikarenakan oleh kurangnya cairan tubuh saat beraktivitas. Air kelapa merupakan salah satu contoh cairan yang mengandung bahan elektrolit yang baik bagi tubuh. Kandungan mineral dan sifat isotonis menjadikan air kelapa itu potensial dikonsumsi sebagai minuman olahraga. Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan indeks kebugaran jasmani pada pemberian air mineral dibandingkan dengan air kelapa sebelum aktivitas fisik. Metode penelitian menggunakan quasi experiment dengan rancangan pretest-posttest non equivalent control group design. Sampel sejumlah 20 mahasiswa laki-laki yang tidak rutin berolahraga dilakukan pengambilan data indeks kebugaran jasmani pada pemberian air kelapa serta air mineral. Hasil penelitian ini dengan uji t-independent  bernilai p>0,05. Simpulan tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara indeks kebugaran jasmani pada pemberian air kelapa dan air mineral.
Perempuan Usia 54 Tahun dengan Meningioma Naufal Yusuf Narindra; Budi Purwanto
Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta 2022: Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Synaps
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meningioma merupakan tumor jinak intrakranial yang berasal dari arachnoid cap cells duramater dan umumnya tumbuh lambat. Meningioma merupakan tumor jinak intrakranial tersering dengan estimasi 13-26% dari total tumor primer intrakranial. Angka insiden adalah 6/100.000 dan sering ditemukan pada usia lebih dari 50 tahun. Gejala meningioma sering berupa sakit kepala dan kejang, namun terdapat pula gejala lain yang tergantung pada ukuran dan lokasi dari tumor. Gejala klinis lainnya yang sering dikeluhkan pada pasien meningioma antara lain perubahan mental, gangguan penglihatan, mual muntah, hemiparesis kontralateral, dan kelemahan pada lengan dan kaki. Laporan kasus ini melaporkan sebuah kasus perempuan berusia 54 tahun yang dibawa ke RSUD dr. Harjono Ponorogo dengan keluhan kejang sejak 7 jam sebelum masuk rumah sakit. Kejang terjadi selama kurang lebih 5 menit dan hilang timbul terjadi lebih dari 10 kali. Kejang terjadi pada bagian tubuh kiri pasien dengan gerakan menghentak-hentak disertai adanya penurunan kesadaran. Pada pemeriksaan CT Scan kepala didapatkan adanya lesi hiperdens di regio frontal kanan dengan diagnosis kerja tumor cerebri regio frontal dextra. Intervensi craniotomy removal tumor dilaksanakan pada pasien. Setelah tumor diambil dilakukan pemeriksaan histopatologi dengan hasil yaitu meningioma.