Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Cipta

Perancangan Cergam Tadashi Maeda sebagai Samurai Jepang Pembela Kemerdekaan Indonesia Muhammad Algifan; Hamidah Apriani; Taufiq Akbar
Cipta Vol 1, No 2 (2022): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1092.295 KB) | DOI: 10.30998/cipta.v1i2.1444

Abstract

Tujuan penelitian untuk merancang buku cerita bergambar Laksamana Tadashi Maeda yang berjudul Samurai Jepang untuk Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi secara langsung dengan melakukan wawancara kepada edukator Museum Naskah Proklamasi dan observasi tidak langsung dengan cara studi literatur yaitu mengambil bacaan-bacaan dari jurnal atau artikel ilmiah yang ada di internet dan kemudian dianalisis berdasarkan pemikiran dan pemahaman. Target dari buku cerita bergambar ini untuk memberi pengetahuan sejarah kemerdekaan Republik Indonesia kepada kalangan pelajar yang duduk di bangku SMP dan SMA agar dapat mengetahui jasa para pahlawan Republik Indonesia dan mencontoh keteladanannya. Gaya ilustrasi yang digunakan adalah gambar vektor dengan Gaya Flat Design dengan membuat sebuah karakter yang sangat sederhana. Kelebihan dari media buku cerita bergambar adalah untuk menjaga sejarah yang telah tercatat bahwa Laksamana Maeda turut serta dalam perjuangan kemerdekaan bangsa Indonesia dan bertujuan menjadi sumber yang dapat dijadikan referensi agar setiap orang tertarik untuk membacanya, serta mengetahui perjuangan yang dilakukan oleh Laksamana muda Tadashi Maeda.
Perancangan Buku Cergam Pesan Moral dari Naskah Sunda Kuno Sang Hyang Siksa Kandang Karesian Lestari, Nadya Dwi; Raden, Agung Zainal M.; Apriani, Hamidah
Cipta Vol 2, No 2 (2023): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v2i2.2358

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk merancang buku cerita bergambar Sanghyang Siksa Kandang Karesian dengan judul Petuah Guru Untuk Sang Murid. Sumber kajian utama dari cerita ini adalah terjemahan naskah Sanghyang Siksa Kandang Karesian (SSKK) yang ditulis oleh Ilham Nurwansah pada 2020, buku tersebut berisi nasihat-nasihat lampau raja atau guru kepada warganya mengenai kehidupan sehari-hari. Tujuan utama dalam rancangan buku ini adalah untuk memperkenalkan sisa sejarah kepada anak-anak dengan usia tertentu melalui karya seni berupa cerita yang di visualkan, juga untuk meningkatkan minat membaca dan melestarikan naskah kuno di Indonesia. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu metode pengumpulan, analisis dan interpretasi data dengan cara mengumpulkan informasi melalui pertanyaan-pertanyaan tertulis maupun lisan seperti wawancara dengan narasumber. Hasil yang dicapai adalah buku cerita bergambar berjudul Petuah Guru Untuk Sang Murid, yang menampilkan grafis dari sebuah naskah kuno Sanghyang Siksa Kandang Karesian (SSKK). Buku cerita bergambar ini menampilkan pembelajaran sejarah mengenai kehidupan zaman dahulu. Kebutuhan visualnya menampilkan elemen dan gaya yang disesuaikan dengan target khalayak yang dituju yaitu anak-anak dengan usia 4-12 tahun, karakter visual yang dirancang ada tiga yaitu raja dan dua orang murid bernama Calagara dan Calagari dengan sifat yang bertolak belakang, ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat terutama pembaca, orang tua, dan anak-anak.
Perancangan film dokumenter menguak sejarah stasiun Bogor Madani, Akbar Rais; Purnengsih, Iis; Apriani, Hamidah
Cipta Vol 2, No 3 (2024): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v2i3.2807

Abstract

Tujuan penelitian yaitu untuk membuat film dokumenter berjudul Rekam Jejak Stasiun Bogor. Saat ini sebagian besar kalangan remaja hingga dewasa, hanya mengenal bangunan ini sebagai salah satu peninggalan bersejarah dari masa pemerintahan kolonial. Padahal banyak sisi lain dari yang dapat dijadikan informasi. Metode penelitian yang digunakan oleh peneliti adalah metode kualitatif. Metode kualitatif merupakan metode yang bersumber dari buku, jurnal, wawancara, hingga dokumentasi demi mendapatkan data berupa informasi, bukan angka. Penelitian menghasilkan film dokumenter yang berjudul Rekam Jejak Stasiun Bogor menceritakan tentang sejarah dan rekam jejak singkat pada Stasiun Bogor, perusahaan yang terlibat pada pembangunan, tokoh-tokoh dunia yang terlibat, peran Stasiun Bogor, material dan bentuk bangunan Stasiun Bogor. Film ini berdurasi 6 menit 52 detik, memiliki resolusi 1920x1080 piksel (full HD), dan berformat MP4. Target khalayak dari film dokumenter ini kalangan remaja hingga dewasa yang berusia 15-50 tahun, dengan lingkup geografis daerah Jabodetabek yang memiliki akses internet baik, karena dapat lebih mudah dan cepat dalam mengakses film dokumenter. Media utama ini diharapkan bisa memberikan wawasan yang mendalam mengenai perjalanan sejarah Stasiun Bogor.