Mochamad Fauzie
Universitas Indraprasta PGRI

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Cipta

Perancangan Buku Ilustrasi Jurus Khas Silat Beksi sebagai Aliran Bela Diri Rakyat Betawi Deny Prabowo; Mochamad Fauzie; Widya Nuriyanti
Cipta Vol 1, No 3 (2023): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v1i3.1800

Abstract

Silat beksi merupakan salah satu aliran silat khas Betawi. Hal yang menjadi keunggulan silat beksi adalah dijadikannya Gerakan silat sebagai mediasi untuk berdakwah. Namun, masyarakat sudah mulai mengabaikan silat beksi karena kurangnya informasi dan media yang mendukung progam pelestarian budaya dari pihak yang bersangkutan, seperti sanggar dan perguruan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang buku ilustrasi gerakan silat berjudul “Jurus Khas Silat Beksi” dilatari oleh masalah menurunya popularitas Silat Beksi tersebut. Jurus khas Silat Beksi berupa pertahanan empat penjuru mata angin diperkenalkan dan divisualisasikan ke dalam bentuk buku ilustrasi karena memiliki gerakan yang sederhana dan mudah dipelajari. Penelitian ini menghasilkan buku ilustrasi yang diharapkan bermanfaat sebagai media pembelajaran untuk masyarakat luas dan menambah khazanah produk Desain Komunikasi Visual yang dapat dikembangkan dalam ranah pengkaryaan maupun pengkajian
Perancangan Buku Ilustrasi Batik Larangan sebagai Artefak Kebudayaan dari Yogyakarta Saputri, Aprilia Nur; Fauzie, Mochamad; Maghfiroh, Qisthi
Cipta Vol 2, No 2 (2023): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v2i2.2399

Abstract

Tujuan penelitian adalah merancang buku ilustrasi yang berjudul Batik Larangan Yogyakarta. Saat ini banyak sekali masyarakat yang menggunakan berbagai motif batik. Namun, masyarakat terkadang memakai motif yang tidak sesuai, hanya berdasar pada alasan suka tanpa memahami peruntukannya, misalnya penggunaan motif untuk upacara kematian pada acara pernikahan. Penggunaan motif batik yang dianggap sakral bagi keraton Yogyakarta, misalnya motif parang rusak barong yang hanya boleh dipakai oleh Raja/Sultan, namun dijadikan untuk desain alas kaki. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data yang dikumpulkan adalah data verbal berupa pengetahuan tentang batik larangan Yogyakarta. Sumber datanya meliputi: pustaka (buku, artikel ilmiah, laman), narasumber (abdi dalem), dan lokasi (keraton Yogyakarta). Teknik pengumpulan data meliputi: studi pustaka, wawancara dan observasi. Hasil pengumpulan data kemudian diolah dan diformulasi menjadi buku ilustrasi. Penelitian ini menghasilkan buku ilustrasi yang berjudul Batik Larangan Yogyakarta yang sesuai didesain dengan karakteristik remaja akhir. Menggunakan gaya ilustrasi kartun, pilihan huruf yang mudah terbaca. Adapun skema warnanya menggunakan komposisi warna analog. Hasil rancangan diharapkan bermanfaat sebagai sumber belajar bagi pembaca