Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Redoks

Pengaruh Jenis Ragi, Massa Ragi Dan Waktu Fermentasi Pada Pembuatan Bioetanol Dari Limbah Biji Durian Masitho Mega Maharani; Muhammad Bakrie; Nurlela Nurlela
Jurnal Redoks Vol 6, No 1 (2021): REDOKS JANUARI - JUNI
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v6i1.5200

Abstract

Durian merupakan buah-buahan yang banyak dihasilkan di Sumatera Selatan. Sampai saat ini durian dikonsumsi hanya sebatas bagian salut atau daging, sedangkan biji durian dibuang sebagai limbah. Biji durian mengandung sari pati yang cukup tinggi sebesar 80% (amilopektin) dan 20 % (amilosa) sehingga dapat difermentasi untuk menjadi bioethanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel jenis dan massa ragi, serta waktu fermentasi terhadap bioetanol yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen di Laboratorium Teknik Kimia Universitas PGRI Palembang, bioetanol yang dihasilkan didestilasi lalu dianalisis kadar bioetanol menggunakan alkoholnometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah bioetanol yang dihasilkan pada kondisi operasi fermentasi menggunakan jenis ragi tape (Saccharomyces Cereviciae), massa ragi 15 gr sebesar 26,762 % (berat)  dan waktu fermentasi 48 jam diperoleh bioetanol sebesar 31,867 % (berat). Dimasa yang akan datang biji durian dapat menjadi salah satu bahan baku alternatif untuk pembuatan bioetanol.Kata Kunci : Biji Durian, Ragi, Fermentasi, Bioetanol
OPTIMALISASI RANCANGAN SHELL-DAN-TUBE HEAT EXCHAGERS (TINJAUAN LITERATUR) Muhammad Bakrie; Muhrinsyah. Fatimura
Jurnal Redoks Vol 5, No 2 (2020): REDOKS JULI-DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v5i2.4992

Abstract

Artikel ini adalah tinjauan literatur rancangan Shell-dan-Tube Heat Exchagers, yang membahas prinsip-prinsip yang mendasari desain heat exchanger, yang mencakup: komponen heat exchanger, klasifikasi menurut konstruksi dan menurut kegunaan, data yang dibutuhkan untuk rancangan termal, rancangan tube side, rancangan shell side, tata letak tube (tube pitch), baffle, dan penurunan tekanan (pressure drop) shellside; dan perbedaan suhu rata-rata, letak fluida pada shellside dan tubeside, penggunaan beberapa shell, dan pada design. Tujuan artikel ini untuk optimalisasi rancang shell dan tube heat exchagers. Kata Kunci : Shell, Tube, heat exchanger, pressure drop, tube pitch, baffle.. 
PEMBUATAN MINYAK ATSIRI KEMANGI (OCIMUM BASILICUM L.) DENGAN MENGGUNAKAN METODE DISTILASI UAP LANGSUNG Imas Ayu Putri; Muhrinsyah Fatimura; Husnah Husnah; Muhammad Bakrie
Jurnal Redoks Vol 6, No 2 (2021): REDOKS JULI - DESEMBER
Publisher : Universitass PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/redoks.v6i2.5202

Abstract

Abstrak Daun Kemangi selain memiliki cita rasa yang khas saat dikonsumsi, daun kemangi juga mempunyai khasiat kesehatan bagi tubuh. Pada daun kemangi terdapat kandungan  minyak atsiri atau minyak basil atau disebut minyak esensial.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kondisi bahan kemangi terhadap % rendemen dan karakteristik dari minyak kemangi yang dihasilkan. Penelitian daun kemangi menghasilkan minyak atsiri dengan variasi perlakuan yang berbeda pada bahan baku yaitu daun kemangi segar utuh, segar cacah, layu utuh, layu cacah, kering utuh sampai dengan perlakuan kering cacah. Didapatkan volume minyak yaitu 0,1 ml, 0,2 ml, 0,35 ml, 0,50 ml, 0,80 ml, 1,35 ml, dan massa minyak yang dihasilkan 0,15 gr, 0,28 gr, 0,33 gr, 0,41 gr, 0,77 gr, 1,25 gr.            % rendemen yang paling optimal yaitu 0,0833 dengan waktu proses penyulingan distilasi uap langsung selama 120 menit, massa daun kemangi 1500 gr serta densitas yang diperoleh dari minyak atsiri paling besar 0,925 gr/ml. KataKunci: kemangi, minyak atsiri,distilasi, rendemen