Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

STRATEGI PENATAAN KAWASAN PERMUKIMAN KUMUH DI KOTA JAYAPURA TAHUN 2023 Suryastuti, Ika Sri; Mujiati, Mujiati; Rante, Harmonis; Rusim, Dewi Ana; Bachtiar, Petrus; W, Thobby
Jurnal MEDIAN Arsitektur dan Planologi Vol 14 No 01 (2024): Jurnal Median
Publisher : Universitas Sains dan Teknologi Jayapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58839/jmap.v14i01.1363

Abstract

Kebutuhan lahan untuk permukiman di Kota Jayapura meningkat searah dengan pertambahan jumlah penduduknya. Dampak dari pertambahan jumlah penduduk ini adalah munculnya kantong-kantong kegiatan yang tidak saling menunjang, salah satunya permukiman baru yang berkembang di luar perencanaan sehingga terbentuk permukiman kumuh. Tujuan penelitian ini adalah menentukan strategi penataan kawasan permukiman kumuh perkotaan dan pengendalian munculnya kawasan kumuh baru di Kota Jayapura. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan metode SWOT dengan responden dari para pakar (purposive sampling). Hasil analisis menunjukkan bahwa penataan kawasan permukiman kumuh yang dilakukan adalah lewat: sosialisasi peraturan, penegakkan peraturan, monitoring dan evaluasi, peningkatan ekonomi masyarakat pemilik ulayat dan menentukan posisi yang tegas antara pemerintah dan masyarakat hukum adat. Strateginya berada pada kuadran IV (WT) yang artinya meminimumkan semua kelemahan untuk menghadapi setiap ancaman. Untuk pencegahan terbentuknya permukiman kumuh baru, strategi yang diperoleh adalah SO (kuadran I) yaitu memanfaatkan kekuatan internal untuk mengambil keuntungan dari peluang eksternal. Pada aspek internal, terdapat faktor: masyarakat memiliki keinginan untuk memiliki lingkungan huni yang layak serta adanya tokoh masyarakat yang mensosialisasikan tentang lingkungan huni yang layak. Pada aspek eksternal, terdapat faktor: aturan atau undang-undang yang mendukung pencegahan terbentuknya kawasan kumuh baru dan program tahunan pemerintah pada peningkatan infrastruktur dasar perkotaan.
Model Emisi Karbon Monoksida pada Kendaraan Akibat Aktivitas Transportasi di Ruas Jalan Taruna Bhakti – Jalan Kamwolker Perumnas III Kota Jayapura Seftian Tony Gumilang; Monita Yessy Beatrick Wambrauw; Petrus Bahtiar
Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik Sipil Vol. 2 No. 4 (2024): Oktober: Konstruksi: Publikasi Ilmu Teknik, Perencanaan Tata Ruang dan Teknik S
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/konstruksi.v2i4.566

Abstract

The study aims to analyze the amount of carbon monoxide pollutants produced from transportation activities and per unit of vehicle on Taruna Bhakti Street – Kamwolker Perumnas III Street, to model carbon monoxide and determine the factors that influence the amount of carbon monoxide pollutants. Data processing using IBM SPSS 25 application with multiple linear regression analysis method. The average amount of CO pollutants obtained testing at the location point is 25.6 ppm or 29,296.17 μg/Nm³. And the amount of CO emissions per vehicle unit for motorcycles amounted to 725.45 ppm, gasoline cars amounted to 603.90 ppm, and diesel cars amounted to 708.57 ppm. The model obtained for testing location point 1, Y = 53,294 + 0,008 X₁ - 13,482 X₂ - 0,432 X₃ - 0,141 X₄ for location point 2 Y = 17,025 + 00,007 X₁ - 7,264 X₂ - 0,087 X₃ - 0,078X₄. And per unit of vehicles for motorcycles Y = 893,474 + 13,421X₁ - 0,447X₂ -76,970X₃, for gasoline cars Y = 603,320 + 14,862X₁ + 0,146X₂ - 97,282X₃ and for diesel cars Y = 385,146 + 23,483X₁ + 0,131X₂ - 73,392X₃. Factors that affect testing at the location point are the number of vehicles (X₁) and wind speed (X₂). For motorcycle vehicles, the vehicle maintenance factor (X₃), gasoline cars are the age of the vehicle factor (X₁), and diesel cars are the vehicle age factor (X₁).