Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KAJIAN LEVEL OF SERVICE (LOS) PADA KAWASAN MIX LANDUSE RUAS JALAN SUDIRMAN - PATI Supoyo Supoyo; Iin Irawati
Teknika Vol 14, No 1 (2019): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (607.14 KB) | DOI: 10.26623/teknika.v14i1.1515

Abstract

Bangkitan dan tarikan di suatu kawasan dipengaruhi oleh fungsi tata guna kawasan tersebut. Kawasan yang memiliki fungsi tata guna lahan penting, kecenderungan memiliki bangkitan dan tarikan yang tinggi. Semakin tinggi bangkitan dan tarikan yang dihasilkan, maka semakin padat laluntas yang berada pada kawasan tersebut. Salah satu kawasan yang memiliki bangkitan dan tarikan yang tinggi adalah kawasan mix landuse. Slah satu kawasan yang memilki kondisi tata guna lahan mix landuse adalah kawasan Sudirman – Pati. Kawasan tersebut terdiri dari perniagaan, perkantoran dan pendidikan. Hambatan samping tertinggi pada kawasan tersebut adalah parkir pada sisi badan jalan. Penelitian difokuskan pada kajian performa kawasan dengan menggunakan metode MKJI 1197 dan indikator performa adalah level of service (LOS). Kawasan Sudirman memiliki tipe jalan 2/1 UD, dengan arus lalulintas sebesar 984.45 SMP/jam, dengan besar nilai kapasitas (C) = 2083.30 SMP/jam dan DS = 0.465 dan berada pada LOS C.
Service Levels Analys in The Segment Street of Front Market Peterongan Vera Mahardika; Iin Irawati; Bambang Tutuko
Ge-STRAM: Jurnal Perencanaan dan Rekayasa Sipil Vol. 6 No. 2: September 2023
Publisher : Universitas Dr. Soetomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25139/jprs.v6i2.6016

Abstract

Apart from parking lots, several things that trigger traffic problems at the Peterongan market are the presence of street vendors trading on the road, passengers getting on and off vehicles on the road, loading and unloading activities on the side of the road and pedestrians. These things are side obstacles that affect the performance of the front road segment of the Peterongan market. Based on this, this research is focused on analyzing the service level of the front road in the Peterongan market. The method used is MKJI 1997. The highest traffic flow value occurs on Monday at 06.00 – 07.00 at 5336.1 pcu/hour. The high traffic flow is caused at this time when going to school and work. The capacity value during the highest traffic flow conditions is 8834.76 pcu/hour. The Degree of Saturation (DS) value of the highest current and capacity value is 0.603989. The performance of the road in front of the Peterongan market is at Level of Service (LOS) D, which indicates that during peak hour traffic is in a saturated condition and is almost approaching the traffic jam threshold, namely 0.75
Analisis Tingkat Layanan Kinerja Simpang Bersinyal pada Kawasan Komersial Iin Irawati; Lila Anggraini; Sri Wanto
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 8 No. 1 (2024): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v8i1.11564

Abstract

Tantangan serius dalam pengelolaan transportasi kota melibatkan konflik arus lalulintas dan kemacetan, khususnya di simpang, tempat kendaraan dari berbagai arah berpotongan. Konflik di simpang disebabkan oleh pertemuan antar kendaraan, sementara kemacetan di daerah simpang berkaitan erat dengan antrian atau tundaan di sepanjang pendekat simpang. Pengendalian simpang melalui sistem kendali lampu lalulintas merupakan metode umum yang digunakan untuk mengatasi masalah ini. Meskipun sudah banyak sistem lampu lalulintas yang terpasang, simpang bersinyal masih menghadapi masalah seperti tundaan atau antrian panjang, terutama pada jam sibuk, yang menjadi indikator kinerja simpang. Penelitian ini fokus pada analisis kinerja simpang bersinyal Fatmawati di kota Semarang menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Geometrik simpang, volume lalu lintas, sinyalisasi, dan faktor-faktor lainnya menjadi pertimbangan dalam analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arus lalu lintas puncak pada setiap pendekat simpang memiliki nilai mencapai 589,7 smp/jam, 576,0 smp/jam, dan 354,4 smp/jam. Derajat kejenuhan (DS) untuk masing-masing pendekat simpang adalah 0,58, 0,48, dan 0,57, sedangkan panjang antrian berkisar antara 68 hingga 93 meter. Dengan menggunakan nilai DS dan panjang antrian, simpang Fatmawati diklasifikasikan pada tingkat Layanan (Level of Service - LOS) C. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam tentang kinerja simpang bersinyal dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan dan peningkatan kapasitas simpang tersebut. Metode MKJI 1997 dan analisis matriks menjadi landasan untuk mengevaluasi geometrik, arus lalu lintas, dan sinyal simpang, yang akhirnya dapat berkontribusi pada perencanaan dan pengelolaan lalu lintas yang lebih efektif di simpang bersinyal Fatmawati dan area sekitarnya.
Pelatihan Aplikasi Software VISSIM pada Simpang APILL bagi Staf PT Yodya Karya Semarang Iin Irawati; Ngudi Hari Crista; Kusrin
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM) Vol. 1 No. 2 (2025): September
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjpmm.v1.i2.1

Abstract

Salah satu sarana untuk mempermudah kerja manusia adalah komputer. Komputer merupakan bagian dari kemajuan ilmu pengetahuan. Software di bidang Teknik Sipil yang digunakan dalam pemodelan lalulintas salah satunya adalah VISSIM. Penggunaan aplikasi VISSIM banyak didapati di dunia praktisi atau proyek untuk penentuan rekomendasi teknik. Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dalam jasa konsultan engineering dan manajemen proyek adalah Yodya Karya. Jasa layanan dari PT Yodya Karya berupa perencanaan, feasibility study dan AMDAL. Kajian AMDAL merupakan salah satu layanan Yodya Karya yang berisi kajian ANDALALIN. Tujuan dari kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang dilakukan adalah menganalisis serta menilai pemahaman akan pengetahuan dari staff  PT Yodya Karya terkait aplikasi VISSIM pada simpang APILL melalui pelatihan software VISSIM. Metode kegiatan terdiri dari ceramah, tutorial dan tanya jawab. Penilaian keberhasilan kegiatan melalui pre – test dan post – test, dengan 4 kategori penilaian, yaitu kurang, sedang, baik dan sangat baik. Sebelum dilaksanakannya kegiatan pelatihan software VISSIM pada simpang APILL bagi Staff PT Yodya Karya Semarang, pemahaman peserta berada level sedang. Hal tersebut ditunjukkan dari hasil pre-test dengan bobot prosentase 50, 30, 40, 50, 40 dan 40. 2. Pemahaman peserta berada pada level baik dan sangat baik setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan software VISSIM pada simpang APILL. Bobot prosentase nilai yang dihasilkan dari post – test adalah 62,5; 62,5; 75; 75;; 50; 62,5; 62,5; 100; 87,55.
Analisis Pengaruh Hambatan Samping terhadap Kinerja Ruas Jalan di Kawasan Pasar Johar Semarang Berdasarkan PKJI 2023 Iin Irawati; Etika Herdiarti; Yonika Rivani; Lindawati
Momentum Jurnal Inovasi dan Rekayasa Teknik Sipil (MJIRTS) Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjirts.v2.i1.1

Abstract

Kemacetan lalu lintas merupakan permasalahan utama di kawasan perkotaan yang dipicu oleh ketidakseimbangan antara pertumbuhan aktivitas perkotaan dan kapasitas prasarana jalan. Kawasan pasar sebagai pusat kegiatan perniagaan memiliki intensitas bangkitan dan tarikan perjalanan yang tinggi serta hambatan samping yang signifikan, sehingga berpotensi menurunkan kinerja jalan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh hambatan samping terhadap kinerja ruas Jalan K.H. Agus Salim di kawasan Pasar Johar, Kota Semarang. Metode yang digunakan adalah analisis kinerja jalan berdasarkan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Data yang dikumpulkan meliputi volume lalu lintas, karakteristik geometrik jalan, pemisahan arah, hambatan samping, dan jumlah penduduk kota, yang diperoleh melalui survei lapangan pada hari kerja dan akhir pekan pada jam puncak. Hasil analisis menunjukkan bahwa kelas hambatan samping pada ruas jalan penelitian tergolong sangat tinggi, dengan nilai derajat jenuh tertinggi sebesar 0,81 pada jam puncak pagi hari kerja. Kondisi tersebut menempatkan kinerja jalan pada tingkat pelayanan (Level of Service) D, yang mengindikasikan arus lalu lintas mulai tidak stabil. Disimpulkan bahwa hambatan samping memiliki pengaruh signifikan terhadap penurunan kinerja ruas jalan di kawasan Pasar Johar. Oleh karena itu, direkomendasikan pengendalian hambatan samping melalui penataan parkir, pengaturan aktivitas bongkar muat, serta peningkatan manajemen lalu lintas. Temuan ini berimplikasi sebagai dasar perencanaan transportasi perkotaan, khususnya pada kawasan pasar dan pusat aktivitas ekonomi serupa.