Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Journal of Informatics and Computer Science (JINACS)

Sistem Informasi Profile Calon Anggota Legislatif Dengan Deteksi QR Code Pada Smartphone Daniel Frederico Soegiharto; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 6 No. 03 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v6n03.p794-803

Abstract

Pemilihan calon anggota legislatif (caleg) merupakan proses demokrasi dimana para calon mengumpulkan dukungan masyarakat melalui kampanye. Media kampanye konvesional seperti spanduk dan poster mempunyai biaya cukup besar serta keterbatasan dalam menyampaikan informasi dan menjangkau audiens. Untuk mengatasi hal ini, dirancang sistem informasi profile calon anggota legislatif dengan deteksi QR code pada smartphone. Sistem ini memungkinkan masyarakat memindai QR code di media kampanye fisik untuk mendapatkan informasi secara lengkap terkait identitas, visi, misi dan program kerja calon anggota legislatif. Sistem dibangun menggunakan metode waterfall berbasis PHP dan database MySQL. Hasil pengujian sistem menunjukkan bahwa performa sistem memberikan akses informasi yang cepat dengan kecepatan pemindaian kurang dari 5 detik di berbagai level koreksi, ukuran, jarak dan sudut pada QR code. Tingkat kepuasan pengguna termasuk kategori sangat puas dengan nilai 85.875% berdasarkan skala Likert. Sistem terbukti kompatibel dengan berbagai perangkat dan browser serta meningkatkan efektivitas kampanye dan pemahaman masyarakat terhadap calon anggota legislatif. Kata Kunci — Caleg, kampanye, QR code, smartphone.
Implementasi Metode Fuzzy Tsukamoto Pada Aplikasi Findkos Berbasis Web Laravel Muhammad Aditya Wahyu Nugroho; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 6 No. 04 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v6n04.p967-975

Abstract

Pandemi Covid-19 tahun 2020 mengubah pola hidup masyarakat, termasuk kebutuhan tempat tinggal yang semakin mendesak. Seiring meredanya pandemi, pencarian tempat tinggal sementara dapat dilakukan secara daring, namun keberagaman opsi sering kali membingungkan pengguna. Oleh karena itu, penelitian ini mengembangkan sistem berbasis web menggunakan framework Laravel yang menerapkan algoritma fuzzy Tsukamoto untuk memberikan prediksi dan rekomendasi tempat tinggal sementara secara akurat. Algoritma ini menggunakan parameter seperti harga, ukuran, dan fasilitas, termasuk kamar mandi, WiFi, parkir, dan penyejuk ruangan. Parameter tersebut membentuk tiga himpunan fuzzy, yaitu ukuran (luas/sempit), fasilitas (banyak/sedikit), dan harga (mahal/murah), dengan empat aturan utama. Hasil pengujian menunjukkan bahwa algoritma fuzzy Tsukamoto mampu memberikan prediksi harga yang rasional serta rekomendasi kos yang sesuai kebutuhan pengguna. Aplikasi ini juga terbukti fungsional berdasarkan uji coba black-box, yang menunjukkan bahwa semua fitur berjalan normal, termasuk manipulasi data pada database. Dengan demikian, aplikasi berbasis web ini mampu membantu pengguna dalam proses pencarian tempat tinggal sementara secara cepat, efisien, dan terstruktur. Kata Kunci: Fuzzy Tsukamoto, Prediksi harga kos, Sistem rekomendasi, Framework Laravel, Aplikasi berbasis web.
Pemanfaatan Chatbot Whatsapp Untuk Kemudahan Pengguna Dalam Memonitoring Harga Cryptocurrency Ahmad Ubaidillah Putra; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 6 No. 04 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v6n04.p948-957

Abstract

Abstrak— Pertumbuhan pesat teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai sektor, termasuk industri keuangan. Salah satu dampaknya adalah meningkatnya minat terhadap cryptocurrency sebagai aset digital yang semakin banyak digunakan untuk investasi dan transaksi. Namun, volatilitas harga yang tinggi membuat pemantauan harga menjadi tantangan bagi pengguna. Untuk mengatasi hal ini, penelitian ini mengembangkan chatbot WhatsApp yang terintegrasi dengan API CoinMarketCap guna memonitoring pembaruan harga secara real-time serta notifikasi otomatis terkait perubahan harga yang signifikan. Dengan demikian, pengguna dapat memperoleh informasi harga terbaru dengan mudah tanpa harus memeriksa secara manual di berbagai platform. Hasil pengujian menunjukkan bahwa chatbot WhatsApp ini mampu memberikan informasi harga yang akurat dan notifikasi tepat waktu, sehingga efektif dalam membantu pengguna memantau pergerakan harga cryptocurrency. Selain itu, penelitian ini merekomendasikan beberapa pengembangan lebih lanjut, seperti fitur pengaturan notifikasi yang dapat disesuaikan sesuai preferensi pengguna serta dukungan untuk lebih banyak jenis cryptocurrency. Dengan peningkatan ini, chatbot dapat menjadi alat yang lebih komprehensif dan bermanfaat bagi komunitas pengguna aset digital. Kata Kunci: WhatsApp, Chatbot, Cryptocurrency, CoinMarketCap
Analisis Perbandingan Performa Web Server Apache, Nginx, Dan LiteSpeed Studi Kasus Implementasi Di VPS Ganda Putra Perdana; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 6 No. 04 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jinacs.v6n04.p1145-1155

Abstract

Abstrak - Perkembangan teknologi internet yang pesat telah meningkatkankebutuhan akan web server yang andal dan efisien dalam menanganilalu lintas tinggi. Apache, Nginx, dan LiteSpeed merupakan tiga web server populer. Penelitian ini bertujuan untukmenganalisis dan membandingkanperforma ketiganya berdasarkanparameter waktu respons, throughput, latensi, dan penggunaan sumber daya(CPU dan RAM). Pengujiandilakukan pada VPS denganspesifikasi identik menggunakan situs web statis sederhana berbasis HTML, CSS, dan JavaScript. Alat pengujianseperti Apache Benchmark (ab) dan JMeter digunakan untukmensimulasikan berbagai skenariobeban lalu lintas. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa LiteSpeedunggul dalam kecepatan dan efisiensisumber daya, Nginx menunjukkanperforma stabil pada beban tinggi, sementara Apache cenderungmemiliki latensi lebih tinggi dan penggunaan sumber daya yang lebihbesar. Temuan ini memberikan panduan bagi pengembang dan administrator sistem dalam memilih web server yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik trafik situs web mereka. Kata Kunci: Apache, Nginx, LiteSpeed, Web Server, VPS, Performa
Implementasi Cowrie Honeypot Dan Snort Inline-Mode Untuk Mendeteksi Serangan Brute-Force Dan Simulasi Deteksi Serangan Dos Rudi Ardi Hamzah; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 02 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Pada era digital saat ini, keamanan jaringan menjadi perhatian utama seiring meningkatnya intensitas dan kompleksitas serangan siber. Dua serangan yang sering mengancam sistem adalah brute-force dan Denial of Service (DoS). Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Cowrie Honeypot dan Snort Inline-Mode sebagai upaya mendeteksi dan memantau serangan brute-force serta simulasi deteksi serangan DoS. Cowrie Honeypot digunakan untuk menjebak dan mencatat aktivitas serangan brute-force, sedangkan Snort Inline-Mode diimplementasikan untuk mendeteksi dan memblokir lalu lintas mencurigakan yang mengindikasikan serangan DoS. Penelitian ini dilakukan dalam lingkungan jaringan virtual menggunakan Virtual Machine. Evaluasi kinerja sistem dilakukan dengan parameter Detection Rate, Prevention Rate, Accuracy, Resource Usage, dan Availability. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Cowrie dan Snort dapat mendeteksi aktivitas serangan brute-force dan DoS dengan efektivitas yang cukup baik, serta mampu memberikan data yang bermanfaat untuk analisis pola serangan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi praktisi keamanan jaringan dalam mengembangkan sistem pertahanan terhadap serangan siber.   Kata Kunci - Cowrie Honeypot, Snort, keamanan jaringan
Automasi Pakan Ternak Ayam Berbasis IoT Menggunakan Protokol MQTT Naufal Yasir Muafa; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 02 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Peternakan ayam merupakan sektor penting dalam penyediaan pangan yang menuntut efisiensi dalam manajemen pemberian pakan guna menunjang pertumbuhan dan produktivitas ternak. Pemberian pakan secara manual memiliki keterbatasan dalam hal efisiensi waktu terutama bagi peternak dengan aktivitas padat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem otomatisasi pemberian pakan ayam berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan protokol MQTT. Sistem dibangun dengan perangkat keras seperti ESP8266, servo motor, sensor ultrasonik, dan modul RTC (Real-Time Clock), serta perangkat lunak berbasis web untuk memantau dan mengatur jadwal pemberian pakan secara daring. Dashboard Web berbasis React digunakan untuk pemantauan dan pengendalian jarak jauh. Data jadwal disimpan secara lokal menggunakan EEPROM sehingga tetap dapat berfungsi saat koneksi internet terputus. Evaluasi meliputi latensi komunikasi end-to-end, ketepatan eksekusi jadwal terhadap waktu RTC, akurasi estimasi level pakan pada tiga kondisi (penuh, setengah, kosong), kinerja sistem saat offline, dan kuantitas keluaran pakan berdasarkan durasi bukaan servo. Hasil pengujian menunjukkan latensi komunikasi kurang dari 1 detik, deviasi eksekusi jadwal ±1 detik, akurasi estimasi level pakan rata-rata 80%, keberhasilan eksekusi penjadwalan 100% dalam kondisi offline, dan pengujian durasi bukaan 1.000 ms menghasilkan keluaran rata-rata 14,2g. Kata Kunci— Internet of Things, MQTT, Pakan Ayam, ESP8266, Peternakan
Pengembangan Sistem Antrian Digital Berbasis Website untuk Layanan Multi-Kelompok Achmad Zidan Ramdani; Agus Prihanto
Journal of Informatics and Computer Science (JINACS) Vol. 7 No. 02 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem antrian konvensional sering kali mengalami kendala signifikan dalam mengelola layanan multi-kelompok, seperti ketimpangan distribusi beban kerja antar loket dan ketidakpastian waktu tunggu pelanggan. Kondisi ini sering memicu penumpukan antrian yang tidak terurai serta ketidakadilan distribusi pelayanan yang berdampak negatif pada kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun sebuah sistem antrian digital berbasis website untuk menangani masalah tersebut dengan menerapkan model Multi-Queue. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan framework Laravel serta integrasi teknologi WebSocket (Laravel Reverb) untuk memfasilitasi komunikasi data secara real-time. Model pengembangan yang diterapkan adalah Waterfall yang meliputi tahapan analisis, desain, implementasi, hingga pengujian. Evaluasi kualitas sistem dilakukan secara komprehensif melalui serangkaian pengujian kuantitatif. Pengujian fungsionalitas menggunakan metode black-box testing memastikan seluruh fitur berjalan sesuai rancangan. Evaluasi keadilan (Fairness) menggunakan metrik Jain’s Fairness Index (JFI) menghasilkan nilai sempurna 1.0 pada skenario beban seimbang, serta membuktikan keberhasilan isolasi antrian di mana antrian layanan yang padat tidak menghambat antrian layanan yang sepi. Dari sisi respon sistem, pengujian mencatat rata-rata Response Time (TTFB) yang sangat responsif, yaitu 35-56 ms, jauh melampaui standar rekomendasi Google (< 800 ms). Audit kualitas teknis frontend menggunakan Google Lighthouse juga memberikan skor 100 pada aspek Performance. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem antrian Multi-Queue berbasis web yang dikembangkan tidak hanya berhasil secara fungsional dalam mendigitalkan proses antrian, tetapi juga terbukti adil, responsif, dan memiliki standar kualitas kode yang optimal. Kata Kunci— Sistem Antrian, Multi-Queue, Response Time, Google Lighthouse, Websocket.