Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Adaptasi Biaya Dalam Usaha Tahu: Tinjauan Etnologis Pada Praktik UMKM Di Toraja Kinza, Maudya; Sampebua, Astrid Marsella; Lebang, Betriks Evangelica; Pasanda, Erna; Askikarno, Carolus
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4289

Abstract

Penelitian ini menginvestigasi bagaimana pelaku usaha tahu di Tana Toraja memahami serta menerapkan sistem pengendalian biaya sebagai praktik sosial dan moral yang tumbuh dari nilai budaya, hubungan sosial, serta keyakinan spiritual masyarakat setempat. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif berbasis etnologi dalam kerangka paradigma interpretif, penelitian ini menempatkan aktivitas ekonomi bukan sebagai tindakan teknis semata, melainkan sebagai bagian dari praktik budaya yang penuh makna. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi yang melibatkan partisipasi peneliti, serta penelusuran berbagai dokumen produksi pada tiga unit usaha tahu di Kecamatan Makale. Analisis data mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldana melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan makna secara berulang. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pengendalian biaya dijalankan melalui mekanisme sosial, antara lain melalui jaringan kepercayaan dengan pemasok, pembagian kerja berbasis nilai kekeluargaan, pemanfaatan bahan bakar alternatif, serta berbagai inovasi produksi yang bersumber dari kearifan lokal. Sistem pencatatannya sederhana dan digunakan lebih sebagai sarana refleksi daripada kewajiban administratif. Pelaku usaha juga menghadapi sejumlah tantangan seperti kenaikan harga kedelai dan terbatasnya modal, namun mereka meresponnya melalui strategi penyesuaian yang didasarkan pada nilai moral dan keyakinan spiritual. Efisiensi dimaknai sebagai hidup sederhana, bekerja dengan sungguh-sungguh, menjadi keberlanjutan usaha keluarga, serta memelihara rasa syukur atas rasa syukur. Penelitian ini memperkaya pemahaman tentang akuntansi biaya melalui perspektif humanistik dan etnologis, serta menawarkan kontribusi bagi pengembangan teori akuntansi interpretif dan pendampingan UMKM berbasis nilai budaya lokal.
Analisis Sistem Akuntansi pada Pengendalian Biaya Operasional Situru, Florianus Erwin; Pasanda, Erna; Mongan, Frischa Faradilla Arwinda
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5394

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan sistem akuntansi dan pemanfaatannya dalam pengendalian biaya operasional pada CV. OZU Meoli, perusahaan jasa konstruksi di Makassar. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi terhadap direktur, komisaris, staf administrasi, dan staf operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem akuntansi CV. OZU Meoli masih bersifat semi-manual dengan menggunakan buku kas dan Microsoft Excel tanpa Chart of Accounts (COA), jurnal, buku besar, maupun Standard Operating Procedure (SOP) yang baku. Pencatatan transaksi sering mengalami keterlambatan 7-14 hari akibat terlambatnya penyerahan bukti transaksi dari lapangan. Sistem dokumentasi belum sistematis karena tidak memiliki penomoran dokumen, klasifikasi per proyek, dan digitalisasi arsip. Anggaran biaya operasional disusun secara tahunan namun evaluasi perbandingan anggaran dengan realisasi tidak dilakukan secara rutin dan sistematis. Pengendalian biaya lebih bersifat intuitif dan bergantung pada supervisi langsung pimpinan daripada sistem akuntansi terstruktur. Kendala utama meliputi keterbatasan sumber daya manusia, keterlambatan dokumen, minimnya teknologi akuntansi, dan dominasi prosedur lisan. Penelitian menyimpulkan bahwa efektivitas pengendalian biaya operasional sangat terbatas karena sistem akuntansi yang ada belum memenuhi komponen fundamental sistem akuntansi modern, sehingga informasi biaya yang dihasilkan tidak akurat, tidak tepat waktu, dan tidak dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan manajerial yang optimal.
Sustainable Soybean Cultivation and Digital Marketing for Food Diversification in Sandy Soils Gunadi, Hendrik; Alimuddin, Suraedah; Pasanda, Erna; Djunaidy, Machmud; Pala'langan, Agusanto; Adelia, Eunikke; Lebang, Adrian; Marsha; Lopang, Anugerah Andyni
Research Horizon Vol. 5 No. 6 (2025): Research Horizon - December 2025
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.5.6.2025.944

Abstract

Sandy soil, low productivity, poor crop management, and limited marketing opportunities are the main challenges faced by soybean farmers in Jenetaesa Village, Maros Regency. The Langkasa and Langkasa Baru farmer groups collaborated with the team from Paulus Christian University of Indonesia to address these issues through a community service program. The program aimed to empower farmers by introducing sustainable soybean cultivation practices and innovations to support food diversification and better use of rainfed land during the dry season. The methods included socialization, practical training, field demonstrations, and ongoing mentoring. Farmers learned composting techniques using soybean waste, operating compost shredders and soybean threshers, the benefits of superior seeds, proper planting timing, and basic digital marketing to reach wider markets. The results showed increased farmer knowledge and skills in managing sandy soil, reducing post-harvest losses, and applying sustainable practices. Farmers began using compost to improve soil fertility, adopted mechanical threshers to minimize seed waste, planted superior varieties, and started exploring online marketplaces. The introduction of appropriate low-cost technologies proved effective in more productively utilizing sandy rainfed fields. The program not only enhanced soybean production and marketing but also contributed to household food security and economic improvement for the farming community.
Mini Etnografi Biaya Pernikahan Adat Toraja: Kasta, Ekonomi Keluarga, dan Makna Kehormatan Sosial Adelia, Eunike; Te'dang, Albert; Mangallo, Helfiani; Pasanda, Erna; Tikupadang, Wendy Kala
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6455

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami makna sosial, ekonomi, dan budaya di balik pengeluaran biaya pernikahan adat Toraja yang dikenal sebagai Rampanan Kapa’. Tradisi ini tidak hanya menjadi simbol penyatuan dua individu, tetapi juga merepresentasikan status sosial, kehormatan keluarga, serta penghormatan terhadap leluhur. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis mini etnografi dalam paradigma interpretif untuk menggali praktik dan makna budaya yang melekat pada sistem kasta, tanggung jawab sosial, serta pengelolaan ekonomi keluarga dalam konteks pernikahan adat. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi pada masyarakat di Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara. Informan terdiri atas tokoh adat, orang tua pengantin, dan mempelai yang terlibat langsung dalam pelaksanaan upacara. Analisis data dilakukan secara tematik interpretatif untuk menafsirkan makna simbolik di balik setiap praktik pengeluaran adat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa biaya pernikahan adat tidak semata mencerminkan kemampuan ekonomi keluarga, tetapi juga berfungsi sebagai simbol kehormatan, solidaritas, dan pertanggungjawaban moral dalam struktur sosial berbasis kasta. Keluarga berkasta tinggi cenderung mempertahankan kemegahan upacara sebagai representasi martabat leluhur, sedangkan keluarga dengan ekonomi terbatas melakukan penyesuaian tanpa menghilangkan nilai simbolik adat. Fenomena ini menunjukkan adanya negosiasi antara tradisi dan modernitas, di mana masyarakat berusaha menyeimbangkan tuntutan kehormatan adat dengan rasionalitas ekonomi. Penelitian menyimpulkan bahwa praktik pengeluaran dalam pernikahan adat Toraja merepresentasikan akuntansi sosial budaya, yaitu sistem pertanggungjawaban moral yang hidup dalam masyarakat, di mana setiap pengeluaran mencerminkan nilai siri’, gotong royong, dan keseimbangan sosial.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN POLA PENGGUNAAN E-MONEY TERHADAP PERILAKU KEUANGAN MAHASISWA DENGAN PENGENDALIAN DIRI SEBAGAI VARIABEL MODERASI Paembonan, Helmi; Tame, Novalia Rappa; Pasau, Denensia Kristyani; Pasanda, Erna; Manggala, Muliani
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/fb5jt765

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan pola penggunaan e-money terhadap perilaku keuangan mahasiswa dengan pengendalian diri sebagai variabel moderasi. Meningkatnya penggunaan e-money di kalangan mahasiswa menunjukkan kemudahan bertransaksi, namun tidak selalu diiringi kemampuan mengelola keuangan yang baik. Sebagai generasi digital native, mahasiswa rentan terhadap perilaku konsumtif akibat kemudahan akses transaksi digital, sehingga diperlukan pemahaman mengenai peran literasi keuangan dan pengendalian diri dalam membentuk perilaku keuangan yang sehat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan penyebaran kuesioner kepada 95 mahasiswa Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar pengguna aktif e-money. Analisis data dilakukan dengan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan dan pola penggunaan e-money berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku keuangan mahasiswa. Pengendalian diri juga memperkuat hubungan antara kedua variabel tersebut, yang menegaskan pentingnya literasi keuangan dan pengendalian diri agar mahasiswa mampu mengelola keuangan secara bijak di era digital.