Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sustainable Soybean Cultivation and Digital Marketing for Food Diversification in Sandy Soils Gunadi, Hendrik; Alimuddin, Suraedah; Pasanda, Erna; Djunaidy, Machmud; Pala'langan, Agusanto; Adelia, Eunikke; Lebang, Adrian; Marsha; Lopang, Anugerah Andyni
Research Horizon Vol. 5 No. 6 (2025): Research Horizon - December 2025
Publisher : LifeSciFi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54518/rh.5.6.2025.944

Abstract

Sandy soil, low productivity, poor crop management, and limited marketing opportunities are the main challenges faced by soybean farmers in Jenetaesa Village, Maros Regency. The Langkasa and Langkasa Baru farmer groups collaborated with the team from Paulus Christian University of Indonesia to address these issues through a community service program. The program aimed to empower farmers by introducing sustainable soybean cultivation practices and innovations to support food diversification and better use of rainfed land during the dry season. The methods included socialization, practical training, field demonstrations, and ongoing mentoring. Farmers learned composting techniques using soybean waste, operating compost shredders and soybean threshers, the benefits of superior seeds, proper planting timing, and basic digital marketing to reach wider markets. The results showed increased farmer knowledge and skills in managing sandy soil, reducing post-harvest losses, and applying sustainable practices. Farmers began using compost to improve soil fertility, adopted mechanical threshers to minimize seed waste, planted superior varieties, and started exploring online marketplaces. The introduction of appropriate low-cost technologies proved effective in more productively utilizing sandy rainfed fields. The program not only enhanced soybean production and marketing but also contributed to household food security and economic improvement for the farming community.
Pengukuran Kinerja Keuangan Berbasis Economic Value Added (Eva) Pada Perusahaan Plastik dan Kemasan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2022-2024 Linda, Abel; Lebang, Adrian; Adhesive, Adhesive; Paranoan, Natalia; Mongan, Frischa Faradilla
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.6415

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur dan menganalisis kinerja keuangan perusahaan plastik dan kemasan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2022–2024 dengan menggunakan pendekatan Economic Value Added (EVA). EVA digunakan sebagai alat ukur kinerja berbasis nilai tambah ekonomi yang mempertimbangkan laba operasi bersih setelah pajak (Net Operating Profit After Tax/NOPAT) dan biaya modal yang tercermin dalam Weighted Average Cost of Capital (WACC). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan kriteria perusahaan plastik dan kemasan yang terdaftar di BEI dan menerbitkan laporan keuangan lengkap selama periode pengamatan. Berdasarkan kriteria tersebut, diperoleh 12 perusahaan dengan total 36 laporan keuangan sebagai unit analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja keuangan perusahaan plastik dan kemasan selama periode 2022–2024 belum optimal dalam menciptakan nilai tambah ekonomi, yang ditunjukkan oleh nilai EVA negatif pada sebagian besar perusahaan. Kondisi ini mengindikasikan bahwa laba operasi yang dihasilkan belum mampu menutupi biaya modal yang ditanggung perusahaan, sehingga belum memberikan nilai ekonomis bagi pemegang saham. Namun demikian, beberapa perusahaan seperti PT Tunas Alfin Tbk, PT Champion Pacific Indonesia Tbk, PT Impack Pratama Industry Tbk, dan PT Panca Budi Idaman Tbk secara konsisten mampu menghasilkan nilai EVA positif, yang mencerminkan kemampuan manajemen dalam mengelola modal secara efisien dan menciptakan nilai tambah berkelanjutan. Temuan ini menegaskan bahwa laba akuntansi semata tidak cukup untuk menilai kinerja keuangan perusahaan, sehingga pendekatan EVA menjadi alternatif yang lebih komprehensif dalam mengevaluasi penciptaan nilai ekonomi perusahaan.