Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Modelling and Designing The Model Predictive Control System of Turbine Angular Speed at Hydropowerplant UBP Saguling PT Indonesia Power R K A Kusumah; Endra Joelianto; Estiyanti Ekawati
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 1 No 2 (2009): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2009.1.2.4

Abstract

Saguling Generation Business Unit (GBU) is one of hydro powerplants under PT. Indonesia Power which has vital role to produce and distribute electricity in Indonesia. The demand for electricity in Indonesia, which is fluctuative, force the plant to operate in immediate and responsive pattern. Saguling need 2 minute to connect to the transmission system from its non operating state. Plant response is controlled by manipulating guide vane opening so the water entering the turbine chamber can be maintained. 5.6 % maximum overshoot still occurs in start up process due to manual mechanism. This paper provide a design of control system using Model Predictive Control (MPC) to optimize the plant performance which is indicated by faster response time and reduced overshoot. Neural Network with Back Propagation algorithm is used to model the turbine with guide vane opening as input variable and turbine angular speed as output variable. The model is then used in MPC algorithm to compute the optimum control signals.Keywords:  Neural Network, Model Predictive Control, Guide Vane, Cost Function. 
Kontrol Model Prediksi Robas Pada Waste Heat Boiler : Parametric Ellipsoidal Uncertainty Faqihza Mukhlish; Endra Joelianto
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 2 No 1 (2010): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2010.2.1.4

Abstract

Kontrol Model Prediksi adalah suatu strategi kontrol yang dirancang dengan menggunakan model dari proses suatu sistem. Model proses ini digunakan untuk menghitung himpunan prediksi ke depan dari proses tersebut berdasarkan himpunan sinyal kontrol yang diberikan pada model. Himpunan sinyal kontrol tersebut diperoleh dari suatu algoritma optimisasi yang meminimalkan fungsi kinerja MPC dan solusinya memenuhi kendala sistem. Oleh karena itu, pemilihan model yang tepat akan mempengaruhi kinerja dari pengontrol.Optimisasi merupakan bagian terpenting pada perhitungan sinyal control ke depan pada MPC. Pada tugas akhir ini digunakan optimisasi robas. Optimisasi robas atau Robust Optimization (RO) adalah metoda optimisasi yang dapat menangani ketidakpastian data. Ketidakpastian dalam hal ini adalah data dari masalah optimisasi tidak diketahui secara pasti saat menentukan solusi optimal.PT.Petrokimia Gresik Pabrik Pupuk Nitrogen memiliki boiler bertipe Waste Heat Boiler (WHB), pembangkit uap yang memanfaatkan gas panas sisa dari generator turbin gas. Sistem ini digunakan untuk melihat kinerja MPC dengan optimisasi robas dalam sistem di industri dan melakukan penghematan bahan bakar pada sistem WHB. Mekanisme pengontrolan dilakukan dengan keadaan awal 0 untuk setiap masukan dan keluaran, lalu diamati kestabilan sistem dan variabel prosesnya terhadap kendala sistem.RO-MPC dengan ketidakpastian elips parametrik dapat mengkompensasi gangguan terukur dari generator turbin gas. Nilai RMSE dan IAE dari keluaran yang mempengaruhi kualitas steam (uap), Tekanan uap RMSE 1 = 0.1327 dan IAE 1 = 32.1710, Flow uap RMSE 4 = 1.7132 dan IAE 4 = 2.3603, Temperatur uap RMSE 5 = 8.9758 dan IAE5  = 2242.4. Kata Kunci: Kontrol Model Prediksi, Optimisasi Robas, Optimisasi Konik, Robust Counterpart, receding horizon, waste heat boiler.
Studi Perancangan Sistem Kontrol Kinematik Dan Dinamik Non Linier Watanabe Pada Wahana Nirawak Quadrotor Steven Aurecianus; Estiyanti Ekawati; Endra Joelianto
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 5 No 2 (2013): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2013.5.2.5

Abstract

Penelitian difokuskan pada desain sistem kontrol kinematik dan dinamik non linier Quadrotor hasil pemodelan Watanabe (2009). Model Quadrotor yang digunakan merupakan model dinamik yang dikontrol menggunakan metode backstepping. Model ini memiliki masukan dan keluaran jamak. Desain dilakukan dengan menentukan letak pole-pole lup tertutup sehingga diperoleh matriks penguat umpan balik sebagai salah satu komponen masukan. Rentang pole yang baik diperoleh dengan melakukan pengujian dan analisis terhadap pengaruh perubahan dari masing-masing pole terhadap respon sistem dan perhitungan nilai integral absolute error. Simulasi dilakukan tanpa memperhitungkan variabel fisis dari Quadrotor.Hasil penelitian ini adalah diperolehnya program matlab untuk mensimulasikan model kinematik dan dinamik quadrotor Watanabe (2009). Percobaan yang dilakukan menunjukkan bahwa jumlah pembulatan angka dibelakang koma yang baik adalah minimal dua angka dibelakang koma, dipilih konstanta k bernilai 1, dan rentang letak pole dari masing-masing pole dengan pengaruh yang signifikan namun tetap memenuhi syarat tidak terjadi overshoot dan osilasi yang besar untuk pole ke 1 berada dikisaran -1 sampai -3, pole 2 dikisaran -1 sampai -6, pole 3 dikisaran -1 sampai -6, pole 4 dikisaran-1 sampai -6, dan pole 5 dikisaran -1 sampai -5.Kata Kunci: unmanned air vehicles, wahana nirawak quadrotor, pole placement, backstepping, kontrol dinamik.
Perancangan Sistem Kontrol Busur Listrik pada Tungku Peleburan Besi dan Baja Dengan Pengontrol Robas H∞ Faisal Hendri; Endra Joelianto; Agus Samsi
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 6 No 1 (2014): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2014.6.1.5

Abstract

AbstrakKebutuhan akan material yang terbuat dari baja sudah sangat banyak. Teknologi di industri tersebut juga telah berkembang pesat pada proses yang ada di dalam pembuatan baja. Salah satunya dalam proses peleburan besi dan metal. Dulu penggunaan Tungku Busur Listrik masih konvensional dan belum memakai sistem kontrol cerdas. Padahal efisiensi energi alat ini belum mencapai hasil yang sangat baik. Oleh karena itu diperlukan sistem kontrol yang dapat memperbaiki efisiensinya. Dalam penelitian ini dibahas mengenai sistem kontrol untuk peleburan besi di dalam tungku busur listrik dan menghasilkan perancangan pengontrol yang tepat.Langkah pertama yang dilakukan adalah  mengidentifikasi sistem dengan menggunakan jaringan saraf tiruan metode ADALINE (Adaptive Linear Neuron). Metode ini memiliki algoritma perubahan bobot dan fungsi pengaktifan yang khusus. Kemudian persamaan ruang keadaan kontinyu yang dihasilkan dari pemodelan ini akan digunakan untuk pengontrol robas H∞. Persamaan ini akan diolah kembali sehingga hasil akhirnya didapatkan parameter-parameter yang dapat digunakan di  lapangan. Pengontrol robas H∞ dipilih karena memiliki kestabilan yang kuat walau mendapatkan banyak gangguan. Dalam perancangan yang telah dilakukan,menghasilkan lonjakan maksimum (Mp) = 1.13 % dan ­­waktu tunak (Ts) = 30.27 detik (standar yang ditentukan: lonjakan maksimum (Mp) = <10 % dan  ­­waktu tunak (Ts) = 100 detik). Kata Kunci:ADALINE, Robas H∞, Persamaan Ruang Keadaan, Fungsi Alih, Tungku busur listrik, Lower LFT, Gamma.
Perancangan Safety Shutdown System pada Kepala Sumur Minyak dengan Menggunakan Analisis Pemodelan Petrinet Alfeus Leonardo; Endra Joelianto; Sutanto Hadisupadmo
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2015.7.1.2

Abstract

AbstrakDalam proses produksi minyak dan gas, kepala sumur memegang peranan penting, sebab jika terjadi masalah di kepala sumur akan menggangu produksi minyak dan gas serta dapat menyebabkan kegagalan produksi. Permasalahan kegagalan pada  kepala sumur dapat diminimumkan dengan memasang Safety Shutdown System. Safety Shutdown System merupakan suatu prosedur untuk mematikan operasi kepala sumur dengan aman pada saat terjadi masalah. Oleh karena itu, perancangan Safety Shutdown System yang baik sangat diperlukan agar tidak terjadi blow out di sumur. Jala Petri Sinyal Terinterpretasi (JPST) merupakan suatu pemodelan sistem diskrit yang memberikan informasi tentang struktur dan perilaku dinamik dari sistem yang dimodelkan. Perancangan menggunakan pemodelan JPST bertujuan untuk menganalisis suatu sistem sebelum mengimplementasikannya di lapangan. Pemodelan Safety Shutdown System dengan JPST dapat meminimumkan waktu perancangan dan kegagalan safety system.Pemodelan JPST dimulai dengan mengidentifikasi semua masukan dan keluaran pada sistem, lalu menentukan logika masukan pada tiap transisi dan daftar keluaran pada setiap place. Setelah itu pemodelan dilanjutkan dengan konstruksi dan analisis. Hasil analisis pada pemodelan ini menunjukkan bahwa sistem memiliki sifat keselamatan, keterbatasan, daya hidup, dan didapat nilai transparansi sebesar 0,86 dari skala 1, menunjukkan bahwa sistem bersifat transparan. Setelah melakukan pemodelan JPST, dilakukan simulasi dengan cara menerjemahkan bentuk JPST ke dalam ladder diagram. Hasil ladder diagram yang diterjemahkan dari model JPST dan ladder diagram yang dibuat langsung dari diagram logika memiliki hasil yang sedikit berbeda. Karena dalam pemodelan JPST terdapat asumsi "“ asumsi ideal.Kata Kunci: JPST, Ladder Diagram, Safety Shutdown System, kepala sumur
Perancangan Sistem Kontrol Ketinggian Baja Cair pada Proses Continuous Casting dengan Pengontrol PID Robas H∞ Muhammad Zibny; Endra Joelianto; Sutanto Hadisupadmo
Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Otomasi Kontrol dan Instrumentasi
Publisher : Pusat Teknologi Instrumentasi dan Otomasi (PTIO) - Institut Teknologi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/joki.2015.7.2.5

Abstract

Baja merupakan salah satu logam yang memiliki kegunaan yang banyak, berbagai tempat baik kantor, sekolah, bahkan dapur selalu terdapat peralatan-peralatan yang terbuat dari baja. Industri pencetakan baja merupakan industri yang kompleks, dimana antara satu sistem dengan sistem lainnya saling berkaitan. Pada penelitian ini akan dibahas tentang salah satu sistem kontrol yang berada pada industri pencetakan baja yaitu sistem kontrol ketinggian baja cair yang berada pada proses continuous casting.Pada penelitian ini ada beberapa tahapan yang akan dilakukan, pertama adalah melakukan pemodelan dengan menggunakan metode ADALINE (Adaptive Linear Neuron) yang kemudian diambil bobot-bobotnya untuk dimasukkan kedalam persamaan ARX (Auto Regressive eXogenus) dari situlah didapatkan model sistem kontrol ketinggian baja cair. Hasil pemodelan ini selanjutnya akan digunakan untuk merancang pengontrol sistem.Simulasi dilakukan sebanyak empat kali atau dengan kata lain empat variasi nilai γ. Dari keempat variasi tersebut didapatkan nilai γ adalah 0,13 yang menghasilkan Kp= 18,3286; Ki= 5,3617; dan Kd= 1,712. Untuk nilai pengontrol tersebut dihasilkan respon dengan lonjakan maksimum 9,19% dan settling time sebesar 2,47 detik.Kata Kunci: ADALINE, ARX, Persamaan Ruang Keadaan, Kontrol Robas, Pengontrol PID, Moore-penrose