Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Pharmacoscript

PENGARUH PELARUT CAMPUR ETIL ASETAT DAN N-HEKSAN TERHADAP RENDEMEN DAN KANDUNGAN METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK DAUN BIDARA ARAB (Ziziphus sphina-christi L) Nur Aji
Pharmacoscript Vol. 2 No. 2 (2019): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v2i2.222

Abstract

Bidara arab (Ziziphus sphina-christi L) merupakan tanaman obat yang belum banyak diketahui masyarakat. Daunnya diketahui mengandung berbagai metabolit sekunder seperti alkaloid, saponin, tanin dan triterpenoid. Tujuan penelitian ini yaitu melihat pengaruh perbandingan pelarut campur etil asetat dan n-heksan terhadap rendemen dan kandungan metabolit sekunder dalam ekstrak daun bidara arab (Ziziphus sphina-christi L).  Metode penelitian ini yaitu eksperimental laboratorium menggunakan campuran pelarut etil asetat dan n-heksan dengan perbandingan 1:9, 3:7, 5:5, 7:3 dan 9:1 terhadap daun bidara arab, dengan metode maserasi. Hasil rata-rata rendemen ekstrak menggunakan campuran pelarut etil asetat dan n-heksan dengan perbandingan 1:9, 3:7, 5:5, 7:3, dan 9:1 berturut-turut adalah 3,53%, 3,81%, 3,89%, 5,15% dan 3,70%. Hasil penapisan fitokimia ekstrak daun bidara arab positif mengandung senyawa kimia golongan flavonoid dan steroid.
FORMULASI DAN UJI IRITASI EMULGEL KOMBINASI EKSTRAK JAHE MERAH (Zingiber officinale R. var rubrum) DAN MINYAK PEPPERMINT Nur Aji
Pharmacoscript Vol. 3 No. 1 (2020): Pharmacoscript
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/pharmacoscript.v3i1.386

Abstract

Ekstrak jahe merah (EJM) dan minyak peppermint (MP) telah diformulasi dalam bentuk emulgel. Formula emulgel dibuat tiga variasi yaitu : EJM 4% (b/b), MP 5% (b/b), dan kombinasi EJM-MP (2%:2,5%, b/b). Ketiga formula diuji karakteristik dan indeks iritasi. Pengujian karakteristik meliputi : organoleptik, homogenitas, pH, viskositas dan daya sebar. Pengujian tersebut dilakukan terhadap emulgel yang disimpan pada suhu 4±2oC, 27,5±2oC dan suhu 40±2oC selama tiga bulan.  Uji iritasi dilakukan secara topikal pada kelinci albino betina. Hasil penelitian menunjukan bahwa semua formula memiliki penampilan homogen dan pH 6. Selama penyimpanan homogenitas dan pH tidak terjadi perubahan. Namun secara organoleptik semua emulgel yang mengandung EJM mengalami pengelapan terutama yang disimpan pada suhu 40±2oC. Hasil uji daya sebar ketiga formula diperoleh pada kisaran 4-4,8 cm, semua formula mengalami perubahan yang signifikan (sig.<0,05) pada suhu 40±2oC selama penyimpanan. Nilai viskositas emulgel diperoleh hasil : EJM =10339,13 Poise; MP= 14686,47 Poise; EJM-MP= 16191,10 Poise. Nilai viskositas mengalami perubahan yang signifikan (sig.<0,05.) pada semua suhu selama penyimpanan. Hasil ujii ritasi menunjukan bahwa formula kombinasi EJM-MP  tidak menimbulkan iritasi pada hewan uji.