Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PELATIHAN MENDAUR ULANG SAMPAH MENJADI BARANG KERAJINAN TANGAN YANG BERNILAI EKONOMIS Sabahiyah Sabahiyah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.283

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meminimalisir pembuangan sampah di Dusun Bebae Desa Mamben Lauk Kecamatan Wanasaba sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dengan mengolah sampah menjadi barang kerajinan tangan yang bernilai ekonomis. Kegiatan ini diikuti oleh 19 orang peserta dan yang menjadi pesertanya adalah warga masyarakat yang berada di Dusun Bebae Desa Mamben Lauk. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian melalui tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam pelatihan ini adalah kegiatan penyuluhan dan membuat barang kerajinan tangan yang bahan dasarnya dari sampah. Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan para peserta telihat bersemangat dan antusias mengikuti kegiatan pada setiap kali pertemuan dan mendapat respon positif dari peserta karena mampu meminimalisir jumlah sampah dan menjadi peluang usaha dan menggunakan modal yang sedikit. Hasil kegiatan ini menunjukkan keantusiasan peserta sebagai bentuk partisipasinya dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan respon positif terhadap kegiatan yang dilakukan serta memiliki pemahaman tentang materi yang disampaikan sehingga peserta pelatihan memiliki pengetahuan tentang bahaya dari sampah dan cara meminimalisirnya serta mampu membuat kerajinan tangan yang bahan dasarnya dari sampah.
Penguatan Kemampuan Guru Membuat Modul Ajar Melalui Lokakarya Implementasi Kurikulum Merdeka di SD Sekolah Penggerak Kabupaten Lombok Timur Hamidi Hamidi; Muhammad Hafizin; Sabahiyah Sabahiyah
Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar-Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51494/jpdf.v4i2.1156

Abstract

The purpose of this research is to provide reinforcement to the 2nd batch of Primary School teachers in the Mobilization School Program in East Lombok Regency. The type of research used is school action research. The method used in this activity is packaged through workshops on the implementation of the independent curriculum with 2 cycles. Data collection used observation techniques. Instruments include observation of participant activities, management observation, and evaluation of workshop products, namely teaching modules. The results of this research activity were (1) Participants' understanding of the independent curriculum teaching modules increased (2) Workshop activities greatly assisted teachers in creating or modifying teaching modules according to the potential and characteristics of each school. (3) It is hoped that there will be follow-up in the form of mentoring for similar activities carried out in schools other than driving schools
PELATIHAN SENI TARI UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA DI SEKOLAH DASAR Sabahiyah Sabahiyah; Sri Wahyuni; Niswatul Hasanah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.752

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk dapat menambah wawasan anak mengenai seni dan budaya serta mengembangkan kreativitas siswa di SD Negeri 4 Mamben Daya. Peserta pelatihan adalah siswa SD Negeri 4 Mamben Daya, berjumlah 12 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah survey, diskusi, demonstrasi, orientasi musik iringan, praktek, pementasan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilakukan dalam tiga tahapan kegiatan, yaitu; 1) tahap pra pelatihan, 2) tahap pelaksanaan pelatihan dan 3) tahap akhir pelatihan. Selama kegiatan pelatihan berlangsung, semua peserta kelihatan antusias dan aktif mengikuti kegiatan pelatihan. Hal ini terlihat dari jumlah peserta pelatihan yang tetap hadir mulai dari awal sampai akhir kegiatan pelatihan. Selain itu, para peserta pelatihan juga memberikan respon positif terhadap kegiatan pelatihan. Mereka kelihatan senang dan selalu datang lebih awal sebelum waktu latihan dimulai. Mereka menggunakan waktu luangnya untuk berdiskusi dengan teman-temannya mengenai gerakan-gerakan tari serta mendemonstrasikan gerakan-gerakan tari yang sudah dilakukan pada pertemuan sebelumnya. Hasil kegiatan ini menunjukkan keantusiasan dan keaktifan para peserta dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan memberikan respon positif serta kreativitas para peserta dalam menciptakan gerakan-gerakan, yang dikembangkan oleh peserta pelatihan di bawah bimbingan Tim sampai menjadi sebuah tarian utuh walaupun masih dalam taraf yang sederhana.
PELATIHAN MEMPRODUKSI STIK PEPAYA SEBAGAI ALTERNATIF USAHA BAGI MASYARAKAT DUSUN PADAMARA Sabahiyah Sabahiyah; Sri Wahyuni; Niswatul Hasanah; Ihwan Ihwan
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i11.988

Abstract

Pepaya merupakan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan di Dusun Padamara, namun buah pepaya memiliki nilai jual yang rendah dan permintaan konsumen masih sedikit. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, ibu-ibu di Dusun Padamara diberikan pelatihan tentang cara memproduksi makanan dari pepaya sehingga dapat bernilai jual tinggi. Produk yang dihasilkan berupa stik pepaya untuk dijadikan sebagai alternatif usaha dan nantinya dapat menambah pendapatan keluarga. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 21 September 2023 dan diikuti oleh 15 orang peserta. Peserta kegiatan merupakan masyarakat Dusun Padamara Desa Pringgabaya. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil evaluasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa semua peserta berpartisipasi aktif untuk mengikuti kegiatan pelatihan, memiliki keseriusan dan ketekunan serta mendapatkan respon positif. Evaluasi produk menunjukkan bahwa stik pepaya yang dihasilkan tampilannya bagus, teksturnya renyah, rasanya enak dan aromanya sedap.
PELATIHAN MENDAUR ULANG SAMPAH MENJADI BARANG KERAJINAN TANGAN YANG BERNILAI EKONOMIS Sabahiyah Sabahiyah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i1.283

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meminimalisir pembuangan sampah di Dusun Bebae Desa Mamben Lauk Kecamatan Wanasaba sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dengan mengolah sampah menjadi barang kerajinan tangan yang bernilai ekonomis. Kegiatan ini diikuti oleh 19 orang peserta dan yang menjadi pesertanya adalah warga masyarakat yang berada di Dusun Bebae Desa Mamben Lauk. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian melalui tiga tahapan yaitu tahap persiapan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Adapun kegiatan yang dilakukan dalam pelatihan ini adalah kegiatan penyuluhan dan membuat barang kerajinan tangan yang bahan dasarnya dari sampah. Pada pelaksanaan kegiatan pelatihan para peserta telihat bersemangat dan antusias mengikuti kegiatan pada setiap kali pertemuan dan mendapat respon positif dari peserta karena mampu meminimalisir jumlah sampah dan menjadi peluang usaha dan menggunakan modal yang sedikit. Hasil kegiatan ini menunjukkan keantusiasan peserta sebagai bentuk partisipasinya dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan respon positif terhadap kegiatan yang dilakukan serta memiliki pemahaman tentang materi yang disampaikan sehingga peserta pelatihan memiliki pengetahuan tentang bahaya dari sampah dan cara meminimalisirnya serta mampu membuat kerajinan tangan yang bahan dasarnya dari sampah.
PELATIHAN SENI TARI UNTUK MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA DI SEKOLAH DASAR Sabahiyah Sabahiyah; Sri Wahyuni; Niswatul Hasanah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i7.752

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk dapat menambah wawasan anak mengenai seni dan budaya serta mengembangkan kreativitas siswa di SD Negeri 4 Mamben Daya. Peserta pelatihan adalah siswa SD Negeri 4 Mamben Daya, berjumlah 12 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan pelatihan ini adalah survey, diskusi, demonstrasi, orientasi musik iringan, praktek, pementasan, dan evaluasi. Kegiatan pelatihan dilakukan dalam tiga tahapan kegiatan, yaitu; 1) tahap pra pelatihan, 2) tahap pelaksanaan pelatihan dan 3) tahap akhir pelatihan. Selama kegiatan pelatihan berlangsung, semua peserta kelihatan antusias dan aktif mengikuti kegiatan pelatihan. Hal ini terlihat dari jumlah peserta pelatihan yang tetap hadir mulai dari awal sampai akhir kegiatan pelatihan. Selain itu, para peserta pelatihan juga memberikan respon positif terhadap kegiatan pelatihan. Mereka kelihatan senang dan selalu datang lebih awal sebelum waktu latihan dimulai. Mereka menggunakan waktu luangnya untuk berdiskusi dengan teman-temannya mengenai gerakan-gerakan tari serta mendemonstrasikan gerakan-gerakan tari yang sudah dilakukan pada pertemuan sebelumnya. Hasil kegiatan ini menunjukkan keantusiasan dan keaktifan para peserta dalam mengikuti kegiatan pelatihan dan memberikan respon positif serta kreativitas para peserta dalam menciptakan gerakan-gerakan, yang dikembangkan oleh peserta pelatihan di bawah bimbingan Tim sampai menjadi sebuah tarian utuh walaupun masih dalam taraf yang sederhana.
PELATIHAN MEMPRODUKSI STIK PEPAYA SEBAGAI ALTERNATIF USAHA BAGI MASYARAKAT DUSUN PADAMARA Sabahiyah Sabahiyah; Sri Wahyuni; Niswatul Hasanah; Ihwan Ihwan
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i11.988

Abstract

Pepaya merupakan salah satu tanaman yang banyak dibudidayakan di Dusun Padamara, namun buah pepaya memiliki nilai jual yang rendah dan permintaan konsumen masih sedikit. Pada kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, ibu-ibu di Dusun Padamara diberikan pelatihan tentang cara memproduksi makanan dari pepaya sehingga dapat bernilai jual tinggi. Produk yang dihasilkan berupa stik pepaya untuk dijadikan sebagai alternatif usaha dan nantinya dapat menambah pendapatan keluarga. Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan pada tanggal 21 September 2023 dan diikuti oleh 15 orang peserta. Peserta kegiatan merupakan masyarakat Dusun Padamara Desa Pringgabaya. Metode pelaksanaan pengabdian ini dilakukan dengan tiga tahapan yaitu tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi. Hasil evaluasi dari kegiatan ini menunjukkan bahwa semua peserta berpartisipasi aktif untuk mengikuti kegiatan pelatihan, memiliki keseriusan dan ketekunan serta mendapatkan respon positif. Evaluasi produk menunjukkan bahwa stik pepaya yang dihasilkan tampilannya bagus, teksturnya renyah, rasanya enak dan aromanya sedap.
PENERAPAN METODE EVERYONE IS TEACHER HERE UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS V DI SDIT WANASABA Sabahiyah; Khairul Huda
Journal of Mandalika Literature Vol. 2 No. 3 (2021)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.388 KB) | DOI: 10.36312/jml.v2i3.873

Abstract

The purpose of this study is to increasing the students' motivation to learn by using the method everyone is teacher here for class V SDIT Wanasaba. The methode of the research is a classroom action research (Classroom management) which was carried out for two cycles, each cycle consisting of four stages of activity, namely, planning stage, taking action stage, observing stage and reflecting stage. The subjects in this study were fifth grade of students SDIT Wanasaba, totaling 26 people consisting of 11 boys and 15 girls. Students' learning motivation data was collected using a questionnaire, after the data was collected it was then analyzed descriptively. The data of student learning motivation has increased, in the first cycle the average student motivation is 20.42 and is in the sufficient category and the second cycle the average student learning motivation is 26.92 in the good category. Based on these data, it can be concluded that the everyone is teacher here method can increase students' learning motivation.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN MEMPRODUKSI KERIPIK SINGKONG SAMBUNG RASA SEBAGAI ALTERNATIF USAHA DI DESA AIKPRAPA Wathoni, Hizbul; Hadiyaturrido, Hadiyaturrido; Sabahiyah, Sabahiyah; Hafizin, Muhammad; Ihwan, Ihwan
Insanta : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): INSANTA: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT, Volume 3 Nomor 1, Januari 2025
Publisher : LPP ARROSYIDIN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61924/insanta.v3i1.44

Abstract

Desa Aik Prapa memiliki banyak lahan yang dapat dijadikan sebagai sarana pertanian maupun perkebunan yang tidak jarang menghasilkan pendapatan bahkan menjadi pekerjaan utama masyarakat, salah satunya singkong. Tujuan kegiatan dari pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan nilai ekonomi melalui potensi lokal desa dari bahan baku singkong menjadi keripik singkong sambung rasa dengan ciri khas tertentu. Pada kegiatan PKM ini kami ingin mengembangkan produk lokal desa Aik Prapa dengan melalui beberapa tahapan pertama tahap persiapan dan survei, kedua tahap pelaksanaan dan terakhir tahap evaluasi dari beberapa tahapan tersebut kami memutuskan untuk membuat keripik singkong sambung rasa dikarenakan di desa ini belum ada produksi. Dengan demikian, adanya pelatihan pengolahan keripik singkong ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman, keterampilan sehingga dapat berdampak pada pertumbuhan usaha Desa dalam bidang ekonomi, guna untuk menjadikan usaha alternatif peningkatan perekonomian.
PELATIHAN MEMBUAT KUE “KEONG EMAS” UNTUK IBU-IBU PKK DESA MAMBEN LAUK Sabahiyah; Sri Wahyuni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Cahaya Mandalika (Abdimandalika) Vol. 1 No. 2 (2020): Desember
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/abdimandalika.v1i2.963

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan kepada ibu-ibu PKK Desa Mamben Lauk untuk membuat kue keong emas, memberikan pelatihan mengenai cara menghitung harga pokok produksi, dan memberikan pelatihan mengenai teknik pemasaran baik secara online maupun offline. Hal ini didasarkan pada semakin beragamnya permintaan di bidang pangan dan juga keinginan para ibu-ibu PKK Desa Mamben Lauk untuk membantu menopang ekonomi keluarga agar keperluan rumah tangganya dapat terpenuhi. Akan tetapi mereka masih memiliki keterbatasan pengetahuan dalam membuat kue yang sesuai dengan permintaan pasar, kemudian belum mampu menghitung modal atau harga pokok produk yang dihasilkan, dan belum mengerti bagaimana melakukan pemasaran baik secara online maupun offline. Adapun hasil dari kegiatan pelatihan ini yaitu : 1) Pengetahuan dan keterampilan ibu- ibu peserta pelatihan dalam membuat kue menjadi meningkat, 2) Ibu-ibu peserta pelatihan sudah mampu menghitung harga pokok produksi dan menetapkan harga jual produk, 3) pengetahuan dan keterampilan dalam pemasaran baik secara online maupun offline menjadi meningkat.