Claim Missing Document
Check
Articles

Dampak Program Bantuan Keuangan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) Kepada Masyarakat Di Kabupaten Lanny Jaya Amilien Sembor; Ida Ayu Purba Riani; Transna Putra Urip; Siti Aminah
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 4 No 1 (2017)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v4i1.2081

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak program bantuan usaha ekonomi produktif (UEP) mempengaruhi aktifitas perekonomian masyarakat, merubah pola masyarakat dalam mengelola usahanya, meningkatkan produksi masyarakat khususnya dalam bidang usaha ternak (babi dan kelinci), mempengaruhi pendapatan atau penghasilan masyarakat. Serta mengidentifikasi Faktor Pendukung dan Penghambat Program pemerintah bantuan keuangan usaha ekonomi produktif (UEP) di Kabupaten Lanny Jaya. Data yang digunakan merupakan dalam penelitian ini merupakan data primer bersifat kualitatif yang diperoleh dari hasil wawancara yang terhadap pelaku usaha dan pihak pemerintah. Analisis dilakukan menggunaka pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa Program UEP berdampak secara Expected Outcome, yaitu menumbuhkan rasa percaya diri masyarakat untuk memulai usaha yang lain disamping bertani dan beternak yaitu usaha kios. Secara Unexpected Outcome yaitu meningkatnya kecakapan personal, kecakapan akademik, kecakapan vokasional dan kecakapan sosial.  Dampak lainnya ada perubahan pola masyarakat dalam mengelola usahanya (ternak babi dan ternak kelinci), peningkatan produksi dari usaha masyarakat.dan ada peningkatan pendapatan masyarakat.  Faktor pendukung dalam pelaksanaan program ini adalah adanya fasilitas pinjaman bantuan modal, dukungan dari berbagai pihak yaitu pemerintah desa, Badan BPMK dan masyarakat, sedangkan faktor penghambat dalam pelaksanaan program ini adalah konsistensi warga yang belum mau diajak berkembang melalui usaha mandiri, pengalihan fungsi modal yang sempat mengalami kendala.Kata Kunci : Bantuan Keuangan, Usaha Ekonomi Produktif
Analisis Potensi Pendapatan Asli Daerah Melalui Optimalisasi Pemungutan Bea Perolehan Hak Atas Tanah Dan Bangunan Di Kota Jayapura Freddy Ansanay; Thobby Wakarmamu; Transna Putra Urip
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i1.2095

Abstract

BPHTB Waris adalah pengenaan pajak kepada ahli waris, sehubungan dengan peralihan hak atas tanah dan bangunan dari pewaris kepada ahli warisnya. Dalam contoh 1 pada penjelasan atas pasal 4 ayat (2) Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 111 Tahun 2000 tentang Pengenaan BPHTB Karena Waris dan Hibah Wasiat, terdapat ketentuan bahwa apabila NPOP lebih rendah dari NPOPTKP maka NPOPKP menjadi Nihil dan BPHTB Terutang juga menjadi Nihil.  Penelitian ini menggunakan metode Analisis Deskriptif dengan Jenis Data Kuantitatif dari Sumber Data Sekunder, yakni berupa Laporan Target dan Realisasi Pendapatan Daerah Kota Jayapura Tahun 2012-2016, Data BPHTB Waris di Kota Jayapura Tahun 2012-2016, Data Klasifikasi NJOP Bumi Untuk Objek Pajak Sektor Perdesaan dan Sektor Perkotaan serta buku-buku, peraturan perundang-undangan, serta dokumen-dokumen resmi dari pemerintah terkait BPHTB.  Kesimpulan penelitian adalah: (1) Jumlah wajib pajak yang melakukan pendaftaran hak BPHTB karena waris dalam kurun waktu 2012-2016 mempunyai kecenderungan naik dengan trend positif dan rata-rata yang dicapai adalah sebesar 20 persen. (2) Jumlah Luas tanah yang ditransaksikan pada BPHTB waris mempunyai kecenderungan naik dengan trend positif dan rata-rata yang dicapai adalah sebesar 20 persen. (3) Jumlah Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) sebagai dasar pengenaan BPHTB Waris mempunyai kecenderungan menurun dengan trend negatif dan rata-rata yang dicapai adalah sebesar 20 persen. (4) Jumlah BPHTB Terutang pada BPHTB waris mempunyai kecenderungan naik dengan trend positif dan rata-rata yang dicapai adalah sebesar 20 persen. (5) Upaya Optimalisasi Pemungutan BPHTB pada Peralihan Hak atas Tanah karena Waris di Kota Jayapura diantaranya dengan melakukan Revitalisasi terkait Nilai Perolehan Objek Pajak (NPOP) dan Nilai Jual Objek Pajak (Rp/m2) dan juga Relevansi Klasifikasi Klas Bumi dan Zona Nilai Tanah (ZNT) sehingga Potensi Pendapatan Asli Daerah dapat dikembangkan melalui Optimalisasi Pemungutan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Kata Kunci : Potensi PAD, Optimalisasi Pemungutan BPHTB, BPHTB Waris, NPOP
Implementasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) Guna Meningkatkan Pendapatan Nasabah Usaha Mikro Kecil Dan Menengah Di Kota Jayapura (Studi Kasus Bank Papua Jayapura) Tri Listyo Hernaningsih; Ida Ayu Purba Riani; Transna Putra Urip
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 1 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i1.2096

Abstract

Penelitian ini bertujuan: a) menganalisa persepsi debitur terhadap implementasi KUR, b) menganalisa implementasi KUR terhadap pendapatan nasabah UMKM sebelum dan dan sesudah menerima KUR sektor usaha jasa dan sektor usaha perdagangan.  Untuk mencapai tujuan tersebut maka dipergunakan data primer dan data sekunder dengan runtun waktu dari tahun 2014 – 2016 yang dianalisis dengan menggunakan uji mean, uji standart deviasi, uji korelasi dan uji t hitung. Hasil penelitian ini mewujudkan bahwa persepsi nasabah terhadap implementasi KUR sudah efektif dengan total skor penilaian 1585 dari 1785 berarti sudah tercapai tujuan Bank Papua guna membantu UMKM. Dari hasil korelasi menunjukkan bahwa penyaluran KUR berpengaruh terhadap pendapatan nasabah sebelum dan sesudah menerima KUR, sektor usaha jasa diperoleh nilai t-hitung -6.087 > t-tabel 0,5 persen dan nilai p sebesar 0,000 (0.000<0,05) yang berarti ada perubahan peningkatan pendapatan nasabah signifikan, sektor usaha perdagangan diperoleh nilai t-hitung -10322 > t-tabel 0,5 persen dan nilai p sebesar 0,000 (0,0000<0,005) yang berarti ada perubahan peningkatan pendapatan nasabah signifikan.Kata kunci : UMKM, KUR, Sektor Usaha Jasa, Sektor Usaha Perdagangan, Pendapatan
Analisis Pengenaan Pajak Bumi Dan Bangunan Di Kabupaten Jayapura Transna Putra Urip; Rachmaeny Indahyani; Dominggus Marey
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i1.2099

Abstract

This research generally have aims to analyse People’s Perception abaout impotion poverty tax (PBB P2) in Jayapura Distrik. More specific, the objectives are: (a) Requiretmen, (b) Service and c)Equality, The subjek are : Owner the land and building who is them is tax payer, The method be used to analysis  with make discreptionkualitatif which desain in questioner and finaly the output analysis will be kuantitatif,  The result of analysis is  1). People’s Perception for Requiretment is good with score 79.35; 2) People’s Perception for Service is not enought good with score 65.30; 3). People’s perception for Equality is good with score 72.05. Keywords: Perception, Requiretment, Service, and Equality
Analisis Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor Di Kabupaten Jayapura Muhammad Ramadhan; Transna Putra Urip; Marsi Adi Purwadi
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i1.2100

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk Menganalisis tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor di kabupaten jayapura. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis kualitatif dan deskriptif. Hasil penelitiandapat dikatakan bahwa wajib pajak kendaraan bermotor di kabupaten jayapura tahun 2014 sampai dengan tahun 2018 tidak patuh dalam membayar pajak. dengan rata-rata persentase yang lebih kecil daripada 61%.dengan rata-rata persentase tingkat kepatuhan wajib pajak kendaraan dengan warna plat hitam sebesar 42%, warna plat kuning sebesar 56%, warna plat merah sebesar 47% dan Total wajib pajak kendaraan bermotor  sebesar 43%. Sehingga dapat dikatakan wajib pajak kendaraan bermotor di kabupaten jayapura tahun 2014 sampai dengan tahun 2018 tidak patuh dalam membayar pajak.Walaupun Tingkat Kepatuhan Wajib Pajak Kendaraan Bermotor milik pribadi umum dan pemerintah masih rendah atau tidak patuh seiring dengan pertumbuhan jumlah kendaraan bermotor  Realisasi untuk kendaraan pribadi dan kendaraan umum tahun 2014 sampai 2018 mengalami peningkatan dengan rata-rata realisasi total PKB sebesar 13.993.897.330 pertahun. Kata Kunci : Kepatuhan Wajib Pajak, Pajak Kendaraan Bermotor
Peranan Sektor Pariwisata Dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah Di Kota Jayapura Tahun 2011-2020 Madeleine Carla Simopiaref; Transna Putra Urip; Maria Kbarek
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v8i1.2103

Abstract

Penelitian ini berjutuan untuk mengetahui Peranan Sektor Pariwisata yang terdiri dari variabel Jumlah Obyek Wisata, Jumlah Wisatawan, Jumlah Tingkat Hunian Hotel, dan Jumlah Restoran terhadap Pendapatan Asli Daerah di Kota Jayapura pada tahun 2011-2020. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Dinas Pariwisata Kota Jayapura dan BAPENDA Kota Jayapura. Adapun data yang digunakan meliputi data Jumlah Obyek Wisata, Jumlah Wisatawan, Jumlah Tingkat Hunian Hotel, dan Jumlah Restoran.  Metode Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Regresi Linear Berganda. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan menunjukan bahwa variabel jumlah obyek wisata, variabel jumlah wisatawan dan Variabel Jumlah  Tingkat Hunian Hotel  tidak berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kota Jayapura, sedangkan  Variabel Jumlah Restoran berpengaruh signifikan terhadap Pendapatan Asli Kota Jayapura. Berdasarkan Uji Hipotesis diketahui bahwa Jumlah Obyek Wisata tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD kota Jayapura dengan signifikan sebesar 0,856, Jumlah Wisatawan tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD Kota Jayapura dengan signifikan sebesar  0,089, Jumlah Tingkat Hunian Hotel tidak berpengaruh signifikan terhadap PAD Kota Jayapura dengan signifikan sebesar 0,658, dan Jumlah Restoran berpengaruh signifikan terhadap PAD Kota Jayapura dengan signifikan sebesar 0,013 dengan taraf signifikansi sebesar 5% (α = 0,05).Kata Kunci: Pendapatan Asli Daerah (PAD), Sektor Pariwisata
Analisis Struktur Dan Peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Merauke Rheinhard Lumbanbatu; Thobby Wakarmamu; Transna Putra Urip
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i2.2114

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis struktur PAD di Pemerintah Kabupaten Merauke dan menganalisis upaya-upaya yang dapat dilakukan Pemerintah Kabupaten Merauke dalam melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi PAD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan PAD di Kabupaten Merauke belum memadai. Hal ini terlihat dari pajak parkir yang belum pernah dipungut, belum semua restoran atau rumah makan yang dikenai pajak restoran sesuai ketentuan, penggunaan mesin Cash Register belum maksimal dan penyesuaian tarifk retribusi belum dilakukan serta perlu adanya upaya-upaya intensifikasi dan ekstensifikasi yang lebih baik lagi. Selanjutnya, hasil penelitian tersebut diharapkan dapat digunakan Pemerintah Kabupaten Merauke untuk meningkatkan PAD.Kata Kunci : Pendapatan Asli Daerah, Intensifikasi, Ekstensifikasi
Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Kemandirian Fiskal Di Provinsi Papua Tahun 2010-2016 Rangga Agung Priyaka; Transna Putra Urip; Rachmaeny Indahyani
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i2.2116

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perkembangan Kemandirian Fiskal dan pengaruh Pertumbuhan Ekonomi terhadap Kemandirian Fiskal di Provinsi Papua Tahun 2010-2016. Data yang digunakan adalah data sekunder yang di peroleh dari Badan Pusat Statistik dan Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan melalui situs www.djpk.depkeu.go.id adapun data yang digunakan meliputi data Pertumbuhan Ekonomi, Pendapatan Asli Daerah dan Total Penerimaan Daerah. Model penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode regresi linear sederhana dengan menggunakan software SPSS. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian fiskal di Provinsi Papua masih belum di kategorikan mandiri karena presentase tertinggi hanya mencapai 9,00 % masih di bawah 10,00% sebagai tolak ukur paling rendah dalam menilai kemandirian suatu daerah. Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Papua berpengaruh positif terhadap Kemandirian Fiskal dengan nilai sebesar 3.769. Kata Kunci: Pertumbuhan Ekonomi, Kemandirian Fiskal
Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Sektor Pendidikan Dan Kesehatan Terhadap Kemiskinan Di Kota Jayapura Bella C. A. Pangke; Transna Putra Urip; Robert M. WST. Marbun
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i3.2118

Abstract

Kemiskinan menurut Mudrajad Kuncoro (2000) adalah ketidakmampuan untuk memenuhi standar hidup minimum.Permasalahan standar hidup yang rendah berkaitan pula dengan jumlah pendapatan yang sedikit (kemiskinan), perumahan yang kurang layak, kesehatan dan pelayanan kesehatan yang buruk, tingkat pendidikan masyarakat yang rendah sehingga berakibat pada rendahnya sumber daya ma- nusia dan banyaknya pengangguran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengeluaran pemerintah sektor pendidikan dan kesehatan terhadap kemiskinan. Data yang digunakan adalah data sekunder yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik Kota Jayapura dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah Kota Jayapura, dengan menggunakan model regresi berganda. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengeluaran pemerintah sektor pendidikan berpengaruh negatif tapi tidak signifikan sedangkan penegeluaran pemerintah sektor kesehatan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan.Kata Kunci: Pengeluaran Pemerintah, Sektor Pendidikan, Sektor Kesehatan, Kemiskinan
Analisis Pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD) Di Kampung Itakiwa Distrik Sentani Timur Kabupaten Jayapura Martha Maria Jarollo; Transna Putra Urip; Robert M. WST. Marbun
Jurnal Kajian Ekonomi dan Studi Pembangunan Vol 5 No 3 (2018)
Publisher : Universitas Cenderawasih

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56076/jkesp.v5i3.2120

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah alokasi dana desa bidang penyelenggaran pemerintah, pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat berpengaruh terhadap Pemanfaatan Alokasi Dana Desa (ADD). Penelitian ini menggunakan metode Pendekatan diskriptif kuantitatif. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data melalui kuisioner. Dengan menggunakan teknik pengumpulan melalui kuisioner yang diberikan kepada informan yang di anggap dapat memberikan informasi tentang Pemanfaatan Alokasi dana desa. Penelitian ini dilakukan Dengan metode analisis Kriteria Interpretasi Skor. Hasil Pengolahan data ini ditemukan bahwa Dana Desa pada bidang Penyelenggaraan Pemerintah Kampung berpengaruh Baik terhadap Pemanfaatan ADD dengan presepsi skor 0,82, Pembangunan Kampung berpengaruh Baik terhadap pemanfaatan ADD dengan presepsi skor 0,73, Pemberdayaan masyarakat berpengaruh Baik terhadap Pemanfaatan ADD dengan presepsi skor 0,75. Hal ini menunjukkan di semua Bidang pada pemanfaatan ADD berpengaruh Baik. Dalam arti pemanfaatan ADD sudah bermanfaat terhadap kesejahteraan masyarakat dengan baik.Kata Kunci : Pemanfaatan, Alokasi Dana Desa, Pembangunan, Pemberdayaan