Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Implementasi Algoritma Random Forest untuk Prediksi Volume Pengunjung pada Sektor Layanan Publik (Studi Kasus Unit Layanan Publik di Jawa Barat Tahun 2021-2022) Huslan, Anisa Pebriyani; Mahardika, Fathoni; Junaedi, Dani Indra
Riau Jurnal Teknik Informatika Vol. 4 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : Prodi Teknik Informatika Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/rjti.v4i3.4042

Abstract

Peramalan volume pengunjung harian yang akurat merupakan kunci untuk penjadwalan petugas yang andal, antrean yang singkat, dan pengalaman warga yang lebih baik pada layanan publik. Penelitian ini mengajukan pendekatan praktis dan mudah direplikasi yang hanya memanfaatkan sinyal kalender untuk meramalkan kedatangan harian menggunakan Random Forest. Dataset harian unit pelayanan publik tahun 2021 hingga 2022 berisi 730 observasi dan dibagi secara kronologis menjadi 80 persen pelatihan dan 20 persen pengujian agar menyerupai penerapan nyata serta menghindari kebocoran informasi. Prediktor mencakup hari, bulan, hari dalam minggu, indikator akhir pekan, minggu dalam bulan, serta penanda awal dan akhir bulan. Model menggunakan 200 pohon dengan max_depth = 8. Kinerja dievaluasi menggunakan MAE, MAPE, RMSE, dan R² serta dibandingkan dengan dua baseline yang kuat, yaitu naive lag-1 dan rata-rata hari dalam minggu. Pada data uji, model mencapai R² = 0.873, RMSE = 16.328, MAE = 13.103, dan MAPE sekitar 5,00 persen, melampaui kedua baseline. Secara kuantitatif, model ini menurunkan kesalahan prediksi (MAPE) masing-masing sekitar 64% dan 67% dibandingkan baseline naïve lag-1 dan rata-rata hari dalam minggu, menegaskan keunggulan empirisnya. Analisis feature importance menempatkan hari dalam minggu dan akhir pekan sebagai variabel paling berpengaruh dan sejalan dengan intuisi operasional. Temuan ini menunjukkan bahwa peramalan berbiaya rendah dan hemat data mampu memberikan akurasi yang siap pakai untuk penjadwalan, pemantauan risiko antrean, dan alokasi kapasitas, serta mudah ditingkatkan dengan konteks tambahan seperti hari libur dan cuaca.
Analisis Kebutuhan pada Perancangan Antarmuka Pengguna Aplikasi Koperasi Menggunakan Design Thinking Nur'aeni, Fina; Fathoni Mahardika; Dani Indra Junaedi; Agun Guntara
TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi Vol 5 No 2 (2025): TAMIKA: Jurnal Tugas Akhir Manajemen Informatika & Komputerisasi Akuntansi
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The development of information technology encourages cooperatives to adapt to digital systems to improve efficiency, transparency, and accuracy in managing membership and financial data. This study aims to analyze user needs as the basis for designing a user interface for a cooperative membership and financial management application using the Design Thinking method. This method consists of five stages: empathize, define, ideate, prototype, and test. The study focused on needs analysis with the initial stages: empathize, define, and ideate. The empathize stage involved interviews with cooperative administrators and members, followed by identification through the define stage. The analysis results indicated that users require an efficient, secure, and transparent digital system with key features such as member registration, online payments, bill notifications, and automated financial reports. The ideate stage resulted in a design idea that comprehensively describes user needs. This allows for a design that adapts to the analysis results. Thus, the Design Thinking approach has proven effective in understanding user problems and needs and provides a strong foundation for designing a cooperative application interface that is user-friendly and appropriate to the organization's operational context.
PERANCANGAN UI/UX APLIKASI PELAYANAN ADMINISTRASI DESA CIPANDANWANGI MENGGUNAKAN METODE DESIGN THINKING Muhammad Yusuf Zulfikar; Fathoni Mahardika; Dani Indra Junaedi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 2 No. 12 (2025): Desember 2025
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang UI/UX Aplikasi Pelayanan Administrasi Desa Cipandanwangi dengan menggunakan metode Design Thinking untuk meningkatkan efektivitas dan aksesibilitas layanan publik. Tahapan penelitian dimulai dari proses empathize melalui observasi dan wawancara dengan perangkat desa serta masyarakat untuk mengidentifikasi permasalahan layanan yang ada, seperti lamanya proses pengurusan, kurangnya informasi yang terstruktur, dan pencatatan data yang masih manual. Pada tahap define ditetapkan kebutuhan pengguna dan prioritas layanan, kemudian tahap ideate menghasilkan berbagai alternatif desain melalui brainstorming dan penyusunan alur pengguna. Prototipe antarmuka dibuat dalam bentuk wireframe dan desain high-fidelity yang mencakup tampilan beranda, menu layanan, formulir pengajuan digital, serta fitur pelacakan status layanan. Pengujian usability dilakukan kepada calon pengguna untuk memperoleh umpan balik terkait kejelasan navigasi, konsistensi visual, dan kemudahan penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan Design Thinking efektif dalam mendukung perancangan antarmuka yang berpusat pada pengguna serta sesuai dengan kebutuhan perangkat desa dan masyarakat. Desain UI/UX yang dihasilkan mampu meningkatkan kejelasan layanan, mengurangi kesenjangan informasi, dan memberikan pengalaman digital yang lebih efisien dalam proses pelayanan administrasi desa
Algoritma Linear Search dan Binary Search Berdasarkan Ukuran dan Kondisi Keterurutan Data Abdul Rahman, Gilang; Indra Junaedi, Dani; Santika, Deris
Infoman's : Jurnal Ilmu-ilmu Informatika dan Manajemen Vol. 19 No. 2 (2025): Infoman's
Publisher : LPPM & Fakultas Teknologi Informasi UNSAP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study compares the performance of Linear Search and Binary Search in data retrieval under varying dataset sizes and ordering conditions. Rather than relying solely on theoretical complexity, Binary Search is evaluated end-to-end by including the required sorting step prior to searching. A quantitative experiment is conducted in Python 3.13.9 using shuffled unique integer arrays with sizes ranging from to . Four target scenarios are tested: target located at the beginning, middle, end, and target not found. The primary metrics are execution time and summary statistics (median and mean) computed from repeated runs for each scenario. The results indicate that for a single search on initially unsorted data, the Sorting+Binary approach tends to yield a higher total time than Linear Search because sorting dominates the overall cost, while the binary search component itself remains comparatively small. The contribution of this work is an end-to-end evaluation that accounts for sorting overhead and provides practical guidelines for selecting the appropriate search algorithm across dataset sizes and query scenarios. These findings highlight that algorithm selection should account for data characteristics and preprocessing overhead; Binary Search is most beneficial when data is already sorted or when sorting costs can be amortized across repeated queries.
Analisis dan Perancangan Alur Proses Bisnin Layanan Administrasi Mahasisawa di Fakultas Teknologi Informasi Irsan, Muhammad; Fathoni Mahardika; Dani Indra Junaedi
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Layanan administrasi mahasiswa merupakan salah satu proses bisnis penting dalam mendukung kelancaran kegiatan akademik di perguruan tinggi. Namun pada praktiknya, proses layanan administrasi mahasiswa masih sering dilakukan secara manual dan belum terdokumentasi secara sistematis, sehingga berpotensi menimbulkan keterlambatan layanan, banyaknya aktivitas, serta ketidakefisienan alur kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan merancang alur proses bisnis layanan administrasi mahasiswa di Fakultas Teknologi Informasi (FTI) guna meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan. Metode penelitian yang digunakan adalah Business Process Improvement (BPI) dengan pendekatan studi kasus. Pemodelan proses bisnis dilakukan menggunakan Business Process Modeling Notation (BPMN) untuk menggambarkan kondisi proses berjalan (As-Is) dan proses usulan bisnis (To-Be). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, studi dokumentasi, dan studi literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses bisnis As-Is masih memiliki alur yang panjang dan didominasi oleh aktivitas manual. Model proses bisnis To-Be yang diusulkan menunjukkan penyederhanaan alur layanan, pengurangan aktivitas yang tidak bernilai tambah, serta peningkatan pemanfaatan teknologi informasi melalui sistem terintegrasi. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pihak fakultas dalam melakukan perbaikan dan pengembangan layanan administrasi mahasiswa.
Seleksi Beasiswa Menggunakan Analytical Hierarchy Process dan Penilaian Rubrik dengan Explainability Serta Audit Fairness Puspanagara, Amanda Listiana; Mahardika, Fathoni; Junaedi, Dani Indra; Saeppani, Asep
Jurnal Informatika, Multimedia dan Teknik Vol 2 No 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jimt.v2i2.1588

Abstract

Seleksi beasiswa di perguruan tinggi sering terdistorsi oleh subjektivitas, penerapan kriteria yang tidak konsisten, dan rendahnya transparansi ketika penilaian dilakukan manual atau berbasis spreadsheet. Penelitian ini mengembangkan dan memvalidasi sistem pendukung keputusan yang memadukan Analytical Hierarchy Process untuk pembobotan kriteria dengan penilaian berbasis rubrik untuk menilai pelamar, disertai fitur explainability dan fairness auditing. Sistem menampilkan kontribusi skor per kriteria, menghasilkan justifikasi naratif deterministik yang diturunkan dari level rubrik dan bobot, serta merangkum dampak kelompok melalui dashboard audit. Artefak dirancang, diimplementasikan, dan dievaluasi menggunakan Design Science Research Methodology pada uji coba sandbox menggunakan 100 pelamar sintetis dalam tiga konfigurasi kebijakan. Pada kebijakan dasar, skor ternormalisasi berada pada rentang 0.48-0.93 dengan rata-rata 0.774, dan pelamar terkelompok menjadi 64 direkomendasikan, 34 borderline, dan 2 tidak direkomendasikan. Dibandingkan dengan keputusan referensi pakar, sistem menunjukkan kesepakatan tinggi (akurasi 0.96; presisi 0.953; recall 0.983; F1-score 0.96) serta keselarasan peringkat kuat (Spearman 0.97; Kendall 0.86). Audit keadilan berdasarkan kelompok semester mengindikasikan disparitas pada kebijakan dasar, dengan tingkat direkomendasikan 0% untuk semester 1-2, 52% untuk semester 3-4, dan 96% untuk semester 5-8. Hasil ini menunjukkan bahwa pendekatan hibrida meningkatkan konsistensi dan transparansi penilaian sekaligus menyediakan bukti untuk meninjau pertukaran antara prestasi, kebutuhan, dan dampak kelompok, dengan keputusan akhir tetap berada pada komite.
Arsitektur Unified Ledger untuk Donasi Digital yang Transparan dengan Idempotency dan Server-Sent Events Rizki, Rifky Septiana; Mahardika, Fathoni; Junaedi, Dani Indra; Saeppani, Asep
Jurnal Informatika, Multimedia dan Teknik Vol 2 No 2 (2026): Januari-Juni 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/jimt.v2i2.1590

Abstract

Platform donasi digital dituntut memberikan transparansi yang cepat dan dapat diaudit, tetapi implementasi di dunia nyata sering menghadapi notifikasi gateway yang asinkron serta pengiriman webhook at-least-once yang dapat memicu duplikasi, inkonsistensi, dan membuat jendela transparansi menjadi singkat. Studi ini mengusulkan arsitektur terpusat yang menggabungkan (a) penerimaan webhook yang idempotent dengan persistent audit log, (b) unified double-entry ledger sebagai system of record, dan (c) publikasi real-time post-commit melalui server-sent events (SSE) sehingga timeline publik hanya dibentuk dari fakta ledger yang sudah committed. Idempotency keys, signature validation, dan deterministic ledger posting mencegah efek double-spend saat webhook dikirim ulang, sementara audit log menyimpan raw events untuk kebutuhan pemeriksaan forensik. Pendekatan ini diwujudkan dalam prototipe yang berjalan, LuminaFund, yang terintegrasi dengan mainstream payment gateway. Desain dievaluasi melalui pengujian berbasis skenario dan observasi operasional selama 1–13 Desember 2025 menggunakan lima indikator (K1–K5): efek finansial exactly-once pada kondisi retries, konsistensi rekonsiliasi antara public dashboard dan akuntansi, disclosure latency, internal processing delay, serta kelengkapan audit-trail. Hasilnya menunjukkan efek idempoten yang sempurna pada webhook berulang (K1=100%), konsistensi rekonsiliasi yang tinggi (K2≈91.95%), pengungkapan publik yang hampir real-time (K3 median=0.178 s; persentil 95≈2.92 s), internal processing delay yang minimal (K4 median≈1 ms), dan kelengkapan audit yang kuat (K5≈98.48%, 519/527 transaksi). Temuan ini mengindikasikan bahwa unified-ledger ingestion dengan idempotency dan post-commit streaming dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas tanpa operational overhead dari sistem on-chain, tetap layak untuk institusi skala menengah, serta dapat diverifikasi secara mandiri oleh donatur, administrator, dan auditor eksternal.