Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

POTRET KETAHANAN SOSIAL MASYARAKAT JAWA BARAT DALAM HADAPI COVID-19 BAGIAN INTEGRAL KETAHANAN NASIONAL Silahudin; Sri Lestari
ASPIRASI Vol 12 No 1 (2022): Februari Tahun 2022
Publisher : Unwir Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi penyakit virus corona 2019 (Covid – 19) telah menjadi fakta yang mengglobal. dalam arti, nyaris tidak ada Negara di dunia ini yang tidak terinfeksi Covid – 19. Sehingga berakibat pengehentian terhadap semua aktivitas kehidupan, baik dalam konteks perekonomian, maupun lainnya. Penghentian aktivitas itu, dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid – 19, yang disandarkan pada penyelamatan ummat manusia. Seiring dengan itu, kebijakan – kebijakan Pemerintah Indonesia untuk penanganan pencegahan Covid – 19 pun terus meluncur ke publik, kendati berdampak terhadap pembatasan kegiatan – kegiatan masyarakat umumnya, dan kegiatan – kegiatan institusi – institusi pemeirntah maupun privat. Pada situasi demikian itulah, tentu saja tak terhindarkan banyak warga masyarakat terkena dampak yang tidak sederhana, seperti merasa tertekan, kefanikan sosial dan lainnya. Survei ini ingin memotret ketahanan sosial masyarakat Jawa Barat dalam hadapi Covid – 19 sebagai bagian integral ketahanan nasional. Hasil survei, memang memnunjukkan bahwa dimensi kemampuan mengidentifikasi dan mengelola (menyelesaikan) persoalan, kemampuan menyesuaikan diri pada keadaan tak mementu, dan dimensi kemampuan berubah dan menyesuaikan tuntutan kondisi yang juga berubah dengan adanya pandemi Covid – 19 sangat berarti sebagai indikator ketahanan sosial masyarakat
POTRET KETAHANAN SOSIAL MASYARAKAT JAWA BARAT DALAM HADAPI COVID-19 BAGIAN INTEGRAL KETAHANAN NASIONAL Silahudin; Sri Lestari
ASPIRASI Vol. 12 No. 1 (2022): Februari Tahun 2022
Publisher : Unwir Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi penyakit virus corona 2019 (Covid – 19) telah menjadi fakta yang mengglobal. dalam arti, nyaris tidak ada Negara di dunia ini yang tidak terinfeksi Covid – 19. Sehingga berakibat pengehentian terhadap semua aktivitas kehidupan, baik dalam konteks perekonomian, maupun lainnya. Penghentian aktivitas itu, dalam upaya memutus rantai penyebaran Covid – 19, yang disandarkan pada penyelamatan ummat manusia. Seiring dengan itu, kebijakan – kebijakan Pemerintah Indonesia untuk penanganan pencegahan Covid – 19 pun terus meluncur ke publik, kendati berdampak terhadap pembatasan kegiatan – kegiatan masyarakat umumnya, dan kegiatan – kegiatan institusi – institusi pemeirntah maupun privat. Pada situasi demikian itulah, tentu saja tak terhindarkan banyak warga masyarakat terkena dampak yang tidak sederhana, seperti merasa tertekan, kefanikan sosial dan lainnya. Survei ini ingin memotret ketahanan sosial masyarakat Jawa Barat dalam hadapi Covid – 19 sebagai bagian integral ketahanan nasional. Hasil survei, memang memnunjukkan bahwa dimensi kemampuan mengidentifikasi dan mengelola (menyelesaikan) persoalan, kemampuan menyesuaikan diri pada keadaan tak mementu, dan dimensi kemampuan berubah dan menyesuaikan tuntutan kondisi yang juga berubah dengan adanya pandemi Covid – 19 sangat berarti sebagai indikator ketahanan sosial masyarakat
Description of Public Perception of the Function of Political Parties Silahudin Silahudin; Sri Lestari
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.5607

Abstract

The existence of political parties is a logical consequence in the life of a state that adheres to a democratic system. The growth and development of the existence of the political party is very dependent on the voters (public choice). The focus of the survey or research aims to describe and at the same time analyze the public's perception as a public choice of the function of political parties and the reasons they convey. So that this research method was carried out by means of a survey with questions submitted through a google form that was made strictly so that respondents could not fill it out repeatedly with the survey area being Bandung Regency, West Bandung Regency, and Bandung City. Furthermore, the questionnaire is delivered or distributed through social media (WhatsApp) a network of friends in a row. The overview of the survey results in general, the public choice gives an important meaning to the functions of political parties that must be carried out by political party actors, even though they have not worked as expected.
PENGELOLAAN SAMPAH, TINJAUAN KEBIJAKAN SILAHUDIN, SILAHUDIN; Lestari, Sri
Jurnal Sosio dan Humaniora (SOMA) Vol 3 No 2 (2025): JURNAL SOSIO DAN HUMANIORA : SOMA
Publisher : LPPM Politeknik Pajajaran ICB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59820/soma.v3i2.335

Abstract

AbstractThe waste problem has become a problem, because its volume can exceed the population faced by many regions/cities in Indonesia. Therefore, its management is a strategic challenge in Sustainable Development,The purpose of this study is to highlight waste management policies in Indonesia with a focus on effectiveness, implementation challenges, and sustainable policy directions.The research methodology uses a qualitative descriptive approach through data collection through documentation studies of national regulations or policies.The results of the study, there are findings that show that various regulations such as Law No. 18 of 2008 concerning Waste Management, and Presidential Regulation No. 97 of 2017 concerning National Policy and Strategy (Jakstranas) for Waste Management, however, their implementation still faces various obstacles, including weak coordination between institutions, budget constraints, and suboptimal community participation.Therefore, the recommendation is that a policy reformulation is needed based on a circular economy approach, multi-party participation, and strengthening regional institutions.Keywords: Public Policy, Waste Management, Circular Economy, Community Participation
Konstruksi Masalah dan Kesenjangan Implementasi Kebijakan Pangan: Studi Kasus Beras Oplosan di Indonesia Silahudin Silahudin; Akhmad Basuni; Soleh Soleh
The World of Public Administration Journal Volume 7 Issue 2, Desember 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v7i2.2535

Abstract

AbstractThe phenomenon of adulterated rice, uncovered through investigations by the Ministry of Agriculture and mass media, reveals a crisis in Indonesia’s food distribution and regulatory systems. This study aims to examine how the issue of rice adulteration is constructed as a public problem and to identify gaps in the implementation of national food policy. Using a qualitative approach and media content analysis, the article finds that weak quality control, ambiguous labeling standards, and poor law enforcement have enabled irresponsible economic actors to dominate the market. These findings reflect a failure in food distribution governance and the absence of state accountability in ensuring food justice. The article recommends reforming food labeling systems, strengthening the capacity of regulatory institutions, and involving civil society in distribution oversight.   Keywords: Adulterated Rice, Food Policy, Policy Sociology, Problem Construction, Distribution Inequality, Governance   AbstrakFenomena beras oplosan yang terungkap melalui investigasi Kementerian Pertanian dan media massa memperlihatkan realitas krisis dalam sistem distribusi dan pengawasan pangan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana kasus beras oplosan dikonstruksi sebagai masalah publik serta mengidentifikasi kesenjangan dalam implementasi kebijakan pangan nasional. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis konten media, artikel ini mengungkap bahwa lemahnya pengawasan mutu, ketidakjelasan standar pelabelan, dan lemahnya penegakan hukum telah menciptakan ruang dominasi pasar oleh aktor-aktor ekonomi yang tidak bertanggung jawab. Temuan ini merefleksikan kegagalan tata kelola distribusi pangan dan ketidakhadiran negara dalam menjamin keadilan pangan. Artikel ini menyarankan perlunya reformasi sistem pelabelan pangan, penguatan kapasitas institusi pengawas, serta pelibatan masyarakat sipil dalam pengawasan distribusi.   Kata kunci: Beras Oplosan, Kebijakan Pangan, Sosiologi Kebijakan, Konstruksi Masalah, Ketimpangan Distribusi, Governance
Etika Dan Tanggung Jawab Sosial Dalam Perilaku Organisasi Wiji Febriyani Rizkiyah; Silahudin Silahudin; Soleh Soleh; Akhmad Basuni
The World of Public Administration Journal Volume 8 Issue 1, Juni 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37950/wpaj.v8i1.2671

Abstract

Abstrak Artikel ini mengelaborasi peran etika dan tanggung jawab sosial dalam membentuk perilaku organisasi yang bermartabat dan berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan teori perilaku organisasi, studi kasus global dan lokal, serta refleksi filosofis, tulisan ini menegaskan bahwa etika bukan sekadar norma kepatuhan, melainkan orientasi eksistensial organisasi terhadap nilai dan martabat manusia. Tanggung jawab sosial dipahami sebagai komitmen organisasi terhadap keberlanjutan sosial dan pengakuan terhadap komunitas yang dilayaninya. Studi kasus seperti Enron, Uber, Theranos, dan BP Oil Spill dikaitkan dengan relevansi praktik organisasi di Indonesia, termasuk sektor publik dan BUMN. Pendekatan filosofis dari Emmanuel Levinas dan Ki Hadjar Dewantara memperkaya pemaknaan etika sebagai relasi dan pengakuan terhadap yang-lain. Artikel ini menyerukan arah baru perilaku organisasi yang berjiwa sosial, berorientasi nilai, dan mampu menjadi ruang pembentukan harapan kolektif. Kata kunci : etika organisasi, tanggung jawab sosial, perilaku organisasi, tata kelola yang penuh welas asih, studi kasus, filsafat etika.   Abstract This article elaborates on the role of ethics and social responsibility in shaping dignified and sustainable organizational behavior. By integrating organizational behavior theories, global and local case studies, and philosophical reflections, the paper argues that ethics is not merely a compliance norm but an existential orientation of organizations toward human values and dignity. Social responsibility is understood as a commitment to social sustainability and recognition of the communities served. Case studies such as Enron, Uber, Theranos, and the BP Oil Spill are linked to organizational practices in Indonesia, including the public sector and state-owned enterprises. Philosophical perspectives from Emmanuel Levinas and Ki Hadjar Dewantara enrich the meaning of ethics as relational recognition of the Other. This article calls for a new direction in organizational behavior that is socially oriented, value-driven, and capable of becoming a space for collective hope formation. Keywords: organizational ethics, social responsibility, organizational behavior, compassionate governance, case studies, ethical philosophy.