Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INTERGARASI FILSAFAT PANCASILA DAN BINEKATUNGGAL IKA DALAM PENANGGULANGAN KEJAHATAN KRIMINALITAS PELAJAR DAN MAHASISWA Dewi Iriani; Arif Budiono; St. Hadijah Wahid
Al-Syakhsiyyah: Journal of Law & Family Studies Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Syariah IAIN Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21154/syakhsiyyah.v2i2.2596

Abstract

ABSTRAK: Filsafat pancasila bersemboyan pada Bineka Tunggal Ika (berbeda-beda tetap satu), namun sangat disayangkan begitu indahnya makna dan arti dari Pancasila dan Bineka Tunggal Ika. Menlunturnya makna tersebut telah lah luntur maknanya, dikarenaka banyaknya kasus-kasus kekerasan oleh oknum pelajar sekolah dan mahasiswa yang melakukan kriminalitas klitih, bully, narkoba, terorisme, ausila. artikel ini akan mengangkat kajian Intergarasi Filsafat Pancasila dan Binekatunggal Ika Dalam Penanggulangan Kejahatan Kriminalitas Pelajar Dan Mahasiswa. Maka permasalahan yang diangkat 1) Bagaimana intergrasi filsafat Pancasila dan Bineka Tunggal Ika dikalangan pelajar dan mahasiswa? 2) Bagaiman cara Penanggulangan Kriminalitas oleh Pelajar dan Mahasiswa? Penelitian ini merupakan penelitian hukum (legal research) merupakan penelitian hukum dengan empat pendekatan yaitu pendekatan peraturan perundang – undangan (statutory approach) yakni Pendekatan kasus (case approach) pendekatan konseptual (conceptual approach) dengan kasus bully, kasus terorisme, kasus narkoba, kasus asusila, kasus klitih.d dengan pendekatan perbandingan (comparative approach) dengan membandingkan anatara teori hukum, hukum pidana, sistem peradilan anak, filsafat pancasila dan Bineka Tunggal Ika sebagai  pisau analisisnya  Hasil yang diperoleh 1) Menerapkan nilai nilai pancasila Bineka Tunggal Ika berdasarkan Ketuhanan yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan Indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan / perwakilan, Persatuan Indonesia dalam prilaku kehidupan sehari-hari.Menghidupkan kembali dengan menganti mata kuliah atau mata pelajaran (PKN) Pendidikan Kewarganegaraan dengan mata pelajaran / mata kuliah (PMP) tingkat playgrup sampai perguruan tinggi. Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak penganiayaan. 2) Jika pelakunya adalah mahasiswa yang sudah dewasa maka akan dikenakan sesuai dengan KUHP dan undang-undnag yang berlaku, namun jika pelakuknya masih dibawah umur Perundang-undangan tersebut menjadi lex specialis (kekhususan) tindakan yang terjadi karena para pelaku masih di bawah umur. Perlunya kerjasama antara kampus dan sekolah dengan pemerintah, psikologi, kepolisan
Implementasi Collaborative Coaching Pada Kinerja Guru SDN Penambuhan Arif Budiono; Sri Surachmi; Gunawan Setiadi
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 8 No 18 (2022): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.543 KB) | DOI: 10.5281/zenodo.7133936

Abstract

This study aims to describe the use of collaborative coaching on teacher performance. This research was conducted from July 2022 to August 2022. The research method used was descriptive qualitative research with a phenomenological approach. Sources of data were obtained from school principals, classroom teachers and mulok teachers. Data collection techniques using interviews. The data analysis technique used is John W. Creswell's qualitative data analysis (2017). Based on the results of the analysis, it shows that collaborative coaching on teacher performance is in accordance with the steps of the GROW collaborative coaching model, namely asking the purpose of doing coaching, encouraging coachees to expand their point of view related to the situation at hand, agreeing on the desired results in overcoming problems, discussing the most effective way to achieve a destination.
APLIKASI JIHAD DALAM KEHIDUPAN; KAJIAN TAFSIR MAQA>S}IDI> Arif Budiono
JADID: Journal of Quranic Studies and Islamic Communication Vol. 2 No. 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Kiai Abdullah Faqih (UNKAFA) Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33754/jadid.v1i2.505

Abstract

Artikel ini akan membahas seluk-beluk tafsir maqa>s}idi>, mulai dari sejarah, pemahaman dan hubungannya dengan metode penafsiran lainnya, dan langkah-langkah (masa>lik) dalam tafsir Maqashidi. Tafsir maqa>s}idi>, yang istilahnya telah muncul baru-baru ini, sebenarnya praktis ada sejak fase pertama dari interpretasi al-Qur’an, yaitu di era shahabah dan tabi’in. Jadi dalam praktiknya, tafsir maqa>s}idi> bukanlah sesuatu yang baru dalam kajian tafsir Al-Qur’an. Berdasarkan maslahah, tafsir maqa>s}idi> memiliki posisi penting yang memediasi dua interpretasi arus utama, yaitu interpretasi pandangan harfiah (tekstual) dan interpretasi kontekstual. Dengan keistimewaan ini, diharapkan bahwa tafsir maqa>s}idi> dapat benar-benar mewujudkan tujuan utama ajaran Islam secara umum, dan syari’at Islam pada khususnya. Penelitian ini adalah jenis normatif dengan pendekatan al-maqa>s}id al-shari>’ah. Sumber data berasal dari sumber sekunder dengan bahan primer, yaitu kitab-kitab ushul. Hasil penelitian ini memberikan penjelasan bahwa Tafsir Al-Qur’an, sebagai sebuah proses maupun produk, tidak mungkin bisa dilepaskan dari tujuan mendatangkan mashlahah sebagai tujuan utama dari al-maqa>s}id al-shari>’ah. Oleh karenanya adanya tafsir berparadigma al-maqa>s}id al-shari>’ah  (Tafsir maqa>s}idi>) merupakan suatu keniscayaan. Langkahnya meliputi: 1)Teks dan hukum tergantung pada tujuannya (al-Nusu>s wa al-Ah}ka>m bi Maqa>shidiha>), 2) Mengumpulkan antara kepentingan umum dan khusus (al-Kulliyya>t al-’A<mmah dan al-Kulliyya>t al-Khassah), 3) Membawa manfaat dan mencegah kerusakan secara benar (Jalb al-Masha>lih} wa Dar’ al-Mafa>sid), dan 4) Mempertimbangkan dampak hukum (I’tiba>r al-Maa>lat). Kata kunci ; Al-Qur’an, jihad, tafsir maqasidi
ANALISIS HUBUNGAN ANTARA KONSTANTA PEGAS DAN DEFLEKSI STATIS DENGAN PEMBEBANAN BERBEDA TANPA PEREDAM Jumiadi; Dewi Izzatus Tsamroh; Ike Widyastuti; Arif Budiono
RING ME Vol 3 No 1 (2023): RING Mechanical Engineering
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/rm.v3i1.20430

Abstract

One of the most frequently encountered motions in nature is oscillatory motion (vibration). A particle oscillates when it moves periodically about an equilibrium position. A load attached to a spring that is stretched once is released, then it begins to oscillate. Basically, vibration is a technical system that contains mass and elasticity that is able to move relatively or can be said to be a movement that repeats itself at certain time intervals. Increasing technological developments show that the tools that have to do with vibrations are very diverse. One of them is the vibration that utilizes the Simple Vibration Apparatus. In the free vibration frequency experiment, from the test results without a damper with a mass of 0.47kN/m; 1.22kN/m and 3.3kN/m it can be seen that there is a big difference between the theoretical frequency value and the actual frequency value. The results of the theoretical deflection from experiments 1 - 5 have increased constantly. The greater the loading, the greater the deflection.