Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

SOSIALISASI KEBIJAKAN REKAM MEDIS ELEKTRONIK DAN PENERAPAN APLIKASI BERBASIS DATABASE ACCESS KODEFIKASI PENYAKIT MENTAL DAN PERILAKU SEBAGAI UPAYA PENERAPAN RME DI LAYANAN KESEHATAN Dian Sari; Maisharoh Maisharoh; Rahmadhani Rahmadhani; Syadita Cholifa; Fani Oktafianti
Jurnal Salingka Abdimas Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/jsam.v3i1.4465

Abstract

Perkembangan teknologi berdampak juga pada dunia kesehatan salah satunya yaitu penerapan RME (Rekam Medis Elktronik). Dunia pendidikan dimana kampus terkhusus prodi rekam medis dan informasi kesehatan diharapkan menerapkan pembelajaran untuk hal tersebut.. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah agar tersosialisasinya ke mahasiswa kebijakan Rekam Medis Elektronik (RME) serta mengaplikasikan penerapan aplikasi berbasis database access kodefikasi penyakit mental dan perilaku sebagai upaya penerapan RME di layanan kesehatan. Metode yang digunakan adalah metode ceramah,diskusi dan praktek. Kegiatan penyampaian materi dan latihan penerapan aplikasi dilakukan di STIKES Dharma Landbouw Padang pada bulan April 2022. Kegiatan dihadiri oleh dosen,mahasiswa pendamping dan mahasiswa tingkat 1 dan 2. Hasil dari kegiatan sosialisasi kebijakan RME dan praktek penerapan aplikasi berbasis database access kodefikasi penyakit mental dan perilaku adalah mahasiswa mengetahui tentang PMK No. 24 Tahun 2022 serta mampu menggunakan aplikasi berbasis database access kodefikasi penyakit mental dan perilaku sebagai upaya penerapan RME di layanan kesehatan.Kata Kunci: Rekam Medis Elektonik, Koding, Aplikasi, Database
SOSIALISASI SISTEM E-BOOKING RUANG KELAS OLEH PENANGGUNG JAWAB MATA KULIAH MENGGUNAKAN QR CODE BERBASIS WEB DI STIKES DHARMA LANDBOUW PADANG TAHUN 2022 Yulfa Yulia; Oktamianiza; Kalasta Ayunda Putri; Vitratul Ilahi; Afridon; Rahmadhani; Irfan Mahelfi
Indonesian Journal of Health Information Management Services Vol. 3 No. 2 (2023): Indonesian Journal of Health Information Management Services (IJHIMS)
Publisher : APTIRMIKI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33560/ijhims.v3i2.63

Abstract

Institusi pendidikan, tidak selamanya ruangan yang tersedia di sebuah institusi tersebut sesuai dengan jumlah mahasiswa yang ada, sehinggaperlu dilakukan penyusunan jadwal ruang kuliah dan jadwal perkuliahan. Untuk mempermudah hal tersebut peniliti membuat sebuah rancangan sistem booking ruang kelas menggunakan QR Code guna menghindari bentrok penggunaan ruang kelas. Mengidentifikasi alur proses pembokingan kelas oleh penanggung jawab.Mengidentifikasi data yang dibutuhkan dalam penelitian dan terciptanya sebuah rancangan system yang tentunya sangat membantu mengetahui jumlah ketersediaan ruang kelas untuk proses belajar mengajar secara tatap muka. Metode yang dipakai prototype untuk merancang sistem informasi. Prototy model perangkat lunak. Metode penelitian ini menggunakan pengembangan. R&D untuk menguji keefektifan produk tersebut. Berdasarkan kajian didapatkan bahwa pengujian menggunakan sistem ini, pemesanan ruang kelas tidak perlu dilakukan langsung ke ketua jurusan Adak, pemesanan lebih cepat, ruang kelas yang tersedia juga detail, sehingga lebih mudah bagi siswa untuk memesan ruang kelas. Sistem reservasi ruang kelas memberikan informasi tentang mata kuliah yang kosong dan dapat memudahkan siswa atau guru untuk melakukan reservasi ruang kelas untuk mata kuliah tatap muka.Sistem reservasi kelas memberikan informasi tentang kamar yang tersedia yang dapat dipesan siswa tanpa harus bertemu langsung dengan staf adak. Perlunya mengedukasi pengguna menggunakan sistem agar dapat bekerja secara maksimal
SOSIALISASI IDENTIFIKASI REKAM MEDIS ELEKTRONIK DI RSUD SAWAHLUNTO Rahmadhani Rahmadhani; Siti Handam Dewi; Satrio Bhagas Yudhanto; Vitratul Ilahi
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i12.1074

Abstract

Rekam medis merupakan berkas yang berisikan catatan dan dokumen yang berisi identitas pasien, serta salah satu bukti tertulis tentang proses pelayanan yang berisi data klinis pasien selama proses diagnosis serta pengobatan. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengetahui sosialisasi identifikasi rekam medis elektronik di RSUD Sawahlunto. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif cross sectional pendekatan kuantitatif. Sampel dalam pengabdian masyarakat ini berjumlah 120 rekam medis. Berdasarkan hasil pengabdian masyarakat didapatkan kelengkapan berkas rekam medis dikarenakan diperlukannya identifikasi dari rekam medis. Diharapkan kepada unit untuk dapat melakukan selalu monitoring dan evaluasi setiap kegiatan yang dilakukan direkam medis RSUD Sawahlunto agar dapat berjalan baik dan lengkap.
FAKTOR PENYEBAB PENDING KLAIM PADA PASIEN RAWAT INAP DI RSUD DR. RASIDIN PADANG TAHUN 2022 Oktamianiza; Yulfa Yulia; Kalasta Ayunda Putri; Rahmadhani; Aditiya
Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Kesehatan Lentera 'Aisyiyah
Publisher : BPPM Politeknik 'Aisyiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

RSUD dr. Rasidin Padang masih terdapat banyak kendala dalam pelaksanaan verifikasi klaim BPJS salah satunya adalah berkas klaim yang ditolak oleh verifikator,atau biasa disebut dengan pending klaim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor penyebab pending klaim pada pasien rawat inap dengan melihat beberapa komponen yaitu Ketepatan kode diagnosa, kelengkapan formulir, dan kelengkapan pada hasil penunjang. Metode yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian ini dilakukan di RSUD dr Rasidin Padang sekaligus pengambilan data pada bulan Agustus 2022. Populasi berjumlah 36 berkas rekam medis dan dijadikan sampel dengan menggunakan teknik Total Sampling. Penelitian ini dilaksanakan dengan cara observasi dan data diolah menggunakan komputerisasi dan di analisa secara univariat. Hasil penelitian menunjukan bahwa ketepatan kode diagnosa yang tidak tepat sebanyak 20 (55,6%), kelengkapan informasi medis yang tidak lengkap sebanyak 13 (36,1%), dan kelengkapan hasil penunjang yang tidak lengkap sebanyak 8 (22,2%). Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan klaim berkas rawat inap di RSUD dr Rasidin Padang masih terdapat beberapa kendala. Kendala tersebut disebabkan oleh beberapa variable yang diteliti yaitu ketepatan kode diagnosa, kelengkapan informasi formulir dan kelengkapan hasil penunjang. Oleh sebab itu, sebaiknya pelaksanaan pengodean lebih teliti lagi untuk proses penginputan serta dilakukan monitoring dan evaluasi terhadap ketepatan kode diagnosa pada berkas rekam medis dengan kode pada aplikasi INA-CBGs, dan lebih memperhatikan terkait kelengkapan isi berkas rekam medis agar menghasilkan meminimalisir terjadinya pending klaim.
HEALTHY TEEN SCHOOL PROGRAM: UPAYA PENINGKATAN KESADARAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN GIZI REMAJA Siti Handam Dewi; Rahmadhani Rahmadhani; Vitratulilahi Vitratulilahi; Nia Watri; Arif Prima
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja sekolah merupakan kelompok yang rentan mengalami permasalahan kesehatan reproduksi dan gizi akibat kurangnya pengetahuan serta minimnya edukasi kesehatan di lingkungan sekolah. Kondisi ini dapat berdampak pada munculnya anemia, perilaku hidup tidak sehat, serta rendahnya kesadaran menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran remaja sekolah mengenai kesehatan reproduksi dan gizi seimbang melalui program “Healthy Teen School Program”. Kegiatan dilaksanakan pada siswa sekolah menengah dengan sasaran remaja putra dan putri. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan, edukasi interaktif, diskusi, pembagian leaflet, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Materi yang diberikan meliputi kesehatan reproduksi remaja, pentingnya gizi seimbang, pencegahan anemia, dan perilaku hidup bersih sehat. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan pemahaman siswa setelah mengikuti edukasi kesehatan. Peserta terlihat aktif dan antusias selama kegiatan berlangsung, serta mampu memahami pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan pola makan sehat sejak usia remaja. Dengan demikian, program “Healthy Teen School Program” dapat menjadi salah satu upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesadaran kesehatan reproduksi dan gizi pada remaja sekolah sehingga mendukung terbentuknya generasi yang sehat dan berkualitas.
SOSIALISASI IDENTIFIKASI MEDICAL RECORD KESEHATAN REMAJA PUTRI DISEKOLAH SMA KOTA PADANG Rahmadhani Rahmadhani; Oktamianiza Oktamianiza; Siti Handam Dewi
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri merupakan kelompok usia yang menghadapi berbagai tantangan kesehatan reproduksi, sementara pencatatan riwayat kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah masih belum dikelola secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja putri tingkat SMA mengenai kesehatan reproduksi sekaligus memperkenalkan konsep identifikasi dan pencatatan medical record kesehatan reproduksi melalui pendekatan Manajemen Informasi Kesehatan. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, edukasi interaktif, diskusi, dan simulasi pengisian format medical record sederhana yang disesuaikan dengan konteks sekolah. Peserta kegiatan berjumlah XX siswi SMA. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata pengetahuan dari 58,8 pada pre-test menjadi 82,3 pada post-test. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi kesehatan reproduksi remaja serta menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan informasi kesehatan sejak usia sekolah sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif.
EVALUASI KONSISTENSI PENULISAN DIAGNOSIS PADA RESUME MEDIS DAN RENCANA PULANG DALAM KETEPATAN KODE DIAGNOSIS INFEKSI DI RSUD DR. RASIDIN PADANG Dewi Mardiawati; Rahmadhani Rahmadhani; Ghina Fadhila
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 2 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3637

Abstract

Inconsistencies in diagnosis writing and coding accuracy for infection cases remain common. Initial observation of 10 records at Dr. Rasidin Padang Hospital showed 60% inconsistency in diagnoses and 60% in coding. This study aimed to assess the consistency between medical summaries and discharge plans in relation to coding accuracy. Conducted from February to March 2025 using a descriptive quantitative method, the study involved 53 samples from a population of 114, selected via simple random sampling. Data were collected using a checklist and analyzed with univariate analysis via Computerisasi. Results showed 45.3% inconsistent diagnoses and 39.6% inaccurate codes. The issues were linked to suboptimal medical record completion by physicians and coders, affecting data quality and coding accuracy. Hospitals are encouraged to enhance supervision, guidance, and regular training to improve understanding of documentation and coding standards.Keywords: Consistency, Accuracy, Medical Summary, Discharge Planning
ANALISIS KETEPATAN KODE DIAGNOSIS PASIEN RAWAT JALAN PADA POLI SARAF DI RSUD DR. RASIDIN PADANG Siti Handam Dewi; Rahmadhani Rahmadhani; Arif Prima; Satrio Bhagas Yudhanto; Siti Nur Hawa
Ensiklopedia of Journal Vol 8, No 2 (2026): Vol. 8 No. 2 Edisi 2 Januari 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Penerbitan Hasil Penelitian Ensiklopedia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33559/eoj.v8i2.3599

Abstract

The clarity of diagnosis writing is an important factor in coding determination. One of the issues found is the illegibility of diagnoses and the lack of completeness in filling out medical resumes, which is caused by the use of terminology in Indonesian and abbreviations that do not conform to standard norms, making it difficult for coders to read and interpret the diagnoses. The research aims to examine the accuracy of the diagnostic codes for outpatient patients in the neurology clinic. The type of research used is quantitative with a cross-sectional method, conducted at the Dr. Rasidin General Hospital in Padang. The research population consists of 532 medical record files, and the sample taken amounts to 84 outpatient medical record files using simple random sampling techniques. The type of research used is quantitative with a cross-sectional method, conducted at the Dr. Rasidin General Hospital in Padang. The research population consists of 532 medical record files, and the sample taken amounts to 84 outpatient medical record files using simple random sampling technique. The research was conducted using observations and a checklist, as well as univariate analysis. Data processing includes editing, coding, tabulation, and data cleaning. The research results indicate that out of 84 medical record files, 28 (33.3%) had unclear diagnoses due to illegible handwriting, 34 (40.5%) were incomplete due to time constraints, and 26 (31.0%) had incorrect codes due to the ambiguity and incompleteness of the diagnosis writing. The ambiguity and incompleteness of diagnosis writing affect the accuracy of coding. In the future, it is hoped that diagnosis writing will adhere to ICD-10 guidelines to facilitate the assignment of diagnosis. Keywords: Code Accuracy, Pattient Diagnosis,Outpatient Care
Analisis Penerapan Aplikasi Sistem Pendaftaran Online (E-Health) pada Rumah Sakit: Analisis Penerapan Aplikasi Sistem Pendaftaran Online (E-Health) pada Rumah Sakit Rahmadhani
Indonesian Journal of Health Information Management Vol. 2 No. 3 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mitra Husada Karanganyar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54877/ijhim.v2i3.82

Abstract

Banyaknya penumpukan antrian pasien pada instalasi pendaftaran di rumah sakit menimbulkan kewalahan kepada petugas medis, kemudian jaringan aplikasi yang bermasalah menyebabkan petugas medis sulit untukmemahaminya karna kurang ilmu pengetahuan seputar IT tersebut. Adapun tujuan penelitian ini untuk mendeskipsikan efektivitas dan efisiensi penerapan aplikasi pendaftaran online E Health di rumah sakit.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi Literature Review dengan menganalisis jurnal-jurnal dengan metode mengumpulkan data dari studi pencarian sistematis berbentuk jurnal penelitian. Adapun enam jurnal terkait dengan mencari kata kunci E Health, Penerapan dan Rumah sakit serta menganalisis menggunakan kriteria inklusi dan kriteria ekslusi, dengan rentang 7 tahun yang digunakan dari 2014-2020.Hasil dari Literature Review yaitu sebuah penerapan aplikasi yang belum terjalan dengan optimal dari segi SDM ( Sumber Daya Manusia ) seperti petugas pelayanan kesehatan, salah satunya ada perawat, yang kurang menguasai pengetahuan IT, jadi sulit memberikan arahan mengenai bagaimana alur pendaftaran online tersebut terhadap pasien (penerima layanan kesehatan). Kata kunci: E- Health, Penerapan, dan Rumah Sakit