Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Digital Marketing: Pengembangan Kapasitas Kewirausahaan Pada Sarjana Masa Tunggu Addin Kurnia Putri; Supriyadi Supriyadi; Mahendra Wijaya; Sri Hilmi Pujihartati; Thomas Aquinas Gutama
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 3 (2020): Peran Perguruan Tinggi dan Dunia Usaha Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Menyongsong
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.334 KB) | DOI: 10.37695/pkmcsr.v3i0.778

Abstract

Perguruan tinggi sebagai produsen sumber daya manusia unggul menjadi poros utama dalam pengembangan kapasitas dan keterampilan mahasiswa, baik secara akademik maupun non-akademik. Lulusan perguruan tinggi sudah selayaknya menghasilkan tenaga-tenaga ahli di berbagai bidang industri. Meski demikian, jumlah pasar tenaga kerja tidak sebanding dengan permintaan tenaga kerja. Pasar tenaga kerja jumlahnya lebih terbatas dibanding permintaan tenaga kerja. Hal itu yang menyebabkan munculnya sarjana masa tunggu dikarenakan tidak langsung diterima di perusahaan tertentu. Maka dari itu, tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan semangat wirasuaha para sarjana masa tunggu di lingkungan Universitas Sebelas Maret. Konsep digital marketing digunakan untuk meningkatkan kapasitas wirasuaha sarjana masa tunggu sekaligus merespon perkembangan teknologi digital. Pengabdian ini menggunakan metode eksperimen dalam menguji kapasitas wirausaha sarjana masa tunggu sebelum dan setelah mengikuti pelatihan digital marketing. Hasil dari kegiatan tersebut menunjukkan bahwa pelatihan digital marketing berhasil meningkatkan kapasitas pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan wirausaha pada sarjana masa tunggu, khususnya di lingkungan Universitas Sebelas Maret. Program aksi yang telah dilakukan adalah pelatihan penggunaan media sosial untuk pengembangan wirausaha kepada beberapa sarjana masa tunggu di antaranya adalah pemilik toko souvenir dan kue camilan.
Pengembangan Bisnis Online Melalui Marketplace Sebagai Upaya Pengembangan Potensi Lokal di Desa Sewurejo KHDTK UNS Karanganyar Sri Hilmi Pujihartati; Mahendra Wijaya; Marimin Marimin; Sudarsana Sudarsana
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 6 No 1 (2024): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v6i1.549

Abstract

Latar belakang pengabdian ini adalah adanya perubahan paradigma dalam berbisnis dari konvensional menjadi online, terutama di era globalisasi dan teknologi informasi yang semakin maju. Desa Sewurejo, KHDTK UNS Karanganyar menjadi contoh dalam pengembangan bisnis online di tingkat desa, sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Artikel ini memaparkan proses pengabdian yang dilakukan, mulai dari tahap penyuluhan dan sosialisasi, pelatihan teknis, hingga pendampingan dan evaluasi. . Program pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat desa terkait pengembangan bisnis online melalui marketplace. Hasil yang dicapai meliputi peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam berbisnis online, peningkatan pendapatan, dan pemberdayaan potensi lokal. Meski dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan akses dan keterampilan teknologi, program ini berhasil memberikan dampak positif dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat Desa Sewurejo.
Governmentality, Religion, and Sustainability: Reinterpreting Marine Tourism Governance in the SDGs Era Faline Izza Nisa'u; Siti Zunariyah; Sri Hilmi Pujihartati
Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya Vol. 10 No. 2 (2025): Fikri : Jurnal Kajian Agama, Sosial dan Budaya
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/jf.v10i2.6550

Abstract

This research is in the field of religious, social, and cultural studies, focusing on marine tourism governance from the perspective of governmentality and the interaction between power, spirituality, and sustainability. Papuma Beach in Jember Regency was chosen as the study location because it illustrates the complexity of coastal tourism management, which is fraught with economic interests and formal power, but on the other hand has a strong spiritual value system in the local community. This research aims to identify the forms of power at work in tourism management and understand how religion plays a role in the production of meaning around sustainability and resistance to technocratic development models. The methods used are a critical qualitative approach with participatory observation techniques, in-depth interviews, and documentary studies. The results show that the dominance of the state and market in the management of Papuma tourism creates cultural dislocation and marginalization of local communities. However, the community has developed various forms of symbolic resistance and alternative practices based on religious values and local wisdom. This study contributes to the development of governmentality theory in a local context and expands the discourse on sustainability by integrating maqāṣid al-sharī‘ah and eco-theology as analytical frameworks. In conclusion, equitable tourism development can only be achieved through participatory governance rooted in community values. These findings are important as a basis for formulating contextual, fair, and locally rooted sustainable tourism policies.