Marfiyanti Marfiyanti
STIT Syekh Burhanuddin Pariaman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PESANTREN DAN PEMBAHARUAN ARAH DAN IMPLIKASI Marfiyanti Marfiyanti; Zulmuqim Zulmuqim; Duski Samad
Mau'izhah Vol 11 No 2 (2021): Volume XI No. 2 Juli - Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.334 KB) | DOI: 10.55936/mauizhah.v11i2.67

Abstract

Dalam sejarah pendidikan Islam Istilah pesantrenpertamakalinya muncul di Jawa, sedangkan pembelajaranyang sama juga telah ada di beberapa wilayah Indonesia,namun berbeda sebutan dan model pembelajaranya, sepertiyang ada di Aceh disana ada namanya Dayah, di SumateraBarat ada namanya istilah Surau. Namun dalamperkembangan sejarah, berangsur-angsur istilah ini akan dipengaruhi, maka istilah pesantren bisa terkenal di seluruhwilayah Indonesia, tidak terkecuali di Sumatera Barat, Istialahsurau berganti menjadi Pesantren, yang mana pada decadesebelumnya bernama surau, kemudian beralih kepadamadrasyah, dan perguruan tarbiyah Islamiah, dan terusmengalami perkembangan dan banyak dari lembaga tersebutmengalami transformasi ke pesantren.Pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan Islamtertua di Indonesia yang memiliki hubungan fungsionalsimbiotik dengan ajaran Islam. Nilai-nilai Islam yang dianutdan kemudian disebarkan oleh pesantren akhirnya menjadibagian intrinsik dari budaya masyarakat Islam Indonesia.Dalam konteks ini, pesantren sangatlah menjadi pilihan utama dalam mengembangkan nilai-nilai Islam dan mengembangkantoleransi dengan budaya Indonesia. Ketika semua kekuatanyang dipunyai oleh pesantren ini mampu dikelola dengan baikmaka, pesantren akan menjadi kekuatan besar dan pusatperadaban muslim di Indonesia.Dengan demikian keberadaan Kiyai tentunyaperlu disinisebagai unsure pertama dalam sebuah pondok pesantrendengan demikian bisa memunculkan kekhasan tersendiri dalammelaksanakan pendidikan Islam. Yang kedua Santri,merupakan unsur penting dalam pesantren melihat kuantitasdan kualitas dari santri juga sebagi penentu maju danbermutunya pendidikan Islam, yang ketiga adalah Mesjid;merupakan sarana dalam melaksanakan ibadah dan praktekmateri keagamaan tentunya butuh tempat khusus dan sesuaidengan situasi dan kondisi masing-masing, jika yang demikianitu menentukan akan tingkatan dan status dari pesantren itusendiri dari mulai bentuk Mesjid yang sangat sederhanasampai kepada Mesjid yang Elit, yang keempat adalahMadrasyah hal ini merupaka sarana dan prasarana untukterselengaranya proses belajar mengajar, kelima adalah;Asrama atau pemondokan, yang dijadikan tempat berdiam,maka lima unsur ini wajib adanya
KOLABORASI PENDIDIK DAN ORANG TUA DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PADA MASA NEW NORMAL COVID-19 DI SMPN 2 SUNGAI LIMAU Marfiyanti Marfiyanti; Hamdi Ibrahim Tanjuang
Mau'izhah Vol 12 No 1 (2022): Vol XI No 1 (2022): Volume XI No. 1 Januari - Juni 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh burhanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55936/mauizhah.v12i1.91

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh proses pembelajaran disekolah berjalan kurang baik, dikarenakan situasi dan kondisi yang ada sekaran yaitu kondisi musibah covid-19, karna musibah ini telah mempengaruhi selurul aspek kehidupan manusia, seperti Agama, ekonomi, pendidikan dan budaya dan lain-lainya, dalam penelitian ini penulis menemukan dilapangan bahwa di SMPN 2 Sungai Limau banyak dari peserta didik yang mengalami kesulitan belajar sehingga hasil belajarnya kurang bagus, hal ini menjadikan penulis ingin mendalami persoalan ini, agar hasil belajar peserta didik meningkat tentu ada usaha-usaha salah satunya dalam bentuk kolaborasi pendidik dan orang tua.dalam tesis ini akan dibahas: Bentuk kolaboratif pendidik dan orang tua dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam peserta didik Pada Era Covid-19 di SMPN 2 Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman. Bentuk-bentuk pelaksanaan proses kolaborasi antara pendidik dan orang tua dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman. Output kolaborasi pendidik dan orang tua dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada masa pandemic covid-19 di SMPN 2 Sunagi LImau Kabupaten Padang Pariaman. Tujuan penelitian dalam teiss ini adalah untuk mengetahui bagaimana Bentuk kolaboratif pendidik dan orang tua dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam peserta didik Pada Era Covid-19 di SMPN 2 Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman. Untuk mengetahui bagaimana Bentuk-bentuk pelaksanaan proses kolaborasi antara pendidik dan orang tua dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman. Untuk mengetahui bagaimana Output kolaborasi pendidik dan orang tua dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada masa pandemic covid-19 di SMPN 2 Sunagi LImau Kabupaten Padang Pariaman. Jenis Metodologi dalam penelitian tesis ini adalah lapangan (Fildl Research), metode lapangan yaitu : penelitian yang dilakukan di sebuah lokasi guna memberikan gambaran yang lengkap tentangsuatu keadaan, tepatnya di SMPN2 SungaiLImau, waktu penelitian 3 Bulan, sember data ada dua data primer adalah Pendidik Pendidikan Agama Islam dan peserta didik, sedangkan data sekunder adalah : orang tua dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data ialah dengan Observasi, wawancara dan Dokumentasi.Prosedur analisa data dan dikiri dengan keabsahan data. Hasil penelitian adalah, Bentuk kolaboratif pendidik dan orang tua dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam peserta didik Pada Era Covid-19 di SMPN 2 Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman sudah berjalan dengan baik dengadua bentuk formal dan non formal. Bentuk-bentuk pelaksanaan proses kolaborasi antara pendidik dan orang tua dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam di SMPN 2 Sungai Limau Kabupaten Padang Pariaman telah dilakukan perlu keberlanjutan seperti kunjungan pendidik kerumah peserta didik dan pemangilan orang tua kesekolah dan keterbukaan komunikasi . Output kolaborasi pendidik dan orang tua dalam meningkatkan hasil belajar Pendidikan Agama Islam pada masa pandemic covid-19 di SMPN 2 Sunagi LImau Kabupaten Padang Pariaman ialah: pengawasan waktu oleh pendidik dan orang tua terhadap peserta didik, pengawasan sikap dan juga mendudung terhadap potensi yang dimiliki oleh peserta didik ketika ketiga hal ini dilaksanakan namun belum secara maksimal, kedepanya harapanya kolaborasi ini terus dijaga dan ditingkatkan.