Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Relationship of Authoritarian Parenting on the development of Pre-School Age Children in Karya Indah Vilage Working Area UPT Puskesmas Pantai Cermin Nelly Karlinah; Berliana Irianti
Science Midwifery Vol 10 No 1, October (2021): Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health efforts carried out since the child is still in the womb until the first five years of life, aimed at maintaining its survival are aspects that explain the formation of development, both physically and psychosocially. rude and language. Child development is strongly influenced by the environment and the interaction between children and their parents. The purpose of the study was to determine the relationship between authoritarian parenting and the development of pre-school children. This type of research is descriptive analytic with a cross sectional design. The time of the research was carried out in June-November 2021. The place of research was carried out in the village of Karya Indah. The sample in this study were 88 respondents with random sampling technique. The research instrument used a questionnaire. Data analysis was carried out univariate and bivariate. The univariate result of the majority of parenting patterns being non-authoritarian is 75.0%. Bivariate results using the Chi-Square test showed that there is a relationship between authoritarian parenting and the development of pre-school children in Karya Indah village with a P value of 0.002 <0.05
Relationship between Knowledge and Family Support with pregnant women's Antenatal Care (ANC) Compliance Berliana Irianti; Nelly Karlinah
Science Midwifery Vol 10 No 1, October (2021): Science Midwifery
Publisher : Institute of Computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

One indicator of the success of maternal health efforts is the Maternal Mortality Rate (MMR). Indonesia is still far from the SDG target of 305 per 100,000 live births, is in 2030. Antenatal care can help to reduce the high risk of maternal death during pregnancy. The ideal K1 and K4 indicators, which refer to the frequency and trimester during which ANC is performed, indicated that health checks should continue during pregnancy. Busyness, knowledge, attitude, low socioeconomic level, lack of husband's support, lack of maternal services facilities, poor medical care, and lack of trained personnel are all factors that makes pregnant women less motivated to do antenatal care. The study was conducted In June - July 2021, 32 pregnant women have been used as samples in this study. The research is descriptive with a cross-sectional design. The chi square statistic is being used in the study. It was discovered that maternal knowledge and antenatal care adherence have a significant relationship, Statistical results show P-value is 0.002. Additionally, there is a relationship between family support and antenatal care compliance. P-value is 0.000 is statistical result. .
ASUHAN KEBIDANAN IBU HAMIL TRIMESTER I DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM TINGKAT I Berliana Irianti
Jurnal Komunikasi Kesehatan Vol 11 No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Kesehatan
Publisher : Lembaga Riset Pengabdian Masyarakat dan Publikasi Ilmiah Institut Teknologi Bhakti Putra Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56772/jkk.v11i1.164

Abstract

Latar belakang studi kasus : Hiperemesis gravidarum didefinisikan sebagai vomitus yang berlebihan atau tidak terkendali selama masa hamil, yang menyebabkan dehidrasi, ketidakseimbangan elektrolit, atau defisiensi nutrisi, dan kehilangan berat badan. Insiden kondisi ini sekitar 3,5 per 1000 kelahiran.Tujuan studi kasus : Untuk mampu melaksanakan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum tingkat I secara menyeluruh dan berkesinambungan menggunakan metode SOAP.Metode studi kasus : Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan Continuity of care diberikan pada ibu hamil Ny. F dari usia kehamilan 17 minggu hingga usia kehamilan 17 minggu 3 hari. Subjeknya Ny. F Umur 35 tahun G5P3A1H3. Jenis data primer. Cara pengumpulan data anamnesa, observasi, pemeriksaan dan dokumentasi. Analisa data dengan membandingkan antara data yang diperoleh dengan teori yang ada. Laporan kasus dan bahasan : Saat hamil Ny. F mengatakan mual dan muntah berupa cairan ± 10x/ hari, setelah makan dan minum, serta terasa lemas dan pusing.Simpulan : Asuhan kebidanan dilaksanakan menggunakan pendekatan dengan pendokumentasian SOAP (Subjektif, Objektif, Asesmen, Penatalaksanaan). Diet yang dianjurkan telah di laksanakan dengan baik sehingga dapat mengurangi Mual muntah yang berlebihan yang dialami ibu, Setelah diberikan asuhan ibu hamil dengan hiperemesis gravidarum, keadaan ibusemakin memburuk. Dengan begitu disarankan kepada keluarga untuk merujuk ibu ke fasilitas yang memadai seperti RSUD Arifin Achmad dengan penanganan awal rujukan seperti oksigen dan infus glukosa serta inform consent.Saran : Diharapkan kepada penyedia layanan asuhan kebidanan yang sedang menjalankan praktik untuk selalu mempertahankan dan meningkatkan pelayanan kebidanan yang sudah ada, khusunya terhadap pelayanan asuhan kebidanan pada ibu hamil dengan hiperemesis gravidarumtingkat I yaitu yang dapat dilakukan berupa pemantauan kesehatan pada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum, dan melakukan penanganan intensif pada ibu hamil yang mengalami hiperemesis gravidarum.
Hubungan Stres Dengan Kejadian Insomnia PadA Remaja di SMA Kota Pekanbaru Rika Sri Wahyuni; Berliana Irianti
Jurnal Kesehatan Medika Udayana Vol. 8 No. 01 (2022): April: Jurnal Kesehatan Medika Udayana
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.867 KB) | DOI: 10.47859/jmu.v8i01.189

Abstract

Latar Belakang : usia remaja mempunyai respon stres yang lebih besar dari pada usia dibawahnya, salah satu jenis stres yang sering di temukan di kalangan remaja adalah stressor akademik. Stres yang terjadi pada seseorang dapat menyebabkan insomnia. Agka kejadia insomnia di Indonesia adalah 10% dari jumlah penduduk dari jumlah populasi. Tujuan : Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui hubngan stress dengan kejadian insomnia pada remaja SMA Pekanbaru. Metode : desan penelitian cross sectional. Sampel penelitian ada remaja SMA Pekanbaru berjumlah 62 orang. Hasil : hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada hubungan stress dengan kejadian insomnia pada remaja SMA. Kesimpulan : Insomnia yang terjadi pada remaja tidak berhubungan dengan stress yang dialami
PENGARUH COUNTER PRESSURE TERHADAP NYERI PERSALINAN KALA I FASE AKTIF Berliana Irianti; Nur Israyati Israyati
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v5i2.3503

Abstract

Labor pain methods can be applied pharmacologically and non-pharmacologically. Labor pain is something that is commonly felt by pregnant women just before the birth process. But if it is not treated with proper pain management, it will cause other problems, one of which is anxiety. The aim of the study was to determine the Effectiveness of Counter Pressure on Pain Levels in Active Phase I Labor at Independent Midwife Practice (PMB) in Hasna Dewi, Pekanbaru City. This type of research is pre-experimental with two group pretest and posttest designs. The time of research was carried out in August-November 2022. The sample in this study was 10 respondents using a total sampling technique. The research instrument used a Numerical Rating Scale (NRS) questionnaire. Univariate and bivariate data analysis. The univariate results obtained pain before being given a moderate pain counter pressure with a percentage of 80.0%. pain after being given counter pressure pain decreased to mild pain with a percentage of 80.0%. Wilcoxon Rank Test results. There is an effect of counter pressure on the level of pain in the first active phase of labor with a P value of 0.002 <0.05. So it can be concluded that there is an effect of counter pressure on the level of pain in the active phase of labor in the first stage. It is recommended for health workers to be able to use counterpressure to reduce pain in the first active phase of labor.
Peningkatan Pengetahuan Kader Posyandu Lansia Dalam Mendeteksi Dini Penyakit Tidak Menular Di RW 05 Kel. Lembah Sari Rumbai Pesisir Berliana Irianti
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 4 No. 2 (2023): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v4i2.2761

Abstract

Penyakit tidak menular adalah penyakit yang tidak ditularkan dari individu ke individu lain. perubahan pola makan, merokok, konsumsi alkohol dan kurangnya aktivitas merupakan faktor resiko terjadinya penyakit tidak menular. Deteksi dini penyakit tidak menular merupakan cara untuk mengetahui faktor resiko terjadinya penyakit tidak menular. Tujuan pengabdian masyarakat adalah memberikan pelatihan dengan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dalam upaya untuk mengendalikan dan mencegah potensi penyakit tidak menular, untuk memacu kemandirian kader kesehatan dalam upaya pencegahan dan pengendalian PTM; Metode: pengabdian kepada masyarakat melalui pelaksanaan ceramah dan diskusi. Diharapkan kegiatan deteksi dini dapat dilakukan secara rutin minimal 6 bulan sekali bagi yang tidak mempunyai riwayat penyakit tidak menular dan dapat dilakukan 3 bulan sekali bagi yang mempunyai riwayat PTM. Deteksi dini tidak hanya dilakukan pada usia produktif tetapi juga pada remaja, dimana saat ini banyak juga remaja yang mengalami PTM.
EFEKTIFITAS PIJAT AKUPRESUR DALAM MENGURANGI MUAL MUNTAH IBU HAMIL TRIMESTER 1 Berliana Irianti
Jurnal Kebidanan Vol 3, No 2 (2023): Juli 2023
Publisher : Akademi Kebidanan SEMPENA NEGERI Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehamilan menyebabkan banyak perubahan fisik, Psikis dan hormonal pada tubuh ibu. Salah satunya adalah mual muntah yang biasa terjadi pada awal kehamilan. Penyebab mual dan muntah dalam kehamilan belum diketahui secara pasti, tetapi secara umum penyebab dikaitkan dengan perubahan hormonal yang berhubungan dengan kehamilan. Tindakan akupresur Menggunakan tekanan pada bagian tubuh tertentu, seperti titik perikardial 6 atau tiga jari di bawah pergelangan tangan, akupresur dapat digunakan untuk mengurangi mual dan muntah kehamilan dan akupresur aman untuk dilakukan sendiri. Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui efektifitas pijat akupresur terhadap penurunan mual muntah pada ibu hamil trimester 1.Jenis penelitian yang dilakukan adalah Quasi experimental dengan Rancangan pendekatan one group pretest posttest. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik non random sampling secara Purposive sampling. Sampel yang digunakan sebanyak 25 responden. Instrumen penelitian adalah kuesioner 24-PUQE Scale (Pregnancy-Unique Quantification of Emesis and Nausea) yang digunakan untuk mengukur tingkat keparahan mual muntah kehamilan dalam 24 jam. Analisis data meliputi analisa Univariat dan Bivariat dengan menggunakan SPSS. Hasil uji statistik menunjukan nilai p value 0,002, diperoleh kesimpulan bahwa Terapi Pijat Akupresur sangat efektif mengurangi mual muntah. Terapi Pijat Akupresur merupakan alternatif yang aman dan non-invasif. aman, efektif dan bebas dari efek samping. 
DAMPAK PEMBERIAN KURMA SEGAR (PHOENIX DACTYLIFERA) TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN IBU NIFAS Berliana Irianti; Nur Israyati; Nelly Karlinah
Jurnal Online Keperawatan Indonesia Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Online Keperawatan Indonesia
Publisher : UNIVERSITAS SARI MUTIARA INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/keperawatan.v6i1.3964

Abstract

The maternal Death Rate is one marker to see the outcome of maternal well-being endeavors. Bleeding is a factor in maternal mortality. Anemia in pregnant women can result in bleeding during childbirth. Anemia during pregnancy and blood loss during childbirth influence iron deficiency anemia during the puerperium. The study's objective was to ascertain whether giving birth to mothers who had recently given birth increased their levels of hemoglobin (Hb). Pre-experimental research employs pretest and posttest designs for a single group. The review was conducted between June and July 2022. Purposive sampling was used to select 17 respondents for this study's sample. An observation sheet for the hemoglobin level was used in the research instrument. Analysis of data with and without bivariates According to the univariate results, up to 13 participants had generally low hemoglobin levels before the administration of date juice, i.e., 76.5%. A p-value of 0.002 was reported for bivariate results using the Wilcoxon rank sum test. This suggests that date juice for women after childbirth increases hemoglobin (Hb) levels. It is believed that in the future, after childbirth, women can eat dates to increase the level of hemoglobin (hemoglobin).
KARAKTERISTIK IBU MEMBERIKAN MAKANAN PENDAMPING ASI (MP-ASI) PADA BAYI USIA 0 – 6 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS HARAPAN RAYA PEKANBARU TAHUN 2018 Berliana Irianti; Eka Purnama Sari
Jurnal Ilmu Kebidanan Vol 8 No 2 (2019): Al-Insyirah Midwifery: Jurnal Ilmu Kebidanan (Journal of Midwifery Sciences)
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kebidanan.v8i2.157

Abstract

Complementary food breastfeeding are foods that contain nutrients, given to children age 6 – 24 months to fulfill their nutritional needs Complementary food breastfeeding precisely influenced by the behavior of mothers who have babies. But there are still many mothers giving complementary foods breastfeeding for less than 6 months, which can cause a negative impact for health of the baby such as diarrhoea and even death can result in babies. This research aims to know the characteristics of mothers in giving Complementary Food breastfeeding for less than 6 months. This research is quantitative descriptive design with population of mothers that have babies aged 7-12 months amounted to 2,494 people, with 96 samples taken with quota sampling, this research was conducted in the working area of Harapan Raya Health Centre Pekanbaru on March – April 2018, data was collection is done by filling the questionnaire. The research results obtained 91 people (94.79%) respondents aged 20 – 35 years, 56 people (58.33%) respondents primigravida, 76 people (79.18%) respondents have High School, 71 people (73.96%) respondents it does not work , 57 people (59.37%) respondents knowledgeable enough. Based on the results obtained is expected that health worker can increase counselling to mothers about breastfeeding and how to overcome the problems that occur while breastfeeding so giving exclusive breasfeeding can be implemented properly.