Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ASUHAN KEBIDANAN PADA IBU NIFAS DENGAN TERAPI REBUSAN DAUN SIRIH UNTUK PENYEMBUHAN LUKA PERINEUM DI PMB DINCE SAFRINA KOTA PEKANBARU TAHUN 2022 Putri Aprita; Een Husanah
Jurnal Kebidanan Terkini (Current Midwifery Journal) Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Kebidanan Terkini
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/jkt/Vol2.Iss2.1034

Abstract

Luka perineum adalah perlukaan yang terjadi pada saat persalinan normal di bagian perineum. Perawatan perineum meliputi perawatan yang terjadi akibat proses persalinan dikarenakan rupture dan episiotomi. Perawatan luka perineum  pada ibu setelah melahirkan berguna untuk mencegah terjadinya infeksi,  mengurangi rasa ketidaknyamanan, menjaga kebersihan dan mempercepat penyembuhan. Sekarang masih banyak ibu bersalin yang mengalami robekan perineum. Di dapatkan data ibu bersalin di PMB Dince Safrina tahun 2021 dari bulan  Januari – November  adalah 194 orang dan setiap bulannya ada sekitar 10-15 orang, ibu bersalin yang tidak mengalami robekan luka perineum sekitar 5 orang dan yang mengalami robekan luka perineum sekitar 10 orang. Jadi salah satu penyembuhan luka dengan cara terapi non farmakologi yaitu rebusan daun sirih.  Tujuan dari studi kasus ini yaitu asuhan kebidanan pada ibu nifas dengan terapi rebusan daun sirih untuk penyembuhan luka perineum. Metode laporan  ini adalah studi kasus, subjek  penelitian yaitu Ny. Y umur 22 tahun P1A0H1. Asuhan ini dilakukan di PMB Dince Safrina dan melakukan kunjungan ke rumah pasien. Pengambilan kasus ini dilaksanakan pada tanggal 23-30 Maret 2022. Hasil yang di dapat setelah dilakukan asuhan selama 7 hari dengan terapi rebusan daun sirih asuhan yang diberikan yaitu terapi rebusan daun sirih untuk cebok pada luka jahitan perineum yaitu  penyembuhan luka terjadi pada hari ke 4 pospartum keadaan luka bagus,nyeri pada luka jahitan berkurang, tidak ada tanda-tanda infeksi, luka mulai mengerinng dan tidak ada pembengkakan pada luka jahitan. Kesimpulan dari asuhan ini adalah penyembuhan luka perineum menjadi lebih cepat 3-4 hari setelah diberi terapi rebusan daun sirih. Saran untuk petugas kesehatan agar kunjungan postnatal care dilakukan dengan sesuai standar yang dijadikan asuhan rutin bagi setiap ibu nifas.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Degan Kejadian Disminore Pada Remaja Putri Disma Negeri 4 Pekanbaru Tahun 2025 Novita Novita; Een Husanah; Ika Putri Damayanti; Eka Maya Saputri; Yulrina Ardhiyanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2327

Abstract

Dismenore merupakan keluhan nyeri menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri dan dapat mengganggu aktivitas belajar serta kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian dismenore pada remaja putri di SMA Negeri 4 Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian adalah siswi kelas X dan XI yang berjumlah 85 orang yang diambil secara acak menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan dengan kuesioner google from dan dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara usia menarche (p=0,003), lama menstruasi (p=0,004), dan indeks massa tubuh (IMT) (p=0,037) dengan kejadian dismenore. Namun, tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kebiasaan olahraga (p=0,211) dan riwayat keluarga (p=0,114) dengan kejadian dismenore. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi dasar edukasi terkait pencegahan nyeri haid pada remaja.
Hubungan Perilaku Ibu Tentang Gizi Terhadap Status Gizi Balita Di Puskesmas Kota Pekanbaru Tahun 2025 Cindy Maharani; Een Husanah; Riza Febrianti; Cecen Suci Hakameri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2328

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting dalam menilai kualitas kesehatan anak secara keseluruhan. Salah satu faktor utama yang memengaruhi status gizi balita adalah perilaku ibu, yang mencakup pengetahuan, sikap, dan tindakan dalam memenuhi kebutuhan gizi anak. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru tahun 2022, prevalensi balita underweight di Puskesmas Karya Wanita tercatat sebesar 9,85%. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara perilaku ibu tentang gizi terhadap status gizi balita di Puskesmas Karya Wanita Kota Pekanbaru tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu yang memiliki balita dan Kartu Menuju Sehat (KMS), dengan sampel sebanyak 97 orang yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner tertutup untuk mengukur pengetahuan, sikap, dan tindakan ibu mengenai gizi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu terhadap status gizi balita (p = 0,000), sikap ibu terhadap status gizi balita (p = 0,002), serta tindakan ibu terhadap status gizi balita (p = 0,000). Oleh karena itu, disarankan kepada Puskesmas untuk meningkatkan serta mempertahankan program edukasi dan penyuluhan gizi secara berkelanjutan, terstruktur, dan berbasis kebutuhan masyarakat, khususnya bagi ibu yang memiliki balita, guna mendukung perbaikan status gizi balita secara optimal
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasepsi Implant Di Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru Tahun 2025 Yusnita Yusnita; Een Husanah; Nurhapipa Nurhapipa
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4238

Abstract

Implant merupakan pilihan metode kontrasepsi jangka panjang, termasuk pilihan metode kontrasepsi hormonal, implant dapat segera dipasangkan pada ibu sesaat setelah bersalin atau sebelum meninggakan fasilitas dan implant tidak menggangu produksi ASI sehingga dapat digunakan bagi ibu yang akan menyusui bayinya. Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru termasuk salah satu puskesmas yang penggunaan kontrasepsi implantnya masih rendah yaitu sebesar 2,6%. Hal ini menunjukkan bahwa target masih belum tercapai dan cakupan peserta KB Implant masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasepsi Imlant di Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru. Adapun penelitian ini dilakukan dengan memberikan kuisioner, penelitian menggunakan metode kuantitatif analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional dengan sampel berjumlah 96 orang. Sampel penelitian ini adalah Pasangan Usia Subur (PUS) yang merupakan peserta kb aktif. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah Accidental Sampling. Hasil penelitian didapatkan dari 96 responden, proporsi ibu yang menggunakan kontrasepsi implant sebesar 16,7% dan yang tidak menggunakan kontrsepsi implant sebesar 83,3%. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa tidak ada hubungan antara variable umur (p-value=0,090), variabel pendidikan (p-value=0,703), paritas (p-value=0,246) dan ada hubungan antara variable pengetahuan (p-value=0,001) terhadap penggunaan kontrasepsi implant. Diharapkan bagi Puskesmas Garuda Kota Pekanbaru dapat meningkatkan program KB di wilayah kerja puskesmas Garuda Kota Pekanbaru.