Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS SELF EFFICACY MATEMATIS SISWA DI SMPN 2 KARAWANG BARAT Siti Nurhayati; Dadang Rahman Munandar
HISTOGRAM: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2021): Histogram
Publisher : STKIP Andi Matappa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/histogram.v5i2.993

Abstract

Pembelajaran matematika selain mengembangkan pada aspek kognitif siswa juga mengembangkan pada aspek afektif siswa. Aspek afektif salah satunya adalah self efficacy atau efikasi diri yang artinya keyakinan diri terhadap kemampuan yang dimiliki. Self efficacy matematika mempengaruhi keberhasilan dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini dilakukan yang bertujuan untuk mengetahui self efficacy matematika dalam pembelajaran di SMPN 2 Karawang Barat. Subjek penelitian ini adalah kelas VIII A berjumlah 37 siswa. Data diperoleh dengan menggunakan instrumen angket yang terdiri dari 18 pernyataan. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata skor keseluruhan adalah 11,40 berada dalam kategori sedang. Indikator self efficacy ada 5, yaitu indikator pertama memperoleh rata-rata 11,51 berada pada kategori sedang, indikator kedua 12,14 kategori sedang, indikator ketiga 11,62 kategori sedang, indikator keempat 13,24 kategori sedang, indikator kelima 8,50 kategori tinggi.  
PRODUKSI MINYAK ATSIRI MELALUI RAGAM METODE EKSTRAKSI DENGAN BERBAHAN BAKU JAHE Firgi Siswantito; Adelia Natasya Regita Nugroho; Riska Listiarini Iskandar; Christin Octaviani Sitanggang; Zulaikha Al-Qordhiyah; Cicih Rosidah; Siti Nurhayati; Dessy Agustina Sari
Jurnal Inovasi Teknik Kimia Vol 8, No 3 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/inteka.v8i3.8072

Abstract

Minyak atsiri adalah ekstrak cairan yang didapatkan dari tanaman aromatik. Berbagai industri saat ini membutuhkan minyak atsiri untuk ragam produk kebutuhan manusia yang ditujukan bagi farmasi, parfum, kosmetik, minuman serta makanan. Sejumlah peneliti melanjutkan pencarian kebaharuan dalam memodifikasi metode ekstraksi sebelumnya yang tentunya menghemat waktu dan biaya proses. Selain itu, tuntutan lainnya terhadap temuan produk minyak atsiri meminta adanya implementasi aspek ramah lingkungan. Penggunaan bahan baku yang telah diketahui sebagai produk minyak atsiri adalah jahe, serai wangi, tanaman bawang, daun salam, dan tanaman aromatik lainnya. Beberapa metode ekstraksi (seperti: hidrodistilasi, ekstraksi solvent-free microwave, distilasi uap, gelombang mikro hidrodifusi dan gravitasi, serta hidrodistilasi dengan bantuan enzim) digunakan untuk mengoptimalkan yield minyak atsiri. Pihak industri dan farmasi menjadi jembatan bagi masyarakat untuk merasakan manfaat produk minyak atsiri. Kajian ini memberikan beberapa gambaran dari temuan penelitian mengenai pemanfaatan jahe melalui metode ekstraksi minyak atsiri dan penerapannya dalam industri komestik serta farmasi.
Perbandingan Strategi Pembelajaran Digital Antara Sekolah di Indonesia dan Singapura Maya Kamilah; Siti Nurhayati; Afiyatun Kholifah
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 4 No 4 (2025): December: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and Nonformal E
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cendekiawan.v4i4.466

Abstract

The advancement of digital technology has driven significant changes in the field of education, especially in the Southeast Asia region. This study aims to compare the digital learning strategies used in Indonesia and Singapore through a comparative research method based on document analysis. Information was obtained from various government policies, official documents, research articles, and relevant digital publications. The results show that Indonesia prioritizes equitable access to technology, enhancement of digital skills for educators, and provision of educational facilities through national policies. In this context, Singapore focuses on technological innovation, development of technology-oriented education systems, and application of collaborative learning methods supported by integrated digital devices. The comparison reveals that Indonesia still faces challenges related to infrastructure and digital capabilities, while Singapore has achieved a more consistent level of digital development. This research provides in-depth insights into the advantages and difficulties faced by each country, serving as a guideline for future education digitalization policies.
The Transformation of Islamic Education Pedagogy: From Lecture-Dominated Teaching to Interactive Learning to Improve Student Concentration Siti Nurhayati; Iqbal Amar Muzaki; Ferianto Ferianto
Journal of Indonesian Islamic Studies Vol. 5 No. 2 (2026): Journal of Indonesian Islamic Studies (April)
Publisher : Postgraduate Program of the State Islamic Institute of Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/jiis.v5i2.10865

Abstract

This study aims to analyze the pedagogical transformation of Islamic Religious Education (IRE) from the dominance of the lecture method toward interactive learning as an effort to improve student learning concentration at SMPIT Al-Ridwan. Previous studies have mostly discussed innovations in IRE learning methods, whereas research specifically linking the dominance of the lecture method to low student concentration and the pedagogical transformation toward interactive learning remains relatively limited. The study employed a descriptive qualitative approach conducted in 2026, involving one PAI teacher and 16 seventh-grade A students. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed via data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results indicate that the dominance of the lecture method causes students to tend to be passive, easily bored, unfocused, and have low levels of participation. In response to these conditions, the teacher implemented interactive learning through group discussions, question-and-answer sessions, and audiovisual media, which encouraged more active student engagement. The findings reveal changes in learning behavior marked by increased attention, participation, and student engagement during the learning process. The novelty of this study lies in the analysis of the transformation of Islamic Education pedagogy from a teacher-centered approach to a student-centered approach as a strategy to address learning concentration issues. Theoretically, this study expands the discourse on Islamic Education pedagogy by demonstrating that students’ learning concentration is closely related to the pedagogical orientation applied by teachers in the learning process.