Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PELATIHAN FINANCIAL TECHNOLOGY BAGI UMKM DI DESA MUARABARU Rianita Puspa Sari; Suhono Suhono; Deri Teguh Santoso; Aviska Nuravianti; Fatimah Khilaliyah Azzahrha; Fina Fadhila Achka
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 6, No 6 (2022): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v6i6.11658

Abstract

Abstrak: Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, bermunculan inovasi teknologi pada berbagai bidang, salah satunya bidang keuangan. Financial technology adalah solusi keuangan yang melibatkan kemajuan teknologi seperti pembayaran secara digital, internet banking, mobile banking, dan lainnya. Financial technology atau fintech digunakan para pelaku UMKM dalam mengembangkan bisnis dan usaha. Desa Muarabaru Kabupaten Karawang merupakan desa yang banyak terdapat UMKM. Kegiatan pengabdian dihadiri sebanyak 50 peserta yang terdiri dari warga, pelaku UMKM dan perangkat desa. UMKM Muarabaru yang menjadi mitra pengabdian tersebut masih terbatas akan pengetahuan tentang fintech dan pengelolaan keuangan melalui fintech. UMKM Muarabaru masih melakukan transaksi keuangan melalui perbankan secara konvensional. Sehingga tujuan dari pengabdian ini yaitu untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada 11 UMKM Muarabaru mengenai jenis-jenis fintech, manfaat fintech bagi UMKM, dan pelatihan dalam menggunakan fintech. Metode yang digunakan yaitu survei, sosialisasi, edukasi, dan pelatihan. Berdasarkan hasil pre-test dan post-test diketahui bahwa terjadi peningkatan sebesar 50% antara sebelum dan sesudah kegiatan pengabdian. UMKM Muarabaru mengetahui fintech dan manfaat fintech bagi usaha baik untuk peminjaman, pembayaran, transaksi, transfer uang, menabung dan investasi.Abstract: Along with the development of information technology, technological innovations have emerged in various fields, one of which is finance. Financial technology is a financial solution that involves technological advances such as digital payments, internet banking, mobile banking, and others. Financial technology or fintech is used by MSME actors in developing businesses and businesses. Muarabaru Village, Karawang Regency is a village that has many MSMEs. The service activity was attended by 50 participants consisting of residents, MSME actors and village officials. The Muarabaru MSMEs, which are the service partners, are still limited in their knowledge of fintech and financial management through fintech. Muarabaru MSMEs still conduct financial transactions through conventional banking. So the purpose of this service is to provide knowledge and understanding to 11 Muarabaru MSMEs regarding the types of fintech, the benefits of fintech for MSMEs, and training in using fintech. The methods used are survey, socialization, education, and training. Based on the results of the pre-test and post-test, it was found that there was an increase of 50% between before and after service activities. Muarabaru MSMEs knew about fintech and the benefits of fintech for businesses both for lending, payments, transactions, money transfers, saving and investment. 
Pengaruh biaya produksi dan biaya operasional terhadap laba bersih Rhaka Rohmat; Suhono Suhono
AKUNTABEL Vol 18, No 2 (2021): Juni
Publisher : Faculty of Economics and Business Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.117 KB) | DOI: 10.30872/jakt.v18i2.9355

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meguji apakah biaya produksi dan biaya operational berpengaruh secara parsial maupun simultan terhadap laba bersih pada perusahaan manufaktur sektor barang konsumsi yang terdafatar di bursa efek Indonesia periode 2017-2019. Metode yang digunakan adalah uji asumsi klasik, analisis regresi linear berganda, analisis deskriptif, analisis verifikatif dan pengujian hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukan secara parsial biaya produksi berpengaruh positif terhadap laba bersih dengan hasil uji t sebesar nilai thitung sebesar 5,551 . di bandingkan dengan nilai ttabel sebesar 1,987 maka nilai ttabel thitung  atau 1,987 5,551 dengan nilai signifikan 0,000 0,05.  Kemudian biaya operational berpengaruh positif terhadap laba bersih dengan hasil uji t sebesar thitung sebesar 5,394 . di bandingkan dengan nilai ttabel sebesar 1,987 maka nilai ttabel thitung  atau 1,987 5,394  dengan nilai signifikan 0,000 0,05. Biaya produksi dan biaya operasional secara simultan berpengaruh terhadap laba bersih dengan hasil uji f bahwa nilai Fhitung sebesar 103,579 sedangkan nilai Ftabel  sebesar 3,10 dengan nilai signifikan 0,00 0,05.
Pengaruh Penerapan Sistem E-Filling terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi Pegawai Negeri Sipil dengan Pemahaman Internet sebagai Variabel Pemoderasi Ulfa Rahmawati; Suhono
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol 13 No 1 (2021): Februari
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v13i1.153

Abstract

Pajak sebagai salah satu kewajiban yang harus dipenuhi oleh masyarakat Indonesia yang diatur oleh negara dan Undang-Undang yang diperuntukan pembangunan negera, bertujuan umtuk mensejahterakan masyarakat. Tercatat tahun 2016 tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi sebesar 35,12%, tahun berikutnya mengalami peningkatan tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi sebesar 58,82% pada tahun 2017. Kemudian tahun 2018 mengalami penurunan tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi sebesar 35,18%. Tahun 2019 tingkat kepatuhan wajib pajak orang pribadi meningkat sebesar 49,71%. Tujuan penelitian ini menentukan, pengaruh penerapan e-filling terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi yang dimoderasi pemahaman internet. Penelitian ini menggunakan metode deskriftif dan verifikatif. Sampel yang diperoleh sebanyak 100 responden yang merupakan wajib pajak orang pribadi yang terdaftar di KPP Utara, dengan teknik Non Probability Sampling dengan menggunakan Accidental Sampling. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah uji validitas, uji realibilitas, uji normalitas, uji multikolinieritas, uji heteroskedastisitas, dan uji linieritas. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan e-filling berpengaruh positif signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi dan pemahaman internet mampu memoderasi hubungan penerapan e-filling terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi di KPP Karawang Utara.
Sosialisasi Perpajakan dan Pendampingan UMKM sebagai Upaya Meningkatkan Kesadaran Membayar Pajak bagi UMKM Jawa Barat Pengguna E-Commerce Suhono Suhono; Adhi Rizal; Reminta Lumban Batu; Talia Laitanii Paratika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.104 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) pengguna E-Commerce serta memberikan pendampingan dalam pembuatan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), pembayaran serta pelaporan pajak UMKM yang berada di Jawa Barat. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama merupakan tahap perencanaan melalui focus group discussion dan sharing section. Tahap kedua merupakan pelaksanaan kegiatan berupa sosialisasi perpajakan dan diskusi secara daring menggunakan aplikasi zoom meetings. Tahap ketiga adalah pendampingan pembuatan NPWP bagi UMKM Binaan pengguna E-Commerce. Berdasarkan kegiatan yang telah dilaksanakan, UMKM Binaan memperoleh hasil berupa NPWP bagi UMKM dan orang pribadi, tata cara pembayaran serta pelaporan pajak secara online. Kegiatan pengabdian ini harus dilakukan secara konsisten setiap tahun agar meningkatkan kesadaran dan kepatuhan UMKM pengguna E-Commerce dalam membayar pajaknya.
Penyuluhan tentang PPH Pasal 21 Pada PT Omron Manufacturing of Indonesia Nahruddien Akbar M; Suhono Suhono; Endang Mahpudin; Talia Laitanii Paratika
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 2 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.8 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v6i2.3868

Abstract

Pajak merupakan aspek penting dalam perekonomian indonesia karena merupakan salah satu sumber penerimaan terbesar negara, akan tetapi masalah yang banyak dialami wajib pajak saat ini dalam memenuhi kewajibannya sebagai wajib pajak adalah keterbatasannya pengetahuan mengenai ketentuan-ketentuan perpajakan, cara membayar pajak dan melaporkan SPT khususnya pada pajak penghasilan. penyuluhan ini dilakukan kepada karyawan-karyawan PT Omron Manufacturing Of Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan akan pajak dan menyalurkan ilmu pengetahuan mengenai perpajakan khususnya tentang proses pelaporan PPh 21, hasil penyuluhan tersebut sangat membantu karyawan untuk menghitung dan melaporkan PPh 21 WP OP dan lebih paham tentang peraturan dan ketentuan terbaru perpajakan.
Analisis Komparatif Pembiayaan Murabahah Pada Baitul Maal Wal Tamwil (BMT) Dan Perbankan Syariah Rara Citranuari Diti; Nana Diana; Suhono Suhono
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3622

Abstract

Dunia perbankan di Indonesia merupakan lembaga keuangan yang memiliki peranan penting dan kompleks, hal tersebut dapat dirasakan pada kehidupan manusia karena hampir seluruh aspek kehidupan manusia yang berkaitan dengan transaksi perekonomian maka akan berkaitan pula dengan bank maupun lembaga keuangan mikro. Dalam prinsip syariah, pelarangan riba merupakan hal yang melatarbelakangi adanya perbankan syariah maupun lembaga keuangan mikro syariah, hal tersebut karena riba merupakan larangan keras sesuai dengan yang ada dalam Alquran. Salah satu Lembaga Keuangan Syariah yang berbentuk mikro syariah yang ada di Indonesia yakni Baitul Maal wat Tanwil (BMT). Lembaga ini merupakan lembaga keuangan syariah yang mempunyai target operasinya berfokus pada sektor Usaha Kecil Menengah. Adapun pembiayaan yang sering digunakan oleh BMT yaitu akad Murabahah, akad murabahah dilakukan dengan skema jual beli dimana bank akan berperan sebagai pihak yang akan menjual barang sedangkan nasabah berperan sebagai pihak yang akan membeli barang atau pembeli. Dalam penelitian ini penulis akan membahas mengenai akad murabahah terhadap BMT, serta bagaimana konsep BMT dan pembiayaan Murabahah yang ada pada BMT.