Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DAMPAK TRANSFORMASI PERPUSTAKAAN DESA BERBASIS INKLUSI SOSIAL TERHADAP KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Ayu Wulansari; Lilis Sumaryanti; Aldo Redho Syam; Sigit Dwi Laksana; Asih Asih
Publication Library and Information Science Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : UPT. Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/pls.v5i2.4805

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisa dampak transformasi perpustakaan desa berbasis inklusi sosial di Desa Manuk Kecamatan Siman Kabupaten Ponorogo dalam meningkatkan kualitas kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deksriptif. Teknik pengumpulan data dengan in-depth interview, participant observation, dan documentation study. Teknik analisis data dengan data collection, data condensation, data display, dan drawing and verifying conclusion. Hasil penelitian diperoleh bahwa dampak transformasi perpustakaan desa berbasis inklusi sosial di Desa Manuk Kecamatan Siman telah berjalan sejalan dengan konsep transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial Woro Titi Haryanti, yaitu: pertama, perpustakaan Desa Manuk telah bertransformasi menjadi sarana peningkatan kesejahteraan masyarakat; pusat solusi dalam mengatasi berbagai problematika kehidupan masyarakat; pusat ilmu pengetahuan dan kebudayaan (learning center) dan pusat pengembangan minat dan bakat masyarakat; dan kedua; dampak transformasi perpustakan Desa Manuk berbasis inklusi sosial ini sangat berdampak significant bagi masyarakat Desa Manuk dan masyarakat umum ditandai dengan (a) adanya peningkatan literasi informasi berbasis teknologi dan informasi, dilihat dari bertambahnya wawawan dan pengetahuan, dan nilai sekolah yang bagus; dan (b) peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat, dilihat dari meningkatnya pendapatan, kesehatan, dan mendapatkan pekerjaan, dan lain sebagainya.
Pemanfaatan Barang Bekas Plastik Sebagai Alat Peraga Edukatif Dalam Proses Pembelajaran Siswa Pendidikan Dasar Lilis Sumaryanti; Aldo Redho Syam; Ayu Wulansari
AL-ASASIYYA: Journal Of Basic Education Vol 5, No 2 (2021): Januari-Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ajbe.v5i2.4182

Abstract

Revitalisasi Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Muhammadiyah Ponorogo Berbasis Kurikulum “Al-Maun” Bambang Wahrudin; Ayu Wulansari
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 3 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i3.12780

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini untuk menghasilkan kurikulum TPA dibawah naungan persyarikatan Muhammadiyah.  TPA Muhammadiyah belum memiliki standar baku kurikulum TPA sehingga belum memiliki keseragaman dalam capaian pembelajaran, sehingga perlu dilakukan pedoman kurikulum. yang memiliki muatan al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Standar dan capaian pembelajaran TPA dapat terukur dan memiliki keseragaman. Metode yang digunakan menggunakan dua pendekatan. Pertama pendekatan klasikal yaitu melaksankan workshop secara bersama dalam dengan seluruh TPA Muhammadiyah berjumlah 37 beserta lembaga Pembina Pesantren PDM Kabupaten Ponorogo. Diawali dengan materi Manajemen Pengelolaan Lembaga Pendidikan Muhammadiyah yang terintegrasi dengan nilai-nilai al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Kedua metode berkelompok terbagi menjadi 2 (dua) komisi ini membahas tentang standar kompetensi lulusan santri TPA Muhammadiyah dan komisi kedua membahas tentang manajemen administrasi pengembangan TPA Muhammadiyah. Hasil dari pengabdian ini adalah melakukan revitalitas kurikulum ini akan menjadi pedoman Active Learning, Menarik, Adaptif, dan Unggul, (AL-MAUN) dalam mencetak generasi Qur;ani. Kurikulum TPA yang terintegrasi dengan muatan al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Implementasi program pada tahap awal telah dilakukan evaluasi sebagai uji kelayakan kurikulum. Rekomendasi untuk peningkatan implementasi program, mitra hendaknya terus melakukan upaya pemantauan pelaksanaan kurikulum, melakukan kegiatan sharing sassion sebagai wadah pemecahan berbagai permasalahan implementasi kurikulum dan melakukan evaluasi pelaksanaan kurikulum AL-MAUN.
PENGARUH LITERASI BUDAYA DAN KEWARGANEGARAAN MELALUI METODE BERCERITA TERHADAP NASIONALISME ANAK BURUH MIGRAN Siti Tazqiyatul Hasanah; Sigit Dwi Laksana; Ayu Wulansari
JURNAL ILMU PERPUSTAKAAN (JIPER) Vol. 7, No. 2 (2025): September
Publisher : Unversitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jiper.v7i2.32287

Abstract

Tantangan dalam menanamkan nasionalisme pada anak-anak buruh migran Indonesia di luar negeri meningkat seiring dengan keterbatasan akses pendidikan dan pengaruh budaya asing. Literasi budaya dan kewarganegaraan menjadi indikator penting dalam membangun identitas kebangsaan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi budaya dan literasi kewarganegaraan melalui metode bercerita terhadap peningkatan nasionalisme anak buruh migran di Sanggar Bimbingan Al-Ikhlas, Kuala Lumpur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linier berganda. Subjek penelitian berjumlah 26 siswa kelas 1–6 SD dan 1 SMP. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner skala Likert 1–4 yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, literasi budaya berpengaruh signifikan terhadap nasionalisme, sedangkan literasi kewarganegaraan tidak. Namun, secara simultan, keduanya berpengaruh signifikan terhadap peningkatan nasionalisme. Metode bercerita terbukti efektif membangun keterikatan emosional siswa terhadap nilai-nilai kebangsaan. Penelitian ini merekomendasikan metode bercerita sebagai strategi pembelajaran literasi budaya dan kewarganegaraan dalam pendidikan informal anak migran.Kata Kunci: Anak Buruh Migran; Literasi Budaya; Literasi Kewarganegaraan; Metode Bercerita; dan Nasionalisme