Khovadli Ocvando
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Pada Mata Pelajaran Alquran-Hadist Pada Pokok Bahasan Materi Infaq dan Sedekah Kelas VIII MTs Khovadli Ocvando; Minhaji Minhaji; Abd Muqit; Luluk Maktumah
Edupedia : Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam Vol. 6 No. 2 (2022): Edupedia: Jurnal Studi Pendidikan dan Pedagogi Islam
Publisher : Fakultas Tarbiyah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/edupedia.v6i2.1660

Abstract

This study aims to develop Android-based interactive learning media in al-Quran-Hadith subjects’ on the lesson of infaq and alms, class VIII MTS. This research use ADDIE (Analyse, Design, Development, Implementation, Evaluation). The results of this study 1) the majority of students already have an Android smartphone but it is still not optimal in its use in learning activities. In addition, educators are still less capable in developing interactive learning media, especially on android-based media. In this android-based interactive learning media, it contains video material for students, reviewing the material and making their own learning videos to be discussed later with the Kinemaster application tools, 2) the results of the assessment from media experts have an average score of 4,1 with category "Good," while the results of the assessment from material experts have an average score of 4,0 with category "Good." This means that the product of developing android-based interactive learning media on al-Quran-Hadith learning for class VIII on infaq and alms material is suitable to use in learning activities.
Peningkatan Keistiqomahan Ibadah Sholat Peserta Didik Melalui Pendekatan Kitab Daqaʾiq Al-ʾahbar Perspektif Teori Pembelajaran Behaviorisme (Studi di MTSN 4 Malang) Khovadli Ocvando
Inspiratif Pendidikan Vol 13 No 1 (2024): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/ip.v13i1.48641

Abstract

Sholat merupakan rukun Islam yang kedua setelah syahadat, dimana perilaku sholat tersebut harus diakukan secara istiqomah dan terus menerus bagi manusia yang sudah baligh dan berakal. Istiqomah tidak bisa didapat dengan begitu saja, namun perlu dilakukan pembiasaan dan dorongan dari lingkungan seperti guru dan bahan ajar yang tepat sehingga dapat tercapai nilai istiqomah peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk, 1) Mendiskripsikan Proses penanaman nilai karakter Istiqomah Ibadah sholat peserta didik di MTSN 4 Malang 2) Mendiskripsikan Implementasi Nilai Karakter Istiqomah dengan Menggunakan Pendekatan Kitab DaqaʾIq Al-ʾAhbar dalam Perspektif Teori Pembelajaran Behavioristik. 3) Mendeskripsikan Evaluasi Implementasi Nilai Karakter Istiqomah dengan Menggunakan Pendekatan Kitab DaqaʾIq AlʾAhbar dalam Perspektif Teori Pembelajaran Behavioristik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berjenis Kualitatif deskriptif melalui studi kasus lapangan yang mana peneliti berusaha ingin menggali informasi yang terjadi dilapangan kemudian ditindaklanjuti melalui sistem belajar behavioristik dengan menggunakan nilai-nilai keutamaan sholat dalam kitab Daqaʾiq al-ʾAhaar, pengumpulan data dalam penelitian ini melalui 1) Observasi, 2) wawancara, 3) dokumentasi. Hasil yang didapatkan dalam penelitian ini yakni, 1) Pembiasaan sholat diawali melalui program matsama, dilakukan melalui program forstawa, pembinaan mlalui mapel, diberlakukan hukuman bagi yang melanggar. 2) penentuan bab pilihan, pengenalan kehidupan akhirat, pemantaban kosep akhirat, diskusi bersama peserta didik. 3) wali murid belum memiliki program khusus dalam melatih perilaku istiqomah, peserta didik, peserta didik menalami perubahan psikis kearah positif, peserta didik mengalami penurunan perubahan psikis, peserta didik kembali mencari celacela hukum kebolehan menunda sholat. Dengan pertimbangan tersebut penelitian ini terolong tidak efektif, karena perubahan psikis dan perilakuk peserta didik masih fluktuatif dan tidak konsisten, sehingga memerlukan system pengkajian ulang mengenai hal tersebut.