Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Pengaruh Post Hemodialisa pada Pasien Chronic Kidney Desease (CKD) terhadap Kepatuhan Penatalaksanaan Keperawatan Ulfah Nuraini Karim; Maulida Nurus Shobah; Aliana Dewi
Jurnal Keperawatan Vol 15 No 2 (2023): Jurnal Keperawatan: Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.339 KB) | DOI: 10.32583/keperawatan.v15i2.964

Abstract

Gagal ginjal kronik (Chronic Kidney Desease /CKD) merupakan kerusakan ginjal atau perkiraan laju filtrasi glomerulus (eGFR) kurang dari 60 ml/menit per 1,73meter persegi, bertahan selama 3 bulan atau lebih sehingga pasien harus mendapatkan Terapi Pengganti Ginjal (TPG) agar dapat terus menjalani aktifitas sehari – hari, salah satunya hemodialisa. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa pengaruh post hemodialisa pada pasien CKD terhadap kepatuhan penatalaksanaan keperawatan di lantai 14 blok D RSUD Koja Jakarta Utara. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan cross sectional menggunakan sampel pasien CKD yang menjalani hemodialisis rutin selama lebih dari 6 bulan sebanyak 49 pasien secara teknik purposive sampling. Uji validitas > 0,514 dan uji reliabilitas 0,980. Pengolahan data analisa bivariat menggunakan uji chi-square.  Hasil penelitian menunjukan terdapat uji hipotesis dengan menggunakan chi-square didapatkan nilai p: 0,016 dengan odds ratio: 5,089. Pasien yang memiliki pengalaman post HD baik akan memiliki kepatuhan 5,089 kali lebih besar dari pada pasien yang memiliki pengalaman post HD kurang baik. Perawat diharapkan dapat melaksanakan edukasi tentang diet, pembatasan cairan, dan kontrol berat badan pada pasien yang menjalani hemodialysis.  
EDUKASI DAN PROGRAM VITAMIN D DALAM PENCEGAHAN OSTEOPOROSIS Ulfah Nuraini Karim; Aliana Dewi
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 8 No. 2 (2023): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 8 NO. 2 MEI 2023
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v8i2.25530

Abstract

Osteoporosis adalah penyakit pengeroposan tulang yang banyak diderita oleh kalangan lanjut usia, terutama wanita.  Upaya pencegahan Osteoporosis di Indonesia sudah dilakukan  dengan peningkatan asupan kalsium termasuk vitamin D, dimana Vitamin D merupakan salah satu zat gizi yang penting untuk tulang.  Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini memberdayakan masyarakat untuk menjaga asupan kalsium termasuk vitamin D selalu adekuat sehingga membantu mengurangi resiko Osteoporosis. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat ini berupa partisipasi masyarakat dengan indikator kesertaan masyarakat dalam kegiatan melalui sosialisasi dan pelatihan yang dilakukan secara offline. Hasil dari kegiatan ini berupa sediaan asupan kalsium termasuk vitamin D yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan nutrisi untuk pencegahan Osteoporosis, sehingga kesehatan masyarakat meningkat. Kata kunci: Osteoporosis, edukasi, program vitamin D.   ABSTRACT Osteoporosis is a disease of bone loss that affects many elderly people, especially women. Efforts to prevent osteoporosis in Indonesia have been carried out by increasing calcium intake, including vitamin D, where vitamin D is an important nutrient for bones. The purpose of this community service activity is to empower the community to maintain adequate intake of calcium including vitamin D so as to help reduce the risk of osteoporosis. The method used in community service is in the form of community participation with indicators of community participation in activities through outreach and training which are conducted offline. The results of this activity are in the form of preparations for calcium intake including vitamin D which can be utilized by the community in terms of meeting nutritional needs for the prevention of Osteoporosis, so that public health improves. Keywords: Osteoporosis, Education, Vitamin D Program.
PENGETAHUAN TENTANG COVID-19 TERHADAP KEPATUHAN PERAWAT DALAM PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) GUNA MENCEGAH PENULARAN COVID-19 DI RUANG ISOLASI COVID Agung Setiyadi; Aliana Dewi
Journal of Nursing and Midwifery Sciences Vol. 2 No. 2 (2023): Oktober 2023
Publisher : Faculty of Nursing and Midwifery, Binawan University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54771/jnms.v2i2.825

Abstract

Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-CoV-2). SARS-CoV-2 merupakan coronavirus jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Virus ini ditemukan di Wuhan, China yang terdeteksi di Indonesia pada Maret 2020. Covid-19 ini menginfeksi manusia melalui saluran pernafasan dengan mekanisme terberatnya kesulitan bernafas. Coronavirus menyebar secara cepat ke berbagai negara didunia termasuk di Indonesia. Meningkatnya prevalensi penderita Covid-19 yang menjadi rantai penularan COVID-19 menuntut tenaga kesehatan khususnya perawat untuk dapat melindungi diri dari penularan covid-19. Sebagai garda terdepan rumah sakit, perawat harus memiliki pengetahuan yang baik dan penggunaan APD dengan benar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan tentang Covid-19 terhadap kepatuhan perawat dalam penggunaan APD yang baik dan benar guna mencegah penularan Covid-19 di RSAU dr. Esnawan Antariksa. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan Cross-sectional dengan jumlah sampel 67 perawat. Analisa data menggunakan Spearman rho dengan hasil nilai p-value=0,000 (p<0,05) dan nilai Correlation Coefisient sebesar 0,702 yang menunjukkan ada hubungan yang kuat dengan arah positif antara pengetahuan terhadap kepatuhan penggunaan APD. Diharapkan perawat meningkatkan pengetahuan dan kepatuhan dalam penggunaan APD melalui pendidikan, pelatihan guna mencegah terpapar Covid-19.
Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan IVA Test Di RW 04 Kelurahan Cawang Ulfah Nuraini Karim; Aliana Dewi
Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2024): Dedikasi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III DKI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53276/dedikasi.v3i1.102

Abstract

Kanker serviks merupakan kanker terbanyak keempat pada wanita di seluruh dunia. Di Indonesia, kanker serviks menduduki peringkat pertama, 65% penderita berada dalam stadium lanjut. Pemeriksaan skrining kanker serviks bisa dilakukan dengan cara Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test). Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk Deteksi Dini Kanker Serviks Dengan IVA Test Kerjasama Dengan Puskesmas Kelurahan Cawang Kecamatan Kramat Jati Jakarta Timur. Metode pengabdian masyarakat ini berupa metode IVA Test Target skrining kanker serviks. Kegiatan ini dilakukan pada tanggal 23 November 2022, jam 09.00. Peserta dilakukan pemeriksaan kesehatan, edukasi tentang penyakit kanker serviks, dan dilakukan Pemeriksaan IVA test. Hasil dari Pemeriksaan IVA test diperlukan dalam rangka menurunkan risiko penyakit Kanker Serviks dengan cara edukasi preventif dan promotif. Hasil pemeriksaan IVA test terdapat 87 orang yang di periksa dengan  hasil IVA Test positif sejumlah 56 orang (64%) dan  hasil IVA Test negatif sejumlah 31 orang (36%). Peserta yang hasil positif di rujuk ke RS Budi Asih Jakarta timur untuk mendapatkan pengobatan dan perawatan lebih lanjut. Adapun kesimpulan kegiatan ini adalah Pemeriksaan IVA test efektif digunakan deteksi dini sebagai bagian dari salah satu pencegahan penyakit Kanker Serviks dan diharapkan masyarakat dapat memahami mengenai edukasi penyakit Kanker Serviks dan pentingnya Pemeriksaan IVA test.
HUBUNGAN PENGETAHUAN PERAWAT TENTANG PENCEGAHAN LUKA TEKAN TERHADAP PERILAKU PENCEGAHAN LUKA TEKAN Binah Binah; Aliana Dewi; Erika Lubis
JKKI Vol 2 No 2 (2025)
Publisher : Himpunan Perawat Critical Care Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66351/jkki.v2i2.27

Abstract

Luka tekan merupakan salah satu masalah yang seringdialami oleh pasien yang dapat terjadi apabila pemberianasuhan keperawatan yang kurang tepat. Oleh sebab ituperan perawat sangat di perlukan untuk mencegahterjadinya luka tekan. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahuai hubungan pengetahuan perawat tentangpencegahan luka tekan terhadap tatalaksana pencegahanluka tekan di ruang ICCU RSCM. Penelitian inimenggunakan diskriptif korelasi dengan rancanganpenelitian cross sectional dan tehnik pengambilan samplemenggunakan total sampling yakni sebanyak 22responden. Hasil analisa data menggunakan Univariat danbivariat dengan menggunakan chi square dengan p – value0,0016 dan r table sebesar 0.329 yang menunjukan adanyahubungan yang signifikan antara pengetahuan perawattentang pencegahan luka tekan terhadap perilaku perawatdalam pencegahan luka tekan di ICCU RSCM. Olehkarena itu di perlukan peningakatan pengetahuan perawatdalam tatalaksana pencegahan luka tekan dalam rangkameningkatkan mutu asuhan keperawatan.
PENGARUH PEMBERIAN TINDAKAN PASSIVE LEG RAISING (PLR) TERHADAP PERUBAHAN MAP (MEAN ARTERIAL PRESSURE) PADA PASIEN SYOK HIPOVOLEMIK DI RUANG ICU RSUD TARAKAN JAKARTA: The Effect of Passive Leg Raising (PLR) on Mean Arterial Pressure (MAP) Changes among Hypovolemic Shock Patients in the Intensive Care Unit RSUD Tarakan Jakarta Siti Nurhayati; Aliana Dewi; Sari Narulita
JKKI Vol 3 No 1 (2025)
Publisher : Himpunan Perawat Critical Care Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66351/jkki.v3i1.41

Abstract

Passive Leg Raising adalah suatu teknik reversible yangmeningkatkan volume darah di jantung dengan cara meninggikan ekstremitas bawah setinggi 45 derajat. Passive Leg Raising (PLR) merupakan suatu teknik untuk memantau hemodinamik dan responsivitas cairan yang mudah untuk dilakukan. Prinsip kerja pada passive leg raising (PLR) ini hampir sama dengan fluid challenge. Hanya saja pada passive leg raising (PLR) tidak ada cairan yang diinfuskan ke dalam tubuh dan hemodinamik yang terpengaruh cepat kembali (reversibel), sehingga bisa menghindari risiko cairan yang berlebihan. Mengidentifikasi pengaruh passive leg raise (PLR) terhadap tekanan darah pada pasien syok hipovolemik di ruang Intensive Care Unit (ICU). Penelitian ini adalah penelitian quasi experiment dengan metode one group pre test – post testdesign dengan jumlah sampel 36 pasien. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh pemberian tindakan passive leg raise terhadap perubahan tekanan darah, dan memiliki pengaruh dengan peningkatan MAP (Mean Arterial Pressure). Dari data bahwa T-Hitung (3,647) > T-tabel (0,418) dan nilai p.Valuenya (0,007) < nilai alpha (0,05) yang berarti ada pengaruh antara Tindakan Passive Leg Raise terhadap MAP (Mean Arterial Pressure) pada Pasien Syok Hipovolemik Di Ruang ICU RSUD Tarakan. Saran perlu adanya penerapan dilakukan tindakan passive leg raise pada pasien syok hipovolemik yang mengalami penurunan MAP (Mean Arterial Pressure).
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Resiliensi Pasien Kanker Payudara: Sebuah Studi Cross-Sectional Nurlelasari Harahap; Olivia Agustin; Fatimatus Saroh; Aliana Dewi; Mella Yuria RA
Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Ilmiah Keperawatan IMELDA
Publisher : Program Studi S1/DIII-Keperawatan Universitas Imelda Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52943/jikeperawatan.v11i2.1865

Abstract

Perawatan Kulit Topical Probiotics Pada Lansia di Panti Tresna Werdha Budi Mulia 2 Jelambar Ulfah Nuraini Karim; Aliana Dewi; Erika Lubis
JURNAL ABDIMAS SERAWAI Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Abdimas Serawai (JAMS)
Publisher : Program Studi Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Bengkulu 

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36085/jams.v6i1.10200

Abstract

Probiotics, prebiotics, and postbiotics have emerged as potential modulators of skin aging, with probiotics in particular being able to modulate the gut and skin axis, reduce inflammation, and promote skin rejuvenation. The purpose of this community service is to provide Topical Probiotics Skin Care for the Elderly at the Budi Mulia 2 Jelambar Nursing Home. In implementing this community service activity, the author conducted a Professional Guidance Practice program with the aim of providing nursing care and learning in community service carried out outside the campus. The methods used were Topical Probiotics Skin Care and health education and Demonstration. The results of this service showed that a significant change in the diagnosis of skin diseases with the provision of Topical Probiotics Skin Care for the elderly, namely the diagnosis of C2 to C1 and C1 to H1, changes in Elderly Knowledge were measured at the highest Pre Test 72 and Post Test 78, so there was an increase of 6 points. From the results of the activity, it is recommended to nurses to be more continuous in implementing Topical Probiotics Skin Care activities for the elderly and continuous monitoring and evaluation.
The Effect of Therapy Intervention of Group Activity Socialization (Taks) on the Social Interaction Abilities of Children and Adolescents Supriyadi Supriyadi; Siswani Mariana; Agung Setiyadi; Aliana Dewi; Yulinda Yulinda
Indonesian Journal of Global Health Research Vol. 8 No. 3 (2026): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v8i3.788

Abstract

Mental disorders are conditions that affect a person's thoughts, feelings, and behavior, thus disrupting social functioning, work, and family relationships. One of the surgical interventions used to treat clients with similar problems is Group Activity Therapy (GAT). Its forms include socialization GAT, which is a therapy that aims to improve social skills through structured group activities and facilitated by health professionals. This therapy focuses on improving communication skills, empathy, and cooperation between individuals. This study aims to determine the effect of the socialization GAT intervention on the social interaction skills of children and adolescents with social isolation. The research method used a quasi-experimental design with a one-group pre-test and post-test. A total of 30 respondents aged 9–19 years diagnosed with social isolation were selected using a total sampling technique. The intervention was carried out for seven sessions, and social interaction skills were measured before and after the intervention using an observation sheet. Data analysis used the Kolmogorov-Smirnov normality test and Paired Sample t-Test. The results showed that before the intervention, 86.7% of respondents were in the "sufficient" category, while after the intervention, this increased to 50% "good" and 50% "very good". Statistical testing showed a p-value of 0.001 (p < 0.05), indicating a significant effect of TAK socialization on improving social interaction skills. In conclusion, TAK socialization is effective in improving social interaction in children and adolescents with social isolation and is suitable for continued implementation in psychiatric care.