Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Decision support system for the determination of subsided food recipients for family Poor with ahp method on Kelurahan Mangga hendra marpaung; Petti Indrayati Sijabat
Jurnal ICT : Information and Communication Technologies Vol. 12 No. 1 (2021): April, Jurnal ICT : Information and Communication Technologies
Publisher : Marqcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.758 KB)

Abstract

In accordance with the regulations that have been determined by the Mangga Village Head Office to obtain Subsidized Food Materials, criteria are needed to determine who will be selected to receive subsidized food. . To assist the determination in determining someone who deserves to receive subsidized food, a decision support system is needed. One method that can be used for Decision Support Systems is to use AHP (Analytical Hierarchy Process). In this study, a case will be raised, namely looking for the best alternative based on predetermined criteria using the AHP (Analytical Hierarchy Process) method to calculate the method in this case. This method was chosen because it is able to select the best alternative from a number of alternatives, in this case the intended alternative is the one who is entitled to receive subsidized food based on the specified criteria. The research was conducted by finding the weight value for each attribute, then a ranking process was carried out which would determine the optimal alternative, namely the poor. in this case the intended alternative is the one who is entitled to receive subsidized food based on the specified criteria. The research was conducted by finding the weight value for each attribute, then a ranking process was carried out which would determine the optimal alternative, namely the poor. in this case the intended alternative is the one who is entitled to receive subsidized food based on the specified criteria. The research was conducted by finding the weight value for each attribute, then a ranking process was carried out which would determine the optimal alternative, namely the poor.
Decision Support System for Determining the Village Secretary Using the Analytic Hierarchy Process Method in the Village of Kubah Sentang Pantai Labu Petti Sijabat
Jurnal ICT : Information and Communication Technologies Vol. 13 No. 2 (2022): October, Jurnal ICT : Information and Communication Technologies
Publisher : Marqcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.382 KB) | DOI: 10.35335/jict.v11i2.16

Abstract

The election of the village secretary is an election chosen by the village head himself and is not carried out in a democratic manner. So far, what the village government has done in the election of the village secretary has not been effective. This system was built using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method, which is one of the methods used in decision support systems. The AHP method is by weighting each criterion and sub-criteria. The results of the study were in the form of a decision support system application for determining village secretaries using Visual Studio 2010 so as to be able to select several candidates for village secretaries who were worthy of the position as village secretary.
PKM Digital Program Kreativitas Kewirausahaan Di CV. Inti Grafika Petti Indrayati Sijabat; Nuraisana Nuraisana; Yulianus Zai; Jonson Sianipar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kreativitas wirausaha digital meningkatkan kualitas mahasiswa (mahasiswa) di perguruan tinggi, memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional, serta memperkaya ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dan budaya bangsa. Program Kreativitas Mahasiswa untuk kewirausahaan berupa kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang selama ini sarat dengan partisipasi aktif mahasiswa akan diintegrasikan ke dalam wadah yang dapat dilaksanakan untuk program kreativitas mahasiswa. Program kreativitas mahasiswa bertujuan untuk membimbing mahasiswa mencapai tingkat pencerahan dalam kreativitas dan inovasi berdasarkan penguasaan dan integritas dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk mempersiapkan mereka menjadi intelektual, wirausaha, dan pemimpin yang mandiri dan berwawasan, mahasiswa melatih keterampilan, kemampuan, dan rasa tanggung jawab, membangun kerja tim, dan mengembangkan kemandirian melalui aktivitas kreatif di bidang akademik mereka, diberi kesempatan untuk berkembang. Ada kegiatan yang ditawarkan dalam program kreatif untuk siswa yaitu, kewirausahaan, program kegiatan fisik yang didanai, dan PKM, program kegiatan penulisan ilmiah dalam bentuk pengajuan proposal karya tulis ilmiah mahasiswa. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas serta membentuk manajemen kewirausahaan mitra sehingga nantinya mitra mampu membuat produk sendiri sesuai keinginan mereka masing-masing dengan memanfaatkan digital kewirausahaan dengan memasarkannya menggunakan system. Tim PkM memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai manajemen kewirausahaan kepada Mitra dengan harapan agar Mitra dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri tanpa bergantung dan menunggu tersedianya lapangan pekerjaan.
Metode Moora Untuk Kelayakan Rekomendasi Kandidat Kepala Desa Di Jawa Maraja Petti Indrayati Sijabat; Jonson Sianipar; Romel Sibarani
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 1 (2023): Artikel Periode Maret Tahun 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i1.2670

Abstract

Pencapaian kehadiran kepala desa dalam sistem pemerintahan daerah Jawa Maraja menjadi tantangan baru di era digitalisasi saat ini. Masyarakat Jawa Maraja kini lebih memperhatikan sistem pemerintahan kepala desa yang berjalan karena memungkinkan pembangunan masyarakat di tingkat desa berupa infrastruktur desa, potensi pembangunan di desa itu sendiri masih jauh dari pelayanan. Calon kepala desa kini menjadi profesi baru yang sangat dibutuhkan. Dalam pemilihan kepala desa diperlukan pemilihan yang baku sehingga penting adanya persaingan yang adil, jujur, adil dan terpercaya dalam memilih kepala desa. Pemilihan kepala desa saat ini dilakukan dengan cara lama atau konvensional, sehingga tidak dapat dipungkiri masih terdapat kecurangan dalam proses pemilihan kepala desa. Seperti pada beberapa pemilihan kepala desa, sistem pemilihan elektronik masih memiliki kelemahan dan hanya mereka yang memiliki dana atau kekayaan yang diprioritaskan. Sebelum proses pemilihan kepala desa, tes bakat fisik harus diselesaikan atau daftar calon kepala desa yang potensial dapat dinominasikan. Hal ini dilakukan agar calon kepala desa yang mencalonkan diri di tingkat desa memiliki kualifikasi yang baik. Permasalahan yang ada saat ini adalah masih digunakannya cara-cara tradisional dalam menyeleksi calon kepala desa yang potensial. Cara konvensional jelas memiliki banyak kelemahan, seperti banyaknya dokumen yang tidak tertata sehingga sangat sulit untuk digunakan kembali. Membutuhkan waktu yang cukup lama terutama dalam menentukan hasil akhir berupa daftar calon yang lolos seleksi calon kepala desa. Tujuan dari penelitian ini berdasarkan pertanyaan yang ada, untuk merancang sebuah sistem informasi pemilihan calon kepala desa secara online dengan menggunakan metode MOORA. Subyek penelitian adalah Desa Jawa Maraja Kecamatan Bah Jambi. 2. Metode penelitian menggunakan metode SPK Moora
Edukasi dan Pendampingan Mahasiswa dalam Pemanfaatan Cloud Computing untuk Kolaborasi Akademik Petti Indrayati Sijabat; Ade May Luky Harefa
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 2 No 1 (2025): Januari
Publisher : CV. ADMITECH SOLUTIONS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cloud computing merupakan salah satu teknologi yang semakin banyak digunakan dalam dunia akademik untuk menyimpan, mengelola, dan berbagi data secara efisien. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai konsep cloud computing, keamanan data, serta penerapan layanan cloud dalam kegiatan akademik. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi seminar, workshop, serta simulasi dan studi kasus terkait penggunaan Google Drive, OneDrive, dan Dropbox. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman mahasiswa, serta observasi dan umpan balik dari peserta mengenai kemudahan dan tantangan yang mereka hadapi. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa setelah mengikuti kegiatan ini, dengan skor post-test yang lebih tinggi dibandingkan pre-test. Selain itu, mahasiswa juga menunjukkan keterampilan yang lebih baik dalam pengelolaan dokumen berbasis cloud dan keamanan data. Dengan hasil yang positif, program ini dapat menjadi model edukasi bagi mahasiswa dalam mengadopsi teknologi cloud computing guna mendukung kegiatan akademik mereka. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan literasi digital mahasiswa di era teknologi informasi.
PERBANDINGAN ALGORITMA C5.0 DAN REGRESI LINEAR UNTUK PREDIKSI KELULUSAN MAHASISWA Petti Sijabat; Agustina Simangunsong
Jurnal Ilmu Komputer Ruru Vol. 1 No. 2 (2024): Edisi Juli
Publisher : Yayasan Grace Berkat Anugerah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Technological advances supported by human knowledge have a very good influence on data and information storage technology, including in predicting student graduation (Graduation Prediction) on time, by applying several existing algorithms. In this study, researchers used the C5.0 Algorithm and Linear Regression. The concept of the research is to compare two algorithms, namely C5.0 and Linear Regression to the case of graduating students on time. Based on the length of study, students who graduated correctly amounted to 651 (91%) with a male gender of 427 students and a female gender of 224 students while those who did not pass (late) correctly amounted to 64 (9%) with a male gender totaling 53 students and female gender totaling 11 students from 2017-2020. Comparison results The R2 score from the C5.0 algorithm reached 96.85% (training) and 93.72% (testing) while the R2 score from the Linear Regression reached 33.31% (training) and 40.30% (testing).
Penerapan Algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) Untuk Menganalisis Pendapat Siswa Terhadap Edukasi Anti Perundungan Petti Indrayati Sijabat; Eviyanti Br Barus; Nuraisana; Yosia Laora S.Lingga; Dwita Amelia Putri
Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD) Vol. 5 No. 1 (2026): EDISI JANUARI 2026
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jursi.v5i1.12336

Abstract

Perundungan di lingkungan pendidikan merupakan permasalahan sosial yang berdampak signifikan terhadap perkembangan psikologis dan akademik peserta didik. Edukasi anti perundungan telah banyak diterapkan di sekolah, namun efektivitasnya sering kali sulit diukur secara objektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapat siswa terhadap program edukasi anti perundungan dengan menerapkan algoritma K-Nearest Neighbor (KNN) pada data berbasis teks. Data diperoleh melalui kuesioner terbuka yang diisi oleh siswa, kemudian dilakukan tahap preprocessing meliputi tokenizing, stopword removal, dan pembobotan Term Frequency–Inverse Document Frequency (TF-IDF). Hasil klasifikasi pendapat siswa dibagi menjadi tiga kategori, yaitu positif, negatif, dan netral. Berdasarkan hasil pengujian, algoritma KNN dengan nilai k = 5 menghasilkan akurasi tertinggi sebesar 86,4%, menunjukkan bahwa metode ini mampu mengidentifikasi kecenderungan opini siswa secara efektif. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan keputusan dalam evaluasi serta pengembangan strategi edukasi anti perundungan di lingkungan sekolah.