Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Decision support system for the determination of subsided food recipients for family Poor with ahp method on Kelurahan Mangga hendra marpaung; Petti Indrayati Sijabat
Jurnal ICT : Information and Communication Technologies Vol. 12 No. 1 (2021): April, Jurnal ICT : Information and Communication Technologies
Publisher : Marqcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (235.758 KB)

Abstract

In accordance with the regulations that have been determined by the Mangga Village Head Office to obtain Subsidized Food Materials, criteria are needed to determine who will be selected to receive subsidized food. . To assist the determination in determining someone who deserves to receive subsidized food, a decision support system is needed. One method that can be used for Decision Support Systems is to use AHP (Analytical Hierarchy Process). In this study, a case will be raised, namely looking for the best alternative based on predetermined criteria using the AHP (Analytical Hierarchy Process) method to calculate the method in this case. This method was chosen because it is able to select the best alternative from a number of alternatives, in this case the intended alternative is the one who is entitled to receive subsidized food based on the specified criteria. The research was conducted by finding the weight value for each attribute, then a ranking process was carried out which would determine the optimal alternative, namely the poor. in this case the intended alternative is the one who is entitled to receive subsidized food based on the specified criteria. The research was conducted by finding the weight value for each attribute, then a ranking process was carried out which would determine the optimal alternative, namely the poor. in this case the intended alternative is the one who is entitled to receive subsidized food based on the specified criteria. The research was conducted by finding the weight value for each attribute, then a ranking process was carried out which would determine the optimal alternative, namely the poor.
Decision Support System for Determining the Village Secretary Using the Analytic Hierarchy Process Method in the Village of Kubah Sentang Pantai Labu Petti Sijabat
Jurnal ICT : Information and Communication Technologies Vol. 13 No. 2 (2022): October, Jurnal ICT : Information and Communication Technologies
Publisher : Marqcha Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (359.382 KB) | DOI: 10.35335/jict.v11i2.16

Abstract

The election of the village secretary is an election chosen by the village head himself and is not carried out in a democratic manner. So far, what the village government has done in the election of the village secretary has not been effective. This system was built using the Analytic Hierarchy Process (AHP) method, which is one of the methods used in decision support systems. The AHP method is by weighting each criterion and sub-criteria. The results of the study were in the form of a decision support system application for determining village secretaries using Visual Studio 2010 so as to be able to select several candidates for village secretaries who were worthy of the position as village secretary.
PKM Digital Program Kreativitas Kewirausahaan Di CV. Inti Grafika Petti Indrayati Sijabat; Nuraisana Nuraisana; Yulianus Zai; Jonson Sianipar
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Cv. Utility Project Solution

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program kreativitas wirausaha digital meningkatkan kualitas mahasiswa (mahasiswa) di perguruan tinggi, memiliki kemampuan akademik dan/atau profesional, serta memperkaya ilmu pengetahuan, teknologi, dan/atau seni dan budaya bangsa. Program Kreativitas Mahasiswa untuk kewirausahaan berupa kegiatan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang selama ini sarat dengan partisipasi aktif mahasiswa akan diintegrasikan ke dalam wadah yang dapat dilaksanakan untuk program kreativitas mahasiswa. Program kreativitas mahasiswa bertujuan untuk membimbing mahasiswa mencapai tingkat pencerahan dalam kreativitas dan inovasi berdasarkan penguasaan dan integritas dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Untuk mempersiapkan mereka menjadi intelektual, wirausaha, dan pemimpin yang mandiri dan berwawasan, mahasiswa melatih keterampilan, kemampuan, dan rasa tanggung jawab, membangun kerja tim, dan mengembangkan kemandirian melalui aktivitas kreatif di bidang akademik mereka, diberi kesempatan untuk berkembang. Ada kegiatan yang ditawarkan dalam program kreatif untuk siswa yaitu, kewirausahaan, program kegiatan fisik yang didanai, dan PKM, program kegiatan penulisan ilmiah dalam bentuk pengajuan proposal karya tulis ilmiah mahasiswa. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas serta membentuk manajemen kewirausahaan mitra sehingga nantinya mitra mampu membuat produk sendiri sesuai keinginan mereka masing-masing dengan memanfaatkan digital kewirausahaan dengan memasarkannya menggunakan system. Tim PkM memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai manajemen kewirausahaan kepada Mitra dengan harapan agar Mitra dapat membuka lapangan pekerjaan sendiri tanpa bergantung dan menunggu tersedianya lapangan pekerjaan.
Metode Moora Untuk Kelayakan Rekomendasi Kandidat Kepala Desa Di Jawa Maraja Petti Indrayati Sijabat; Jonson Sianipar; Romel Sibarani
Digital Transformation Technology Vol. 3 No. 1 (2023): Artikel Periode Maret Tahun 2023
Publisher : Information Technology and Science(ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/digitech.v3i1.2670

Abstract

Pencapaian kehadiran kepala desa dalam sistem pemerintahan daerah Jawa Maraja menjadi tantangan baru di era digitalisasi saat ini. Masyarakat Jawa Maraja kini lebih memperhatikan sistem pemerintahan kepala desa yang berjalan karena memungkinkan pembangunan masyarakat di tingkat desa berupa infrastruktur desa, potensi pembangunan di desa itu sendiri masih jauh dari pelayanan. Calon kepala desa kini menjadi profesi baru yang sangat dibutuhkan. Dalam pemilihan kepala desa diperlukan pemilihan yang baku sehingga penting adanya persaingan yang adil, jujur, adil dan terpercaya dalam memilih kepala desa. Pemilihan kepala desa saat ini dilakukan dengan cara lama atau konvensional, sehingga tidak dapat dipungkiri masih terdapat kecurangan dalam proses pemilihan kepala desa. Seperti pada beberapa pemilihan kepala desa, sistem pemilihan elektronik masih memiliki kelemahan dan hanya mereka yang memiliki dana atau kekayaan yang diprioritaskan. Sebelum proses pemilihan kepala desa, tes bakat fisik harus diselesaikan atau daftar calon kepala desa yang potensial dapat dinominasikan. Hal ini dilakukan agar calon kepala desa yang mencalonkan diri di tingkat desa memiliki kualifikasi yang baik. Permasalahan yang ada saat ini adalah masih digunakannya cara-cara tradisional dalam menyeleksi calon kepala desa yang potensial. Cara konvensional jelas memiliki banyak kelemahan, seperti banyaknya dokumen yang tidak tertata sehingga sangat sulit untuk digunakan kembali. Membutuhkan waktu yang cukup lama terutama dalam menentukan hasil akhir berupa daftar calon yang lolos seleksi calon kepala desa. Tujuan dari penelitian ini berdasarkan pertanyaan yang ada, untuk merancang sebuah sistem informasi pemilihan calon kepala desa secara online dengan menggunakan metode MOORA. Subyek penelitian adalah Desa Jawa Maraja Kecamatan Bah Jambi. 2. Metode penelitian menggunakan metode SPK Moora