Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

DAMPAK PENERAPAN PP NOMOR 46 TAHUN 2013 ATAS PEMBAYARAN PAJAK OLEH WAJIB PAJAK KPP PRATAMA MANADO Rawun, Yuli; Poputra, Agus T.; Kalangi, Lintje
JURNAL RISET AKUNTANSI DAN AUDITING "GOODWILL" Vol 6, No 2 (2015): Goodwill Vol. 6 No. 2 Desember 2015
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35800/jjs.v6i2.10497

Abstract

In an effort to increase voluntary compliance with tax obligations and encourage the contribution of revenues from the UMKM sector, the Government has issued Government Regulation No. 46 2013. The new Tax Regulation has the advantage of rates that are used less than the previous fare, ie 1% of gross turnover.Regulation No. 46 2013 taxpayer applies for personal and / or agency that has a certain gross income, ie income less than 4.8 M. The aim of this study was to analyze the impact of adoption of Government Regulation No. 46 2013 of Paying Income Tax by Taxpayers at KPP Pratama Manado. The analytical method used is using two different test samples / dependent groups (paired) or Paired Sample T Test. Paired Sample t test course used when the two groups are interconnected. Two paired sample means a sample with the same subject but have two different treatments or measurements of, for example, before and after. Results of this study indicate that there is a difference between before and after the enactment of Government Regulation No. 46 Year 2013, but the difference that causes a decrease in the amount of tax paid by individual taxpayers who use the recording but for individual taxpayers who use the books there is no significant difference. As for corporate taxpayers that difference causes an increase on the amount of income tax payments by using final tax. Thus the application of Regulation No. 46 Year 2013 needs to be socialized again to taxpayers who are not registered in the KPP Pratama Manado in order to increase the amount of income tax payments.
ALOKASI BIAYA BERSAMA DALAM MENENTUKAN LABA BRUTO PER PRODUK PADA UD. SINAR SAKTI MANADO Moniaga, Rinna; Poputra, Agus T.; Pinatik, Sherly
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 2, No 2 (2014): Jurnal EMBA, HAL 716-840
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.519 KB) | DOI: 10.35794/emba.v2i2.4410

Abstract

Perusahaan dalam meningkatkan kegiatan usahanya perlu melakukan proses produksi yang memanfaatkan satu atau beberapa bahan baku utamanya untuk menghasilkan dua atau lebih jenis produk yang hampir sama tetapi dengan variasi yang berbeda. Perusahaan yang menghasilkan beberapa jenis produk perlu mengalokasikan biaya yang dianggap sebagai biaya bersama agar dapat diketahui harga pokok produksi masing-masing produk dengan menggunakan metode alokasi biaya bersama salah satunya metode nilai jual relatif atau harga pasar. Tujuannya  untuk mengetahui dan menganalisis alokasi biaya bersama dalam menentukan laba bruto per produk pada UD.Sinar Sakti Manado. Analisis terhadap alokasi biaya bersama digunakan dalam menentukan laba bruto per jenis produk yang menghasilkan lebih dari satu jenis produk sehingga perlu melakukan pengalokasian biaya bersama dengan metode nilai jual relatif atau harga pasar karena dengan metode ini perusahaan dapat menentukan berapa kontribusi laba yang dihasilkan dari masing-masing produk. Menghadapi persaingan yang semakin ketat maka perusahaan seharusnya memiliki strategi dalam meningkatkan usahanya dengan menggunakan metode yang dapat membantu perusahaan agar tetap bertahan. Perusahaan yang menghasilkan lebih dari satu jenis produk sebaiknya melakukan pengalokasian biaya bersama sehingga perusahaan dapat mengetahui laba yang dihasilkan oleh masing-masing produk. Kata kunci: alokasi biaya, metode nilai jual, laba bruto
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KUALITAS INFORMASI LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TELUK WONDAMA Yeny, Yeny; Karamoy, Herman; Poputra, Agus T.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 3 (2016): JE VOL. 4 NO. 3 (2016) HAL. 651 - 781
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.898 KB) | DOI: 10.35794/emba.4.3.2016.14336

Abstract

Abstrak: Laporan keuangan yang berkualitas menunjukkan bahwa kepala daerah bertanggung jawab sesuai dengan wewenang yang dilimpahkan kepadanya dalam pelaksanaan tanggung jawab mengelola organisasi. Informasi harus memenuhi beberapa karakteristik kualitatif yakni: relevan, andal, dapat dibandingkan, dan dapat dipahami. Apabila informasi yang terdapat di dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah memenuhi kriteria karakteristik kualitatif, berarti pemerintah daerah mampu mewujudkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi sumber daya manusia, komitmen pimpinan, pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pengendalian intern terhadap kualitas informasi laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Wondama. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda, dengan pengujian validitas, reliabilitas, uji asumsi klasik, dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor kompetensi sumber daya manusia tidak berpengaruh terhadap kualitas informasi laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Wondama, faktor komitmen pimpinan tidak berpengaruh terhadap kualitas informasi laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Wondama, faktor pemanfaatan teknologi informasi berpengaruh terhadap kualitas informasi laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Wondama, dan faktor sistem pengendalian intern berpengaruh terhadap kualitas informasi laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Teluk Wondama.   Kata kunci :   Kompetensi Sumber Daya Manusia, Komitmen Pimpinan, Pemanfaatan Teknologi Informasi, Sistem Pengendalian Intern, dan Kualitas Informasi Laporan Keuangan.
ANALISIS PENERAPAN PSAK NO.45 TENTANG LAPORAN KEUANGAN ORGANISASI NIRLABA DALAM MENCAPAI TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS KANTOR SINODE GMIM Gultom, Ignasius Rian; Poputra, Agus T.
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 4 (2015): JE Vol.3 No.4 (2015) Hal. 509-619
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.225 KB) | DOI: 10.35794/emba.3.4.2015.11077

Abstract

Transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keuangan sangat diperlukan. Transparansi dan akuntabilitas diperlukan agar pengguna laporan keuangan dapat mengerti kondisi dari perusahaan  dan dapat menilai kinerja dari suatu perusahaan. Layaknya perusahaan, organisasi nirlaba pun memerlukan transparansi dan akuntabilitas dalam laporan keuangan. Untuk mendukung  transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan organisasi nirlaba Ikatan Akuntan Indonesia telah membuat PSAK Nomor 45 tentang organisasi nirlaba. Penelitian ini dilakukan pada Kantor Sinode GMIM yang merupakan salah-satu entitas nirlaba. Penelitian ini bertujuan untuk menetahui dan menganalisis  penerapan PSAK No.45 dalam penyajian laporan keuangan Kantor Sinode GMIM. Metode analisis yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa Kantor Sinode GMIM belum menyusun laporan keuangan sesuai PSAK No.45. Laporan keuangan  hanya berupa laporan realisasi anggaran belanja dan pendapatan yang disusun berdasarkan tata gereja GMIM. Kantor sinode GMIM mempunyai masalah keterbatasan sumber daya manusia dalam menyusun laporan keuangan. Pimpinan Kantor Sinode sebaiknya menyusun laporan keuangan sesuai dengan PSAK No.45,menyusun neraca, dan menerapkan internal kontrol untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas laporan keuangan   Kata kunci : psak no.45, nirlaba, laporan keuangan
PENGARUH TINGKAT RETURN ON INVESTMENT (ROI), NET PROFIT MARGIN (NPM), DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP HARGA SAHAM PERBANKAN DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) Wangarry, Andreas R.; Poputra, Agus T.; Runtu, Treesje
Jurnal EMBA : Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 4 (2015): JE Vol.3 No.4 (2015) Hal. 395-508
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.868 KB) | DOI: 10.35794/emba.3.4.2015.10938

Abstract

Investasi dilakukan dengan tujuan memperoleh keuntungan yang diharapkan. Semakin tinggi laba yang diperoleh perusahaan maka semakin tinggi minat para investor untuk membeli saham perusahaan tersebut. Untuk mendapat laba tentu mempunyai risiko yang mungkin bisa terjadi, sehingga bisa mempengaruhi minat para investor dalam membeli, menjual, atau menanam saham pada suatu perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel ROI, NPM, dan DER terhadap harga saham perusahaan perbankan. Penelitian ini menggunakan teknik asosiatif dan metode analisis yang digunakan adalah regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan secara simultan ROI, NPM, dan DER berpengaruh signifikan terhadap harga saham, secara parsial ROI dan DER tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham, sedangkan NPM berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Para investor dalam melakukan investasi saham pada perusahaan perbankan selalu melihat pergerakan harga saham agar dapat memperoleh keuntungan dalam investasinya. Kata Kunci : investasi, harga saham, keuntungan, investor
EVALUASI PENERAPAN PERATURAN PEMERINTAH NOMOR 71 TAHUN 2010 PADA DINAS ENERGI DAN SUMBER DAYA MINERAL PROVINSI SULAWESI UTARA Ningtyas, Fitria Novita; Poputra, Agus T.; Lambey, Robert
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 358- 473
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (238.76 KB) | DOI: 10.35794/emba.v3i1.7156

Abstract

Tahun 2010 terbit Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) sebagai pengganti PP Nomor 24 tahun 2005. SAP adalah prinsip-prinsip akuntansi yang diterapkan dalam menyusun dan menyajikan laporan keuangan pemerintah. Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (DESDM) Provinsi Sulawesi Utara sebagai salah satu SKPD sekaligus sebagai pengguna anggaran harus membuat pertanggungjawaban berupa laporan keuangan yang disajikan sesuai dengan PP Nomor 71 tahun 2010. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penyajian laporan keuangan pada DESDM Provinsi Sulawesi Utara telah sesuai dengan PP Nomor 71 tahun 2010. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode komparatif dimulai dengan mengumpulkan data-data yang diperoleh berupa laporan keuangan yang selanjutnya dibandingkan dengan PP Nomor 71 tahun 2010. Hasil penelitian menunjukkan penyajian laporan keuangan DESDM Provinsi Sulawesi Utara Tahun Anggaran 2013 belum menerapkan PP Nomor 71 Tahun 2010 tetapi telah berpedoman pada PP Nomor 24 Tahun 2005 karena telah menggunakan aplikasi SIMDA dimana sistem pencatatannya masih berbasis kas menuju akrual sesuai PP Nomor 24 Tahun 2005. Sebaiknya pada tahun anggaran selanjutnya DESDM Provinsi Sulawesi Utara telah menerapkan PP Nomor 71 Tahun 2010 dalam penyajian laporan keuangan. Kata kunci: standar akuntansi, pemerintahan, laporan  keuangan
ANALISIS PENCATATAN DAN PELAPORAN KEUANGAN PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS DI PEMERINTAH PROVINSI SULAWESI UTARA Pajouw, Ria Valentina; Poputra, Agus T.; Afandi, Dhullo
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 1 (2015): Jurnal EMBA, HAL 717- 840
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (221.505 KB) | DOI: 10.35794/emba.v3i1.7551

Abstract

Setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) melaksanakan akuntansi terhadap transaksi ekonomi yang terjadi pada bagiannya, hingga menghasilkan laporan keuangan. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) merupakan salah satu entitas pemerintah yang menyajikan laporan keuangan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pencatatan dan pelaporan keuangan pada UPTD Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) No.71 Tahun 2010. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan  teknik wawancara, teknik studi dokumentasi dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UPTD Metrologi Dinas Perindustrian dan Perdagangan telah melakukan proses pencatatan akuntansi, serta pelaporannya telah sesuai dengan PP No. 71 Tahun 2010. Pada tahun anggaran berikutnya, sebaiknya pimpinan UPTD Metrologi terus mempertahankan penyajian laporan keuangan sesuai amanat PP yang berlaku dengan transparan dan tepat waktu sehingga dapat dipergunakan bagi pengguna laporan guna pengambilan keputusan. Kata kunci: pencatatan pelaporan keuangan, peraturan pemerintah
ANALISIS ASPEK KEPERILAKUAN TERHADAP PENERAPAN SISTEM AKUNTANSI PERSEDIAAN PADA PT. SURYA WENANG INDAH MANADO Akay, Evaliana Marantika; Poputra, Agus T.; Kalalo, Meily Y. B.
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 4, No 1 (2016): JE Vol.3 No.4 (2016) Hal. 624-742
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.037 KB) | DOI: 10.35794/emba.v4i1.11771

Abstract

Sistem informasi akuntansi merupakan salah satu hal penting yang dimiliki sebuah perusahaan, termasuk di dalamnya sistem akuntansi persediaan mengingat persediaan merupakan elemen yang penting pada perusahaan dagang. Sebuah sistem yang dijalankan tidak lepas dari sumber daya manusia yang berperan untuk menjalankan sistem tersebut. Oleh karena itu, perlu adanya pertimbangan mengenai aspek keperilakuan dalam mendesain, menganalisa, mengimplementasi dan menjalankan sistem akuntansi tersebut termasuk di dalamnya menjalankan sistem akuntansi persediaan, yakni apakah sistem dijalankan dengan baik sesuai dengan tujuan perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh aspek keperilakuan terhadap sistem akuntansi persediaan yang dijalankan PT. Surya Wenang Indah sebagai perusahaan distributor barang. Metode analisis dalam penelitian ini menggunakan metode regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek keperilakuan berpengaruh secara signifikan terhadap sistem akuntansi persediaan yang dijalankan perusahaan. Diharapkan perusahaan dapat lebih memperhatikan aspek keperilakuan dalam menjalankan sistem yang ada sehingga nantinya sistem dapat berjalan dengan efektif dan efisien sesuai dengan tujuan perusahaan. Kata kunci:sistem akuntansi persediaan, aspek keperilakuan
ANALISIS KEUANGAN SEBAGAI DASAR UNTUK MENILAI PRESTASI MANAJEMEN PADA PT. MISA UTARA MANADO Mustafa, Lukky Mawardhy; Poputra, Agus T.; Wokas, Heince
Jurnal EMBA: Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Vol 3, No 3 (2015): Jurnal EMBA, HAL 001 - 118
Publisher : FEB Universitas Sam Ratulangi Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (550.923 KB) | DOI: 10.35794/emba.v3i3.9309

Abstract

Penilaian keuangan suatu perusahaan dapat dilakukan dengan menganalisis laporan keuangan perusahaan. Untuk mengetahui apakah keadaan keuangan perusahaan dalam kondisi yang baik dapat dilakukan berbagai analisa, salah satunya adalah analisi rasio. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui prestasi manajemen pada PT. Misa Utara ditinjau dari analisis rasio keuangan. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif menggunakan rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas. Data dan informasi penelitian diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Berdasarkan rasio likuiditas setiap tahunnya mengalami peningkatan sehingga keadaan perusahaan dikategorikan dalam keadaan baik (liquid), hal ini harus tetap dipertahankan agar  keadaan perusahaan dikatakan lancar dalam  memenuhi kewajiban  keuangan. Rasio solvabiltas menunjukkan bahwa modal perusahaan tidak mencukupi untuk menjamin hutang yang diberikan oleh kreditur sehingga keadaan perusahaan dikatakan dalam keadaan  tidak baik (insolvable), hal ini menjadi perhatian utama perusahaan untuk diperbaiki. Keadaan ini bisa diperbaiki dengan menggunakan  hutang berdasarkan proporsi dan prioritas sehingga jumlah hutang tidak bertumpuk atau dengan mengurangi jumlah hutang. Rasio profitabilitas menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun sehingga dapat dikatakan keadaan perusahaan berada pada posisi baik, hal ini menunjukan bahwa keberhasilan perusahaan dalam menghasilkan laba dalam keadaan baik dan keadaan ini harus tetap dipertahankan oleh perusahaan. Kata kunci: analisis, laporan keuangan, prestasi manajemen
ANALISIS PENGARUH PENGALAMAN DAN PENGGUNAAN INTUISI AUDITOR DALAM MENDETEKSI KEKELIRUAN Wuisan, Novitha Rosaliana Mariane; Poputra, Agus T.; Tirayoh, Victorina Z.
GOING CONCERN : JURNAL RISET AKUNTANSI Vol 8, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32400/gc.8.3.25106.2013

Abstract

Accounting profession is aprofession that is based on the public trust. But with the case - the case of the financial statements and the disclosure of the indicator solutions between the public account firm and its clien in order to qualify to go public that the commmunity is not fully confident in the accounting profession. Institutional background and different laws that distinguish public sector audit by the private sector, where public sector auditing procedures and have different responsibilities and a broader role than the private sector audit. It can be seen that govemment auditor in carrying out their duties not only examine and assess the fairness of the financial statment of the public sector but also govemmen officials to assess compliance laws - laws and regulations. Purpose of this study was determine the effect of auditor experience and use intuition in detecting errors in the North Sulawesi Provincial Inspectorate. Methodes of analysis used in this study is multiple regression analysis. Result showed that experience and use intuition influential auditors in detecting errors in the North sulawesi Provincial Inspectorate. Multiple correlation analysis shows that the relationship between the variables of experience and use intuition auditors in detecting errors in the North Sulawesi Provincial Inspectorate strong enough.