Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Manajemen Gizi Remaja di Sekolah Menengah Pertama Setia Budi Semarang Rahayu Winarti; Tamrin Tamrin
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Peduli Masyarakat, Desember 2020
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v2i4.376

Abstract

Remaja adalah suatu fase perkembangan yang dinamis dalam kehidupan seorang individu. Siswa sekolah menengah pertama biasanya berusia 13 – 15 tahun sehingga masuk dalam kategori remaja. Pada remaja yang sering mengkonsumsi makanan cepat saji biasanya mengalami overweight atau obesitas. Remaja yang mengalami obesitas cenderung menjadi bahan ejekan teman sebaya sehingga menimbulkan dampak gangguan psikososial seperti menarik diri dari lingkungan, deskriminasi atau tidak dilibatkan dalam kegiatan sekolah dan menyebabkan gangguan kesehatan fisik seperti gangguan ortopedik dan penyakit degeneratif yang menahun. Siswa SMP Setiabudi didapatkan data sering jajan di luar rumah yaitu jajanan cepat saji di sekitar sekolah misalnya mie instan, sosis dan fried chicken, karena terburu – buru tidak sarapan pagi atau bosan dengan menu yang disediakan di rumah. Tujuan dari kegiatan PKM ini adalah siswa mengetahui tentang makanan yang sehat dan bergizi serta manfaatnya bagi tubuh, meningkatkan perilaku siswa sekolah mengkonsumsi makanan sehat, dan mengetahui cara mengukur status gizi. Kegiatan Pengabdian ini dilakukan pada Siswa SMP Setia Budi kelas IX dengan jumlah 132 siswa, dengan memberikan penyuluhan kesehatan dengan metode ceramah, tanya jawab dengan menggunakan media presentasi power point dan dikombinasi dengan menggunakan poster, diskusi, demonstrasi dan simulasi. Pendidikan kesehatan yang diberikan adalah tentang gizi seimbang pada remaja dengan mengkonsumsi makanan yang sehat sehingga mencegah terjadinya gizi lebih pada remaja, mengajarkan cara menghitung Indeks massa tubuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuisioner, pengukur berat badan dan pengukur tinggi badan. Hasil kegiatan pengabdian ini adalah setelah diberikan penyuluhan kesehatan pengetahuan siswa meningkat tentang makanan sehat dan bergizi, kesadaran untuk mengurangi mengkonsumsi makanan cepat saji, dan diketahui hasil pengukuran indeks massa tubuh terdapat 17% siswa yang mengalami obesitas.
Mengabdi Bersama Menuju Masyarakat Sehat Rahayu Winarti
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 3 No 1 (2021): Jurnal Peduli Masyarakat, Maret 2021
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v3i1.407

Abstract

Kesehatan masyarakat yang optimal dapat diwujudkan dengan baik apabila didukung oleh peran serta masyarakat. Upaya kesehatan dapat dilaksanakan secara mandiri dan optimal untuk meningkatkan fungsi kehidupan dengan mengutamakan upaya peningkatan kesehatan, pencegahan secara berkesinambungan dengan tetap memperhatikan upaya pengobatan dan rehabilitasi. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman serta ketrampilan masyarakat untuk mengatasi masalah kesehatan yang dialaminya, meningkatkan kesadaran masyarakat tentang bahaya komplikasi penyakit degeneratif dan pemeriksaan kesehatan untuk penyakit tidak menular terutama pada lansia. Kegiatan dilaksanakan kurang lebih selama 6 bulan dengan peserta yaitu kader posyandu kelurahan kedungpane dan warga masyarakat khususnya di RW 5. Metode kegiatan yang dilaksanakan adalah (1)Metode ceramah dengan sesi tanya jawab menggunakan media presentasi power point tentang penyakit degeneratif yaitu hipertensi, asam urat, gula darah dan kolesterol, (2)Mendemontrasikan cara pengukuran tekanan darah ke kader posyandu lansia (3)Melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan pendidikan kesehatan yang meliputi pemeriksaan tekanan darah, asam urat, gula darah dan kolesterol secara gratis. Hasil Pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya kemandirian dan kesadaran masyarakat tentang bahaya komplikasi penyakit degeneratif melalui deteksi dini, skrining dan meningkatnya kemampuan kader posyandu lansia dalam melakukan pemeriksaan pengukuran tekanan darah . Warga yang hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan pemeriksaan gratis adalah 70 orang. Hasil kegiatan deteksi dini yaitu terdapat 50 orang yang tercatat mengalami hipertensi, 30 orang tercatat mengalami hipertensi dengan asam urat., 20 orang mengalami hipertensi dengan gula darah tinggi dan 20 orang mengalami peningkatan kolesterol.
HUBUNGAN MUTU PELAYANAN KEPERAWATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI RUANG BAITUL IZZAH I RSI SULTAN AGUNG Nur Azizah Magfiroh; Rahayu Winarti; Endang Supriyati
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 2 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i2.250

Abstract

Pendahuluan Pentingnya mutu pelayanan pada pasien di rumah sakit adalah untuk meningkatkan fasilitas kesehatan yang didalamnya terdiri dari pemeriksaan, perawatan informasi, laboratorium dan pelayanan rekam medis sehingga kepuasan terpenuhi. Didapatkan hasil bahwa masih ada pasien yang menyampaikan terkait dengan tentang daya tanggap (respon) yang terlambat dari perawat, kurang ramahnya perlakuan perawat terhadap pasien, dan mengeluh terhadap dekorasi ruangan, maka dilakukan penelitian. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan mutu pelayanan dengan tingkat kepuasan pasien di ruang Baitul Izzah I RSI Sultan Agung Semarang.  Metode : Jenis penelitian ini menggunakan rancangan penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan dengan purposive sampling dengan jumlah sampel 85 responden. Dengan kriteria inklusi pasien yang bisa membaca dan menulis, pasien dengan lama perawatan 3-6 hari, dan pasien baru masuk rumah sakit dan pertama kali dirawat di rumah sakit. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner dan di analisa menggunakan uji rank spearman. Hasil : Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara mutu pelayanan dalam dimensi berwujud (tangible) dengan tingkat kepuasan pasien p value 0,000 dengan nilai rho 0,401, kehandalan (reliability) dengan tingkat kepuasan pasien p value 0,000 dengan nilai rho 0,377, daya tanggap (responsiveness) dengan tingkat kepuasan pasien dengan nilai p value 0,000 dengan nilai rho 0,400, jaminan (assurance) dengan tingkat kepuasan pasien dengan p value 0,000 dengan nilai rho 0,393,  dan empati (emphaty) dengan tingkat kepuasan pasien dengan nilai p value 0,000 dengan nilai rho 0,380. Kesimpulan : Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti bahwa ada hubungan mutu pelayanan keperawatan dengan tingkat kepuasan pasien di Ruang Baitul Izzah I RSI Sultan Agung Semarang. Kata Kunci : Mutu Pelayanan, Kepuasan Pasien
PENGARUH PENERAPAN PERENCANAAN PASIEN PULANG TERHADAP KEPUASAN DI RUMAH SAKIT UNGARAN Rahayu Winarti; Niken Sukesi
Journal of Nursing and Health Vol. 8 No. 3 (2023): Journal of Nursing and Health
Publisher : Yakpermas Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52488/jnh.v8i3.306

Abstract

Pendahuluan Pelayanan Kesehatan yang baik terhadap pasien, salah satu indikatornya adalah kepuasan pasien. Pelayanan penting yang dapat menjadi faktor penentu kepuasan pasien adalah pelayanan persiapan pemulangan. Manajemen Perencanaan Pasien Pulang (Discharge Planning) akan menghasilkan sebuah hubungan yang terintegrasi yaitu antara keperawatan yang diterima pada waktu di rumah sakit dengan keperawatan yang diberikan setelah pasien pulang. Kegagalan untuk memberikan dan mendokumentasikan perencanaan pulang akan beresiko terhadap beratnya penyakit, ancaman hidup, dan disfungsi fisik. Dalam perencanaan pulang diperlukan komunikasi yang baik terarah, sehingga apa yang disampaikan dapat dimengerti dan berguna untuk keperawatan di rumah. Tujuan Penelitian adalah mengidentifikasi pengaruh intervensi manajemen perencanaan pasien pulang pada kepuasan pasien. Metode jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan quasi eksperimen design dengan rancangan penelitian one-group pre test-post test design without control dengan consecutif sampling. Analisis data univariat berbentuk distribusi frekuensi karakteristik responden yatu usia, jenis kelamin, tingkat Pendidikan dan pekerjaan. Sedangkan analisis bivariat menggunakan Uji T Independent. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji t efektifitas discharge planning dengan tingkat kepuasan pasien di Rumah Sakit Umum Daerah Ungaran dengan nilai asymp.sig sebesar 0,000, nilai ini lebih kecil dari nilai signifikan 0,05 artinya terdapat pengaruh penerapan discharge planning terhadap kepuasan pasien. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat kepuasan pasien sebelum discharge planning tidak puas 11 orang (36,6%) dan puas 19 orang (63,4%) dan tingkat kepuasan pasien setelah discharge planning meningkat menjadi 26 orang (87 %) dan ketidakpuasan berkurang menjadi 4 orang (13 % ) Kata Kunci: Kepuasan Pasien, Perencanaan Pasien Pulang