Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Penerapan Metode Eklektik Pada Pembelajaran Bahasa Arab Siswa Kelas VI SDIT Anak Sholeh Mataram Ayatullah, Ayatullah
PALAPA: Jurnal Studi Keislaman dan Ilmu Pendidikan Vol 4 No 1 (2016): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) STIT Palapa Nusantara Lombok NTB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (18.214 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran guru bahasa arab dalam menerapkan metode eklektik pada siswa kelas VI SDIT anak sholeh Mataram. Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif. Untuk pengumpulan data menggunakan metode observasi, interview (wawancara) dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, penulis mengunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu berupa data-data yang tertulis atau lisan dari orang dan pengamatan kegiatan pembelajaran sehingga dalam hal ini penulis berupaya mengadakan penelitian yang bersifat mengambarkan secara menyeluruh tentang keadaan yang sebenarnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode eklektik dalam pembelajaran Bahasa Arab digunakan guru untuk mempermudah proses belajar-mengajar didalam kelas. Selain itu juga, metode eklektik dapat menggambarkan variasi metode mengajar bahasa Arab yang lebih efektif, sehingga siswa tidak cepat bosan dalam menerima materi yang diajarkan.
Implementasi Pendekatan Saintifik dalam Meningkatkan Pemahaman Peserta Didik di MTs NW Senyiur Ayatullah Ayatullah; Husnul Laili
AS-SABIQUN Vol 3 No 1 (2021): MARET
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v3i1.1331

Abstract

According to the Ministry of Education and Culture, the scientific approach is a model for student-based learning to be motivated to be more active. The scientific approach is actually not much different from contextual-based learning activities. The knowledge and skills acquired by students are not expected to be the result of remembering a set of facts but are the result of discovering themselves. The scientific approach provides opportunities for students broadly to explore and elaborate on the material they are learning and provides opportunities for students to actualize their abilities through learning activities designed by the teacher. Learning outcomes are conditions that are achieved through learning. In general, everyone can define learning as an effort to improve the behavior of students from knowing to knowing, from not being able to being capable and not being able to be able and so on. From the results of learning can change the behavior and way of thinking of students better and will be stored, attached and not lost in the long term in the lives of students.
Peran Partisipasi Orang Tua dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Mata Pelajaran Akidah Ahlak Menggunakan Metode Imtaq Ayatullah Ayatullah
AS-SABIQUN Vol 4 No 1 (2022): MARET
Publisher : Pendidikan Islam Anak Usia Dini STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36088/assabiqun.v4i1.1660

Abstract

Participation is about taking part in an activity or participation or participation. Participation is the mental and emotional involvement of a person in a group situation that encourages them to contribute to the achievement of the goals of the group and take responsibility for the group. Huneryear and Hecman also stated that participation is the mental and emotional involvement of individuals in group situations that encourage them to contribute to group goals and share their shared responsibilities. Motivation is a change in energy in a person (personal) which is characterized by the emergence of feelings and reactions to achieve goals. Motivation is a force that drives individual activities to carry out an activity to achieve goals.
Metode Pendidikan Agama Islam Sekolah Dasar Ayatullah Ayatullah
FONDATIA Vol 2 No 1 (2018): MARET
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.12 KB) | DOI: 10.36088/fondatia.v2i1.109

Abstract

Through the innovative method of Islamic education learning, the learning atmosphere in the classroom is not stuck in a rigid and monotonous atmosphere. So that students will more easily understand the material delivered. Susana learning will make students unsaturated to receive material from teachers. This research uses descriptive qualitative approach. To obtain valid and accurate data, the author uses three data collection techniques. One tool of Islamic education in elementary school is the method of Islamic religious education, which by using the right method then the teachings of religion can be absorbed by students with the best. The right method will determine the effectiveness and efficiency of learning. The meaning in Islam itself has also been taught about the method of teaching, because the Islamic religion is actually not just a system of theology alone, but it is a complete civilization.
Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidkan Agama Islam Menggunakan Metode Demonstrasi dan Media Nyata pada Kelas IV SDN 3 Sepit Tahun Pelajaran 2017/2018 Ayatullah Ayatullah
FONDATIA Vol 2 No 2 (2018): SEPTEMBER
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.055 KB) | DOI: 10.36088/fondatia.v2i2.127

Abstract

Upaya Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa Mata Pelajaran Pendidikan Agama islam dengan Menggunakan Metode Demonstrasi dan Media Nyata pada Kelas IV SDN 3 Sepit Tahun Pelajaran 2017/2018” Penelitian ini bertujuan untuk : (1). Mengetahui motivasi belajar siswa melalui metode Metode Demonstrasi dan Media Nyata dalam pelajaran PAI (2) mengetahui hasil belajar siswa melalui metode Demonstrasi dan Media Nyata dalam pelajaran PAI. Penelitian ini dilakukan dalam bentuk Penelitian Tindakan Kelas (Classroom Action Research). Tahapan-tahapan yang dilaksanakan adalah:Perencanaan Tindakan, Pelaksanaan Tindakan, Evaluasi/Observasi dan Refleksi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester 1 tahun pelajaran 2017/2018 sebanyak 30 orang. Data penelitian adalah : (1) Motivasi belajar siswa dikumpulkan melalui angket (2). Hasil belajar siswa dikumpulkan melalui tes hasil belajar.. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif. Dari hasil analisa data ditemukan bahwa : (1) Hasil motivasi belajar siswa menyatakan sangat setuju (95%) dan setuju (5%) sedangkan tidak setuju dan sangat tidak setuju 0 % (2). Rerata hasil belajar siswa 78,83 Ketuntasan klasikal 83,67 %. Berdasarkan hasil data diatas maka penerapan metode Demonstrasi dan Media Nyata dalam pelajaranPAIdapat digunakan sebagai salah satu strategi dalam proses pembelajaran
Peningkatan Keprofesionalan Guru dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MTs Arrohmaniyah NW Senyiur Ayatullah Ayatullah
PALAPA Vol 6 No 2 (2018): NOVEMBER
Publisher : LP2M STIT Palapa Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.448 KB) | DOI: 10.36088/palapa.v6i2.67

Abstract

Guru merupakan faktor terpenting dalam proses peningkatan kualitas pendidikan. Namun, guru sebagai makhluk sosial dan individual dalam kehidupannya sering mengalami hambatan dalam peningkatan kualitas tersebut. Adapun permasalahan yang timbul adalah bagaimana profesionalitas guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, kendala yang dihadapi dalam peningkatan profesionalitas guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, dan upaya apa saja yang dilakukan untuk meningkatkan profesionalitas guru dalam pembelajaran tersebut. Berpijak dari permasalahan tersebut, maka tujuan dari pembahasan ini adalah untuk mengetahui bagaimana peningkatan keprofesionalan guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam, Penelitian ini dilakukan di MTs Arrohmaiyah NW Senyiur Untuk mengumpulkan data digunakan beberapa metode yaitu, observasi, dokumentasi dan wawancara. Kemudian data yang telah terkumpul tersebut dianalisis dengan teknik analisis deskriptif kualitatif, yakni data yang dikumpulkan berupa kata-kata atau gambaran-gambaran dan bukan angka. Hasil penelitian ini juga diharapkan berguna bagi Kepala Sekolah dan Guru di MTs Arrohmaiyah NW Senyiur yang bersangkutan maupun peneliti sendiri. Berdasarkan hasil pembahasan dan penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut, kemampuan guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam sudah cukup professional, terbukti semua guru memiliki ijazah keguruan, memiliki pengalaman mengajar lebih dari lima tahun, selalu membuat rencana pembelajaran, metode yang digunakan bervariasi, melakukan situasi interaksi yang baik dengan siswa, dan mengadakan evaluasi. Adapun yang menjadi kendala dalam peningkatan profesionalitas guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah padatnya jam mengajar dan tidak adanya minat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi serta kesejahteraan guru kurang memadai. Sedangkan upaya yang dilakukan dalam peningkatan profesionalitas guru dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam adalah guru selalu menguasai kompetensi, penyediaan sarana dan prasarana, kedisiplinan dan pengawasan, rapat dan seminar.
PENTINGNYA SHOLAT DALAM PEMBENTUKAN WATAK SISWA DI MTs NW SENYIUR Ayatullah Ayatullah
JIE (Journal of Islamic Education) Vol 3 No 1 (2018): JIE (Journal of Islamic Education) Mei
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Muhammadiyah Bangil in collaboration with Association of Muslim Community in ASEAN (AMCA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (538.502 KB)

Abstract

This study aims to: (1) find out the significance of prayer in the formation of the personality of students (2) knowing the efforts made by the teacher and parents of students in shaping their personality. This research is a qualitative research that is based on the condition of natural objects, a dynamic, the result of construction of thought, and intact which has an inseparable unity. This research was conducted at MTs. NW Senyiur. The choice of location of this study is based on the reason that this school is making improvements to prepare itself as one of the schools that excels in achievement and morals by improving the moral quality of their students, in this case by approaching spiritual values ​​such as prayer services. Prayer services in shaping the personality of students in MTs. NW Senyiur is considered very important, because with the prayer service, the teacher, parents, and students will have a very good and harmonious relationship. So that the teachers and parents of students have a sense of responsibility towards students and their children both at school and at home.
Manajemen Strategi Pengembangan Pariwisata Terhadap Dunia Pendidikan Dan Perekonomian Masyarakat (Studi Kasus Pada Pelaku Usaha Wisata Pantai Tanjoh Desa Tanjung Luar) Sirajun Nasihin; Ayatullah; Herianto
Al-Faiza : Journal of Islamic Education Studies Vol. 1 No. 1 (2023): OKTOBER
Publisher : Lembaga Pendidikan Al-Gafari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanjoh Beach, Tanjung Luar Village is a village fisherman. His name is known Because as produces squid the largest in East Lombok. Then build dock 2 for needed transportation goods For support dock before. Name project development suddenly stalled without clarity. See the situation the, group aware tour local named Pokdarwis Tanjoh also took the initiative to take advantage and juggle the wharf area. Study This aim For know is development strategy management destination tour Tanjoh in the village of Tanjung Luar has an impact on repairing economics and improving the world of education in the village of Tanjung Luar. Study This characteristic descriptive qualitative. The sources of data used are primary data and secondary data. With the use method of data collection i.e. observation, interview, and documentation. Research results show that component development tourist consists of market analysis, utilization technology, development network cooperation, coordination sector support, promotion, monitoring, and evaluation program implementation. Development Tanjoh Beach tourism, Tanjung Luar Village provides impact to enhancement quality education child perpetrator businesses in tourist areas. The community of Tanjung Luar Village felt a significant impact in open opportunity businesses, opportunity business that consists of business selling food soft, and drink-in packaging, business service like service parking, renting boat, renting rubber tires or tool swimming, and services parking. Income received by the community from the results of business being carried out can sufficiently need family, education, and health.
Language Politeness in Javanese and Sundanese Border Cultural Landscapes in Elementary School Student Learning Andini, Siti; Sudarto, Sudarto; Ayatullah, Ayatullah; Farhan, Hamid Mohamad
Journal of Innovation in Educational and Cultural Research Vol 6, No 4 (2025)
Publisher : Yayasan Keluarga Guru Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46843/jiecr.v6i4.2354

Abstract

Language politeness plays a crucial role in maintaining harmony and effectiveness of communication, especially for elementary school students in cultural border areas. This study aims to understand the application of language politeness in the elementary education environment in the Java-Sunda border area. This study uses a qualitative method with a descriptive phenomenological approach to describe the phenomenon of language politeness in learning in grade 5 of SD Negeri Waringinsari and SD Negeri Bener. Data were collected through observation and recording of oral speech between students and teachers during the learning process, which were then analyzed using interactive data analysis techniques. The results showed that the principles of language politeness, formulated by Geoffrey Leech, were well applied by teachers and students in classroom interactions. Applying the principles of proverbs, Wisdom, Generosity, Respect, Simplicity, Agreement, and Sympathy proved effective in creating an inclusive and harmonious learning environment. In addition, the use of mixed language between Indonesian and local languages in classroom communication reflects adaptation to the local cultural context, which helps strengthen the emotional connection between teachers and students. Language politeness is important to maintain effective communication, build positive social relationships, and prevent conflicts that may arise due to cultural differences.